http://www.50waystohelp.com/
50 cara menyelamatkan planet bumi, silahkan dicoba semoga bermanfaat :)
Tampilkan postingan dengan label globalwarming. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label globalwarming. Tampilkan semua postingan
Senin, 06 Oktober 2008
Kamis, 08 Mei 2008
BIOPORI - Teknologi Tepat Guna Ramah Lingkungan
http://www.biopori.com/index.php
Jika anda ingin berpartisipasi dalam menjaga lingkungan, silahkan berkunjung ke link ini,
Jika anda ingin berpartisipasi dalam menjaga lingkungan, silahkan berkunjung ke link ini,
Rabu, 07 Mei 2008
Pelatihan Daur Ulang Sampah Perumahan dan Sekolah
| Start: | Jun 8, '08 09:00a |
| End: | Jun 8, '08 2:00p |
| Location: | Masjid Agung Al - Jabbar, Perumnas II _ Karawaci |
1. Perlunya pengolahan sampah terpadu di lingkungan perumahan dan sekolah
2. Cara dan teknik membuat kompos, pupuk cair
3. Cara dan teknik mendaur ulang kertas bekas menjadi kertas baru
4. Cara dan teknik mendaur ulang sampah plastik menjadi produk plastik baru
5. Cara dan teknik mendaur ulang sampah menjadi Tas, dompet, dll
Pembicara: HARINI BAMBANG WAHONO
(pegiat lingkungan, pelatih sertifikat UNESCO)
Peserta akan mendapatkan:
1. PELUANG USAHA berbasis sampah dan pemasaran produknya
2. Panduang teknik Pengolahan Sampah terpadu
3. Makan siang dan Snack
4. Souvenir
5. Voucher Bekam 50%
6. Sertifikat
Note:
1. Daftar 10 orang Gratis 1 Orang
2. Diskon 30% bagi anda yang mendaftar sebelum 17 Mei 2008
3. Diskon 50% untuk perwakilan sekolah
diselenggarakan oleh
SANGGAR KETRAMPILAN LTC CRAFT Pasar Kemis
Pondok Bekam Thibbun Nabawi - Pasar Kemis
Forum Komunikasi Peduli Lingkungan
Bekerja sama dengan:
IES (Indonesian Entrepreneur Society), Pondok Indah - Jakarta
SU (Success University) - Cibodas - Tanggerang
Investasi: Rp. 100.000,-
Informasi dan Pendaftaran:
Ibu Surya: 0818 0807 1787 - (021) 71573415
Susi : 0852 8137 1953
Poniman: (021) 6886 5471
Rabu, 19 Desember 2007
Perbuatan Maksiat dan Global Warming
Akhirnya UNFCCC di Nusa Dua, Bali berakhir juga. Walaupun tentu saja hasilnya sama sekali tidak memuaskan. Uncle Sam alias AS tetap saja ngotot tidak mau pasang target pengurangan emisi. Sudah deh! Nggak usah bicara lagi soal si Uncle Sam yang sakit jiwa itu! Sekarang kita lihat apa yang kita bisa lakukan untuk terus menjaga bumi kita yang udah tua dan sakit-sakitan ini.
Dalam tips-tips mengatasi Global Warming, tema yang mendominasi adalah penghematan energi, seperti jangan gunakan kendaraan pribadi apabila tidak perlu, matikan peralatan listrik yang tidak diperlukan dan sebagainya. Hal ini merupakan hal yang sangat baik.
Namun, pernahkah kita merenungi tujuan kita menggunakan energi? Sebab, sulit kita menghemat energi yang masih tersedia di bumi ini apabila karakter kita adalah karakter pemboros. Pemborosan sesungguhnya identik dengan memperturutkan hawa nafsu dan kemaksiatan. Berikut ini saya hanya akan menyampaikan beberapa contoh:
1. Kita semua tahu betapa besar energi listrik yang disedot diskotik dan kasino/tempat perjudian setiap malam (dan siang). Betapa luar biasa besarnya energi listrik yang disedot oleh Mall, bioskop dan tempat-tempat hiburan berlebihan lainnya, yang semua lampunya saja menyala siang dan malam. Banyak pula bangunan-bangunan tersebut yang berdiri di tempat yang seharusnya menjadi tempat resapan air. Apakah kita masih suka mengunjungi tempat-tempat tersebut padahal tidak benar-benar perlu?
2. Pada saat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, pernahkah kita menanyakan pada diri kita sendiri apa tujuan kepergian saya kali ini? Apakah saya hendak melakukan kegiatan yang mengandung ketaatan, mengandung kemaksiatan dan dosa atau sekedar kegiatan yang sia-sia? Bukankah salah satu ciri orang beriman adalah orang yang bersedia meninggalkan hal-hal yang sia sia, seperti yang di-firmankan Alloh SWT dalam Surat 023. Al Mu'minuun ayat 3 dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna?
3. Menurut pemberitaan Metro Realitas yang pernah saya saksikan, 90% Villa di Puncak tidak memiliki izin pembangunan. Seandainya tempat di mana villa-villa tersebut di bangun tetap dipertahankan sebagai daerah dengan pohon-pohon yang dapat menyerap dan menyimpan air serta menyerap gas-gas rumah kaca yang berlebih tentu saja masalah Global Warming ini bisa dikurangi. Bahkan Villa-villa tersebut lebih banyak digunakan untuk berbuat mesum dan maksiat dibandingkan kegiataan yang bermanfaat seperti training atau pengajian. Saya pernah mendapat informasi bahwa villa-villa di daerah Kaliurang, Jogjakarta, disewakan kepada anak-anak yang masih sekolah untuk melakukan kegiatan-kegiatan maksiat pada saat para pemiliknya tidak ada di tempat. Maka, apakah kita masih suka ke Puncak dan tempat-tempat sejenisnya hanya untuk tujuan-tujuan yang tidak bermanfaat bahkan berdosa?
4. Apakah peralatan elektronik yang kita miliki (TV, radio, komputer, HP dan sebagainya), kita pergunakan untuk hal-hal yang mendekatkan kita kepada 4JJI SWT atau malah membuat kita terlena dengan segala macam kemaksiatan?
Tentu saja masih banyak pertanyaan-pertanyaan lain yang dapat kita ajukan pada diri kita sendiri atau orang-orang yang kita sayangi dan cintai, agar kita bisa berkontribusi menjaga kelangsungan hidup bumi kita yang sudah tua dan sakit-sakitan ini.
Mari kita bayangkan, berapa banyak energi yang bisa dihemat apabila sebagian besar manusia, apalagi yang beragama Islam, bersedia meninggalkan perbuatan-perbuatan maksiat yang, selain menimbulkan banyak dosa, juga memboroskan energi dan menambah beban yang harus ditanggung lingkungan serta membawa bencana bagi kita semua.
Semoga bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)