Selasa, 01 Mei 2012
Mari Peduli - Dompet Peduli : Untuk Mbak Imazahra
Dengan ini, kami dari Yayasan Sahabat Peduli ingin menggalang donasi untuk kesembuhan Mbak Imazahra. Bagi para netters yang ingin berpartisipasi, bisa transfer langsung ke rekening sebagai berikut :
- BCA KCU Cipete No 218-303-8001 an Yayasan Sahabat Peduli
- BSM KC Pondok Indah No 004-0168-004 an Yayasan Sahabat Peduli
Setelah transfer, mohon konfirmasinya via sms ke Kosi - 08128510372 dengan menyebutkan : IMA, Nama Bank (BCA / BSM?) dan Jumlah transfernya.
Bantuan do'a dari kita semua untuk kesembuhan Mbak Imazahra juga sangat diharapkan. Atas segala bantuan dan do'anya, kami ucapkan banyak terima kasih. Jika tulisan ini mau disebarkan di socmed yang lain, dipersilakan.
Jumat, 09 Januari 2009
[MULTIPLY CARE] Mari membantu saudara kita, untuk Ibunya tercinta...
Bismillahirrahmanirrahim...
Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Pertama-tama puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, karena berkat rahmat dan hidayahNya, kita semua dapat bertemu di blog ini :). Tak lupa, shalawat serta salam kepada Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam, semoga kita termasuk umat yang akan mendapatkan syafa'atnya kelak, Allahumma Aamiin.
Beberapa Mp-ers mungkin sudah mengetahui bahwa salah satu sahabat kita sedang di uji kesabarannya oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala (Yang belum tahu, lihat disini). Tapi ujian tersebut bukanlah tanda bahwa Allah tidak menyayangi sahabat kita itu, akan tetapi itulah wujud tanda sayang Allah kepada beliau dan ibundanya tercinta. Sahabat, Kakak, serta Adik kita itu adalah TANTO DIKDIK ARISANDI. Seorang sahabat yang baik, dan juga humoris yang saat ini sedang di uji oleh Allah. Ibunda tercintanya mengalami Sakit Syaraf Kejepit (bisa dilihat di link yang sudah saya cantumkan diatas).
Sudah sekitar 5 bulan ke belakangan ini, ibunda Tanto mengeluh sakit di daerah pundak hingga tangan kiri. Awalnya sih, hanya kadang2 saja terasa. Tapi akhir-akhir ini, semakin sering saja kambuh. Pengobatan sudah dilakukan melalui therapi. Tapi sampai sekarang masih saja belum ada perbaikan kondisi. Menurut analisis dokter, ada syaraf yang terjepit. Hasil MRI menunjukkan ada syaraf terjepit di daerah leher. Dokter pun menyarankan untuk operasi. Insya Allah dalam waktu dekat ini.. Kemungkinan besar akan di operasi, untuk itu bagi rekan-rekan kontak, sahabat MP-ers.. bagi yang memiliki dana, kami berinisiatif untuk melakukan penggalangan dana untuk membantu biaya operasi atau pengobatan ibunda rekan kita, sahabat kita, Tanto.. Di saat salah seorang saudara kita merasa kesulitan, hendaknya lah kita membantu mereka, walaupun hanya sedikit dan tidak terlalu berharga, tapi itulah tanda cinta kita kepada mereka, sebagai saudara sesama Muslim, dan semoga sedikit bantuan kita ini bisa bermanfaat bagi saudara kita itu, Tanto... Semoga ini bisa menjadi amal ibadah bagi kita semua..
Dana bantuan bisa di transfer ke Rekening :
Bank BCA
No. Rek 609.0132.014
Cab. GOLDEN POINT CENTER
a.n. Lina Farida
Bank BNI Syariah
No. Rek 0125159924
Cab. Bandung
a.n. Budi Aridian
Bank Muamalat
No. Rek 303.10842.22
Cab.Bumi Serpong Damai
a.n. Lina Farida
Keterangan Penting : Bagi yang sudah mentransfer, dimohon untuk Konfirmasi berupa Nama, Bank, Jumlah Donasi, dan No.HP
SMS ke 08562163436. Konfirm ini dimaksudkan hanya untuk pendataan saja bagi kami sebagai pengumpul dana sehingga bisa memudahkan kami dalam mengelola dana.
Terima Kasih atas perhatian dan kepercayaannya, Semoga kegiatan kita ini diridhai oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Allahumma Aamiin...
Mohon do'anya juga untuk kesembuhan Ibunda Kak Tanto Dikdik Arisandi.
Syukran wa Jazakumullah Khairan Katsir,
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Penanggung Jawab : Budi Aridian
“Dan saling tolong-menolonglah kalian di dalam kebaikan dan takwa dan janganlah kalian saling tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan.” (Al-Maidah: 2)"
Sumber: dari sini
Selasa, 30 Desember 2008
MT Wilson, SKom., MKom. » Blog Archive » Kami Tidak Lupa, Palestina!
satu lagi tulisan blog tentang Palestina,
“Kami Tidak Lupa, Palestina!,” an entry on MT Wilson, SKom., MKom.
semoga bermanfaat
Senin, 29 Desember 2008
Palestina, untuk yang baru bisa membantu dengan doa
"Maaf saya baru bisa membantu dengan doa"
Tentu saja itu bukan suatu yang buruk, sebagai muslim tentu kita tidak bisa meremehkan kekuatan suatu doa bukan?
Namun, sadarkah kita akan konsekwensi ucapan tersebut?
Misalnya:
1. sudahkah kita sungguh-sungguh memanfaatkan waktu-waktu yang dianjurkan untuk berdoa, seperti 1/3 malam yang akhir umpamanya?
2. Sudahkah kita menjaga diri kita dari barang-barang yang haram?
Saya pernah membaca di sebuah majalah, kisah seorang ibu yang tersadar saat mengikuti pengajian. Pulang dair pengajian, dia langsung berdoa kepada Alloh SWT
"Ya Alloh, jika diantara harta saya ada harta yang haram, tolong musnahkan, agar saya bisa bersih saat menghadap pada-Mu"
beberapa hari kemudian, rumah si ibu habis dilalap si jago merah. Pada saat semua tetangga panik, si ibu malah tenang-tenang saja. Mungkin pikir si ibu, inilah jawaban dari doa saya beberapa hari yang lalu.
Terlepas dari benar atau tidaknya cara si ibu itu berdoa, kita semua sadar betapa pentingnya menjaga diri dari harta haram. Sulit kita mengharpkan doa kita diterima bila dalam diri kita masih banyak harta haram. Apalagi jika sel-sel dalam badan kita terkandung zat-zat yang haram, baik zat-nya atau cara mendapatkannya.
3. Mendisiplinkan diri dalam mengisi waktu, mengurangi aktifitas sia-sia bahkan yang menjurus pada dosa
Masih banyak lagi
Memang tidak salah apabila kemampuan kita baru sebatas doa, namun pertanyaannya kemudian, sudahkan kita sungguh2 dalam berdoa, atau sesungguhnya kita memang tidak pernah beroda???
bagi saudara-saudaraku di Palestina, maafkan makhluk lemah ini yang tidak bisa berbuat apa-apa,
bahkan memperingatkan teman2-nya agar sedikit lebih peduli pada kalian saja tidak bisa
Astaghfirullah
sungguh rugi kita apabila pelajaran mahal ini tidak kita jadikan momentum untuk introspeksi diri
Bantuan Anda untuk rakyat Gaza bisa disalurkan KISPA. No rek. KISPA BMI no.311.01856.22 an Nurdin QQ