Tampilkan postingan dengan label rezeki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rezeki. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 November 2011

[Kultwit] Belajar bersama Sedekah Rombongan

berikut tweets dari pak Sapituari tentang Sedekah Rombongan, selamat menyimak

Belajar bersyukur disini... ► www.sedekahrombongan.com

Belajar menyadari rejeki cuma titipan... Disini www.sedekahrombongan.com

Belajar menampar diri sendiri, sebelum ditampar Gusti Allah... Disini www.sedekahrombongan.com

Belajar meyakini Gusti Allah Maha Kaya!!..Buktinya 266 juta bisa disalurkan walopun hanya lewat sedekah jalanan.. ► www.sedekahrombongan.com

Belajar tentang sedekah jalanan! Ketika kamu berani MEMBERI, rejeki bakalan DATANG SENDIRI.. www.sedekahrombongan.com

Belajar membuang Malu! Ketika ketamakan menguasai hatimu... Disini www.sedekahrombongan.com

Belajar mencintai YANG ADA DIBUMI.. Agar engkau dicintai YANG ADA DI LANGIT... Disini www.sedekahrombongan.com

Belajar tentang kehidupan, buat bekal ketemu kematian.. Disini www.sedekahrombongan.com

Belajar tentang boros sedekah! Sebelum kita yang disedekahi... Disini www.sedekahrombongan.com

Belajar berani Mencintai orang yang tidak dikenal.. Agar kita juga dicintai orang yang tidak kita kenal.. Disini www.sedekahrombongan.com

Belajar menemukan Kedamaian, ketika hingar bingar semakin menyesakkan... Disini http://sedekahrombongan.com/

Belajar memahami hidup... Sebelum semangatmu redup... Disini www.sedekahrombongan.com

Belajar menangis untuk orang lain... Agar kita tidak perlu ditangisi orang lain.. Disini www.sedekahrombongan.com

Belajar tentang niat baik... Agar selalu menang dengan yang licik... Disini www.sedekahrombongan.com

Belajar membuang kebencian... Agar kita tidak dikejar kesialan... Disini www.sedekahrombongan.com

Belajar tentang SEMANGAT.... Agar hati kita semakin mengkilat.. Disini www.sedekahrombongan.com

Belajar tentang Memberi Dengan Hati... Disini www.sedekahrombongan.com

Silakan langsung ke situs SEDEKAH ROMBONGAN

Terima kasih, semoga bermanfaat



Jumat, 13 Mei 2011

[Kultwit] Bersyukur by Bayu Gawtama

saya mau kultwit cerita ttg orang2 yg begitu "bersukur" meski rezekinya sgt minim, smoga jadi cermin buat kita... #oasehati 

1. Motor yg saya tumpangi merambat pelan di tepi jalan Pasar Ciputat, Tangerang. Waktu menunjukkan hampir pukul dua belas malam - #oasehati

2. - ketika sorot lampu motor saya menembak seraut wajah mematung berdiri hanya beberapa meter di depan. #oasehati

3. Matanya terpejam, padahal ia dalam keadaan berdiri, sementara di pundaknya menyangkut sehelai tali - #oasehati

4. - yang tersambung ke sebuah kotak seukuran kardus air mineral. #oasehati

5. Yanto nama pemuda itu, ia salah satu dari belasan penjual rokok ketengan di Pasar Ciputat. Beberapa detik kemudian, - #oasehati

6. tak sengaja jari tangan kiri ini menekan klakson motor, dan... Yanto pun terkaget. Saya merasa bersalah telah - #oasehati

7. - membangunkannya dari 'mimpi'. Boleh jadi, saat tertidur dalam keadaan berdiri itu ia tengah bermimpi - #oasehati

8. - melayani serbuan pembeli rokok hingga barang dagangannya malam itu habis terjual. Atau bahkan, ia sedang menikmati - #oasehati

9. - indahnya menjadi juragan rokok di kampungnya. Tetapi bunyi klakson saya barusan membuyarkan mimpi indahnya. #oasehati

10. “Maaf mas,…” Saya jadi kikuk sendirian merasa bersalah telah mengagetkannya. Akhirnya saya menghampirinya untuk - #oasehati

11. - membeli beberapa butir permen. “Rokoknya nggak mas?” tanya Yanto berharap. #oasehati

12. Saya harus meminta maaf untuk kedua kali lantaran memupuskan harapannya, lantaran saya tidak merokok. #oasehati

13. “Kalau permen untungnya kecil pak, lagi pula permen ya cuma pelengkap saja. - #oasehati

14. - Siapa tahu ketemu pelanggan seperti bapak yang tidak merokok,” jelasnya. #oasehati

15. Saya tertarik dgn keterangannya tentang ‘untung yg kecil’ dari jualan permen. Tp bukan untung permen yg saya tanya, - #oasehati

16. - melainkan untung dari jualan rokoknya. “Seribu, paling besar seribu lima ratus untuk sebungkus rokok,” terangnya. #oasehati

17. - Padahal, sering terlihat para pedagang rokok ketengan itu menjual rokoknya tidak bungkusan, - #oasehati

18. - melainkan ketengan lantaran pembeli rokok mereka pun bukan dari kalangan menengah ke atas. #oasehati

19. - Pelanggannya biasanya membeli rokok satu atau dua batang saja, dan - #oasehati

21. Pernah satu kali saya melihat seorang pedagang rokok terjatuh saat mengejar angkutan umum, - #oasehati

22. - padahal ia hanya melayani seorang pelanggan yang hanya membeli sebatang rokok. Berapa sih untungnya? - #oasehati

23. - Kalau sebungkus rokok isi 24 hanya seribu rupiah, berapa untung dari sebatang rokok? #oasehati

24. - Itu harus dibayar mahal tatkala ia tersungkur di jalan raya, hingga semua rokok dagangannya berantakan. #oasehati

25. - Sebagian masih diselamatkan, tapi jauh lebih banyak yang patah dan tak bisa terjual lagi. #oasehati

26. Yanto, seorang pedagang rokok ketengan di pinggir jalan kecewa karena saya hanya membeli permen lantaran untung - #oasehati

27. - yg didapat dari menjual permen itu kecil. Jika demikian asumsinya menjual rokok itu untungnya besar. Tetapi nyatanya, - #oasehati

28. - ‘besar’ yang dimaksud hanyalah seribu atau seribu lima ratus rupiah untuk sebungkus rokok? #oasehati

29. “Berapa bungkus rokok terjual setiap malam?” #oasehati

30. Yanto sumringah, senyumnya tak menampakkan satu pun masalah dengan jumlah rokok yang berhasil dijualnya setiap malam. #oasehati

31. “Alhamdulillah pak, sekitar sepuluh sampai lima belas bungkus”, kembali ia menutup kalimatnya dengan senyum. #oasehati

32. Seketika hati ini berteriak keras, “Hey, dia begitu bahagia!”, padahal hanya sekitar sepuluh ribu atau dua puluh ribu - #oasehati

33. - yang dibawanya pulang untuk makan anak dan isterinya. #oasehati

34. Tetapi aura kesyukuran atas rezeki yang didapatkan hari itu yang membuatnya tetap tersenyum. Bandingkan dengan kita, - #oasehati

35. - kadang masih terkecut setiap kali menerima transferan gaji di rekening dan berujar, “Gaji segini, mana cukup?” #oasehati

36. Yanto dan belasan pedagang rokok ketengan lainnya, setia menemani malam hingga pagi menjelang, - #oasehati

37. - hanya untuk mendapatkan sepuluh ribu rupiah. Namun wajah dan senyumnya menyiratkan rasa syukur yang tak bertepi - #oasehati

38. - atas nikmat dan rezeki yang masih bisa didapatnya. #oasehati

39. Ternyata benar, kebahagiaan tak mengenal status. Sebab kebahagiaan bukan terletak pada apa yang dimiliki seseorang, - #oasehati

40. - melainkan tertanam jauh di dalam hati orang-orang yang senantiasa bersyukur atas apa yang diperolehnya. #oasehati

Senin, 21 Februari 2011

[Catatan Kecil] Bisnis Internet dengan Blog


Pagi ini, pas cek inbox e-mail, ternyata e-mail dari IdBlogNetwork sudah datang.  Ternyata, blog saya yang sederhana itu di-approve oleh admin IdBlogNetwork untuk melaksanakan tugas-tugas dari mereka.  Semoga saja dari tulisan-tulisan di blog saya itu ada hasil materi yang bisa didapatkan.  Memang, yang namanya uang bukan segalanya tapi segalanya perlu uang .. paling tidak hampir semua.  

Namun, aprroval dari IdBlogNetwork bukan jaminan langsung jadi orang kaya.  Dulu, waktu belum kenal bisnis internet, saya kira yang namanya bisnis internet adalah peluang kaya dalam sekejap.  Namun, bisnis is bisnis.  Mau online atau offline ya sama saja, hanya beda media penyampaiannya.  Banyak orang mengira bahwa dengan berbisnis internet bisa kaya dalam waktu singkat. Akibatnya, banyak yang berbisnis dengan serampangan dan melakukan jurus "dewa mabuk" alias SPAM.  Jurus SPAM yang gila-gilaan itu membuat banyak netters / pengguna internet yang merasa kesal, marah bahkan muak dengan para SPAMers tersebut. Akhirnya, bukan keuntungan yang mereka dapat malah image buruk dan caci maki yang diperoleh.  "Information Technology carries more emotional messages" demikian kata Hermawan Kartajaya dalam Marketing in Venus. Orang yang mau jualan dengan membuat tulisan tentang produk tertentu, yang bahasa kerennya artikel marketing, tentu harus mempertimbangkan banyak hal.      

Buat yang mau  cari duit dengan nge-blog, apalagi yang baru mulai, sebaiknya jangan sampai menjadikan kegiatan nge-blog hanya untuk bisnis atau jualan.  Para pengunjung blog kita bukanlah robot, namun manusia yang punya perasaan.  Hati mereka perlu disentuh dahulu sebelum mereka bersedia merogoh kantongnya.  Di zaman serba canggih sperti sekrang ini, orang malah makin emosional.  Bahkan, menurut istilah Hermawan Kartajaya dalam Marketing in Venus, urutannya adalah Heart Share, Mind Share baru Market Share.  Sentuh dulu hatinya, lalu pikirannya baru kantongnya.  Bahkan bisa jadi, orang yang tertarik dengan produk yang dijual via blog itu tadinya tidak niat belanja.  Namun, karena penyajian article marketing yang baik, timbul ketertarikan dan keinginan untuk membeli produk tersebut.  Membuat artikel marketing yang baik tentu bisa dipelajari, untuk yang berminta bisa mengikuti kelas Online Writing di SMO Belajar Menulis.

Yang namanya rezeki itu sudah diatur dengan tingkat ketepatan yang luar biasa.  Yang penting adalah kemauan kita untuk menjemput rezeki kita, di manapun dia berada. Tidak perlu takut kehilangan rezeki.  Yang benar-benar perlu kita takuti adalah apabil kita tidak mampu mensyukuri rezeki itu atau tidak bisa menggunakannya sesuai keinginan Sang Pemberi Rezeki.  

Semoga bermanfaat, silakan berkunjung ke blog yang satu ini

Psst, banner-nya boleh di-klik koq

Kamis, 04 September 2008

[TRANSKRIP] Rezeki Yang Halal


Narasumber: Ustadz Bobby Herwibowo, Lc.

Ada seseorang bernama Abdul Khoir.  Pada tahun 1975, dia bekerja sebagai teller di sebuah bank.  Dia adalah seseorang yang murah hati, suka membantu, ringan tangan dsb.  Para nasabah yang datang biasanya ingin dilayani Abdul Khoir walaupun harus antri.  Dia bekerja dengan ikhlas dan penuh dengan cinta.  kawan-kawannya bukan hanya di front liner, tetapi hampir seluruh karyawan yang ada di bank tersebut iri sama dia.  Sehingga, oleh kepala cabang, Abdul Khoir dipindah ke bagian korporat.  Dia sekarang bertugas mengurusi nasabah-nasabah korporat.  Para nasabah itu senantiasa selalu memberi amplop kepada Abdul Khoir.  Abdul Khoir tidak yakin hukum menerima amplop itu halal atau haram.  Dia memiliki harga diri martabat.  Dia merasa bahwa dia sudah digaji cukup, sehingga merasa enggan memberi makan anak istrinya dengan penghasilan yang tidak jelas kehalalannya.  

Suatu hari, kepala cabang menegurnya dan berkata:

Kepala Cabang: "Abdul Khoir, mengapa kamu menolak amplop2 tersebut?"

Abdul Khoir : "Saya tidak mau pak, menerima uang yang kehalalannya tidak saya yakini"

KC: "Terima aja dulu, baru nanti diatur.  Saya tidak mau ada nasabah yang malu atau kecewa."

Abdul Khoir tetap tidak mamu membawa pulang amplop2 tersebut.  Dia menaruh amplop2 tersebut di laci dan dikunci.  Abdul Khoir memliliki harga diri/izzah di dalam hatinya karena dia yakin bahwa Alloh SWT telah menjamin rezeki bagi hamba-hambaNya.

Subhanalloh, Orang yang berharap hidayah, pertolongan dan bimbingan dari Alloh SWT pasti suatu saat akan mendapatka semuanya.

Suatu saat dia sholat jum'at di kantor lain, karena di kantornya tidak ada sholat Jum'at.  Suasana sholat jum'at sangat hening.  Saat itu dia sedang duduk terpekur, menyimak apa yang dikatakan khotib.  Sang khotib membaca Hadits yang bermakna "setiap daging tumbuh barang haram Neraka tempatnya".  Hidayah langsung masuk ke dalam ruang hati yang paling dalam dari Abdul Khoir.

Seketika itu juga dia seperti melihat suatu pandangan, vision, atau khasysyaf.  Seakan-akan dia melihat Neraka Jahannam menyala begitu hebatnya, lalu seakan-akan dihadirkan istri dan anak-anaknya yang akan dimasukkan ke Neraka.  mereka menjerit-jerit kenapa sang Ayah sampai membuat mereka masuk ke sana.  

Usai Sholat Jum'at, Abdul Khoir menemui sang Khotib dan meminta saran, apakah dia harus mengundurkan diri dari kantornya atau terus bekerja.  Sang khotib mengatakan bahwa yang bisa menyelesaikan segala persoalan yang dia dihadapi adalah Alloh SWt dan dirinya sendiiri.  Jum'at siang itu juga, Abdul Khoir kembali ke kantornya dan membuat surat pengunduran diri.  Saat itu masih tahun 1975.

Bila seseorang meninggalkan yang haram karena Alloh SWT, maka sesungguhnya Alloh SWT mampu memberi karunia yang jauh lebih dahsyat dari yang dia tinggalkan.  Uang dari para nasabah korporat itu adalah uang/harta yang haram.   harta seperti itu tidak ada berkahnya dan tidak akan menghasilkan ketenangan batin.

Selama beberapa bulan, Abdul Khoir tidak punya pekerjaan. Mertuanya, seorang pengusaha ekspedisi laut yang memiliki beberapa kapal, mengajaknya bekerja sama.  Abdul Khoir, mungkin karena berkah dari Alloh SWT, menjadi seorang pegawi yang cekatan.  Lama kelamaan, sang bapak mertua memberikan usaha ekspedisi tersebut kepada Abdul Khoir.  Tahun 1976 dia mulai jadi direktur di perusahaan tersebut.  Hanya dalam waktu beberapa tahun sejak dia mengundurkan diri, Abdul Khoir menjadi seorang milyarder.  Tahun 1980, dia bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke Baitullah bersama istrinya.  Saat itu dia sudah memiliki 7 buah kapal laut.  Sekitar 6 tahun sejak dia mengundurkan diri dari bank tempat dia bekerja, dia sudah menjadi milyuner yang kaya raya dalam usia yang kurang dari 40 tahun.  

Abu Humaid as-Sa’idi menuturkan bahwa Nabi saw. pernah mengangkat seseorang dari Bani Azad yang bernama Ibn al-Utbiyah (Ibn al-Lutbiyah) sebagai amil pemungut zakat, lalu ia kembali dan mengatakan, “Ya Rasul, ini untuk Anda dan ini dihadiahkan untuk saya.”

Nabi saw. lalu berpidato, “Tidak pantas seorang petugas yang kami utus lalu datang dan berkata, “Ini untuk Anda dan ini dihadiahkan untuk saya.” Mengapa ia tidak duduk saja di rumah bapak dan ibunya lalu memperhatikan apakah itu dihadiahkan kepadanya atau tidak. Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah ia datang membawa pemberian itu, kecuali ia pasti datang pada Hari Kiamat kelak memanggul barang itu di pundaknya.” (HR al-Bukhari, Muslim, Ahmad dan Abu Dawud).

Hadits dari situs ini

Banyak orang takut menjauhi harta yang haram, mereka terkungkung dalam tempat mencari nafkah haram (mengandung riba atau maxiat, lokalisasi pelacuran, dll) hanya merasa takut tidak dapat harta/penghasilan.  Bila diberitahukan kepada mereka bahwa pekerjaan tersebut haram, mereka beralasan bahwa hanya di tempat itulah mereka bisa mencari nafkah.  Sesungguhnya, hal-hal yang haram bisa dihitung dengan jari, sementara itu nafkah/harta yang halal tidak terbatas.  Namun, karena godaan syetan, banyak orang yang takut meninggalkan yang haram.  Orang-orang seperti ini tidak dapat menenangkan batinnya karena mereka sesungguhnya sadar bahwa mereka bekerja di tempat yang tidak baik.  Mereka perlu diselamatkan.  

Peluang untuk mendapatkan harta halal yang berkah dan melimpah tidak ada batasnya.  Salah satu peluang terbaik adalah dengan berwirausaha dan menjadi pebisnis/pengusaha.  Jika orang memutuskan untuk jadi pegawai/karyawan (dan hal ini adalah sesuatu  yang baik) maka dia harus mengembangkan sikap qona'ah (measa cukup dengan apa yang  ada) yang kuat.  Bersikap qona'ah adalah suatu yang diperlukan oleh manusia, apapun profesinya, agar dia terhindar dari mengambil harta yang bukan menjadi haknya.   Jangankan agama, perusahaanpun juga akan melarang.  Kepercayaan menjadi taruhannya.  Menjadi pengusahapun perlu sikap qona'ah agar dia tidak menghalalkan segala cara (illegal lodging, menyogok, dll) dalam mengembangkan usahanya.

Alloh SWT, dalam surat Ar Rahman, setelah bercerita panjang lebar tentang penciptaan alam semesta tiba-tiba mengatkaan "Jangan kalian curang dalam timbangan, timbang yang baik jgn dikurangi".  Ternyata ada hubungan erat antara alam semasta dengan kecurangan dalam timbangan.  Jika ada satu dua orang yang curang dalam timbangan, sedikit demi sedikit alam  mulai rusak, sistem juga mulai rusak.  Illegal Lodging bisa terjadi karena ada oknum pejabat yang bermain.  Perbuatan maksiat tersebar karena ada yang mem-backing-i. Pada akhirnya, seluruh tatatan kemasyarkatan dan alam semesta tinggal menunggu kehancuran saja.  Kita harus jadi seperti ikan di lautan, walaupun airnya asin, jangan ikutan jadi asin.  

Sesungguhnya, dalam rezeki yang halal dan baik ada pancaran kekuatan energi dahsyat.  baik

1. Membuat kita bersemangat.

2. Membuat kita menjadi Taat dan mudah melakukan kebaikan.

Jika kita sudah lama tidak merasakan nyamannya khusuk atau sudah lama tidak merasakan semangat yang membara, mungkin ada yang salah dengan cara mencari nafkah kita selama ini.  Jika sudah lama kita tidak merasa mudah melakukan kebaikan, bisa jadi ada yang haram dalam rezeki yang kita konsumsi selama ini.  Sesungguhnya Alloh SWT adalah yang Maha Baik dan tidak menerima kecuali yang hal-hal yang baik saja.

Saat orang-orang pergi ke tempat kerja mereka masing-masing, mereka sepertinya sangat terburu-buru.  Tampang sebagian besar dari mereka sepertinya tegang, jarang ada yang tersenyum ramah atau melangkah dengan ringan.  Jangan-jangan ada hal-hal yang haram di dalam rezeki mereka.  

Semoga bermanfaat

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Tulisan Ustadz Bobby yang lain bisa dibaca di Situs ini

Link terkait:

Perbuatan Maksiat dan Global Warming

Kekerasan Terselubung dalam perbuatan Maxiat