Selasa, 29 Januari 2008

Harga yang harus dibayar untuk meraih kesuksesan

Harga yang harus dibayar untuk meraih kesuksesan

Ditranskrip dari Acara "Mutiara Pagi: The Power of Life" tanggal 30 Januari 2008, Narasumber: Mbak Niekmah (http://nieksukses.blogspot.com)

Ternyata untuk Sukses, ada harga yang harus dibayar.  Maka, jangan takut membayar harga untuk mendapatkan kesuksesan.  Kebanyakan orang tidak mau atau tidak berani bayar harga sehingga sulit sekali untuk sukses.

Apa saja yang harus dilakukan untuk membayar "The Price of Success" ini?

  1. When you have time, prepare for the best (jika anda punya waktu, lakukan persiapan yang baik)Banyak atlit yang terkadang jauh sebelum bertanding atau mengahdapi tantangan kurang melakukan persiapan saat waktu lapang dan mati-matian berlatih menjelang pertandingan.  Banyak di antara mahasiswa menerapkan sistem SKS (Sistem Kebut Semalam) sehingga tidak dapat menyelesaikan tantangan perkuliahan dengan baik.Banyak pelamar kerja yang gagal saat menghadapi wawancara karena kurang melakukan persiapan dengan melakukan pencarian informasi yang memadai.Banyak diantara kita buang-buang waktu untuk bersenang - senang, hingga lupa mempersiapkan hal-hal yang harus kita persiapkan untuk menghadapi tantangan di masa depan.  Persiapan yang harus dilakukan antara lain:Persiapan fisik dengan berolah raga teratur, persiapan mental dengan belajar dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan, persiapan emosional dengan berlatih dengan orang lain dan persiapan spiritual dengan beribadah dan berdoa.
  2. When you have a chance, do your best (jika punya kesempatan lakukan yang terbaik) Misalnya, kita sudah bekerja, walaupun gajinya belum seberapa, kita tetap harus melakukan yang terbaik.  Jangan sampai hanyakarena belum mendapat pujian dari orang lain (atasan, rekan kerja) sehingga tidak mau melakukan yang terbaik, walaupun ini kesempatan yang kita raih, maka lakukan yang terbaik bila kita diminta melakukan training, mengajar tanpa di bayar sebenarnya kita sedang  mendapatkan kesempatan untuk menanam bibit kepercayaan baik untuk diri kita sendiri atau orang lain, ada kemungkinan kita akan mendapat kepercayaan dari orang lain. Kesempatan memang selalu datang selama kita masih hidup, namun kita tetap rugi karena kehilangan waktu saat kita melewatkan kesempatan tersebut.  Apabila kita melakukan yang terbaik dalam suatu kesempatan, sebenarnya kita sedang mengasah kemampuan kita sehingga cepat atau lambat kita akan mendapat hasil yang lebih besar.  Bisa jadi di luar tempat kerja kita ada perusahaan-perusahaan atau orang-orang yang membutuhkan ketrampilan atau kompetensi kita yang sudah terasah di tempat kita bekerja saat ini.
  3. Get an inner feeling when you have done your best (Ketika anda telah melakukan yang terbaik, rasakan adanya kepuasan dalam diri anda)Sekarang ini memang motif ekonomi sangat menonjol, orang-orang mengharapkan bayaran dalam bentuk materi yang banyak dalam waktu singkat.  Hal ini merupakan sesuatu yangwajar namun di dunia ini segala sesuatu ada prosesnya.  Akan selalu ada kesenjangan antara idealisme kita dan keadaan kita sekarang.  Apabila kita bersedia mendapat bayaran kurang dari yang kita harapkan dan tetap memberikan yang terbaik, kita akan mendapatkan hal-hal yang anda inginkan suatu saat nanti.  Lakukan yang terbaik dan rasakan kepuasan dalam diri, sehingga suatu saat orang-orang akan menyadari dan menghargai apa yang kita telah lakukan.  Lakukanlah pekerjaan dengan keikhlasan dan ketulusan setinggi mungkin.Perbaiki niat kita, bila hanya karena materi, maka kita akan kepayahan. Tetapi bila kita melakukan pekerjaan/tugas-tugas kita dengan niat yang lebih tinggi, yaitu keridloan Alloh sWT, maka kita akan: terlatih melakukan yang terbaik, menciptakan lingkungan yang lebih baik dan menjadi penebar rahmat kepada semua orang.
    Caranya adalah dengan:
    1. Memperbaiki niat, ikhlas karena Alloh SWT.
      2. Cari orang-orang yang baik dan memiliki keahlian yang kita perlukan untuk ditiru.
    3. Ciptakan lingkungan yang lebih baik
  4. Challange the limit of your ability (Tantanglah batas kemampuan anda).  Kebanyakan dari kita hanya mempergunakan 5 sampai 10% dari kemampuan maksimal kita.  Jangan biarkan latar belakang, kelemahan dan kekurangan diri kita menghambat kita meraih kesuksesan.  Banyak tokoh besar yang memiliki kelemahan namun tetap dapat meraih kesuksesan, seperti Syekh Ahmad Yassin dari Palestina, Beethoven, Helen Keller dll.  Di Yunani Kuno, ada seorang orator yang berlatarbelakang orang gagap namun berlatih keras denganc ara memasukkan kerikil ke mulutnya dan berlatih berbicara di depan deburan ombak laut. Jika kita melakukan yang terbaik, maka kita akan mendapatkan yang terbaik.
  5. Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

     

Kamis, 24 Januari 2008

Mentalitas To Give

"Jangan tanyakan apa yang negara beri pada anda, tetapi tanyakan apa yang anda berikan pada negara" Jhon F Kennedy

makna dari mentalitas "to give" adalah mentalitas yang selalu mendorong diri kita untuk  selalu ingin memberi kepada orang-orang di sekitar kita.  Kebalikan dari mentalitas ini adalah mentalitas to get, yaitu mentalitas yang selalu mendorong diri kita untuk  selalu memfokuskan diri pada apa-apa yang bisa kita dapatkan, biasa disebut aji mumpung saya apa.
mentalitas to give sayangnya belum membudaya di negeri kita sebagaimana yang kita dengar para pejabat di KPU belum-belum sudah minta tunjangan macam2, padahal kinerja belum ketahuan.  Contoh lain, beberapa daerah masyarakat rusak kantor bupati anggota dewan dll karena para pejabatnya masih bermentalitas to get.
Hal-hal yang membuat mentalitas to give ini belum tersebar merata, bahkan yang tersebar luas adalah mentalitas to get antara lain: budaya materialistik dan kapitalistik yang merasuki bangsa ini.Pada akhirnya, mentalitas to get menyebabkan terjadinyapenebangan hutan liar alias illegal lodging, korupsi dan sebagainya, kenaikan harga sembako, kedele dan sebagainya yang hanya menguntungkan  segelintir orang
zaman orde baru dahulu kita mengenal apa yang namanya trickle down effect, yaiut perinsip memberdayakan pengusaha agar masayarakat tertolong seperti gelas yang diisi penuh air sehingga meluber.  Namun, pada kenyataanya gelasnya yang makin gede sehingga manfaat utk dia dan kelompoknya saja, persis lagu dangdut yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin

Bagaimana mempraktekkan mentalitas to give dalam hidup sehari-hari?

  1. Merenungkan apa yang sudah saya berikan pada pasangan, keluarga, tetangga, rekan kerja, perusahaan, atasan, anak buah, negara, agama dll.  Termasuk memikirkan apa-apa yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
  2. Setelah jawabannya kita dapatkan, setiap hari harus kita melakukan hal-hal terbaik agar selalu bisa beri manfaat pada saat kita beraktivitas.

Dengan mentalitas to give, hidup kita jadi nikmat, tidak jadi beban, selalu bersyukur dan penuh semangat sehingga orang-orang merasakan keberadaan kita, jangan sampai orang lain tidak peduli, sama saja ada atau tidak.  Mentalitas ini juga mendorong kita untuk terus-menerus berprestasi, sehingga kita menjadi orang yang bermanfaat.

Bagaimana jika tidak punya apa2Memberi tidak selalu dalam bentuk harta,tetapi juga tahta, kata, cinta, doa

  1. Harta: sumbangan, yaa ratusan ribu semua, cari seribuan kusut eh minta syurga, keterlaluan padahal 1000 utuk wc umum
  2. Tahta: Jabatan tugas-tugas rutin harus didelegasikan karena bagi mereaka sesuatu yang menantang, jangan terus menerus ditelepon.  Bila begitu, sang atasan berarti gagal punya mentalitas to give
  3. Kata dalam bentuk ilmu.  Bila kita berbagi ilmu, sumbangkan pencerahan gratisi, ilmu malah nambah karena perlu belajar, baca buku, tanya ahli makin to give makin banyak yang kita dapat
  4. Berbagi cinta: Beri perhatian, tengok bila sakit, berempati,walaupun tidak punya harta.
  5. Berdoa: Jangan malas berdoa untuk orang lain.  Manfaatkan waktu-waktu yang tepat untuk berdoa bagi saudara-saudara kita.  Do'a kepada orang lain yang tidak diketahui orang yang bersangkutan adalah do'a yang paling cepat dikabulkan.

Mentalitas to give didasari oleh kenyataan bahwa apabila kita berbuat baik dan sering memberi kepada orang lain, maka suatu saat kebaikan-kebaikan kita tersebut akan kembali kepada kita sendiri, walaupun bukan dari orang-orang yang menerima kebaikan kita tersebut.  Apalagi sebagai bagian dari kaum muslimin, kita percaya bahwa 4JJI sWT Maha Kuasa untuk mengatur segala hal di dunia ini

Selamat mencoba, semoga bermanfaat

Ditranskrip dari Bapak Jamil Ahzaini dalam acara Life Excellence, kerjasama Radio Trijaya FM dan Kubik Leadership, setiap hari Kamis jam 17:00 - 18:00

Hamaslovers

http://hamaslovers.wordpress.com/
Bagi teman-teman yang ingin lebih jauh mengenal perjuangan HAMAS dan Palestina, Bapak Faisal Assegaf, wartawan internasional Tempo Group, yang selama ini cukup loyal terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina, menuliskan semua karya tulisnya tentang palestina ke dalam sebuah blog. Baik hasil wawancara maupun mengutif dari sumber lain.
Tulisan-tulisannya dalam blog ini pernah dimuat di Koran Tempo dan Majalah Tempo.Bagi teman-teman yang berminat melihat blog faisal assegaf, silahkan membuka blog hamaslovers. wordpress. com.
tengs!,

Rabu, 23 Januari 2008

PARIS (Pengajian Akhir Pekan RISKA)

Start:     Jan 25, '08 6:00p
End:     Jan 25, '08 9:30p
Location:     Ruang Ibadah Masjid Agung Sunda
Assalamu'alaikum Saudara/i-ku yang dirahmati Allah SWT,


Berakhir pekan bersama* RISKA (Remaja Islam Sunda Kelapa) *di* PARIS
(Pengajian Akhir Pekan RISKA) *terasa lebih istimewa.

Kami kembali mengundang rekan-rekan pada:

Hari / Tanggal : Jum'at / 25 Januari 2008
Waktu : Pkl 18.00 - 20.30 WIB (Sholat
Maghrib &
Isya berjamaah di Masjid Agung Sunda Kelapa)
Tempat : Ruang Ibadah Masjid Agung Sunda
Kelapa,
Jl. Taman Sunda Kelapa No. 16 Menteng - Jakarta
Tema : *BEDAH BUKU "AGAR BIDADARI CEMBURU
PADAMU"**
*Pembicara : *Ust. **Salim A. Fillah (Penulis Buku
Best
Seller "Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan") *

Acara ini GRATIS dan terbuka untuk UMUM.

Ditunggu kehadirannya & silahkan menyebarkan Informasi ini ke saudara/i
kita.

Info Selengkapnya:
- Sekretariat RISKA (021) 319-05839
- Eko Cahyadi (021) 711-57396 Resensi Buku Agar Bidadari Cemburu Padamu
- Muni (021) 6888-6012

Jazakumullahu khairan katsiran.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

PS: Buku "Agar Bidadari Cemburu Padamu" tersedia di Sekretariat RISKA
harga
* 32 ribu rupiah * (edisi softcover).

Telp/sms ke Muni di 021-68886012 / 08129788260 Pesen sekarang ya….





*Remaja Islam Sunda Kelapa - RISKA,*
Remaja Islam yang punya gaya TM
Sekretariat:
Jl. Taman Sunda Kelapa #16
Menteng, Jakarta Pusat 10310
telp. 021 - 31905839
fax. 021 - 3154179
email: remajaislamsundakelapa@gmail.com
website: www.riskaonline.org

Selasa, 22 Januari 2008

Pelatihan "The Power of Life"

Start:     Feb 2, '08 09:00a
End:     Feb 2, '08 5:00p
Location:     Pusat Studi Jepang, UI, Depok
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika. Biaya pelatihan Rp. 200.000,- (jika daftar sebelum 25 Januari bayar 100.000,-). Para trainer antara lain Bp. Eri Sudewo, Bp. Zainal Abidin, Bp. Supardi Lee, Ibu Nikmah (para pembicara acara The Power of Life di Radio Trijaya FM). Informasi hubungi: Institut Kemandirian:
Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School

Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408,

91261823

5 Tips dari Bapak Supardi Lee

Photobucket5 tips dari Bapak Supardi Lee dalam menyambut tahun baru, ditranskrip dari acara Mutiara Pagi: The Power of Life tanggal 10 Januari 2008/1 Muharram 1429 H.  Tips ini berdasarkan prinsip-prinsip berlalu lintas.

  1. PATUHI RAMBU:dalam berlalu lintas,saat berada di jalan, kita harus mematuhi rambu-rambu yang ada. seperti di mana walaupun kita berniat melakukan sesuatu yang baik, apabila kita melanggar rambu yang ada, tidak akan baik hasilnya. Rambu-rambu yang ada dalam hidup sebenarnya bertujuan untuk mempermudah kehidupan kita, bukan untuk menghambat atau mempersulit kehidupan kita. Bayangkan bila di jalan tidak ada rambu lalu lintas, kesemrawutan adalah hasilnya dan tidak akan ada orang yang bisa selamat di jalan tersebut.  Demikian pula dengan seluruh area dalam kehidupan kita yang lain.  Dengan adanya peraturan tersebut, hidup manusia akan teratur.  Saat kita melanggar rambu, seperti korupsi, kita telah membuat kerusakan yang besar.  Jika kita patuh pada rambu-rambu yang berupa Syariat dan Sunnatullah, kita akan jadi orang yang disiplin.  Contoh Rambu Syariat: Sholat wajib lima waktu yang telah ditentukan waktunya, sholat sunnah, puasa wajib dan sunnah dsb. Kita juga harus membuat rambu-rambu pribadi untuk diri kita sendiri dengan merujuk pada rambu-rambu yang utama sebagai komitmen bagi kita.  Misalnya, saya ingin bangun pagi jam 4, menghentikan kebiasaan buruk, dan sebagainya agar hidup kita jadi lebih baik dan terus meningkat kualitasnya
  2. TINGKATKAN KECEPATAN:Kita bila berkendaraan punya batas kecepatan maksimal, namun banyak yang memilih untuk berkendaraan dengan lambat agar aman.  Namun, sekarang kita harus memacu kendaraan kita dengan cepata tetapi tetap aman dan nyaman.  Banyak orangyang memilih untuk hidup biasa-biasa saja dan membiarkan kelemahan orang lain dan keadaan lingkungan untuk menghambat kecepatan kita.  Dalam hidup kita harus bisa cepat menjalani kehidupan tanpa mencelakakan diri sendiri dan orang lain dalam segala area kehidupan kita seperti pendidikan, karier, dan sebagainya.Meningkatkan kecepatan kita menjalani kehidupan memang mengandung resiko yang  besar, namun apa bila kita berlambat-lambat justru memiliki resiko yang lebih besar, yaitu pudarnya kepercayaan orang lain dan tersaingi oleh para pesaing kita.Menurut Prof. Edison, ahli Bioenergi, Brazil sudah siap dengan bio-energi sehingga mereka tidak terpengaruh oleh kenaikan harga minyak dunia.  Kita ternyata telah kalah oleh Brazil, Vietnam, Thailand dan lain-lain.
  3. SILAHKAN MENAMBAH (KUALITAS ATAU KUANTITAS) KENDARAAN ANDA:Kendaraan lama tentu saja performanya telah menurun, sehingga tidak dapat dipacu secara maksimal.  Kita harus meng-upgrade atau mengganti kendaraan dengan yang lebih baik. Artinya, kita harus meraih kualitas hidup yang lebih baik.  apabila kita bisa mendapat pekerjaan baru atau pekerjaan tambahan yang bisa membuat kita lebih nyaman dan kualitas kehidupan kita meningkat, lakukanlah.seekor Monyet ingin makan kacang, sehigga dia masukkan tangannya ke kendi dan tidak bisa keluar.  Banyak orang seperti ini, tidak mau melepaskan kacang-kacang tersebut padahal dimakan juga tidak bisa, tidak mau atau tidak berani bertindak untuk mengadakan perubahan.  Hidup adalah pilihan, maka pilihlah yang terbaik.
  4. UBAHLAH LAMPU MERAH JADI LAMPU HIJAU:Apabila kita berada di lampu merah (masalah), kita harus aktif.  Apabila tidak, maka akan ada inefisiensi, sebentar-sebentar berhenti, padahal waktu berjalan terus.Banyak orang membiarkan lampu merah (orang lain, keadaan lingkungan, diri sendiri) menghambat perjalanan hidupnya.Kita akan dikalahkan dengan orang yang memiliki kecepatan lebih rendah namun terus berjalan.  buatlah hidup jadi mudah dan berprasangkabaiklah kepada kehidupan dan Yang Maha Memiliki Kehidupan.  Pilihlah menjadi orang yang luar biasa, dipermudah oleh 4JJI sWT dalam kehidupan ini.  ada 10 persen orang di dunia yang menguasai 80 uang di dunia ini, jadilah salah satu dari mereka.Keyakinan tersebut harus ditopang dengan kompetensi dan karakter yang memadai agar kita tidak hanya jadi pengkhayal saja.  Kita harus mengambil resiko dengan bertindak untuk mewujudkan impian kita. jangan Hanya berpuas diri karena kita akan terhenti padahal kita berhak mendapat yang lebih baik.  Dengan cara-cara yang lebih baik, Insya 4JJI lampu merah berubah jadi lampu hijau.  
  5. BILA TERJEBAK MACET, BERDOALAH SUPAYA JADI ORANG YANG KUAT: Apabila kita terjebak macet (mendapat masalah) kita justru harus minta dikuatkan agar kita jadi orang yang sabar, selalu bersyukur, ikhlas dan sebagainya. Banyak orang berdoa agar tidak dapat masalah, padahal masalah adalah bagian dari kehidupan.  Makin kuat seseorang, makin berat masalahnya, masalah seorang Presiden tentu lebih berat dari ketua RT, misalnya.  Kita justru harus belajar dari masalah agar kita bisa menjadi orang yang lebih baik. 
Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823   

Senin, 21 Januari 2008

Hiks, Charger MP3 yang malang

Tadi malam saya pergi ke jalan Ungaran sekalian sholat Isya di Masjid Tangkuban Perahu.  Di sana sekalian nonton film "Blade the Series" di Trans 7.  Sampai di rumah, tiba-tiba baru ingat bahwa saya sedang men-charge MP3 yang biasa saya pakai buat rekam kuliah subuh dari sore.  Dan, ........ chargernya meleleh sehingga tidak bisa dipakai lagi.  Hiks, sesal belakangan tentu enggak ada gunanya, yang penting ada pelajaran buat saya agar lebih hati-hati dengan peralatan elektronik atau gadgets

Photobucket

Yah, semoga pelajaran ini bermanfaat bagi kita semua, Amiiiin