Senin, 31 Maret 2008

PACARAN HALAL

Sebagai Proses Penjajakan, Percayalah Kepada Cowok

(tidak mengandung ayat dari kitab agama manapun)
Jangan salah persepsi. Tulisan ini sama sekali tidak membenarkan judul di atas. Hanya sebagai umpan untuk menarik perhatian pembaca.

Berdasarkan dari betapa mudahnya wanita diperdaya oleh lelaki/cowok. Bahkan dengan sangat angkuhnya wanita sering berpendapat bahwa dirinya tidak akan mudah termakan rayuan gombal lelaki. Itu benar, karena dimasa sekarang ini tidak ada lelaki yang bibirnya bisa mengucapkan rayuan gombal seperti film-film Indonesia toempoe doeloe. Tetapi dengan pendidikan dan teknologi yang berkembang, metode kami berubah (red:cowok).

Kami bisa memanfaatkan semua SDM dan SDA yang ada di sekitar kami untuk menunjang tegaknya diagnosa “SERIUS” dihadapan target (wanita). Apakah property “nebeng”? Oh tidak! Bahkan hanya dengan kesederhanaan, malah jadi pamungkas yang cukup jitu untuk meluluhkan hati wanita incaran kami. Karena dengan kesederhanaan dan property seadanya, akan mendatangkan kesan ketulusan dan bersahaja. Yang kemudian menimbulkan cinta sepenuh hati, berakibat kepasrahan. Ini fokusnya, kepasrahan yang artinya diriku sepenuhnya kuserahkan padamu, termasuk my virgin (klo masih).

Wahai wanita, tidak semua diantara kami kaum lelaki mengincar hartamu, yang merupakan incaran kami sebenarnya adalah SEX, sejauh mana dirimu memberikan rasa penasaran kepada kami, selama itu pula kami sanggup bersandiwara dengan sekuat tenaga kami. Mengapa kami sebut sandiwara? Karena kami menyimpulkan bahwa yang telah beristeri saja masih banyak yang selingkuh (meski tidak semuanya).

Pernikahan yang kejelasan statusnya dilindungi oleh hukum agama dan UU Negara, masih sering kami injak-injak. Apalagi status pacaran? Yang sama sekali tidak dikuatkan oleh peraturan manapun. Artinya seorang cowok bisa saja berpacaran dengan seribu cewek dalam waktu bersamaan atau sebaliknya. Maka jadilah pemuda-pemudi bangsa ini sebagai pakar zina, dari yang kecil sampai yang besar.

Tapi masalah jadi bangsa apa bukan urusan kami, selagi kami masih bisa menikmati kenikmatan dunia lewat tubuh wanita secara free, maka paradigma “Pacaran sebagai proses penjajakan” akan selalu kami sebarkan dengan cara apapun.

Sex dengan pacar sendiri sangat berbeda rasanya dengan sex dengan pelacur manapun dengan harga pakai berapapun. Sebab wanita yang selalu jadi target kami tentunya bersih, sehat, bebas penyakit menular seks (PMS), terawat dan terdidik.

Soal kaya atau miskin si target itu bisa disesuaikan. Maksudnya apabila kami telah sukses memperdaya hati target, maka keadaan keuangan akan sangat mudah dikendalikan berdasarkan scenario “rasa pengertian” yang kami ciptakan di hati target. Pulsa yang kami keluarkan untuk menjalin kedekatan tidak sebanding dengan kenikmatan yang menanti kami.

Target berjilbab? Bisa sukses bisa juga tidak.
Usaha kami dalam berburu “kenikmatan” terhadap target berjilbab memerlukan beberapa trik tambahan. Tetap bersikap sederhana, apa adanya, bersahaja, pengakuan terhadap kekurangan diri, bersikap humoris dan sedikit bumbu religi yang didapat dari ceramah ustadz-ustadz di televisi bisa jadi referensi tambahan.

Usaha kami sukses terhadap target yang berjilbab yang juga masih berpakaian ketat, sehingga jilbab kadang-kadang hanya menutupi rambutnya dan tidak menutupi ukuran “hardware” indahnya. Kulit target yang halus mulus karena sering tertutup dari polusi udara dan matahari memberikan sensasi yang tidak sama dengan target tidak berjilbab pada umumnya.
Luar biasa!!!

Usaha kami gagal apabila target berjilbab tapi juga berpakaian yang lebar, sehingga tidak tampak keindahannya lewat mata secara fisik, tapi kami sangat yakin dibalik pakaian yang lebar itu tersimpan lebih banyak keindahan. Kami kurang pasti penyebab kegagalan usaha kami terhadap target tersebut, bisa jadi keteguhan target dalam memegang keyakinan bahwa keindahan yang mereka miliki merupakan “harta berharga” yang hanya akan disuguhkan kepada suami mereka nantinya.

Kenyataan yang menggembirakan adalah target “kokoh” semacam ini berjumlah sangat sedikit jika dibandingkan dengan total target “empuk” yang banyak tersedia di sekitar kami.

Pada umumnya target menginginkan “keseriusan”. Ketidaktahuan mereka terhadap makna kata serius ini yang sering kami manfaatkan sebagai peluluh hati mereka. Trik yang kami gunakan bermacam-macam, mulai dari kirim sms yang bertuliskan “Aku serius lho sama kamu”, telepon diatas jam 23.00 (tarif murah) untuk bicara panjang lebar dengan topik yang dipilih secara random. Ini trik yang paling sederhana dan cukup jitu untuk target yang masih lugu atau pura-pura lugu soal keseriusan hubungan. Maksudnya walau target sudah mengerti tentang trik yang kami jalankan dalam meraih target, tapi seiring waktu dan semangat kami yang tidak berputus asa dalam menjalankan skenario, cepat lambat target yang dulunya pura-pura lugu akan luluh akhirnya melihat semangat tulus palsu kami.

Jika tujuan utama kami yaitu tubuh indah target belum didapatkan, maka bukti keseriusan palsu kami dapat dikuatkan dengan memboyong mereka ke orang tua kami atau sebaliknya, kami bersedia diboyong ke orang tua target. Sampai disini saja keberanian kami untuk bermain dengan kata serius, untungnya karena 99% target telah takluk pada level trik ini.

Kenyataan yang juga menggembirakan kami adalah apabila ternyata orang tua kami atau oramg tua target juga memiliki paradigma “Pacaran adalah proses penjajakan” atau “Pacaran adalah proses yang harus dilalui oleh remaja normal”.
Luar biasa!!!

Target yang telah beranggapan bahwa “inilah jodohku”, dengan paradigma ini kami telah mendapatkan kepercayaan penuh dari segala pihak untuk memperlakukan target semau kami. Termasuk menikmati kenyamanan sensasi seks penuh gratisan yang kami tunggu-tunggu selama perjuangan. Tidak perlu buru-buru, karena kami sangat dan sangat memperhatikan situasi, kondisi dan domisili.

Soal dikemudian hari kami bosan dengan target yang sudah habis manisnya karena kami hisap atau muncul target baru yang lebih segar, maka skenario pelepasan diri dapat dijalankan dengan berbagai alasan. Sangat mudah melakukannya mengingat semua manusia memiliki kekurangan, kekurangan inilah yang harus diangkat ke permukaan dan menjadi pokok bahasan yang berlanjut dengan putusnya hubungan. Alasan ketidakcocokan bisa menjadi penangkal pertanyaan orang tua masing-masing pihak.

Putus. Juga merupakan jalan baru bagi kami untuk memulai skenario pengejaran target baru. Tampang berduka, bahkan tampang tegar paska putus pun bisa menjadi pesona di hadapan target baru ini. Tentunya kami tidak meninggalkan trik-trik peluluhan hati yang kami terapkan terhadap target-terget sebelumnya seperti sederhana, tampil apa adanya, bersahaja, sedikit ditambah bumbu humoris karena target pada umumnya ingin dekat dengan orang yang selalu bisa membuatnya tersenyum dalam setiap keadaan. Target selalu ingin merasakan aman, nyaman, disayang, diperhatikan (beberapa). Maka sedaya upaya kami akan ciptakan suasana tersebut hanya didekat kami. Persepsi bahwa di dekat kami maka target merasa aman, nyaman, tenang, tersenyum, dan damai merupakan paradigma yang harus kami ciptakan di dalam kepala target.

Untuk kesekian kalinya kami selalu sukses dalam pencapaian tujuan kami, menjadikan kami sangat berpengalaman dan cerdas dalam program ini, dengan atau tanpa hambatan sama sekali. Sungguh indah dunia ini, dipenuhi dengan target-target berpendidikan tapi bodoh yang menunggu giliran untuk kami habisi.

“Ahh, saya kan gak pernah serius klo pacaran, ngapain takut!”
Jika terget berfikiran seperti kata-kata di atas, maka pemikiran seperti ini juga merupakan peluang besar bagi kami untuk memulai skenario peluluhan hati. Yang kami utamakan lebih dahulu adalah mengadakan ikatan super tidak jelas bernama Pacaran, soal cinta atau tidak, itu cuma masalah waktu. Trik-trik yang kami lancarkan akan mengubah keadaan hati target seiring waktu yang dilalui bersama-sama dan komitmen semu tentang pacaran yang kami atau orang lain ciptakan.

“Ahh, tidak semua cowok seperti itu, cowokku ga gitu and ga mungkin begitu!”.
Kata-kata sejenis ini merupakan tolak ukur keberhasilan skenario BHSP (Bina Hubungan Saling Percaya) yang nantinya menjadi peluang besar untuk mendapatkan tubuh target di kemudian hari. Karena salah satu yang kami ingin bentuk adalah pendapat target bahwa kami adalah cowok yang berbeda dengan cowok pada umumnya.

Jika Anda wanita berpenampilan menarik atau tidak, bertubuh indah baik tertutup atau tidak, mencari keseriusan hubungan, mencari cinta dari sesama manusia tanpa pemahaman yang jelas…
Maka Anda target kami berikutnya!!!

Wahai wanita, ketahuilah bahwa seorang laki-laki yang benar-benar serius terhadapmu akan datang kepada orang tuamu dengan berkata “Pak, saya ingin menikahi putri Bapak, sekarang saya punya penghasilan Rp *************/bulan dst”, sedangkan laki-laki yang benar-benar serius ingin menghabisimu akan datang langsung kepadamu dengan berkata “Maukah kamu jadi pacarku?”.

Puncak kehinaan wanita ketika ia menerima tembakan seorang lelaki untuk jadi kekasihnya.
Puncak kemuliaan wanita ketika orang tua/walinya mempertimbangkan lamaran seorang lelaki untuk jadi isterinya.
Hancurkan harga diri dengan pacaran, muliakan diri dengan …

Tidak ada solusi termuat dalam tulisan ini, meskipun solusinya tertulis tetapi tidak akan menghentikan kegiatan kami, kami hanya bisa berhenti jika semua target mengaplikasikan solusi yang sebenarnya sudah mereka tahu.
Pacaran sebagai proses penjajakan, penjajakan = peng”injak-injakan” atau pen”jaja”an.
Jika Anda belum pacaran, Nantikan kehadiran kami di sisi Anda!
Jika Anda telah putusan, Nantikan juga kehadiran kami di sisi Anda!
Jika Anda masih pacaran, maka tunggu tanggal “main” kami bersama Anda!

Wallahua’lam bisshawab
Cyber City Net 30.10.2006 at 02.22 am

Jika ikhwan akhwat setuju dengan tulisan ane yang penuh kekurangan ini, ane izinkan kopy paste aja n kirim ke teman2 diluar myQ, bebas diedit.
Artikel ekstrem ini asli karangan Admin Cyber City Net,
Merupakan 99% pengakuan diri dari pengalaman hidup dan argumen murni yang keluar dari kepala botaknya,
tanpa saduran dari buku atau website manapun.

Penulis tidak mendapat kerugian atau keuntungan sepeser pun dari tersebarnya artikel ini
Kritik, saran, protes, hinaan dan cacian ditunggu di irgunawan.spk@gmail.com

Dikutip dari Suryaningsih Site.

Kopi Radix

Rating:★★★★★
Category:Other
Kopi RADIX
adalah sejenis minuman yang diramu dari 7 jenis herba dimana bahan utamanya ialah akar (Radix) Tongkat Ali (Eurycoma Longifolia) yang disinergikan dengan 6 herba pilihan.
Harga Konsumen : Rp. 50.000 15 Sachet @ 23gr
@ Rp. 3.500 Harga Member : Rp. 37.500 NM : 12.500
Sinergi 7 Herba Kopi RADIX

Tongkat Ali (Eurycoma Longifolia) mengandung bahan aktif B-Sitosterol yang berfungsi merangsang pengeluaran hormon Endrogen N-Nonacosane. Hormon ini merangsang syaraf NEOCLOVENE yang dapat membangkitkan semangat serta meredakan keletihan.

Khasiat Tongkat Ali (Eurycoma Longifolia)

Blood circulation tonic (Tonic & Peredaran Darah)

Ramuan selepas bersalin
Afrodisiak (ransangan seks)
Detoxifikasi (Membuang racun dalam tubuh)
Anti Hipertensi (Menurunkan darah tinggi)
Anti Piretik (Menurunkan panas dalam badan)
Mengatasi diare
Antidot (anti racun)
Demam kuning (Masalah hati)
Sakit tulang (Arthritis)
Gatal badan (Keracunan)
Batuk kering
Kencing manis
Maag
Keputihan
Gusi berdarah
Penyakit kelamin
Antiseptik untuk luka dalam
Menghilangkan ketagihan merokok

Sinergi Herba :
Teja Lawang (Cinnamomuminers)
Demam, menambah tenaga, selepas bersalin, asma, batuk
Tebu Gajah (Albizzia myriophylla)
Penetral kafein, penawar demam, antidot (penawar racun), mengobati sakit telinga, membuang angin dalam badan, obat tenaga bathin.
Mata Pelanduk (Ardisia crispa)
Merawat otot, merawat sakit dada, diare, sakit tenggorokan, keracunan, pembengkakan testis, demam, batuk, asam urat.
Mengkudu Hutan (Moronda eliptica)
Merawat sakit kepala, pelawas, wasir, jantung, darah tinggi, tidur yang berkualitas, menghaluskan kulit. Herba ini mengandung bahan aktif Morindin & Xeronin yang memberikan kesan positif pada sel sehingga menimbulkan rasa ceria.
Halban (Vitex pubescen)
Ramuan selepas bersalin, sakit badan, awet muda, antioksidan, batuk.
Larak Hutan (Polyalthia hypoleuca)
Obat selepas bersalin, Buang angin, Tonik

Hati - hati terhadap pemutusan hubungan diplomatik


Penyebaran dan penayangan filem FITNA di internet menyebabkan reaksi keras dari umat Islam di seluruh dunia.  Suatu reaksi yang sudah bisa diperkirakan sebelumnya.

Namun, ternyata ada juga orang-orang yang menuntut pemutusan hubungan diplomatik dengan Belanda.  Sebagai suatu reaksi atas penghinaan dan pelecehan terhadap agama yang mereka yakini, kita bisa memahami.  Namun, apabila pemutusan itu benar-benar dilakukan, maka yang harus kita pertimbangkan adalah kaum muslimin yang ada di negara tersebut.  Dukungan terhadap mereka akan terputus dan bantuan sulit diberikan sehingga mereka merasa sendiri di tengah masyarakat yang terpengaruh propaganda murahan tersebut.  Bukan tidak mungkin mereka merasa dikhianati saudara-saudara sesama muslim sehingga meninggalkan keyakinan agama mereka alias murtad.  Kalau begitu, siapa yang salah?
 
Kalau saya tidak salah, Rasulullah pernah berpesan agar kita tidak membantu setan menyesatkan saudara-saudara kita.  Itu artinya kita harus berhati-hati dalam bertindak agar tidak menghasilkan akibat yang lebih jelek dari pelecehan dan penghinaan itu sendiri. 

Sudah waktunya kita semua sebagai ummat Islam di negeri berpenduduk muslim terbanyak di dunia  menyikapi pelecehan dan penghinaan yang tidak akan pernah berhenti sampai hari kiamat ini dengan sikap lebih proporsional berbekal ilmu dan amal sholeh.  Tidak terlalu keras dan emosional tetapi juga tidak hanya dengan diam dan adem ayem, sehingga termasuk sikap dayyuts (tidak punya rasa cemburu dan solidaritas) sehingga kita jadi termasuk orang-orang yang tidak pantas menghirup aroma Syurga, padahal aroma tersebut bisa dirasakan dari jarak 500 tahun perjalanan (kalau saya tidak salah haditsnya seperti itu).  Nauzubillah

Semoga bermanfaat



 

Minggu, 30 Maret 2008

Berita VOA, - Rakyat Amerika Serikat susah

Beberapa hari ini koq sulit tidur terus ya?

Gara-gara masang Internet sih, lho koq?

Selain rasa penasaran yang menyiksa, mungkin jam biologis saya juga sudah harus di "set" ulang

Sempat lihat VOA di Indosiar, sekitar jam 2 pagi kurang, beritanya tentang 5 tahun sudah berlalu sejak Amerika Serikat dan sekutunya menyerang Iraq.   Konon, Amerika mengira bahwa dia bisa menang mudah di Iraq dan dia akan disambut dengan antusias oleh warga Iraq

 

Saya pernah membaca di Majalah Sabili (edisinya lupa, nanti saya coba cek lagi) bahwa harga satu butir peluru AK-47 tiga dollar.  Mari kita asumsikan bahwa senjata standarnya US ARMY (mereka bawa M16 atau bukan sih?) pelurunya lebih mahal, mungkin 5 dollar.  Satu magazen/tempat peluru isinya 20 buah (AK 47 isinya 30).  Jadi satu magazen biayanya 20 x 5 dollar = 100 dollar, belum termasuk magazen itu sendiri.  Satu orang tentara anggaplah bawa magazen cadangan 9 buah jadi sama yang ada di senjatanya jumlahnya 10 (gak cukup donk kalo enggak bawa cadangan) jadi biaya pelurunya 100 dollar (per magazen) x 10 = 1000 dollar, itu baru biaya peluru satu orang tentara.  Belum lagi pakaian seragam, helm, sepatu tempur, ransel, bekal makanan dan minuman (gurun gitu loh, gak bawa air bahaya), etc, etc, etc. Jangan lupa, semua itu baru untuk satu orang tentara.   Lha, tentara Amerika dan sekutunya yang menyerbu Iraq ada berapa ratus ribu orang? Lagipula, Mr. Bush yang katro itu sudah beberapa kali minta tambah dana dan pasukan untuk dikirim (jadi korban) di iraq.  Menurut Ustadz Heri Nurdi

 

Nah, dalam siaran VOA itu disebutkan bahwa ekonomi Amerika yang terlihat tangguh dan seakan-akan unlimited atw enggak habis-habis, sekarang sudah habis-habisan.  Harga-harga melambung tinggi atau barang-barang ukurannya menyusut, seperti sabun, makanan sehari-hari dan lain sebagainya.  Rakyat Amerika dikabarkan terkejut dengan segala perubahan itu.  Kasihan sekali mereka, biasa hidup nyaman, eh akhirnya begitu.

 

Maka, sulit untuk tidak mempercayai kebenaran yang terkandung dalam buku yang ditulis Jhon Perkins yang berjudul A Confession of Economic Hitman (belum baca sih tetapi lihat judulnya saja sudah merinding setengah mati) dan analisa dari para pakar lain seperti Joseph E. Stiglitz dan sebagainya.

 

Semoga mata mereka bisa terbuka lebar dan melihat kebenaran yang datang dari Alloh SWT sehingga hidayah bisa menghampiiri mereka.  Juga agar rasa empati terhadap bangsa lain timbul sehingga tidak merasa diri paling superior

Tayangan ini merangkum sepak terjang USA di pentas dunia internasional, silahkan dinikmati (kalo bisa).  Bayangkan biaya yang dikeluarkan sehingga anda akan tahu kenapa rakyat Amerika sekarang jadi susah

Sumber: http://youtube.com/watch?v=-EpbfWnOQrI

Semoga bermanfaat

Marine dragon




Mau percaya atau enggak terserah anda

Sabtu, 29 Maret 2008

Ayat-Ayat Cinta versus Fitna

AYAT-AYAT CINTA VS FITNA

Mengetahui kelemahan dan kekuatan diri sendiri serta mengetahui kelemahan dan kekuatan lawan, 100 kali bertempur 100 kali menang - Sun Tzu

Sabtu siang saya pergi ke tempat Pijat Refleksi karena badan rasanya tidak enak.  Maklum saja, malamnya bergadang semalaman, nge-MP dan nonton Youtube (film tentang Prince Kassad dan teman-temaanya), sesekali googling mencari data-data tentang sungai-sungai yang ada di sekitar pinggiran Jakarta sambil terus disiksa rasa penasaran (silakan lihat jurnal ini) tentang foto-foto tempat yang indah, yang dirahasiakan lokasinya itu.

Tempat pijatnya ada di daerah Sumur Batu, jadi saya lewat Jalan Diponegoro ke arah Salemba.  Begitu saya lewat depan Bioskop Megaria, ternyata film Ayat Ayat Cinta masih ditayangkan.  Padahal kalo tidak salah sudah hampir satu bulan semenjak pemutaran perdana film tersebut.  Apakah hal ini ada hubungannya dengan peluncuran Fitna, film kontroversial yang dibuat londo katro tidak bertanggung jawab itu? 

Memang, kita akui banyak yang kecewa dengan versi film dari Ayat-Ayat Cinta, tidak seperti yang di Novel.  namun, dibandingkan film-film kita yang lain , yang hanya memasang setan-setan berpangkat kopral ke bawah (untuk pangkat para setan, silahkan lihat jurnal ini) tentu masih lebih baik.

Di luar pro dan kontra yang meliputi film AAC, ada baiknya kita melihat hal berikut ini.  Kita tentu masih ingat (bagi yang sudah nonton atau baca bukunya) adegan saat Fahri membela Aisha dari orang-orang (yang dianggap) fundamentalis di kereta.  Akhlaq Fahri membuat kagum perempuan Non Muslim orang Amerika yang neneknya ditolong Aisha, sehingga di akhir-akhir cerita si Amerika tersebut masuk Islam (versi buku, filmnya belum nonton, he he he).
 
Terus hubungannya apa dengan filmnya si Londo tadi? Ada kemungkinan bahwa fenomena film Ayat-Ayat Cinta ini menyebar ke seluruh dunia sehingga membuat orang penasaran.  Pada waktu masih berupa novel, segmen buku lumayan terbatas walaupun tetap jadi bestseller.  Segmen pemasaran novel ini tentu saja kaum muslimin, terutama kalangan ikhwah (saya sendiri tidak tahu apakah kalangan salafi, hizbut tahrir dan yang lainnya turut membaca novel ini).

Sehingga, kalangan pembenci Islam belum menganggap fenomena sastra dan novel-novel Islami sebagai ancaman terhadap hegemoni mereka.  Namun, begitu dibuat film, ternyata penonton film tersebut ada berjuta-juta sehingga masa tayangnya di bioskop lumayan lama.  Bahkan banyak rekan2 yang bercerita di situs MP mereka bahwa mereka berkali-kali kehabisan tiket! contohnya yang ini Wow

Tentu, tidak perlu menggunakan jasa intel atau agen rahasia untuk memperkirakan dampak yang ditimbulkan film-film seperti ini beberapa belas atau puluh tahun ke depan.  Keteladanan Fahri bukan tidak mungkin memberi inspirasi bagi para orang tua muslim untuk mendidik anak mereka berakhlaq baik dan mulia kepada sesama manusia, bahkan non muslim sekalipun, dengan tetap menjaga identitas dan prinsip-prinsip ajaran Islam (ditunjukkan dengan penolakan Fahri untuk berjabat tangan kepada perempuan Amerika tersebut dengan tetap menjaga sopan santun).  Bila hal ini berhasil, bukan tidak mungkin akan muncul generasi Islam baru yang berakhlak mulia dan berbudi luhur dengan tetap menjaga identitas dan prinsip-prinsip ajaran agama mereka.  Yang mampu menampilkan keindahan dan keluhuran Islam yang selama tertutup kebodohan dan kemadegan ummat Islam itu sendiri.

Maka, bisa jadi karena fenomena AAC tersebut, para pembenci Islam itu mengeluarkan dan menyebarkan film propaganda kontroversial tersebut.
 
Walhasil, dalam menghadapi badai fitnah yang lebih dahsyat dari Tsunami yang dulu melanda Aceh dan sekitarnya, kita perlu meneladani akhlaq Fahri dan Aisyah, jangan hanya terhibur dengan film dan bukunya sematas.
 
Semoga bermanfaat

  

Jumat, 28 Maret 2008

Long Weekend kemarin, maaf baru di-upload




udah weekend lagi baru upload, lupa sih. kemarin itu ada kumpul2 bareng teman dari MP-ers kota santri di masjid At Tin. Pulangnya ke Carefour Taman Mini, lihat2 binatang. Hari sabtu ke Daarusy Syifa, ketemu Pak Agus adminnya Klikhpa dot com. gitu ceritanya. Kasihan para kuya ditumpuk2