| Start: | May 18, '12 09:00a |
| Location: | SAJIAN SUNDA SUMBARA, Jl. Walter Mongonsidi No. 19 Jakarta Selatan |
Tampilkan postingan dengan label pengalaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengalaman. Tampilkan semua postingan
Jumat, 18 Mei 2012
School of Life tema Manajemen Kecewa
Senin, 14 Juli 2008
Pengalaman dengan Internet nge-hank (komputer saya maksudnya)
Akhirnya saya seminggu gak bisa nge-net gara-gara komputer (yang memorinya cuma 256 MB dan Hardisknya cuma 40 GB) nge-hank. Yah repot deh, soalnya kan lagi ikut koordinasi Ulang Tahun MPID tahun 2008
Kata teknisi dari Firtsmedia komputer saya overloaded (kebanyakan program yang tidak perlu, yang saya sendiri saja juga jarang pakai)
Akhirnya, Ahad malam dibela-belain gak tidur supaya bisa meng-uninstall program-program (terutama yang gratisan) sebanyak mungkin :(, padahal yang namanya Insomnia sudah hampir sembuh berkat diterapi dengan SEFT oleh teman-teman Alumni Logos Insititute.
Setelah sukses meng-uninstall program-program tersebut, saya coba bersihkan registri yang tersisa dengan program Wise Disk Cleaner dan Wise Registery Cleaner dari Wisecleaner
Yang paling menarik, pada saat saya sekalian melakukan Defragementasi Hard Disk dengan menggunakan Program untuk men-defragmentasi Hard disk dari Auslogic, performa Hard Disk meningkat menjadi 7 persen. Wow, biasanya cuma 1 atau 2 persen saja loh. Mungkin karena program-program yang membebani komputer saya sudah dibuang.
Setelah registry dibersihkan pakai Wise Registry Cleaner, saya coba defrag registry komputer saya dengan Program Registry Defrag. Hasilnya lumayan juga, peningkatan performa sekitar 5 persen
Nah, apa hikmah dari cerita ini?
- Para pengguna Internet memang harus terus belajar tentang teknologi, minimal biaa merawat komputer sendiri agar bisa nge-net terus, terutama program-program utilitas, banyak koq yang gratis.
- Tidak ada salahnya punya teman yang ahli IT supaya kalau ada masalah bisa tanya-tanya.
Jangan kompromikan keamanan komputer anda demi performa atau kecepatan dengan menghilangkan antivirus, firewall, antispyware dan sebagainya.
- Pastikan program-program yang anda install benar-benar anda butuhkan, apabila tidak program-program tersebut akan membebani kerja komputer. Jangan mentang-mentang gratisan main install saja tanpa perhitungan.
- Sebaiknya hindari main game yang terlalu menguras resource atau sumber daya computer, kecuali komputer anda adalah komputer super canggih yang memory-nya diatas 1 GB dan Hardisknya berkapasitas seperti Gudang di pelabuhan, he he he. Masih banyak koq kegiatan yang menyenangkan di komputer selain main game.
Semoga bermanfaat, by the way Anda tidak ingin mendownload seluruh internet kan? He he he.
Sabtu, 03 November 2007
Pengalaman dengan Aliran Sesat
Lagi-lagi aliran sesat!
Beberapa waktu yang lalu, diberitakan di sebuah infotainment, ada beberapa artis yang menjadi korban aliran sesat. Mereka disuruh mengumpulkan uang dengan target tertentu, sampai ratusan juta. Saat itu saya tidak nonton karena sedang sholat jum’at, tetapi ada orang di rumah yang memberitahu saya. Di kampus saudara saya juga marak SMS permintaan bantuan donor darah yang tidak jelas contact person (CP)-nya. Kata anak-anak Rohis di kampusnya, SMS tersebut berasal dari aliran sesat yang mata duitan tersebut. Modus yang mungkin baru ini, yaitu dengan pura-pura minta pertolongan donor darah itu juga sangat kejam sebab nanti semua orang akan takut menolong orang lain, takut ”diporotin” (diperas habis-habisan). Ada lagi aliran yang punya Nabi baru, yang katanya ”menggantikan” Rasulullah SAW dan lain sebagainya.
Saya sendiri dulu pernah akan direkrut aliran tersebut beberapa tahun yang lalu. Saya diajak teman SMA untuk ikut suatu pengajian. Dalam pengajian tersebut (yang bagi saya lebih tepat disebut indoktrinasi), saya diminta (atau lebih tepatnya dipaksa) berhijrah. Karena saat itu saya masih ragu-ragu, saya diajak pergi ke luar kota (daerah sekitar Desa Limo, dekat Bogor). Yang membuat saya tidak ”sreg” dengan orang-orang tersebut adalah mereka memaksa saya berbohong saat mengajak saya menginap di suatu tempat. Selain itu, pengetahuan mereka tentang agama sangat payah, bahkan untuk yang senior. Ayat-ayat Al Qur’an banyak yang tidak tahu. Banyak juga hal-hal aneh yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Contoh: Mekkah dalam bahasa Arab kata mereka singkatan dari kata-kata bahasa Arab yang artinya ”Tempat orang-orang yang kafir pada 4JJI” dan Madinah artinya ”Tempat orang-orang yang beriman kepada 4JJI”. Sepengetahuan saya, nama kota Mekkah sudah ada dari dulu dan ajaran singkat-singkatan itu entah dalil atau sumbernya dari mana. Karena sudah kesal, mereka langsung saya bentak dengan keras dan saya dengan tegas minta dipulangkan. Saya akhirnya diantar ke terminal Pasar Minggu.
Beberapa waktu kemudian, saya menghadiri pengajian yang membahas aliran sesat. Saya bertanya pada narasumber yang mantan aliran tersebut dan ternyata apa yang saya ceritakan sesuai dengan pengalaman beliau.
Ust. Hartono Ahmad Jaiz yang juga menjadi narasumber acara pengajian tersebut menjelaskan bahwa aliran-aliran sesat berada pada dua kutub ekstrem; ada yang sangat mudah meng-kafirkan orang di luar aliran/golongannya atau ada yang bersikap begitu longgar dan bebas sehingga terkesan liberal (bablas!)
Berikut beberapa saran untuk menghindari aliran-aliran sesat:
1. Jangan takut ikut pengajian, tetapi pastikan bahwa pengajian yang kita ikuti adalah pengajian yang sesuai dengan petunjuk Al Qur’an dan Sunnah. Adanya aliran-aliran sesat tersebut adalah bukan tidak mungkin bertujuan agar banyak orang termasuk kita takut ikut pengajian. Apabila kita takut ikut pengajian, kita malah rentan terbujuk dan terekrut aliran-aliran sesat. Takut pengajian, jadi tidak punya ilmu. Tidak punya ilmu, jadi rentan terekrut aliran sesat. Terjadilah lingkaran setan yang mengerikan.
2. Pelajarilah ciri-ciri aliran sesat, minimal secara umum. Informasi tentang aliran sesat dapat diperoleh dari buku-buku dan VCD terbitan LPPI, Pustaka Al Kautsar dan lain-lain, terutama tulisan bapak Ust. Hartono Ahmad Jaiz, Ust. Amin Djamaluddin dan sebagainya. Lebih baik lagi apabila kita bisa hadir di pengajian yang membahas aliran-aliran sesat tersebut.
3. Bertemanlah dengan orang-orang sholeh yang bisa dipercaya integritas, karakter dan keilmuannya. Lebih baik lagi bila kita bisa bergabung dengan organisasi-organisasi remaja dan pemuda masjid yang jelas keilmuannya. Apabila kita memiliki situs pribadi/blog (blogspot, multiply, wordpress dll), kita dapat mencantumkan link ke situs-situs remaja dan pemuda mesjid tersebut. Dengan demikian kita dapat membantu para pengunjung situs/blog kita untuk membentengi aqidah mereka dari infiltrasi macam-macam aliran sesat.
Semoga bermanfaat.
Beberapa waktu yang lalu, diberitakan di sebuah infotainment, ada beberapa artis yang menjadi korban aliran sesat. Mereka disuruh mengumpulkan uang dengan target tertentu, sampai ratusan juta. Saat itu saya tidak nonton karena sedang sholat jum’at, tetapi ada orang di rumah yang memberitahu saya. Di kampus saudara saya juga marak SMS permintaan bantuan donor darah yang tidak jelas contact person (CP)-nya. Kata anak-anak Rohis di kampusnya, SMS tersebut berasal dari aliran sesat yang mata duitan tersebut. Modus yang mungkin baru ini, yaitu dengan pura-pura minta pertolongan donor darah itu juga sangat kejam sebab nanti semua orang akan takut menolong orang lain, takut ”diporotin” (diperas habis-habisan). Ada lagi aliran yang punya Nabi baru, yang katanya ”menggantikan” Rasulullah SAW dan lain sebagainya.
Saya sendiri dulu pernah akan direkrut aliran tersebut beberapa tahun yang lalu. Saya diajak teman SMA untuk ikut suatu pengajian. Dalam pengajian tersebut (yang bagi saya lebih tepat disebut indoktrinasi), saya diminta (atau lebih tepatnya dipaksa) berhijrah. Karena saat itu saya masih ragu-ragu, saya diajak pergi ke luar kota (daerah sekitar Desa Limo, dekat Bogor). Yang membuat saya tidak ”sreg” dengan orang-orang tersebut adalah mereka memaksa saya berbohong saat mengajak saya menginap di suatu tempat. Selain itu, pengetahuan mereka tentang agama sangat payah, bahkan untuk yang senior. Ayat-ayat Al Qur’an banyak yang tidak tahu. Banyak juga hal-hal aneh yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Contoh: Mekkah dalam bahasa Arab kata mereka singkatan dari kata-kata bahasa Arab yang artinya ”Tempat orang-orang yang kafir pada 4JJI” dan Madinah artinya ”Tempat orang-orang yang beriman kepada 4JJI”. Sepengetahuan saya, nama kota Mekkah sudah ada dari dulu dan ajaran singkat-singkatan itu entah dalil atau sumbernya dari mana. Karena sudah kesal, mereka langsung saya bentak dengan keras dan saya dengan tegas minta dipulangkan. Saya akhirnya diantar ke terminal Pasar Minggu.
Beberapa waktu kemudian, saya menghadiri pengajian yang membahas aliran sesat. Saya bertanya pada narasumber yang mantan aliran tersebut dan ternyata apa yang saya ceritakan sesuai dengan pengalaman beliau.
Ust. Hartono Ahmad Jaiz yang juga menjadi narasumber acara pengajian tersebut menjelaskan bahwa aliran-aliran sesat berada pada dua kutub ekstrem; ada yang sangat mudah meng-kafirkan orang di luar aliran/golongannya atau ada yang bersikap begitu longgar dan bebas sehingga terkesan liberal (bablas!)
Berikut beberapa saran untuk menghindari aliran-aliran sesat:
1. Jangan takut ikut pengajian, tetapi pastikan bahwa pengajian yang kita ikuti adalah pengajian yang sesuai dengan petunjuk Al Qur’an dan Sunnah. Adanya aliran-aliran sesat tersebut adalah bukan tidak mungkin bertujuan agar banyak orang termasuk kita takut ikut pengajian. Apabila kita takut ikut pengajian, kita malah rentan terbujuk dan terekrut aliran-aliran sesat. Takut pengajian, jadi tidak punya ilmu. Tidak punya ilmu, jadi rentan terekrut aliran sesat. Terjadilah lingkaran setan yang mengerikan.
2. Pelajarilah ciri-ciri aliran sesat, minimal secara umum. Informasi tentang aliran sesat dapat diperoleh dari buku-buku dan VCD terbitan LPPI, Pustaka Al Kautsar dan lain-lain, terutama tulisan bapak Ust. Hartono Ahmad Jaiz, Ust. Amin Djamaluddin dan sebagainya. Lebih baik lagi apabila kita bisa hadir di pengajian yang membahas aliran-aliran sesat tersebut.
3. Bertemanlah dengan orang-orang sholeh yang bisa dipercaya integritas, karakter dan keilmuannya. Lebih baik lagi bila kita bisa bergabung dengan organisasi-organisasi remaja dan pemuda masjid yang jelas keilmuannya. Apabila kita memiliki situs pribadi/blog (blogspot, multiply, wordpress dll), kita dapat mencantumkan link ke situs-situs remaja dan pemuda mesjid tersebut. Dengan demikian kita dapat membantu para pengunjung situs/blog kita untuk membentengi aqidah mereka dari infiltrasi macam-macam aliran sesat.
Semoga bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)