Tampilkan postingan dengan label oasehati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label oasehati. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Mei 2011

[Kultwit] Bersyukur by Bayu Gawtama

saya mau kultwit cerita ttg orang2 yg begitu "bersukur" meski rezekinya sgt minim, smoga jadi cermin buat kita... #oasehati 

1. Motor yg saya tumpangi merambat pelan di tepi jalan Pasar Ciputat, Tangerang. Waktu menunjukkan hampir pukul dua belas malam - #oasehati

2. - ketika sorot lampu motor saya menembak seraut wajah mematung berdiri hanya beberapa meter di depan. #oasehati

3. Matanya terpejam, padahal ia dalam keadaan berdiri, sementara di pundaknya menyangkut sehelai tali - #oasehati

4. - yang tersambung ke sebuah kotak seukuran kardus air mineral. #oasehati

5. Yanto nama pemuda itu, ia salah satu dari belasan penjual rokok ketengan di Pasar Ciputat. Beberapa detik kemudian, - #oasehati

6. tak sengaja jari tangan kiri ini menekan klakson motor, dan... Yanto pun terkaget. Saya merasa bersalah telah - #oasehati

7. - membangunkannya dari 'mimpi'. Boleh jadi, saat tertidur dalam keadaan berdiri itu ia tengah bermimpi - #oasehati

8. - melayani serbuan pembeli rokok hingga barang dagangannya malam itu habis terjual. Atau bahkan, ia sedang menikmati - #oasehati

9. - indahnya menjadi juragan rokok di kampungnya. Tetapi bunyi klakson saya barusan membuyarkan mimpi indahnya. #oasehati

10. “Maaf mas,…” Saya jadi kikuk sendirian merasa bersalah telah mengagetkannya. Akhirnya saya menghampirinya untuk - #oasehati

11. - membeli beberapa butir permen. “Rokoknya nggak mas?” tanya Yanto berharap. #oasehati

12. Saya harus meminta maaf untuk kedua kali lantaran memupuskan harapannya, lantaran saya tidak merokok. #oasehati

13. “Kalau permen untungnya kecil pak, lagi pula permen ya cuma pelengkap saja. - #oasehati

14. - Siapa tahu ketemu pelanggan seperti bapak yang tidak merokok,” jelasnya. #oasehati

15. Saya tertarik dgn keterangannya tentang ‘untung yg kecil’ dari jualan permen. Tp bukan untung permen yg saya tanya, - #oasehati

16. - melainkan untung dari jualan rokoknya. “Seribu, paling besar seribu lima ratus untuk sebungkus rokok,” terangnya. #oasehati

17. - Padahal, sering terlihat para pedagang rokok ketengan itu menjual rokoknya tidak bungkusan, - #oasehati

18. - melainkan ketengan lantaran pembeli rokok mereka pun bukan dari kalangan menengah ke atas. #oasehati

19. - Pelanggannya biasanya membeli rokok satu atau dua batang saja, dan - #oasehati

21. Pernah satu kali saya melihat seorang pedagang rokok terjatuh saat mengejar angkutan umum, - #oasehati

22. - padahal ia hanya melayani seorang pelanggan yang hanya membeli sebatang rokok. Berapa sih untungnya? - #oasehati

23. - Kalau sebungkus rokok isi 24 hanya seribu rupiah, berapa untung dari sebatang rokok? #oasehati

24. - Itu harus dibayar mahal tatkala ia tersungkur di jalan raya, hingga semua rokok dagangannya berantakan. #oasehati

25. - Sebagian masih diselamatkan, tapi jauh lebih banyak yang patah dan tak bisa terjual lagi. #oasehati

26. Yanto, seorang pedagang rokok ketengan di pinggir jalan kecewa karena saya hanya membeli permen lantaran untung - #oasehati

27. - yg didapat dari menjual permen itu kecil. Jika demikian asumsinya menjual rokok itu untungnya besar. Tetapi nyatanya, - #oasehati

28. - ‘besar’ yang dimaksud hanyalah seribu atau seribu lima ratus rupiah untuk sebungkus rokok? #oasehati

29. “Berapa bungkus rokok terjual setiap malam?” #oasehati

30. Yanto sumringah, senyumnya tak menampakkan satu pun masalah dengan jumlah rokok yang berhasil dijualnya setiap malam. #oasehati

31. “Alhamdulillah pak, sekitar sepuluh sampai lima belas bungkus”, kembali ia menutup kalimatnya dengan senyum. #oasehati

32. Seketika hati ini berteriak keras, “Hey, dia begitu bahagia!”, padahal hanya sekitar sepuluh ribu atau dua puluh ribu - #oasehati

33. - yang dibawanya pulang untuk makan anak dan isterinya. #oasehati

34. Tetapi aura kesyukuran atas rezeki yang didapatkan hari itu yang membuatnya tetap tersenyum. Bandingkan dengan kita, - #oasehati

35. - kadang masih terkecut setiap kali menerima transferan gaji di rekening dan berujar, “Gaji segini, mana cukup?” #oasehati

36. Yanto dan belasan pedagang rokok ketengan lainnya, setia menemani malam hingga pagi menjelang, - #oasehati

37. - hanya untuk mendapatkan sepuluh ribu rupiah. Namun wajah dan senyumnya menyiratkan rasa syukur yang tak bertepi - #oasehati

38. - atas nikmat dan rezeki yang masih bisa didapatnya. #oasehati

39. Ternyata benar, kebahagiaan tak mengenal status. Sebab kebahagiaan bukan terletak pada apa yang dimiliki seseorang, - #oasehati

40. - melainkan tertanam jauh di dalam hati orang-orang yang senantiasa bersyukur atas apa yang diperolehnya. #oasehati

Rabu, 04 Mei 2011

[Kultwit] Jejak kedermawanan Rasulullah by Bayu Gawtama



Kultwit berikut diambil dari buku Oase Hati yang ditulis Bang Bayu Gawtama.

Semoga bermanfaat

1. Umar bin Khattab bercerita, suatu hari seorang laki2 datang menemui Rasulullah Saw untuk meminta2, lalu beliau memberinya. #oasehati

2. Keesokan harinya, laki2 itu datang lagi, Rasulullah juga memberinya. Keesokan harinya, datang lagi dan kembali meminta, - #oasehati

3. - Rasulullah pun memberinya. Keesokan harinya ia datang kembali untuk meminta2, Rasulullah bersabda, "Aku tidak mempunyai - #oasehati

4. - apa2 saat ini. Tapi, ambillah yg kau mau dan jadikan sbg utangku. Kalau aku mempunyai sesuatu kelak, aku akan mmbayarnya" #oasehati

5. Umar lalu berkata, "Wahai Rasulullah, janganlah memberi diluar batas kemampuanmu!" #oasehati

6. Rasulullah tidak menyukai perkataan Umar tadi. Tiba-tiba, datang seorang laki-laki dari Anshar sambil berkata, - #oasehati

7. "Ya Rasulullah, jgn takut, terus saja berinfak. Jgn takut dgn kmiskinan." Mendengar ucapan laki2 tadi, Rasul tersenyum,

8. - lalu beliau berkata kepada Umar, "Ucapan itulah yang diperintahkan oleh Allah kepadaku." (HR. Turmudzi) #oasehati

9. Jubair bin Muth'im bertutur, ketika ia bersama Rasulullah Saw, tiba2 orang2 mencegat beliau & meminta dgn stengah memaksa -

10. - sampai2 beliau disudutkan ke sebuah pohon berduri. Kemudian salah seorang dari mereka mengambil mantelnya

11. Rasulullah berhenti sejenak dan berseru, "berikan mantelku itu! itu untuk menutup auratku. Seandainya aku mempunyai - #oasehati

12. - mantel banyak (lebih dari satu), tentu akan kubagikan pada kalian." (HR Bukhari) #oasehati

13. Ummu Salamah, isteri Rasululah bercerita, suatu hari Rasulullah masuk ke rumahku dengan wajah pucat, #oasehati

14. Aku khawatir beliau sedang sakit. "Ya Rasulullah, mengapa wajahmu pucat begini?" tanyaku. Rasulullah menjawab, - #oasehati

15. "Aku pucat begini bukan karena aku sakit, melainkan karena aku ingat uang tujuh dinar yang kita dapat kemarin, #oasehati

16. - sampai sore ini masih berbada di bawah kasur dan kita belum menginfakkannya." (HR Al Haitsami; derajat hadis ini sahih).

17. Aisyah berkata, suatu hari ketika sakit, Rasulullah menyuruhkan bersedekah dgn uang tujuh dinar yg disimpannya di rumah. #oasehati

18. Setelah menyuruhkan bersedekah, beliau lalu pingsan. Ketika sudah siuman, Rasulullah bertanya kembali, "Uang itu sudah - #oasehati

19. - kau sedekahkan?" "Belum, krn aku kemarin sangat sibuk," jawabku. Rasul bersabda, "Mengapa bisa begitu, ambil uang itu!" #oasehati

20. Begitu uang itu sudah di hadapannya, Rasulullah lalu bersabda, "Bagaimana menurutmu seandainya aku tiba2 meninggal, #oasehati

21. - sementara aku mempunyai uang yg belum aku sedekahkan? Uang ini tidak akan menyelamatkan Muhammad - #oasehati

22. - seandainya ia meninggal sekarang, sementara ia mempunyai uang yang belum disedekahkan." (HR. Ahmad). #oasehati

23. Sahl bin Sa'ad bertutur, suatu hari datang seorang perempuan menghadiahkan kpd Nabi Saw sepotong syamlah - #oasehati

24. - (baju lapang yang menutup seluruh badan) yang ujungnya ditenun. Perempuan itu berkata, "Ya Rasulullah, #oasehati

25. - akulah yang menenun syamlah ini dan aku hendak menghadiahkannya kepada Engkau," Rasulullah pun sangat menyukainya. #oasehati

26. Tanpa banyak bicara, beliau langsung mengambil dan memakainya dengan sangat gembira dan berterima kasih kepada wanita itu. #oasehati

27. Rasulullah benar-benar sangat membutuhkan dan menyukai syamlah tersebut. Tidak lama setelah wanita itu pergi, #oasehati

28. tiba2 datang seorang laki2 meminta syamlah tersebut. Rasulullah pun memberikannya. Para sahabat yang lain lalu mengecam - #oasehati

29. - laki2 tersebut. Mereka berkata, "Hai Fulan, Rasulullah sangat menyukai syamlah tersebut, mengapa kau memintanya?" #oasehati

30. - kau kan tahu Rasulullah tidak pernah tidak memberi kalau diminta!" Laki2 itu menjawab, "Aku memintanya bukan untuk - #oasehati

31. - dipakai sebagai baju, melainkan untuk kain kafanku nanti kalau aku meninggal." Tidak lama kemudian, #oasehati

32. laki-laki itu meninggal, dan syamlah tersebut menjadi kain kafannya. (HR Bukhari) #oasehati

33. Beberapa kisah diatas hanyalah sebutir jejak kedermawanan Nabi Muhammad Saw. Kisah2 lainnya bagaikan gunung pasir - #oasehati

34. - tertinggi yang takkan pernah sanggup diimbangi oleh siapapun. Sahabat2 Rasulullah hanya bisa meniru kedermawanan - #oasehati

35. - yg diajarkan Baginda Rasul itu, yg kmudian menambah panjang jejak sejarah kedermawanan yg dicontohkan Nabi & para sahabat. #oasehati

36. Lihatlah Thalhah bin Ubaidillah, seorang sahabat yg kaya raya namun pemurah dan dermawan. "Sungai yg airnya mengalir - #oasehati

37. - terus menerus mengairi dataran dan lembah" adalah lukisan tentang kedermawanan seorang Thalhah. Istrinya bernama - #oasehati

38. - Su'da binti Auf. Pada suatu hari isterinya melihat Thalhah sedang murung dan duduk termenung sedih. #oasehati

39. Melihat keadaan suaminya, sang isteri segera menanyakan penyebab kesedihannya dan Thalhah menjawab, #oasehati

40. "Uang yang ada di tanganku sekarang ini begitu banyak sehingga memusingkanku. Apa yang harus aku lakukan?" #oasehati

41. Maka isterinya berkata, "Uang yang ada di tanganmu itu bagi-bagikanlah kepada fakir miskin." #oasehati

42. Maka dibagi-baginyalah seluruh uang yang ada di tangan Thalhah tanpa meninggalkan sepeserpun! #oasehati

43. Assaib bin Zaid berkata tentang Thalhah, "Aku berkawan dengan Thalhah, baik dalam perjalanan maupun sewaktu bermukim. - #oasehati

44. - Aku melihat tdk ada seorang pun yg lebih dermawan dari dia thdp kaum muslimin. Ia mndermakan uang, sandang dan pangannya" #oasehati

46. Oleh krn itu, patutlah ia dijuluki "Thalhah si dermawan" "Thalhah si pengalir harta" "Thalhah kebaikan dan kebajikan" #oasehati

47. Sahabat lain yang mengukir jejak indah kedermawanan mencontoh Nabi adlh Tsabit bin Dardah yg memiliki kebun yg bagus, #oasehati

48. - berisi 600 batang kurma kualitas terbaik. Begitu turun firman Allah, "Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah - #oasehati

49. - pinjaman yg baik, maka Allah akan melipatgandakan (pembayaran) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh - #oasehati

50. - pahala yang banyak." (QS. Al Hadid :11), dia bergegas mendatangi Rasulullah untuk bertanya, "Ya Rasulullah, - #oasehati

51. - apakah Allah ingin meminjam dari hamba-Nya?" "Benar," jawab Rasulullah. #oasehati

52. Spontan Tsabit bin Dahdah mengacungkan tangannya seraya berkata, "Ulurkan tangan Anda, wahai Rasulullah!" #oasehati

53. Rasulullah mengulurkan tangannya, dan langsung disambut oleh Tsabit bin Dahdah sambil berkata, #oasehati
51. - apakah Allah ingin meminjam dari hamba-Nya?" "Benar," jawab Rasulullah. #oasehati

54. "Aku menjadikan Anda sebagai saksi bahwa kupinjamkan kebunku kepada Allah!" Tsabit gembira dengan keputusannya itu. #oasehati

55. Dlm prjalanan pulang dia mampir ke kebunnya. Dilihatnya isteri & anak2nya sdg brsantai di bawah pepohonan yg sarat dgn buah. #oasehati

56. Dipanggillah sang isteri, "Hai Ummu Dahdah! Cepat keluar dari kebun ini, aku sudah meminjamkan kebun ini kpd Allah!" #oasehati

57. Isterinya menyambut dengan sukacita, "Engkau tidak rugi, suamiku, engkau beruntung, engkau sungguh beruntung!" #oasehati

58. Segera dikeluarkannya kurma yg ada di mulut anak2nya seraya berkata, "Ayahmu sdh meminjamkan kebun ini kepada Allah" #oasehati

59. Ibnu Mas'ud mnceritakan bhw Rasulullah brsabda, "Brp banyak pohon sarat buah yg kulihat di surga atas nama Abu Dahdah." #oasehati

60. Artinya, Allah memberi Tsabit bin Dahdah pohon2 yg berbuah lebat di surga sbg ganti atas pemberiannya kpd-Nya di dunia. #oasehat

61. Indah nian jejak2 kedermawanan Nabi Muhammad Saw, lbh indah lagi apa2 yg dijanjikan Allah atas apa yg diberikan di jalan-Nya. #oasehati

62. Karenanya, seluruh sahabat pada masa itu berlomba2 mengikuti jejak Nabi dalam segala hal, termasuk tentang kedermawanan. #oasehati

63. Semoga, jejak kedermawanan itu terus terukir pada umat Muhammad hingga kini selama kita masih terus meleburkan diri - #oasehati

64. - pada rantai jejak indah itu, dan mengajarkannya kepada anak2 dan penerus kehidupan ini. #oasehati

Alhamdulillah, demikian tweeps kultwit pagi ini tentang "jejak kedermawanan Rasulullah" dari buku #oasehati , terima kasih :)

Senin, 02 Mei 2011

[Kultwit] Saling Memberi Manfaat by Bayu Gawtama

Kultwit berikut ini diambil dari buku "Oase Hati" yang ditulis oleh Bang Bayu Gawtama

tweeps, izinkan saya kultwit lagi salah satu artikel di #oasehati judulnya "Saling Memberi Manfaat" , semoga berkenan :)

1. Suatu hari Amirul Mukminin Umar bin Khattab ra dikirimi harta yang banyak. Beliau memanggil salah seorang pembantunya yang di dekatnya

2. "Ambillah harta ini dan pergilah ke rumah Abu Ubaidah bin Jarrah, lalu berikan uang tersebut. Setelah itu berhentilah sesaat di rumahnya-

3. -untuk melihat apa yang ia lakukan dengan harta tersebut," begitu perintah Umar kepadanya.

4. Rupanya Umar ingin melihat bagaimana Abu Ubaidah menggunakan hartanya. Ketika pembantu Umar sampai di rumah Abu Ubaidah, ia berkata, -

5. "Amirul Mukminin mengirimkan harta ini untuk Anda, dan beliau juga berpesan, "silahkan pergunakan harta ini untuk memenuhi -

6. - kebutuhan hidup aja saja yang Anda kehendaki." Abu Ubaidah berkata, "semoga Allah mengaruniainya dengan keselamatan dan kasih sayang.

7. Semoga Allah membalasnya dengan pahala yang berlipat." Kemudian ia berdiri dan memanggil hamba sahaya wanitanya. "kemarilah, -

8. - bantu aku membagi-bagikan harta ini." Lalu mereka mulai membagi2kan harta pemberian Umar itu kepada fakir miskin dan orang-orang -

9. - yang membutuhkan dari kaum Muslimin, sampai seluruh harta itu habis diinfakkan. #oasehati

10. Pembantu Umar pun kembali pulang. Umar kembali memberinya uang sebesar empat ratus dirham seraya berkata, "berikan - #oase hati

11. - harta ini kepada Muadz bin Jabbal!" Umar ingin melihat apa yang dilakukan Muadz dengan harta itu. Maka, berangkatlah - #oasehati

12. - si pembantu menuju rumah Muadz dan berhenti sesaat di rumahnya untuk melihat apa yang dilakukan Muadz terhadap harta itu. #oasehati

13. Muadz memanggil hamba sahayanya. "Kemarilah, bantu aku membagi2kan harta ini!" Lalu Muadz pun membagi2kan harta itu kepada -#oasehati

14. - fakir miskin dan mereka yang membutuhkan dari kalangan kaum Muslimin hingga harta itu habis sama sekali dibagikan. #oasehati

16. Muadz berkata, "Ambillah, dua dirham saja." #oasehati

17. Pembantu Umar pun pulang. Untuk ketiga kalinya Umar memberi 4000 dirham, lalu brkata, "Pergilah ke tempat Saad bin Abi Waqqas" #oasehati

18. Ternyata Saad pun melakukan apa yang dilakukan dua sahabat sebelumnya. Pulanglah sang pembantu kepada Umar. #oasehati

19. Kemudian Umar menangis dan berkata, "Alhamdulillah, segala puji syukur bagi Allah." #oasehati

20. Kisah diatas hanyalah sekelumit cerita indah persahabatan, persaudaraan, juga kedermawanan yang berlaku di masa Rasulullah, #oasehati

21. dan para sahabat. Kita tentu masih ingat bagaimana cara orang2 dari kaum Anshar membahagiakan saudara2nya yang baru tiba - #oasehati

22. - dari Mekah. Ada yang menawarkan tanahnya, rumahnya untuk ditempati, perniagaan dan masih banyak lainnya. #oasehati

23. Bahkan ketika kaum Muhajirin telah mapan, tidak terbetik di hati mereka untuk meminta kembali apa yang pernah mereka beri. #oasehati

24. Ada semangat untuk selalu menebar kebaikan dan memberi manfaat bagi orang lain. Mereka, kata Rasulullah, sebaik2 manusia. #oasehati

25. "Khairunnaas anfauhum linnaas, sbaik2 manusia diantara kamu adlh yg paling banyak manfaatnya bg org lain (HR. Bukhari Muslim) #oasehati

26. Mereka mendapatkan cinta Allah karena kebaikan dan manfaat hidupnya terhadap orang lain. #oasehati

29. Tak cukup hanya memberi manfaat kpd org terdekat, para sahabat ketika itu ingin pula memberi manfaat utk org yg lebih banyak. #oasehati

30. Mereka ingin amal salehnya bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh negeri. karena itu tak heran para sahabat ketika ingin - #oasehati

31. - melakukan suatu kebaikan bertanya kepada Rasulullah, amal apa yang paling baik untuk dikerjakan. Jika musim kemarau - #oasehati

32. dan masyarakat kesulitan air, Rasulullah berkata bahwa membuat sumur adalah amal yang paling utama. #oasehati

33. Semakin bnyk manfaat yang diberikan seseorang kpd orang lain sebanding lurus dgn kualitas kepribadian di hadapan bnyk orang. #oasehati

34. Pernah suatu ketika lewat orang membawa jenazah utk diantar ke kuburnya. Para sahabat menyebut2 org itu sbg org yang tdk baik. #oasehati

35. Kmudian lewat lg orang2 mmbawa jenazah lain u/ diantar ke kuburnya. Para sahabat mnyebut2 kebaikan si mayit. Rasul mmbenarkan #oasehati

36. Seperti itu jugalah Allah Swt yang memerintahkan Rasulullah Saw untuk mengajarkan kita, utk beramal dgn sebaik2nya amal - #oasehati

37. - agar Allah, Rasul dan orang2 beriman menilai amal2 kita. Di hari akhir, Rasul dan orang2 beriman akan menjadi saksi - #oasehati

38. - di hadapan Allah bahwa kita seperti yang mereka saksikan di dunia. #oasehati

39. Untuk bisa menjadi orang yang selalu memberi manfaat kepada orang lain, kita perlu menyiapkan beberapa hal dalam diri kita. #oasehati

40. Pertama, senantiasa meningkatkan keimanan kepada Allah Swt. Memberi saat dalam keadaan lapang itu biasa, #oasehati

41. Tetapi ketika kita tetap memberi dalam kesempitan, inilah ujian sebenarnya. Keimanan dalam diri kitalah yang memengaruhi - #oasehati

42. - sikap dan perbuatan seseorang, termasuk keringanan untuk senantiasa memberi manfaat kepada orang lain. Kita harus yakin - #oasehati

43. - bahwa sedekah tidak akan membuat harta berkurang, malah sebaliknya, bertambah berlipat ganda. #oasehati

44. Kedua, kikislah sifat egois dan rasa serakah dalam diri kita. Seperti yang dicontohkan kaum Anshar saat menolong sahabat2nya #oasehati

45. - kaum Muhajirin. Mereka memberi tanpa pamrih segala yang diperlukan sahabat-sahabatnya, bahkan menawarkan sahabat Muhajirin - #oasehati

46. - untuk memilih sendiri apa-apa yang mereka sukai dari yang dimiliki kaum Anshar. #oasehati

47. Ketiga, senantiasa menanamkan dalam diri kita logika bahwa sisa harta kita adalah apa yang telah diberikan kepada orang lain, #oasehati

48. - bukan yang ada di tangan kita. Suatu ketika Rasulullah Saw menyembelih kambing, Beliau memerintahkan seorang sahabat - #oasehati

49. - untuk menyedekahkan daging kambing itu. Setelah dibagi2, Rasulullah bertanya, berapa yang tersisa. Sahabat itu menjawab, #oasehati

50. hanya tinggal sepotong paha. Rasulullah mengoreksi jawaban sahabat itu; yang tersisa adalah apa yang telah dibagikan. #oasehati

51. Bagi orang beriman, harta yang tersisa adalah apa yang telah dibagikan. Itulah milik kita yang hakiki, karena kelak menjadi - #oasehati

52. - tabungan di akhirat. Sedangkan yang di tangan kita, contohnya daging tadi, hanya akan menjadi kotoran setelah dimakan #oasehati

53. atau membusuk dan menjadi sampah jika tidak dimanfaatkan. #oasehati

54. Selanjutnya yang keempat, tangan ini akan terasa mudah dan ringan membantu orang jika kita memahami bahwa perbuatan kita #oasehati

55. terhadap orang itu akan berbalik serupa atau lebih ke diri kita. Bila kita senang memberi sesuatu kepada tetangga, #oasehati

56. maka tetangga pun tak segan balik memberi kepada kita disaat yang lain. Bila keberadaan kita tak sedikitpun memberi manfaat - #oasehati

57. - untuk lingkungan sekitar, maka jangan harap orang-orang akan memberi manfaat banyak kepada kita. #oasehati

58. Terakhir, kelima, tentu saja untuk bisa memberi kita harus memiliki sesuatu. Tapi yang dimaksud bukan hanya berupa materi, #oasehati

59. seperti finansial atau barang berharga lainnya. Kita bisa menyedekahkan pikiran, tenaga & waktu utk kepentingan banyak orang #oasehati

60. Dengan ilmu yang kita punya, ajari anak2 yatim di lingkungan sekitar atau bantu ibu2 dengan membuat latihan memasak misalnya. #oasehati

61. Atau sekurang2nya, dengan senyum ikhlas kita tetap bisa memberi manfaat kepada orang lain. Berwajah ceria akan menimbulkan - #oasehati

62. - rasa senag pada orang yang kita jumpai, mendatangkan kasih sayang dan cinta, menghadirkan kelapangan dalam hati. #oasehati

63. "Janganlah meremehkan suatu kebaikan walaupun engkau berjumpa dengan saudaramu dengan wajah berseri-seri" (HR.Muslim) #oasehati

Alhamdulillah, demikian kultwit "Saling Memberi Manfaat" dari buku #oasehati semoga bermanfaat dan maaf bila tak berkenan -Gaw