Tampilkan postingan dengan label mbakniek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mbakniek. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Maret 2009

[Transkrip] Kunci Kebahagiaan dan kesejahteraan hidup

Narasumber: Mbak Niek

Setiap orang ingin merasakan kebahagiaan dan kesejahteraan hidup, walaupun barometernya bisa berbeda-beda.

Bagaimanapun kondisi anda saat ini, apapun modal anda saat ini, anda berhak mendapatkan kebahagiaan hidup.  Tidak ada syarat tertentu semua orang berhak bahagia selama dia menginginkan kebahagiaan itu.   

Kunci2 tersebut antara lain:

1. Belajar menangani rasa putus asa

Banyak orang merasa putus asa saat ditimpa musibah atau mengalami masalah/kesulitan spt diputuskan kekasih, ditolak calon istri/suami, belum dapat pekerjaan, stress dll.  Kita harus belajar menangani putus asa.  Putus asa bisa mengakibatkan tekanan mental dalam kehidupan kita. Tekanan tersebut bisa membuat kita tidak bersemangat dalam hidup ini.  Bagaimana agar kita bisa mengatasi perasaan putus asa ini?

Belajar menangani proses menuju hal tertentu dgn cara belajar

1. Jangan berkeringat hal2 kecil.  jgn khawatir hal2 kecil

2. Ingatlah bahwa semua hal kecil, kita kan merasa lebih ringan.  Anggapan bahwa masalah2 besar adalah dari diri sendiri yang manganggap masalah2 itu monster yang mengerikan.  

Anggapan bahwa masalah itu besar bisa menimbulkan rasa putus asa.

Allah SWT tidak akan memberi masalah lebih besar dari kemapuan kita mengatasinya, sehingga kita perlu belajar mengatasi masalah. terhindar dari putus asa.  Mimpi kita pun terhenti karena keputusasaan yang kita alami.  

Kisah Federal Express yang merencanakan 150 ekspedisi per bulan namun hanya 6 yang masuk.   Bila hal itu terjadi pada diri kita, mungkin akan banyak diantara kita yang berhenti. persaingan banyak kompetisi ketat konsumen terbatas dll.  

belajar banyak dari orang2 yang mengalami beragam tekanan bangkit lalu dapat hal2 yang tidak terduga.

2. Belajar mengatasi penolakan:

Berapa banyak diantara kita yang takut untuk mencoba sesuatu karena takut ditolak.  

Sejarah membuktikan bahwa orang2 yang sukses adalah orang-orang yang tidak takut ditolak, mereka terus berusaha walaupun mendapat banyak penolakan di sana sini, seperti Kolonel Sanders pendiri KFC, Thomas Alfa Edison dll.  Bahkan RAsulullah SAW juga dahulu mendapat banyak penolakan dari kaumnya sebelum berhasil meng-Islam-kan seluruh jazirah Arabia.  

Mereka menganggap penolakan sebagai sumber energi atau sumber kekuatan untuk membuat pribadi mereka menjadi pribadi yang agung, lebih besar dan lebih kuat.  Sehingga mereka bisa bertahan terhadap penolakan2 walaupun beribu kali.   

Orang yang ditolak lalu merasa "down" adalah orang2 yang tidak lagi berpegang teguh pada keinginannya.  Dia tidak lagi bisa meraih keinginan dan mimpi2nya.  

Bisa jadi penolakan itu disebabkan oleh cara atau waktu yang kurang tepat.  

Bukankah apabila kita tidak pernah ditolak kita tidak akan pernah introspeksi, tidak pernah ada motivasi memperbaiki diri dsb? dengan catatan anda tidak berhenti.  


3. Belajar menangani tekanan kesulitan keuangan

Banyak orang yang Penghasilannya ada, bahkan banyak namun tidak bisa menyimpan yang sudah dimiliki dan mengeluarkan uang/harta tersebut di jalan yang tepat. Malahan seringkali dikejar-kejar petugas kartu kredit.   

Kita harus belajar agar tahu bagaimana mencari, menyimpan dan membelanjakan uang.  Bagaimana mencari uang yang cukup dengan cara yang halal dan baik, menyimpan uang tersebut dengan baik dan mengeluarkan di jalan yang halal baik dan tepat sasaran.  

(keterangan lebih lanjut bisa dibaca di buku Pak Supardi Lee, The Rich Plan)

Kesejahteraan berkaitan dengan materi, kebahagiaan tidak harus berkaitan dengan materi.  Kebahagiaan lebih berkaitan dengan ketenangan.  Yang membuat kita sulit melihat jalan keluar adalah karena kita tidak tenang.  Kita perlu meluangkan waktu sedikit untuk menjadi observer/pengamat bagi diri sendiri.  dengan demikian, kita akan bisa melihat diri kita sendiri dengan lebih objektif.  Apabila sering dilatih dengan baik, Insya Allah kita akan lebih tenang.

Jika anda menetapkan kesejahteraan dgn rumah yang sederhana, kendaraan keluarga dan pasangan hidup yang baik dan anak2 yang sholeh, usahakan agar diraih agar anda bahagia.  Namun, apabila belum, jadilah orang yang bahagia.  Orang yang bahagia akan mudah mengundang kebaikan dari orang lain, termasuk kepercayaan.  Materi dan kesejahteraan akan mengikuti cepat atau lambat.  

4. Belajar Berikan lebih dari apa yang anda harapkan diterima dari orang lain

dalam kehidupan berumah tangga, banyak istri/suami yang mengeluh bahwa pasangannya kurang perhatian namun itdak ada yang mau mulai, sama2 nunggu. Jika salah satu memberi kepada yang lain, bahkan memberi lebih, maka dia akan menerima apa yang dia harapkan.  

Jika anda sudah punya perusahaan, rumah mewah dll, namun hanya dinikmati sendiri, itu bukan kebahagiaan atau kesejahteraaan.  Jika sudah banyak orang yang menikmati, itulah kebahagiaan dan kesejahteraaan

Anthony Robbins dalam Unlimited Power.  Pada suatu hari Thanksgiving, dia tidak punya apa.  Tiba ada yang mengetuk pintu tempat tinggalnya dan memberi parcel, daging kalkun dll.  Dia merasa bahagia dan termotivasi untuk memberi kebahagiaan kepada orang lain.  Dia memberi banyak hal setiap hari thanksgiving saat dia sudah sukses dan jadi motivator no. 1

Jika seseorang bahagia dan sering membagi kebahagiaan kpd orang lain, maka orang ini akan tetap hidup di hati orang2 yang dia beri kebahagiaan.  

Memberi bisa berupa materi atau non materi, namun jika kita selalu memberi keduanya, misalnya sedekah dgn senyum, tentu

Orang yang bahagia akan tampak dari gerak-geriknya, lebih terarah, elbih teratur dan lebih bisa menebarkan energi kebaikan.  Orang yang bahagia terlihat dari wajahnya selalu berseri-seri walaupun sedang tidak tersenyum.  Dia juga memiliki penerimaan pada orang lain, bisa menerima siapa saja.  

ketika hati bahagia dan bersinar, energi kebahagiaan otomatis memancar keluar.  

Kita ditakdirkan sebagai pemenang, sehingga sesungguhnya kita bisa memenangkan setiap pertandingan di dunia ini.  Insya Allah

Kebahagiaan sejati tidak memerlukan syarat apapun.  Bahagia pada pilihan dan keputusan anda dan latih tersenyum tulus dan ucapkan pada diri anda sendiri "saya bahagia hari ini".  

Mari mengundang kebahagiaan dengan kebahagiaan

Semoga bermanfaat;

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

related link : Resep menuju kebahagiaan

Rabu, 10 September 2008

Alhamdulillah, akhirnya ketemu SANG TERORIS

Hari itu, 11 September 2001, sekitar 7 tahun yang lalu ada peristiwa yang oleh sebagian orang dianggap permulaan "War on Terror".  Peristiwa penabrakan gedung WTC oleh pesawat penumpang.  Sejak itu kita jadi akrab dengan kata "Teroris"

Ngomong-ngomong soal teroris, saya ingin memanfaatkan momentum untuk posting yang ini.  sehari sebelum Ramadhan, tanggal 31 Agustus, saya mengikuti acara Power of Life off Air di Restoran Sari Melayu, Kebayoran.  

Acara terdiri dari 4 sesi:

Sesi pertama diisi oleh Ustadz Bobby Herwibowo dan Pak Ahmad Juwaini, Wapres Dompet Dhuafa Republika.  

Ustadz Bobby mengatakan bahwa menjadi sukses dalam teks agama ternyat kewajiban.  Dalil-dalilnya sebagai berikut:

QS: 3:110
QS: 3:139
QS: 185
QS: 85:11
QS: 33:71
QS: 9:111
QS: 61:12
QS: 64:16

Karakter Manusia sukses diantarnaya:

1. Faith, Keyakinan yang tinggi
2. Visioner, bukan hanya urusan dunia
3. Dedikasi, Amal sholih
4. Komitmen, menjaga nilai-nilai kebaikan
5. Sacrifice, demi sebuah keyakinan
6. Zero error, meminimalisir kesalahan
7. Helping Hand, murah tangan

Sedangkan, pak Ahmad Juwaini lebih banyak bicara soal kecerdasan sosial.  Beliau mencontohkan apabila sukses hanya dimaknai secara materi, bagaimana dengan orang-orang seperti penjaga lintasan kereta yang melakukan tugasnya tanpa pamrih.  Apakah dia bukan termasuk orang sukses? Padahal sang penjaga sudah menyelamatkan nyawa ribuan orang selama dia bertugas.  


Sesi kedua diisi oleh Pak Supadi Lee.  Pertama, pak supardi cerita tentang makhluk yang bisa lompat setinggi 300x panjang tubuhnya.  Binatang itu adalah kutu anjing.  Namun, suatu saat si kutu anjing dikurung di kotak korek api.  Setelah dua minggu, si kutu hanya bisa lompat setinggi kotak korek api.  Setelah itu, jika si kutu anjing punya keluarga, apa yang dia ajarkan pada anak-anaknya? "Nak, jangan lompat tinggi2, kita cuma bisa lompat stinggi ini!"

Banyak Keyakinan2 kita selama ini yang mengurung kita seperti si kutu yang dikurung oleh kotak korek tadi, sehingga kita tidak bisa melompat setinggi mungkin.  

solusinya menurut pak Supardi Lee:

Mengubah keyakinan buruk jadi baik:

   1. Sadari bahwa keyakinan itu memang buruk.
   2. Pilih keyakinan baru yang baik.
   3. Cari fakta yang mendukung keyakinan baik tersebut.
   4. Banyak berkata-kata baik yang sesuai dengan keyakinan tsb.
   5. Buktikan keyakinan baik tsb dengan tindakan.

Pak supardi juga menjelaskan tentang tingkatan Mind space.  Tingkatan ini merupakan jembatan matter dan spirit.  level fisik berbeda-beda, namun di level energi semua sama.  Pemahaman akan hal ini akan menjadi sadar bahwa kita semua terkoneksi satu sama lain.  Saya dengan si fulan secara matter berbeda namun sudah merasa bahawa di sana secara mind space yang ada di sana juga diri saya.  

Dua hal yang sesungguhnya kita miliki dan perlu kita kembangkan adalah consiousness dan free will.  Consiousness atau kesadaran adalah saat kita bisa melihat diri kita seakan-akan kita melihat orang lain.  Kita menjadi penonton bagi diri sendiri.  Kita jadi bisa melihat kekurangan dan kelebihan kita.  Pengetahuan yang kita dapat dari kesadaran itu dapat kita gunakan untuk mendayagunakan free will atau kehendak bebas yang kita miliki.  free will itulah yang menjadi modal kita untuk menghadapi tantangan dalam kehidupan ini.  


Sesi ketiga, sesudah ISHOMA, diisi oleh pak Zainal Abidin alias Jay de Teroris.  

setelah ada permainan sedikit untuk pemanasan, maka sesi bersama sang Teroris pun dimulai.   

Sungguh, kata Bang Jay, merupakan suatu kegilaan yang sangat nyata jika kita ingin mendapatkan hasil yang berbeda (lebih baik, lebih banyak) tetapi melakukannya dengan cara-cara yang sama.  

Jika dianalogikan dengan lagu, perjalanan karir seseorang bisa jadi seperti ini:

1. usia 20 sampai 40 : Maju tak gentar
2. Usia 40 sampai 55 : Naik-naik ke puncak gunung
3. Usia puncak karir: Kemesraan ini janganlah cepat berlalu
4. Usia pensiun: Mimpi sedih, hidupku tak pernah lepas dari penderitaan.  

Bang Jay lalu memberi ilustrasi seperti ini:

ada segerombolan katak tercebur ke dalam Yoghurt, mereka tidak bisa keluar.  Katak2 yang lain mengatakan bahwa mereka tidak mungkin bisa keluar.  Ternyata, ada yang menggerakkan kakinya sedemikian kuat sehingga susu asam alias yoghurt tadi memadat, sehingga sang katak yang tersisa bisa keluar.  Ternyata, kataknya budeg alias tuli.  Jadi tidak dengar kata-kata katak yang lain.  

Jadi, mirip dengan sesi Pak Supardi, terkadang kita perlu "menulikan" telinga kita sementara agar kita bisa mencapai tujuan kita.  

Sedikit sharing cerita, Bang Jay pun pernah dianggap gila karena dia mengatakan pada anak dan istrinya bahwa nanti suatu saat mereka akan tinggal di rumah yang mirip dengan rumah yang pernah dia tunjukkan pada mereka.  

Kita semua punya potensi yang besar, bahkan lebih besar daripada yang kita sadari.  

Bang Jay memang menempatkan dirinya menjadi teroris yang menen"teror" kemalasan dan kenyamanan hidup kita.  Orang Indonesia kalau gak "diteror" ya gak bangkit, he he he.  

Sesi terakhir diisi oleh Ibu Nikmah Nirsyam alias Mbak Niek.  Sesi ini tentang bagaimana kita bisa berterima kasih kepada orang-orang yang dekat dengan kita selama ini.  Sesi ini berbeda dengan yang lain karena Mbka Niek membimbing para peserta untuk masuk ke alam bawah sadar masing2.  Para peserta rileks dan perlahan-lahan dibimbing ke alam bawah sadar.  Saat itulah Mbak Niek memberi sugesti yang mengingatkan para peserta pada orang-orang yang mereka cintai.  Banyak para peserta tidak dapat menahan haru dan air mata saat sesi terakhir ini berlangsung.  

Sesi ini diakhiri dengan nyanyi bareng.  


Alhamdulillah, kebaikan yang selama ini saya lakukan dengan membuat transkrip acara Mutiara Pagi - The Power of Life sangat dihargai oleh teman-teman dari Institut Kemandirian.  Saya juga dapat tanda tangan Bang Jay di buku "Monyet aja bisa cari duit" dan tanda tangan pak Supardi di buku "The Rich Plan - Semua berhak kaya"  (Insya Alloh review menyusul)

Semoga bermanfaat, maaf kurang detil maksudnya supaya penasaran dan kalau ada lagi mau ikut, he he he.

Asyiknya lagi, pulangnya numpang taxi sama mbak Alina Mahamel, penyiar yang biasa mendampingi para narasumber acara Mutiara Pagi - The Power of Life, he hehe.

Institut Kemandirian adalah suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Selasa, 02 September 2008

[TRANSKRIP] Mengembangkan Potensi Diri

Mengembangkan Potensi Diri

Sebenarnya, kita semua punya potensi kehebatan yang luar biasa sebagai perangkat untuk menggapai kesuksesan kita, namun potensi itu biasanya terpendam, tertutup dengan hal-hal negatif di sekitar diri kita atau bahkan dari diri kita sendiri.  Contoh hambatan penggalian dari diri kita sendiri yaitu Sifat negatif dan kata-kata negatif.

Seringkali, kita iri dengan orang lain dan lupa potensi sendiri.  Jarang sekali kita sadari bahwa kita punya potensi lebih dari yang kita bayangkan.  Mulai sekarang, mari kita timbulkan kesadaran dan cari tahu bagaimana caranya dan lakukan agar potensi kita tergali maximal.

Kita harus menyadari bahwa Alloh SWT memberi kepada setiap orang  potensi untuk sukses walaupun secara fisik atau finansial memiliki kekurangan, seperti cacat atau miskin.  Apabila kita sudah yakin bahwa kita dan semua orang punya potensi dan kelebihan, maka kita  akan lebih mudah menggali potensi tersebut.

Hal-hal apa yang membuat kita mampu untuk menggali potensi diri kita:

1. selalu berpikir dan berinisiatif untuk bisa lebih maju dan lebih baik dari hari ke hari.

Pola  pikir kita mempengaruhi pola hidup kita.  Jika kita berpikir bahwa kita adalah orang yang tidak mungkin sukses karena kita orang yang biasa-biasa saja, maka itulah yang akan terjadi dalam hidup kita, karena pola pikir "saya orang yang biasa-biasa saja" itu akan membuat kita enggan untuk berusaha membuat diri kita maju.  Sehingga hasilnya biasa-biasa saja

Padahal, dalam hidup ini hanya ada satu diantara dua pilihan.  Mau meningkatkan kualitas diri ktia terus-menerus atau membiarkan kualitas diri kita turun terus menerus.  Hidup segan mati tak mau.

Pilihan terbaik adalah terus menerus meningkatkan kualitas hidup kita  menjadi lebih baik dan lebih baik.  Efek positifnya akan terasa pada orang-orang di sekitar kita saat kita menjadi lebih baik dari hari ke hari.  

2. Membuka diri dan membuka wawasan untuk menerima ilmu dan pendapat dari hasil pemikiran siapapun.

Salah satu sebab kita sering terserang rasa sombong, takabur dan sebagainya adalah karena kita merasa berat untuk menerima pendapat atau buah pikiran orang lain.  Kita berpikir bahwa kitalah yang terbaik ,apalagi jika ide-ide tersebut keluar dari orang yang lebih muda dair kita, lebih miskin atau lebih rendah status sosial dan/atau pendidikan (formal)-nya dari kita, karyawan, bawahan dll.

Siapapun yang berpendapat atau punya ide diberi pada kita buka diri untuk terima, siapa tahu pendapat-pendapat atau ide-ide tersebut bisa membuak wawasan kita kemudian merangsang kita untuk menemukan dan mengembangkan potensi diri kita sendiri.    

dan ketika kita menerima pendapat tetapi dengan berkata dalam hati, "sombong sekali orang itu, memberi nasihat kepada saya" sesungguhnya kita sudah melemahkan diri kita sendiri.  Hal yang sama terjadi apabila kita merasa curiga, benci atau merendahkan orang lain.  Hal ini bukan hanya dalam tingkat mental tetapi juga dalam tingkat fisik.   Apabila kita sudah melemahkan diri kita sendiri, baik secara mental atau bahkan fisik, bagaimana mungkin potensi diri kita akan muncul?

Mulai sekarang, apabila orang lain (atasan, bawahan, adik, kakak, orang tua dll) memberikan pendapat, coba dengar.  Kita diberi dua telinga dan satu mulut adalah agar kita lebih sering mendengar daripada berbicara.  

Dalam menggali potensi diri secara maximal, kadang kala memang perlu ada orang lain yang melihat agar kita bisa menanyakan  kelebihan kita pada orang lain.  Terkadang sulit bagi kita untuk melihat diri sendiri karena kesibukan dll

Dalam sehari, kita bisa meluangkan waktu beberapa menit, bisa saat jelang tidur atau bangun tidur lihat diri kita sendiri.   dlam dan bertanya

- 3 menit yang lalu, apa yang kita pikirkan?

- dua hari yang lalu, apa baju yang saya pakai?

- dll

Hal-hal tersebut adalah cara-cara untuk mengetahui apakah kita memilik perhatian yang baik pada diri sendiri atau tidak.  apa yang kita inginkan di masa depan dll.  Kita harus sering-sering lihat diri sendiri siapa saya sesungguhnya, menjadi pengamat atau penonton bagi diri sendiri sehingga kita bisa melihat kelebihan dan kekurangan kita.  

3. Mendorong orang lain untuk maju dan sukses berprestasi lebih baik.  

Jika kita mendorong orang lain untuk maju dan sukses, sesungguhnya kita sedang mengangkat dan memperkuat diri kita sendiri untuk maju.  Sebaliknya, jika kita menjatuhkan dan melemahkan orang lain, sesungguhnya kita sedang melemahkan dan menjatuhkan diri kita sendiri, menguras energi yang ada pada diri kita.   Kejatuhan diri kita itulah yang membuat potensi diri kita tertutup.  

Orang-orang yang baik nantinya akan melihat dirinya menjadi lebih baik dan menjadi lebih mudah melihat potensi dirinya.  Sebaliknya, orang-orang yang sombong dan suka merendahkan orang lain, akan sulit menggali potensi dirinya karena kekuatannya sudah terkuras oleh kesombongannya sendiri.

Kebaikan yang menjadi hasil kebaikan-kebaikan kita kepada orang lain tidak harus dari orang-orang yang berangkutan.  Bisa saja kita menerima kebaikan dari orang-orang yang sama sekali berbeda, bahkan dari orang-orang yang tidak kita kenal sekalipun.  Alloh SWT punya cara sendiri untuk membalas orang-orang yang suka berbuat baik.

Salah satu cara agar kita bisa saling mendorong dan meningkatkan potensi dengan orang lain secara sinergis adalah dengan mengikuti acara-acara dan bergabung dengan komunitas yang berisi orang-orang yang hebat.  Namun, jangan sampai kita hanya menjadi peserta yang pasif.  Kita harus ikut aktif untuk berinteraksi dengan para pembicara dan sesama peserta sehingga kita mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dari acara-acara dan komunitas-komunitas yang kita ikuti tersebut.  Bergabung dengan komunitas yang baik juga bisa kita lakukan via internet, lewat milis dan sebagainya.

Apakah Menggali potensi diri berhubungan dengan bakat?

bakat bisa dilihat dari perilaku seorang anak waktu kecil.  Bakat tersebut bisa terasah dan tergali potensinya atau hilang bergitu saja tergantung keadaan lingkungan.  Apabila seseorang sudah tahu apa bakat dan minatnya, maka dia tinggal mencari profesi yang sesuai dengan bakat dan minat tersebut dan belajar untuk menambah ilmu yang berkaitan dengan profesi tersebut.  
Memiliki pekerjaan dan profesi yang tidak sesuai dengan bakat dan minat memang masih bisa dilakukan, namun ada ketidaknyamanan di dalamnya.  Bila kita memiliki lebih dari satu macam bakat dan minat, ada baiknya kita melakukan hal-hal berikut ini:

1. Urutkan hal-hal yang menjadi minat dan bakat kita berdasarkan prioritas.

2 .Pilih salah satu potensi yang bisa kita kembangakan agar kita bisa sukses.

3. Fokus pada potensi tersebut, jangan sampai kita ingin mengerjakan terlalu banyak hal sehingga kita menjadi kewalahan dan tidak ada potensi yang berhasil kita kembangkan.

Bila kita terus menggunakan dan mengembangkan potensi diri kita, otak kita akan terus membuat sambungan antar sel sehingga kita menjadi semakin cerdas dan tidak mudah pikun.  

Yang tidak kalah penting adalah meningkatkan kualitas iman kita.  Kualitas iman membuat kita bisa menjaga sikap kita lebih baik sehingga kita bisa diterima dengan baik di masyarakat.  Orang yang selalu bersikap santun dan berakhlaq mulia,  digabungkan dengan potensi yang ada pada dirinya akan menjadi pribadi yang kuat dan dapat menebar manfaat baik bagi dirinya maupun orang lain. 

Narasumber: Ibu Nikmah Nyrsyam (Mbak Niek)

Semoga bermanfaat, acara Mutiara Pagi - The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Selama bulan Ramadhan, acara ini bernama: Mutiara Ramadhan

Kamis, 14 Agustus 2008

[TRANSKRIP] Ready to Change, belajar dari Pengrajin Kuningan dan Emas


Ready to change

Kisah Pengrajin emas dan pengrajin kuningan

mp, kuningan

Pada zaman dahulu kala, hiduplah dua orang sahabat yang berprofesi sebagai pembuat barang-barang kerajinan dari kuningan dan emas.  Mereka berdua biasa menjual barang-barang hasil kerajinan mereka pada Hari Pasar, yang berlangsung pada saat-saat tertentu di negeri mereka.  Bahkan, acara hari pasar kali ini adalah acara yang sangat istimewa karena para tamu agung dari negeri tetangga juga akan datang berkunjung dan membeli barang-barang.
 
Pada suatu hari, saat semua orang sedang sibuk mempersiapkan barang-barang yang akan dijual pada hari Pasar, perajin kuningan bertemu dengan perajin emas.  Dia melihat barang-barang hasil karya si pengrajin emas begitu kasar dan tidak rapih.  Ukirannya kasar dan warnanya kusam.  Pengrajin kuningan bertanya kepada pengrajin emas, "Mengapa engkau tidak membuatnya dengan lebih teliti dan lebih baik agar bentuknya lebih indah dan menawan hati?"

Penjual emas menjawab dengan membanggakan diri "Aku tidak khawatir daganganku tidak laku, walaupun kusam dan kurang bagus pembuatannya, semua orang tahu bahwa barang2 ini terbuat dari emas.  Nilai emas lebih tinggi daripada kuningan".

Hari pasar yang ditunggu pun akhirnya tiba.  semua orang mengerumuni barang dagangan sang pengrajin kuningan.  Mereka terpesona oleh indahnya barang-barang sang pengrajin kuningan, ukirannya yang halus, warnanya yang cemerlang, dan keunggulan-keunggulan lainnya.  Tidak ada orang yang melirik dagangan sang pengrajin emas, sebab baru melihat selintas saja para calon pembeli itu sudah kehilangan minat.  Warna yang kusam dan ukiran yang kasar menyebabkan barang barang sang pengrajin emas tidak laku walaupun bagang-barang itu terbuat dari emas yang berkualitas tinggi.

Inti dari cerita di atas adalah seringkali orang berpikir bahwa keadaan yang sudah nyaman dan enak sudah tidak lagi memerlukan perubahan dan perjuangan.  Padahal hidup itu sendiri adalah perjuangan dan perubahan.  Semua makhluk yang hidup harus berjuang dan berubah seiring waktu.  lebih baik dari ke hari sudah terpaku pada "emas" (kekayaan warisan, kepandaian dll) sudah pasti disukai orang tidak perlu mengadakan perubahan-perubahan positif agar "emas" tersebut menjadi lebih baik.  keadaan tersebut sudah menjadi zona nyaman bagi dia.
 
Apabila kita merasa bahwa kita tidak menjadi lebih baik dari hari ke hari, tidak juga mengalami peingkatan karir atau keahlian, maka kita harus siap berubah.  Bukan cuma mengubah profesi atau pekerjaan, tetapi yang lebih penting  sikap mental kita harus jadi lebih positif dan lebih kuat.  Sehingga, apapun tantangan zaman, kita  bisa lalui dengan lebih baik.  Termasuk pula meraih lebih banyak hikmah dari pengalaman hidup kita.

Jika kita tidak ingin tertinggal dgn banyak orang yang sudah melakukan lompatan2 besar dalam kehidupan mereka, maka inilah yang harus kita lakukana:

Pertama Pancangkan tekad yang kuat: Tekad kuat ini akan menjadi daya dorong yang sangat kuat agar kita tidak lengah dari rutinitas.

KeduaKobarkan Motivasi:

Minimal ada 4 hal yang bisa mengubah mental dan membangkitkan motivasi:
  1. didasari rasa takut mandapat hukuman, takut dikucilkan, takut tidak dapat penghasilan dan sebagainya.  Ini adalah motvasi yang paling buruk.  Hal ini membuat orang melakukan sesuatu dengan tergesa-gesa, tidak profesional dan asal-asalan, asal bisa menggugurkan kewajiban.
       
  2. didasari reward/penghargaan, keuntungan yang bisa diraih keinginan mendapat keuntungan: harta banyak, uang banyak, sahabat, penghargaan dll

  3. didasari kebutuhan, yaitu tujuan untuk mendapatkan hal-hal yang memang kita butuhkan, baik psikologis maupun fisik

  4. didasari rasa cinta.  Apabila motivasi timbul didasari rasa cinta, maka akan timbul kekuatan yang luar biasa, melebihi ketiga motivasi lainnya. 

Kita perlu memohon kepada Alloh SWT agar dianugerahi cinta kepadaNya dan kepada Rasul-Nya.  Pada akhirnya cinta itu akan menimbulkan rasa syukur.  Rasa syukur itu akan menimbulkan cinta pada diri kita sendiri, sebagai makhluk ciptaanNya yang memiliki keunggulan dan kelebihan, bukan hanya kekurangan dan kelemahan.  Cinta inilah yang akan  membuat kita cinta pada keunggulan-keunggulan terhadap kita apa adanya, sehingga kita akan merasa nyaman dengan diri kita sendiri.  Selanjutnya kita akan bisa menimbulkan rasa cinta pada keluarga dan para sahabat kita.

Ketika kita mencintai diri kita sendiri, kita akan memiliki kebanggaan pada diri sendiri.  Kita akan mempu memfokuskan diri pada kelebihan/keunggulan diri.  Dengan demikian, nantinya timbul motivasi untuk jadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Namun, apabila kita fokus pada kekurangan dan kelemahan kita, sulit bagi kita untuk menumbuhkan rasa cinta pada diri sendiri dan orang lain, termasuk keluarga dan teman-teman kita.

Sangat disayangkan banyak sekali orang yang tidak bangga pada dirinya sendiri, pendidikan, fisik, kelurga, keturunan dll
Padahal, sebagaimana barang=barang hasil kerajinan sang penjual kuningan di atas, banyak orang yang kelihatannya miskin dan lemah sesungguhnya memiliki potensi untuk berubah dan menjadi orang-orang yang produktif dan sukses. 

Oleh karena itu, siapkan diri untuk berubah dan kuatkan tekad kita semua bahwa Kita Semua Harus Berubah!!

Narasumber: Mbak Niek - Institut Kemandirian

Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823
 

Jumat, 22 Februari 2008

Reprogramming Your Subconsious

Reprogramming your subconsious

Narasumber: Ibu Nikmah Nursyam

Kita memiliki pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.  Pikiran bawah sadar seperti superkomputer, berperan lebih dari 85% terhadap kesuksesan kita.  Melalui pikiran bawah sadar tersebut, kita bisa dapat kemudahan untuk memperoleh apa yang kita inginkan, termasuk kesuksesan.  Saat ini kita mungkin masih minim dalam memanfaatkan bawah sadar atau terlanjur memiliki setting sangat negatif.  Orang tua, teman, lingkungan dan sebagainya mungkin terlanjur dan tanpa sadar memberi input-input yang kurang mendukung pemerograman bawah sadar kita.   Bila seperti itu, kita perlu memprogram ulang pikiran bawah sadar kita agar jadi bisa kita manfaatkan untuk membantu kita sukses. Hal ini memang perlu perjuangan lebih keras dan lebih berat, namun hal tersebut bisa dilakukan.

Contohnya adalah apabila ada orang sedang belajar mengemudikan mobil atau motor.  Mula-mula dia menggunakan pikiran sadar.  Orang seperti ini biasanya khawatir, lihat spion melulu, tegang dan sebagainya.  Namun, apabila pikiran bawah sadarnya sudah terprogram dengan baik, maka dia akan bisa mengemudikan kendaraan dengan baik.  Demikian pula kegiatan kita sehari - hari,  sebagian besar dilakukan oleh pikiran bawah sadar kita.  Apabila pikiran bawah sadar kita dahulu kita program atau terprogram dari luar (orang tua, teman, pimpinan dll) dengan program-program yang tidak mendukung kesuksesan, keinginan kita, dan kebahagiaan kita.  Saat ini akan mendukung kita mencapai apapun yang kita inginkan di masa depan.

Ada beberapa point yang pelru kita perhatikan:

  1. Program yang dimasukkan program-program positif yang kita inginkan.  Hindarilah memasukkan program-program negatif ke dalam pikiran bawah sadar kita.  pikiran bawah sadar kita sulit menerima kalimat-kalimat yang mengandung kata-kata engatif seperti tidak, jangan dan sebagainya. Terkadang orang tua melarang anak-anaknya dengan menggunakan kata-kata negatif seperti "jangan nangis, jangan nakal" dan sebagainya namun yang diterima oleh pikiran bawah sadar sang anak adalah nakal, nangis dan hal-hal yang justru ingin dilarang itu tadi.  Jika kita ingin memprogram atau memprogram ulang pikiran bawah sadar kita, pergunakanlah kata-kata positif.  Termasuk sat kita berinteraksi dengan orang lain.  Mulai sekarang, biasakan untuk berkata-kata yang positif.  Awalilah dengan pujian yang wajar dan sikap yang baik.   
  2. Lakukan pemerograman simbolik, visualisasi atau imajinasi.  Seringkali tidak yakin, tidak pede tidak berharga.  program dengan imajinasi.  Kita membuat apa yang kita inginkan ke depan sudah jadi kenyataan dalam pikiran kita. Saya adalah orang yang sangat perecaya diri utk sampaikan sesuatu dengan sangat baikbuat seperti film2 tentang diri kita 
  3. Lakukan pemerograman ulang tersebut dalam kondisi relaks, santai dan dalam keadaan gelombang alpha gelombang.  Gelombang alpha adalah gelombang otak dimana pikiran sadar  dan pikiran bawah sadar bertemu.  Saat itulah kita paling mudah melakukan pemerograman ulang pikiran bawah sadar kita.  Dalam keadaan tengang atau sibuk, sulit bagi kita untuk melakukan hal tersebut.  Waktu yang tepat antara lain adalah pada pagi hari setelah bangun tidur atau pada saat kita akan tidur.  Caranya: Pertama, biasakan diri untuk menguasai nafas perut.  Saat kita menghirup udara, perut menggembung dan saat kita enghembuskan udara, perut mengempis.  Dengan cara demikian, kita bisa lebih banyak hirup udara sehingga kita bisa lebih relaks.  Lakukan nafas perut tersebut sampai kita santai sesantainya, bisa sandaran di kursi atau tiduran di tempat yang nyaman.  Apabila kita ingin memprogram ulang pikiran bawah sadar maka harus masuk pintu bawah sadar dengan belajar nafas perut dan nafas panjang. Nafas panjang seperti ini juga bisa diterapkan sebelum bertemu orang atau berada dalam situasi yang membuat kita grogi, tidak nyaman dan sebagainya.
  4. Melakukan berulang-ulang agar jadi kebiasaan.  Bila suatu hal telah menjadi kebiasan bagi kita, kita akan otomatis melakukannya.  Pemerograman ulang pikiran bawah sadar berarti memulai melakukan kebiasaan baru.  Sesungguhnya yang harus kita lakukan adalah memprogram pikiran bawah sadar sebaik-baiknya lalu jangan pikirkan karena Insya Alloh dia pasti akan bekerja sendiri.  Misalnya, kita mau kaya kaya raya dan memiliki penghasilan 500 juta per bulan.  Kita lakukan pemerograman dengan kondisi sangat relaks secara berulang-ulang, maka pikiran bawah sadar memiliki cara-cara sendiri bagaimana caranya dia yang akan memberitahukan bertemu orang  ini itu dan sebagainya seperti mustahil namun itulah adanya.

Ada seorang anak kecil yang pincang.  Teman-temannya banyak yang mengejek sehingga orang tua dan guru-guru kesal pada teman2 si pincang ini, tetapi anak itu biasa-biasa saja.  Dia tetap santai, relaks seakan-akan tidak terjadi apa-apa.  Pada saaat dia ditanya, jawabnya saya tidak membiarkan kata-kata negatif masuk ke dalam hati saya, saya tidak izinkan semua itu masuk bawah sadar saya. 

Pemerograman ulang pikiran bawah sadar hasilnya memang tidak bisa dipaksakan.  Lakukan saja yang terbaik, sehingga dalam diri kita muncul hal-hal yang positif dan kebiasaan-kebiasaan baik yang pada akhirnya berimbas perubahan-perubahan yang luar biasa dalam diri kita.  Bukankah dalam Hadist Qudsi Alloh SWT memberitahukan kita bahwa Dia akan berbuat sebagaimana prasangka hamba-hambaNya?

Perubahan yang indah dimulai dari yang kecil-kecil.  Bagaimanapun keadaan diri, keluarga, lingkungan atau negara kita, apabila kita tetap melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik, maka kita sesungguhnya adalah pahlawan.  Kita adalah Pahlawan yang luar biasa saat kita sadar bahwa anda harus berubah dan memprogram ulang apa yang ada dalam pikiran bawah sadar kita.  KIta tidak menuntut orang lain berubah, kitalah pionir perubahan tersebut.

Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

 

Selasa, 29 Januari 2008

Harga yang harus dibayar untuk meraih kesuksesan

Harga yang harus dibayar untuk meraih kesuksesan

Ditranskrip dari Acara "Mutiara Pagi: The Power of Life" tanggal 30 Januari 2008, Narasumber: Mbak Niekmah (http://nieksukses.blogspot.com)

Ternyata untuk Sukses, ada harga yang harus dibayar.  Maka, jangan takut membayar harga untuk mendapatkan kesuksesan.  Kebanyakan orang tidak mau atau tidak berani bayar harga sehingga sulit sekali untuk sukses.

Apa saja yang harus dilakukan untuk membayar "The Price of Success" ini?

  1. When you have time, prepare for the best (jika anda punya waktu, lakukan persiapan yang baik)Banyak atlit yang terkadang jauh sebelum bertanding atau mengahdapi tantangan kurang melakukan persiapan saat waktu lapang dan mati-matian berlatih menjelang pertandingan.  Banyak di antara mahasiswa menerapkan sistem SKS (Sistem Kebut Semalam) sehingga tidak dapat menyelesaikan tantangan perkuliahan dengan baik.Banyak pelamar kerja yang gagal saat menghadapi wawancara karena kurang melakukan persiapan dengan melakukan pencarian informasi yang memadai.Banyak diantara kita buang-buang waktu untuk bersenang - senang, hingga lupa mempersiapkan hal-hal yang harus kita persiapkan untuk menghadapi tantangan di masa depan.  Persiapan yang harus dilakukan antara lain:Persiapan fisik dengan berolah raga teratur, persiapan mental dengan belajar dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan, persiapan emosional dengan berlatih dengan orang lain dan persiapan spiritual dengan beribadah dan berdoa.
  2. When you have a chance, do your best (jika punya kesempatan lakukan yang terbaik) Misalnya, kita sudah bekerja, walaupun gajinya belum seberapa, kita tetap harus melakukan yang terbaik.  Jangan sampai hanyakarena belum mendapat pujian dari orang lain (atasan, rekan kerja) sehingga tidak mau melakukan yang terbaik, walaupun ini kesempatan yang kita raih, maka lakukan yang terbaik bila kita diminta melakukan training, mengajar tanpa di bayar sebenarnya kita sedang  mendapatkan kesempatan untuk menanam bibit kepercayaan baik untuk diri kita sendiri atau orang lain, ada kemungkinan kita akan mendapat kepercayaan dari orang lain. Kesempatan memang selalu datang selama kita masih hidup, namun kita tetap rugi karena kehilangan waktu saat kita melewatkan kesempatan tersebut.  Apabila kita melakukan yang terbaik dalam suatu kesempatan, sebenarnya kita sedang mengasah kemampuan kita sehingga cepat atau lambat kita akan mendapat hasil yang lebih besar.  Bisa jadi di luar tempat kerja kita ada perusahaan-perusahaan atau orang-orang yang membutuhkan ketrampilan atau kompetensi kita yang sudah terasah di tempat kita bekerja saat ini.
  3. Get an inner feeling when you have done your best (Ketika anda telah melakukan yang terbaik, rasakan adanya kepuasan dalam diri anda)Sekarang ini memang motif ekonomi sangat menonjol, orang-orang mengharapkan bayaran dalam bentuk materi yang banyak dalam waktu singkat.  Hal ini merupakan sesuatu yangwajar namun di dunia ini segala sesuatu ada prosesnya.  Akan selalu ada kesenjangan antara idealisme kita dan keadaan kita sekarang.  Apabila kita bersedia mendapat bayaran kurang dari yang kita harapkan dan tetap memberikan yang terbaik, kita akan mendapatkan hal-hal yang anda inginkan suatu saat nanti.  Lakukan yang terbaik dan rasakan kepuasan dalam diri, sehingga suatu saat orang-orang akan menyadari dan menghargai apa yang kita telah lakukan.  Lakukanlah pekerjaan dengan keikhlasan dan ketulusan setinggi mungkin.Perbaiki niat kita, bila hanya karena materi, maka kita akan kepayahan. Tetapi bila kita melakukan pekerjaan/tugas-tugas kita dengan niat yang lebih tinggi, yaitu keridloan Alloh sWT, maka kita akan: terlatih melakukan yang terbaik, menciptakan lingkungan yang lebih baik dan menjadi penebar rahmat kepada semua orang.
    Caranya adalah dengan:
    1. Memperbaiki niat, ikhlas karena Alloh SWT.
      2. Cari orang-orang yang baik dan memiliki keahlian yang kita perlukan untuk ditiru.
    3. Ciptakan lingkungan yang lebih baik
  4. Challange the limit of your ability (Tantanglah batas kemampuan anda).  Kebanyakan dari kita hanya mempergunakan 5 sampai 10% dari kemampuan maksimal kita.  Jangan biarkan latar belakang, kelemahan dan kekurangan diri kita menghambat kita meraih kesuksesan.  Banyak tokoh besar yang memiliki kelemahan namun tetap dapat meraih kesuksesan, seperti Syekh Ahmad Yassin dari Palestina, Beethoven, Helen Keller dll.  Di Yunani Kuno, ada seorang orator yang berlatarbelakang orang gagap namun berlatih keras denganc ara memasukkan kerikil ke mulutnya dan berlatih berbicara di depan deburan ombak laut. Jika kita melakukan yang terbaik, maka kita akan mendapatkan yang terbaik.
  5. Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823