Tampilkan postingan dengan label masalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masalah. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Mei 2012

Azimah Subagijo: Mengapa Pornografi Bermasalah?

http://wasathon.com/gaya_hidup/read/azimah_subagijo_mengapa_pornografi_bermasalah/
Maraknya pornografi diberbagai media menjadi keprihatinan Azimah Subagijo. Tokoh ini merupakan aktivis Masyarakat Tolak Pornografi (MTP) dan sekarang menjabat sebagai anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).



Dalam Seminar “Tanggungjawab Media Terhadap Anak” di UIN Ciputat (26/5) yang diadakan oleh KAMMI Tangerang Selatan, Azimah memaparkan mengapa pornografi bermasalah dan bagaimana seharusnya masyarakat mewaspadainya dan bersikap yang terbaik untuk menghindarkan diri dari dampak buruk pornografi tersebut.

selanjutnya sila ke link

Minggu, 11 Maret 2012

Small But Giant: Kecil Tapi Hasilnya Besar

http://wasathon.com/kisah_inspirasi/read/small_but_giant_kecil_tapi_hasilnya_besar/
"Manusia unggul selalu rendah hati saat berbicara,

tetapi selalu luar biasa dalam tindakan."



Confucius (551–479 SM), filsuf terkemuka China



Anda sering kecewa dengan pemerintah? Jujur saya pernah, dan saya yakin Anda juga pernah mengalaminya. Kalau dipikir-pikir, kok bisa begitu ya, padahal mereka adalah organisasi paling besar di negeri ini. Mereka berkewajiban mengurus warga negeri ini secara keseluruhan.

Selanjutnya bisa dibaca di link di atas

Selasa, 08 November 2011

[Transkrip] Sebab dan Akibat

Dalam kehidupan yang penuh dinamika, orang seringkali terjebak pada masalah-masalah yang membandel untuk diatasi atau masalah-masalah yang selalu berulang. berikut 3 langkah untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.  

1. Membedakan sebab dan akibat: seringkali kita keliru membedakan mana yang sebab dan mana yang akibat.  Orang yang suka terlambat seringkali mengatakan bahwa keterlambatannya karena macet, padahal ada juga orang yang kena macet tapi tidak terlambat.  Segala sesuatu yang ada di luar diri kita adalah faktor yang mempengaruhi tapi bukan sebab utama atau akar masalah.  Sebab masalah kita yang utama berada di dalam diri kita sendiri.  

2. Mencari sebab yang merupakan akar permasalahan:  Misalnya ada orang yang kelebihan berat badan.  Saat dicari penyebabnya, ternyata dia makan terlalu banyak dan kurang olah raga. Dia makan banyak sebagai kompensasi stress dan kurang olah raga karena sibuk.  Orang itu stress dan terlalu sibuk karena kurang ahli atau kurang skill/ketrampilan.  Sehingga sebab utamanya adalah skill yang kurang.   

3. Melakukan langkah-langkah perbaikan: Menyambung contoh point 2 di atas, maka solusinya adalah meningkatkan skill yang bersangkutan atau mencari pekerjaan yang lebih sesuai.   Langkah perbaikan harus berasal dari dalam diri ktia sendiri.  Kita tidak bisa langsung memperbaiki keadaan di luar kita seperti kemacetan, kondisi ekonomi, pemerintahan dan lain sebagainya.

Semoga bermanfaat

Sumber: Power of Life

Narasumber: Bapak Fauzi Rachmanto