Tampilkan postingan dengan label sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sukses. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Juli 2012

8 Kunci Sukses Ramadhan

http://wasathon.com/humaniora/read/8_kunci_sukses_ramadhan/
Sebentar lagi Ramadhan tiba, yuk bersiap2, apa aja sih kunci suksesnya? simak ya tulisan yang satu ini semoga bermanfaat :)

Sabtu, 17 Maret 2012

Semua Kesuksesan Ada Awalnya

http://wasathon.com/kisah_inspirasi/read/semua_kesuksesan_ada_awalnya/
Di depan sebuah masjid…



Lelaki berjenggot itu nampak serius bekerja. Mengipas-ngipas bara arang dengan beberapa biji jagung muda diatasnya. Dibolak-balik agar merata sambil ditaburi bumbu sesuai pesanan pembeli. Bisa pedas, gurih atau asin. Silakan tinggal memilih saja. Aroma bumbu taburnya bisa kita hirup lezatnya dari dekat. Saya kurang tahu tempat tinggal penjual jagung bakar itu dimana. Belum sempat menyapa dan bercerita banyak dengannya. Kapan-kapan kalau diberi kesempatan akan saya ceritakan.

Apa yang menarik dari pemandangan itu?

selanjutnya sila ke link di atas :)

Senin, 24 Oktober 2011

"bukunya Kang Danu : Sukses Penuh Keberkahan" | Facebook

http://www.facebook.com/pages/bukunya-Kang-Danu-Sukses-Penuh-Keberkahan/131532390282271
Sebuah buku tentang motivasi, pencerahan, hikmah, yang berupa kumpulan materi siaran motivasi dan inspirasi di RRI Pro 2, 105 FM dan Bahana 101.8 FM dari Danu Kuswara (Kang Danu)

Jumat, 20 Mei 2011

[Ultah Cambai: Kisah Nyata Ditolak] Permohonan Maaf

People will forget what you say
People will forget what you do
But, people will never forget how you made them feel

Maya Angelou

Berawal dari sebuah kegiatan sosial di sebuah desa tertinggal tak jauh dari Jakarta.  Sesudah selesai kegiatan, kami semua pulang naik bisa yang sama dengan yang memberangkatkan kami.  Saat itu, di bis yang namanya mata sudah hampir tidak bisa dibuka. Jadi pada saat ada teman yang pesan untuk membantu seseorang ya yang tertangkap sayup - sayup saja.  Namun, begitu sampai tempat kembali dan bertemu orang yang perlu dibantu, entah kenapa rasa kantuk ini hilang lenyap dan berganti kekaguman yang luar biasa.  Sesudah selesai membantu pun, sampai di rumah masih saja kepikiran orang yang tadi itu.  Selama itu pula, hubungan kami baik-baik saja walaupun tidak bisa dikatakan akrab. Namun, semua berubah saat diketahui saya naksir berat sama dia.  Benar kata Maya Angelou di atas, jangan-jangan ada kesalahan yang tidak saya sadari.  

Memang, dalam kondisi emosional yang kurang kondusif, kesalahan sangat mungkin terjadi walau kadang tidak bisa diketahui persis.  Yang jelas, saya akui sayalah yang bersalah dan saya pun berusaha minta maaf.  Namun saying, permohonan maaf yang saya harapkan diterima itu belum juga terjadi sampai saat ini.  Paling tidak sampai tulisan ini dibuat.  Hubungan pertemanan yang ala kadarnya itu pun hancur berantakan sebagaimana hancurnya hati saya.   Mungkin inilah yang dinamakan Depresi, sebuah keadaan emosional yang seringkali mengantar penderitanya ke gerbang maut dengan  cara bunuh diri.  

Saya masih beruntung belum mau menyerah untuk memperbaiki diri.  Kesadaran bahwa hidup harus dilanjutkan apapun yang terjadi masih tersisa dalam diri saya walapun sempat meredup.  Saya pun mencoba mengalihkan perhatian ke dalam tulisan dan mencoba mempelajari beberapa jenis penyembuhan seperti SEFT dan Spiritual Quantum Touch atau SQT. SQT saya pelajari dari sesama relawan saat bertugas sebagai tim Trauma Healing ber sama beberapa praktisi SEFT di Padang beberapa waktu yang lalu. Namun, walaupun demikian, masih terasa ada yang mengganjal di hati saya berkenaan dengan permohonan maaf yang belum juga diterima.  

Suatu ketika, saya mengikuti acara bedah buku yang diadakan di sebuah universitas di daerah Ciputat.  Bedah buku itu diisi oleh kang Zain, penulis ebook tersebut dan Lead Trainer di Cahaya Semesta, sebagai narasumber.  e-book tersebut berjudul "Jangan Raih Kesuksesan yang tidak Sukses".  Kang Zain menjelaskan apa yang beliau ketahui dan percayai sebagai kesuksesan sejati berdasarkan pengalamannya sebagai seorang trainer dan motivator.  Mungkin, kalau di kalangan motivator dan trainer, apa yang diajarkan oleh kang Zain bias dianggap sebagai ajaran bid’ah, meminjam bahasa agama, atau dianggap nyeleneh karena menyimpang dari mainstream ajaran motivasi.  Ketenangan dan kebahagiaan seharusnya diraih terlebih dahulu daripada kesuksesan dan penampilan.  "Apakah kita selama ini menetapkan syarat-syarat tertentu sebelum kita bisa merasakan ketenangan dan kebahagiaan?" tanya Kang Zain pada yang hadir.  Ketenangan sejati, yang diperoleh dengan hanya bergantung pada Allah SWT seharusnya menjadi fondasi bagi kebahagiaan dan kesuksesan serta penampilan kita.  

"Hati yang kotor penuh rasa dengki dan dendam akan menarik kemalangan demi kemalangan ke dalam hidup kita seperti magnet.  Maka indahkanlah masa depanmu dengan memaafkan masa lalumu dan menerima keadaanmu saat ini" demikian pesan kang Zain dalam acara bedah ebook tersebut.  Membersihkan hati salah satunya dengan banyak beristighfar agar dosa-dosa kita terampuni dan hati kita pun menjadi semakin bersih.  Kang Zain pun menambahkan bahwa salah satu rahasia kesuksesan dakawah Rasul SAW adalah mudahnya beliau memaafkan, apalgi dalam urusan pribadi.  Seorang kafir Quraisy yang hendak membunuh beliau pun dimaafkan dengan mudah.  Saat kita memaafkan orang lain yang bersalah atua bahkan zalim pada kita, sesungguhnya kita memberi energi pada orang lain untuk memaafkan kita dan membuka diri untuk kita pengaruhi.      

Semoga bermanfaat

------------------------------------------

Jumlah kata: 587

Tulisan ini diikut sertakan dalam lomba memperingati ulang tahun MP-nya Uni Cambai dengan kategori Kisah Nyata: Ditolak

Selasa, 03 Mei 2011

[Renungan Cinta] Ada apa di balik patah hati

Seorang sahabat pernah mengingatkan bahwa "Hati seorang mukmin terlalu lembut untuk bisa patah".  Hati yang lembut itu karena mencintai Zat yang Abadi, yang tidak akan pernah mengecewakan para pencintaNya.  

Hati yang mengeras adalah bagaikan air yagn tercampuri banyak bahan-bahan kimia sehingga menjadi beracun dan tidak bisa diminum.  Hati itu bagaikan batu yang keras bagai tanah yang diaspal sehingga air hujan tidak bisa masuk ke dalamnya.  Hati bisa menjadi keras apabila dia dibalut berbagai pengalaman yang memiliki tingkat emosi tinggi. seperti dendam, kekecawaan, kemarahan dan sebagainya.  Semua itu berpangkal dari keinginan dan keinginan berawal dari pikiran kita sendiri.  

Menurut para ahli tafsir, jauh sebelum masa diutusnya Nabi Nuh kepada umatnya, hiduplah 5 orang shaleh yang sangat dihormati dan dicintai para pengikutnya.  Mereka bernama Wadd, Suwwa', Yaghuts, Ya'uq dan Nashr.  Sesudah kelima orang shaleh itu meninggal dunia, para pengikutnya mendirikan patung untuk mengenang mereka.  Patung-patung tersebut, oleh generasi yang datang sesudah para pendirinya, mulai disembah perlahan-lahan.  Upaya Nabi Nuh untuk mengingatkan mereka agar kembali menyembah Allah SWT tidak diindahkan oleh mereka dan mereka saling mengingatkan agar tetap menyembah kelima berhala itu.  Hal ini dijelaskan dalam Al Quran Surat Nuh ayat 23: Dan mereka berkata, "Jangan sekali-kali kamu meninggalkan tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan wadd, dan jangan pula suwwa', yaghuts, ya'uq dan nasr."(QS. Nuh: 23).  Jadi, dosa syirik itu dimulai dari kultus, baik individu, kelompok ataupun negara.  Ciri orang yang mengkultuskan sesuatu atau seseorang adalah timbulnya ghirah atau kemarahan apapbila sesuatu yang dikutuskan itu dikritik atau dicela. Demikian pembahasa tentang asal muasal dosa syirik yang pernah dibahas di pengajian Ar Rahman.  

Jatuh cinta adalah sejenis pengultusan terhadap orang yang dicintai.  Seseorang yang mencintai orang lain akan memperlakukan orang yang dicintai itu seakan-akan manusia setengah dewa.  Apa saja yang diminta oleh orang yang dicintai itu akan dipenuhi walaupun habis harta dan terkuras energi hingga tak tersisa.  Bahkan terkadang dia menghalalkan segala cara demi menyenangkan orang yang dicintainya tersebut. Yang pasti hilang dari orang yang patah hati adalah ketenangan.  Padahal ketenangan adalah fondasi kebahagiaan, kebahagiaan adalah fondasi dari kesuksesan dan kesuksesan adalah fondasi dari penampilan.  Unsur utama dalam membina ketenangan yang hakiki adalah keberkahan dan kesederhanaan.  Keberkahan bagaikan semen yang mengikat batu kali dan pasir dalam sebuah fondasi sebuah bangunan.  Sedangkan kesederhanaan adalah bagaikan batu kali dan pasir itu sendiri.  

Orang yang patah hati itu seharusnya mensyukuri nikmat tersebut.  Dia justru terhindar dari pengultusan sang kekasih sehingga mengalahkan penghambaanya pada Allah SWT, Rabb semesta alam yang menciptakan, mengatur dan memelihara segalanya, termasuk dirinya sendiri.   Orang yang patah hati itu justru berpeluang mendapatkan ketenangan sejati yang bersumber dari Kasih SayangNya yang tak terbatas.  Dia seharusnya mampu membangun kembali kehidupannya dari puing-puing hatinya yang hancur berantakan itu agar bisa bangkit kembali menatap masa depan yang indah, baik di dunia maupun akhirat.

Semoga bermanfaat

Referensi

Ebook "Jangan raih kesuksesan yang tidak sukses"

Ebook "Tragedi Impian"

Terapi Istighfar

http://www.ustsarwat.com/web/ust.php?id=1139257561

http://v4.e-arrahman.com/

Selasa, 19 Oktober 2010

[Transkrip] Kerang Rebus dan Kerang Mutiara


Sebuah kerang mengeluh pada ibunya, ada Sebutir pasir masuk ke dalam tubuhnya. Sang ibu hanya bisa meminta si anak bersabar. Anak kerang itu pun membalut pasir tersebut dengan air matanya sehingga menjadi mutiara yang indah dan berharga.  Kerang-kerang lainnya hanya bernasib tidak lebih baik daripada kerang rebus.

beberapa tips dari Mbak Niek

1. keyakinan bahwa anda istimewa. bagun kpercayaan diri istimwa satu2nya di dunia. pd akan naik, anda mendapati diri berharga. kalau seperti itu, apapun yg anda hadapi saat ini akan mejadi kecil. anda lebih berharda darpd masalaah.  bangun kyakinan diri. Anda unik dan memiliki keistimewaan luar biasa, menang dari kompetisi bermilyar sel sperma membuahi sel telur.  Keunikan dan keistimewaan inilah yang seringkali tidak disadari sehingga kita sering menjadi orang yang rata-rata.

2. wujudkan kata2 positif. Ngobrol yang positif2 dan optimis.  luar biasa unik dll berhak dpt sukses dlm hidup. menurut riset ada hubungan keyakinan diri dgn PD. Meningkatkan kualitas diri secara bertahap satu persen per hari.

3. Menghadapi masalah dengan memanfaatkan ruang antara stimulus dan response secara proaktif dan kreatif.  diantara anda dan masalah ada ruang jeda yang dapat dimanfaatkan untuk bereaksi secara optimal.  Sebelum bertindak, kita bisa menarik nafas dalam-dalam dan memperisapkan diri untuk bereaksi dengan baik.

4. Mengadopsi fisiologi orang-orang sukses sehingga cepat atau lambat kita terbiasa sehingga peredaran energi dalam tubuh kita optimal. Kita juga bisa mengingat kembali saat-saat sukses atau bahagia dan mengadopsi fisiologi saat itu.

Kita juga perlu perlu mempelajari kisah orang-orang sukses.  Kolonel Sanders, pendiri KFC, ditolak 1.009 kali saat menawarkan resep ayam gorengnya. Ia meluangkan waktu 2 tahun menjelajahi Amerika dg mobil tuanya,tidur dimobil.

Semoga bermanfaat

Narasumber: Mbak Niek

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Untuk teman-teman yang ingin belajar menulis secara GRATIS, silahkan klik link-link berikut ini:

Gratis 3 Bab Buku Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat

Newsletter Gratis Pintar Menulis dalam 9 Minggu

SMO Kelas Free Trial

Info Ebook Gratis, Langsung ke Email Anda. 100% Gratis

Rabu, 17 Desember 2008

[TRANSKRIP] Langkah atau lompat



Narasumber: Bapak Supardi Lee

Setiap orang ingin meraih kesuksesan.  Kesuksesan di dunia ini dapat diraih apabila kita maju.  Kemajuan yang kita raih itu bisa merupakan hasil kita melangkah atau melompat.

kita perlu tahu persis kita di mana dan mau ke mana.  Misalnya kita berada di posisi 2 dan target kita adalah 10 (lulus kuliah, jadi manager, jadi pengusaha sukses dll).   

banyak orang yang sudah menetapkan tujuan dalam kehidupan. Namun, banyak dari mereka belum menentukan apakah akan melangkah atau melompat dalam mencapai tujuan tersebut. Sehingga pada akhirnya banyak yang hanya beputar-putar saja dan tidak maju-maju.  Seakan-akan sudah bergerak mendekati tujuan padahal cuma mutar-mutar.  Banyak orang jadi stress dan frustasi gara-gara hal itu.  

Yang harus dipertimbangkan saat kita memutuskan apakah akan melangkah atau melompat adalah

waktu, energi dan resiko

I. Waktu

Ada orang yang setelah sekitar 30 tahu melangkah baru mencapai sukses, sehingga dia sukses pada saat berusia relatif lanjut. ada juga orang yang melompat sehingga dalam 10 tahun bisa mencapai sukses dalam derajat yang sama.   

II. Energi

Energi di sini adalah sumber daya yang kita miliki misalnya keyaknan, ketrampilan, kompetensi, karakter, relasi dll.  Melompat tentu memerlukan energi lebih besar daripada melangkah.  Orang yang terlalu nekat melompat padahal energinya kurang tentu saja bisa mengalami resiko cedera.  Orang yang nekad keluar kerja utk berbisnis resikonya bangkrut.

Jika kita merasa masih memiliki banyak waktu namun kurang energi, ada baiknya kita melangkah dulu dengan sabar agar bisa mempersiapkan diri untuk melompat.  Namun, bisa kita sudah punya cukup energi jangan sampai kita menunda-nunda untuk melakukan lompatan-lompatan besar yang akan menghemat lebih banyak waktu.   

III. Resiko

Melangkah dan melompat masing-masing punya resiko sendiri:

a. melangkah perlu waktu lama.  Sebaliknya, dengan melompat orang bisa menghemat banyak waktu.  

b. melangkah tidak butuh banyak energi.  Melompat perlu energi yang banyak sehingga bisa menghemat banyak waktu.  

Melompat sepertinya memiliki resiko lebih tinggi namun sesungguhnya resiko diukur menggunakan kemampuan pelakunya, jadi resiko itu sifatnya subjektif bukan objektif.  

Contoh:

1. Memasarkan 40 rumah tentu lebih besar resikonya apabila dilakukan orang yang belum berpengalaman dibandingkan dengan memasarkan 1000 rumah yang dilakukan oleh agen real estate profesional.  

2. mengendarai mobil dengan kecepatan 100 km/jam tentu lebih besar resikonya apabila dilakukan oleh orang yang beru bisa mengemudi dibandingkan bila dikemudikan dgn orang yang sudah mahir.  Sebaliknya, mengendarai mobil dengan kecepatan 40 km/jam tentu lebih besar resikonya bila dilakukan di jalan tol.  

3. Orang yang memiliki kreatifitas dan inisiatif yang tinggi tentu memiliki resiko yang lebih kecil utk memulai bisnis daripada orang yang biasanya hanya jadi staff saja, yang mengurusi hal-hal rutin.

Dari alam kita bis amencontoh pohon bambu cina.  Pohon bambu tersebut bila ditanam selama beberapa tahun tidak menampakkan pertumbuhan yang signifikan.  Pohon tersbut hanya bertambah tinggi beberapa cm saja.  Namun sesungguhnya pohon bambu itu menumbuhkan akar yang kuat ke dalam tanah.  Sehingga saat memasuki tahun ke lima, pohon itu tumbuh dengan pesat sehingga mencapai puluhan meter.  

Kita bisa membuat kombinasi yang sinergis antara melangkah dan melompat.  Contoh yang paling baik dalam sejarah adalah Nabi kita yaitu Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW adalah contoh kombinasi dari kombinasi melangkah dan melompat yang luar biasa.  Dari lahir sampai umur 40 tahun (saat diangkat menjadi Nabi), beliau orang yang melangkah terus menerus sedangkan dari 40 sampai belaui wafat, beliau melakukan lompatan-lompatan yang luar biasa.  Tentu saja resiko antara melompat dan melangkah yang beliau alami sangat berbeda.  Saat beliau melangkah, relatif tidak ada resiko bahkan masyarakat Makkah 100% mempercayai beliau sehingga menggelari beliau Al Amin (yang benar2 bisa dipercaya).  Namun, begitu beliau diangkat menjadi Nabi dan melakukan lompatan2 besar, resiko yang besarpun menghadanag.  beliau dan para sahabatnya harus menghadapi berbagai tantangan dari kaum kafir Quraisy sehingga bahkan harus berkali kali melakukan peperangan.  

Pada akhirnya beliau bisa mengubah jazirah Arab menjadi bangsa yang beradab dan bahkan mempengaruhi peradaban dunia secara keseluruhan.  

Pada waktu sebelum reformasi, Indonesia sebenarnya ingin melompat (tinggal landas, istilah waktu itu) namun yang terjadi adalah kejatuhan karena energi yang seharusnya dikumpulkan untuk melompat sudah disedot habis (korupsi dll).  

Parameter untuk memilih antara melompat dan melangkah adalah diri kita sendiri, tingkat energi kita.  Pada saat kompetensi dan karakter kita sudah memadai, saat itulah kita bisa melakukan lompatan yang berarti dalam perjalanan kita menuju sukses.  

Semoga bermanfaat

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Senin, 01 September 2008

[TRANSKRIP] Keajaiban Memberi

Alasan kebanyakan orang belum kaya menurut Robert Kiyosaki adalah karena belum cukup memberi.  Banyak diantara kita yang masih hidup dalam level materi, ada menerima dan memberi , take and give.  Dalam level materi, orang jadi kaya karena lebih banyak yang dia terima daripada yang dia dikeluarkan.  Namun, ternyata dalam level energi, biasanya apabila kita memberi banyak, maka kita akan menerima jauh lebih banyak.  Seperti memberi pupuk pada pohon buah sehingga pohon tersebut menghasilkan buah lebih banyak.

Aristotel Onasis, raja kapal pernah beberapa tahun menghuni urutan nomor 1 terkaya di dunia.  Dia adalah seorang imigran Yunani ke AS yang datang cuma bawa baju, tidak ada harta sama sekali.  Setiap hari dia nongkrong di pabrik rokok dan ngomong "selamat pagi boss, selamat bekerja, semoga anda sukses hari ini."

sore hari, ketika orang-orang pulang kerja, dia selalu berkata "selamat sore, anda telah bekerja dengan baik.  Selamat sampai di rumah, semoga keluarga anda berbahagia".  

Si Boss bertanya pada para anak buahnya, "apa sih maunya orang imigran itu?".  Aristotel Onasis menawarkan supply tembakau yang lebih murah dan berkulaitas lebih tinggi.  Namun, sang imigran tidak punya uang.  Aristotel Onasis hanya secarik kertas, yang berisi pernyataan bahwa dia adalah utusan pabrik rokok tersebut.  Dia lalu pergi ke Brazil utk mencari supplier tembakau.  

Singkat cerita, Aritotel Onaisis kemudian mendapatkan supplier tembakau yang dia janjikan.  Tembakau tersebut lalu dikirm ke pabrik rokok itu.  Pabrik tersebut langsung untung bessar sehingga AO diajak bisnis, sedikit demi sedikit sampai jadi raja kapal.  dalam kisah di atas, Kaya raya diawali kegiatan sederhana, menyapa beri sesuatu doakan orang lain.  Berilah sesuatu yang bisa membahagiakan orang lain.  

Perhatikan fakta-fakta berikut:

1. Bukankah cita2 90% rakyat Indonesia itu pingin kaya?

2. bukankah buku-buku cara menjadi kaya (dgn cepat) inilah jenis buku yang laku

3. belum lagi yang mau jadi celebrity dengan mengikuti kontes ini - itu.

Padahal, sesungguhnya resep paling mujarab jadi kaya adalah banyak-banyak memberi.

Konsekwensi jadi orang kaya, menurut salah satu kitab suci, adalah: lebih mudah onta masuk lobang jarum, daripada orang kaya masuk syurga.  miskin orang masuk surga krn ibadah, orang kaya ditanya ibadah dan harta.  Bisa jadi artinya proses masuk surga orang kaya lebih panjang, Orang kaya ditanya hartanya dari mana dan untuk apa, jadi lebih banyak pertanyaan.  Namun, bila hari ini orang miskin dikasih kekayaan, tentu gak nolak.  orang islam justru punya kewajiban untuk menjadi orang kaya sebaik-baik manusia punya manfaat bagi orang lain.  

Ilustrasi:
Ada seorang anak muda, memegang rokok yang menyala, badannya sehat, lalu dia minta-minta uang dikasih atau tidak?
Jika kita hanya mendidik otak, ngapain kasih dia 100 perak, bikin malas lagi minta-minta.  Namun, jika kita mendidik hati jadi ihlas, 100 di kantong kasih aja, semoga Alloh SWT memberi hidayah.  Orang yang sudah benar2 ikhlas tidak akan lagi merasakan

Sesungguhnya, Hukum kekekalan energi berlaku di dunia ini.  Hukum ini menyatakan bahwa energi tidak dapat dimusnahkan atau diciptakan, tetapi bisa berubah bentuk.  Jika kita merasa sudah beri sangat banyak tetapi hanya menerima sedikit keberuntungan, bisa jadi kebaikan dan pemberian kita itu belum cukup untuk menghapus tumpukan energi negatif yang berasal dari perkataan2 atau perbuatan2 kita yang buruk di masa lalu.  Tabungan energi tersebut berada dalam posisi tersimpan. tabungan tersebut akan cair saat benar-benar butuh ditabung di satu tempat saat butuh tabungan ini cair dalam ebntuk keberuntungan2.  Belum tentu kasih uang dpat uang ttpi sesuta yang dapat diniali uang yang angkanya seperti yang kita keluarkan.  

Bagaimana apabila ada orang yang suka sedekah namun tetap kena bencana? Bencana atau Bala yang dia dapatkan merupakan balasan atas keburukan atau dosa yang dahulu pernah dia lakukan dan belum tertutupi oleh level sedekahnya.  Misalnya, ada orang berbuat dosa 300 dan baru bersedekah 100, maka yang 200 dihapuskan dengan bencana tersebut.

Tips memberi:

1. Jangan merasa sudah terlalu banyak memberi, berilah lebih banyak, siapa tahu kita belum meberi lebih.  Suatu saat tabungan energi itu pasti akan memberikan hasilnya bagi kita.  Proses pencairan energi tersebut berbeda-beda, ada yang langsung, ada yang ditabung dulu dan sebagainya.  

2. Saat memberi, jika terlalu banyak berpikir, bisa-bisa tidak memberi.  Terkadang kita harus memaksa diri untuk memberi, sehingga kita menjadi orang yang suka memberi.  Bukankah pengulangan akan membuat orang menjadi mahir.  Seperti orang belajar mengetik di keyboard atau mesin ketik.  

3. Menumbuhkan keyakinan bahwa memberi bisa  bikin kaya adalah dengan meyakini bahwa dalam hidup ini ada hukum-hukum yang tidak bisa dibantah.  Apabila benda dijatuhkan, pasti jatuh ke bawah.  

4. Orang yang kaya secara materi namun tidak suka memberi ibarat air tidak mengalir.  Air seperti itu bisa jadi sarang nyamuk, yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk demam berdarah.  Namun, air mengalir buat airnya bersih, lingkungan sehat dan nyaman dseb.  Buatlah harta seperti air mengalir, akan bertambah dan bertambah.

5. Konsisten atau istiqomah adalah melakukan suatu kegiatan apapun hambatannya.  Misalnya, ingin konsisten sholat 5 waktu, lakukan.  Jangan mencari-cari alasan, bahkan untuk menunda.  karena, penyakit lanjuan dari menunda adalah tidak melaksanakan.  Contoh: minggu ini harus sedekah sekian, laksanakan, jangan ditunda karena bisa jadi tidak jadi sedekah.   jangan sampai ada penyesalan atas segala yang kita beri.  Sebab, bukankah harta tersebut sudah terlanjur diberikan.  

6. Bila memberi, jangan memberi nasihat yang tidak-tidak, yang sering kali OOT, agar tidak menyakiti perasaan orang yang menerima pemberian kita.  Hal itu menunjukkan bahwa bisa jadi ada kesombongan yang mulai timbul dalam diri kita.  

7.  Jika keikhlasan kita masih lemah, ada baiknya kita berlatih dengan memberi kepada orang-orag yang kita itdak kekanl sehingga lebih mudah bagi kita untuk menjaga keikhlasan.  Setelah itu, baru kita bisa memberi kepada mereka yang kita kenal dan dekat dengan kita.  


Semoga bermanfaat, acara Mutiara Pagi - The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Catatan: Selama bulan Ramadhan, acara ini diberi nama Mutiara Ramadhan
 
 

Selasa, 26 Agustus 2008

[TRANSKRIP] Makna Gagal


Narasumber: Bapak Supardi Lee

Kegagalan mungkin adalah Hal yang tidak ingin dialami setiap orang.  Thomas Alva Edison melakukan percobaan bola lampu 10 ribu bahan diberitakan gagal 10 ribu x sukses menemukan bahan2 tidak cocok utk lampu. Dalam NLP hal ini disebut Reframing, yaitu kejadian buruk di-reframe menjadi positif.

Karena kegagalan adalah hal yang tidak diinginkan, maka penting bagi kita untuk tahu apa makna gagal agar kita bisa mengenali kapan saat kita disebut gagal.  Sehingga, apakah kita sukses atau gagal, hasilnya tetap saja positif.   kalau kita mengalami kegagalan, terima kegagalan tersebut dan tetap bersyukur, tidak mengingkari kenyataan gagal itu tadi.  Untuk apa berpura-pura tidak gagal tetapi hati merasa sakit.  Kita harus berlatih agar bisa bersikap seperti lautan yang bisa menerima air yang jernih dan air yang kotor.

Kegagalan memiliki 3 makna penting :

  1. Kita gagal apabila kita tidak mencapai apa yang kita inginkan.  Apabila seseorang tidak punya terget jelas, maka dia tidak tahu bahwa dia sedang gagal.  kita harus mendefiniskan Parameter hidup dengan jelas. Misalnya, saya seorang sarjana, saya pengalaman seperti ini, saya mau mulai bekerja dengan gaji sekian atau berbisnis dan dapat penghasilan sekian juta.  Kesadaran akan parameter kesuksean ini penting untuk mengetahui apakah kita sudah sukses atau masih gagal.  sTetapkan target yang jelas.

  2. Kita gagal ketika kita berhenti mencoba atau berhenti berusaha.  Jika kita sudah melamar pekerjaan atau pasangan hidup berkali-kali dan sebagainya, lalu menyerah dan tidak mau berusaha lagi, maka saat itu kita gagal, gagal dalam arti yang sesungguhnya.  Ada Penelitian yang menyebutkan bahwa banyak orang berhenti mencoba saat sedikit lagi mau sukses.  Jangan pernah berhenti berusaha.  ada kondisi-kondisi yang mengharuskan kita berusaha 10 kali, namun banyak yang berhenti pada usaha ke 8 atau 9.  Bukankah kita telah menginvestasikan banyak hal (uang, tenaga, waktu dll) untuk suatu kegagalan, mengapa tidak menginvestasikan lebih banyak lagi untuk suatu kesuksesan yang akan kita terima nantinya.  Namun, jangan sampai kita melakukan usaha yang sama berulang-ulang.  Hampir dipastikan, kita akan menerima kegagalan yang sama.  

  3. Kita gagal ketika kita kualitas hidup kita tidak meningkat.  Kualitas ibadah, ilmu pengetahuan, manfaat bagi orang lain dan sebagainya.  Apabila kualitas ibadah kita tidak meningkat, kemungkinan bagi kita mendapat pertolongan Alloh SWT akan menjadi kecil.  Apabila ilmu dan amal kita tidak meningkat, sulit bagi kita untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.  Kurangnya ilmu pengetahuan dan ketrampilan membuat manfaat diri kita sedikit, sehingga kita tidak akan bisa mengumpulkan tabungan energi positif yang suatu saat kita perlukan.  Jika kita dirundung atau larut dalam efek kegagalan itu, maka kita sesungguhnya sudah mendapatkan kegagalan yang lebih besar lagi.  kegagalan seharusnya memotivasi diri kita untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi dan berusaha lagi dengan lebih keras, cerdas dan ikhlas.  


Ironisnya, banyak dari kita yang mengeluarkan banyak uang, tenaga, waktu untuk hal-hal yang kita sukai, seringkali bersifat konsumtif.  Namun, banyak diantara kita yang bersedia menginvestasikan uang, waktu, tenaga dll yang ada untuk sesuatu yang bermanfaat bagi pembelajaran dan pengembangan diri kita di masa depan.  

Kegagalan memang bisa menimbulkan trauma, depresi, stress dll.  Namun, sebenarnya kemuliaan manusia sangat besar sehingga tidak ada masalah yang cukup besar utk mengecilkan kita.  Sebagai manusia, kita dikaruniai anugerah yang sangat berharga yaitu "Free Will" (kehendak bebas) sehingga kita dapat bersikap proaktif dan menghadapi semua masalah dengan baik.  Unsur yang paling penting untuk tegar menghadapi kegagalan adalah Ikhlas.  Ikhlas adalah merasa segala sesuatu bukan milik kita (seperti tukang parkir kata AA Gym), atau bahkan exteremnya seperti orang buang hajat/buang air besar, seperti yang dijelaskan dalam tulisan yang ini.   

Sesungguhnya, orang yang tidak pernah gagal ada dua macam:

  1. Orang yang tidak pernah berhenti berusaha.


  2. Orang yang memang tidak pernah berusaha.


Pengalaman buruk masuk alam bawah sadar, sehingga menyebabkan kita sulit berubah, tidka belum belum menyadarkan alam bawah sadar kita.  Manusia memiliki fitrah menghindari kesusahan, maka jika berubah jadi lebih baik dianggap susah ya jadi susah.  

Terkadang memang kita perlu pendamping untuk memompa semangat kita setelah mengalami kegagalan, seperti teman, motivator, pelatih dan sebagainya.  Namun, keberadaan mereka adalah seperti makanan tambahan atau supplement.  Kita tetap harus mampu membangkitkan diri sendiri setelah mengalami kegagalan, jangan tergantung orang lain.  Akan lebih baik apabila kita bisa menjadi motivator bagi diri sendiri.

Semoga bermanfaat

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Sabtu, 02 Februari 2008

Hambatan Menuju Sukses

Hambatan menuju sukses

Ditranskrip dari acara Mutiara Pagi, The Power of Life Sabtu 02-02-2008

Narasumber: Bapak Hikmawan Abdul Hassan

Untuk mencapai kesuksesan, kita perlu menentukan tujuan kita dan menentukan titik start kita.  Setelah kedua hal tersebut kita lakukan, barulah kita bisa menemukan dan memetakan hambatan apa saja yang menghalangi perjalanan kita menuju sukses.Kita perlu memetakan hambatan mana saja yang merupakan sumber paling kuat kenapa belum sampai posisi tertentu (direktur, manager, orang kaya dll) supaya bisa menentukan dan memilih alternatif penyelesaian dan tindakan2 yang perlu diambil.

   

Hambatan internal dan eksternal

Hambatan dalam perjalanan menuju kesuksesan dapat dibagi menjadi dua bagian besar yaitu, hambatan internal dan hambatan eksternal.
  Seseorang yang punya hambatan internal dalam dirinya sesungguhnya memiliki 2 hambatan.  Hambatan  internal yang ada dalam dirinya sendiri dan hambatan eksternal yang merupakan bagian dari perjalanan menuju kesuksesan.  Dia akan mengalami kesulitan lebih besar untuk hambatan apapun akan susah.  Namun, apabila seseorang bisa menyelesaikan hambatan internalnya, dia tinggal menghadapi hambatan eksternal dan akan lebih mudah bagi orang tersebut untuk menghadapinya.

Kesuksesan dianggap utuh apabila terdiri dari 3 aspek yaitu spritual, sosial, material:

Material berhubungan dengan harta benda seperti uang, rumah tinggal, kendaraan dan lain-lain.  Sosial berhubungan dengan sesama manusia seperti penghormatan orang lain, hubungan yang saling menguntungkan dan menyenangkan dan lain sebagainya sementara spritual berhubungan dengan Rabb semesta alam yang kita sembah, yaitu Alloh sWT.

   

Setiap aspek memiliki hambatan masing-masing.

 

Hambatan mental atau mental block:malas, malu dan takut atau tergesa gesa dan membabi buta

  1. Malas.  Orang yang malas adalah orang yang indisipliner, orang seperti ini mudah membuat komitmen namun  sulit untuk menjalaninya dan tidak dievaluasi.  Malas pikir, kerja, bertindak, bahkan berniat, maunya santai-santai saja dan tidak bertangung jawab.
  2. Rasa malu yang disebabkan rendahnya self esteem/harga diri.Manusia seringkali salah menempatkan rasa malu.  Dia merasa malu apapbila memiliki kekurangan fisik, tidak percaya diri sehingga tidak bisa mengoptimalkan potensi yang dimilikinya.  Dia lupa atau pura-pura lupa bahwa banyak orang bisa sukses walaupun mereka tidak memiliki fisik yang sempurna seperti Helen Keller. Malu yang benar dianjurkan karena malu seperti itu sebagian iman.  Dengan rasa malu yang benar, tindakan kita terarah terukur dan terjaga.  Kita  tidak akan berbuat curang, tidak jahil, tidak khianat.  Semua kebaikan berawal dari rasa malu yang tepat.
  3. Takut: Adalah sesuatu yang manusia apabila seseorang memiliki perasaan takut, namun apabila rasa takut itu salah atau berlebihan, seperti takut gagal, takut ditolak dan sebagainya, maka perasaan tersebut akan menahan orang untuk melakukan sesuatu.  Kalah sebelum bertanding mental blockPerasaan takut menyebabkan seseorang tertahan dari mengambil tindakan. Takut yang berlebihan merupakan salah satu dari dua titik ekstrem.  Titik yang lain adalah  tergesa-gesa, terburu-buru, over, sehingga malah jadi hambatan.

Hambatan Moral, hambatan ini merupakan hambatan internal namun berhubungan dengan orang lain.

 
  1. Perasangka buruk:  Apabila kita berperasangka buruk dengan hal2 diluar diri kita, apalagi orang lain, mempengaruhi kita dan tindakan kita.  Secara otomatis, hal-hal tersebut mempengaruhi perjalanan kita menjuju kesuksesan.
  2. Pengkhianatan:  Mulut terkadang mudah berjanji namun di dalam hati masih ada keraguan untuk memenuhi janji tersebut, tidak memiliki komitmen.  bergejolak kalau2 nanti tidak komit terhadap janji tersebut.
  3. Egois: Kita memiliki ruang2 tertentu yang personal tetapi hal-hal tersbut juga dipakai saat berhubungan dengan orang lain, maka sesungguhnya kita telah menjajah orang lain tanpa sadar. 

Hambatan SpiritualHambatan sppiritual keyakinan tertinggi dalam diri kita, ketuhanan kita.  Setiap ketidak taatan pada 4JJI SWT adalah merupakan hambatan spiritual bagi perjalanan kita menuju kesuksesan.

 
  1. Maksiat:  Banyak keterangan dalam Al Qur'an dan Hadist-Hadist Shahih yang menyatakan bahwa perbuatan-perbuatan maksiat bisa menghalangi rezeki kita dan menghambat perjalan kita menuju kesuksesan.  Perbuatan-perbuatan maksiat cepat atau lambat sesungguhnya mempengaruhi jiwa dan emosi serta pikiran kita.  Semua itu pada akhirnya mempengaruhi  tindakan kita.  Hasilnya adalah kemalasan, pikiran-pikiran kotor, tidak bisa berpikir jernih, emosi labil dan terganggu, serta kerusakan-kerusakan lainnya.
  2. Keingkaran: Misal, dengan sengaja tidak melaksanakan sholat atau ibadah-ibadah wajib lainnya.  Keingkaran lebih berbahaya daripada maksiat karena dalam hambatan jenis ini sudah ada unsur penentangan kepada Alloh sWT dan Rasul-Nya.  
  3. Takabur dan Putus asa:Takabur dan putus asa seperti dua sisi mata uang.  Bila terkena hambatan jenis ini, seseorang akan kehilangan keseimbangan.  Apabila dia sukses, dia akan menjadi takabur dan apabila mengalami kegagalan di akan berputus asa. 

Hambatan eksternal: Hambatan ini adalah segala seuatu yang berada di luar jiwa kita seperti kondisi fisik, lingkungan, dan sebagainya.  Apabila seseorang tidak berhasil megnatasi hambatan internalnya, maka dia tidak akan bisa mengatasi hambatan eksternal dan perjalanannya menuju kesuksesan akan terhambat bahkan terhenti.  Namun, apabila seorang manusia  berhasil mengatasi hambatan-hambatan internal, hambatan-hambatan eksternal justru akan semakin mendewasakan dirinya.

 

Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Selasa, 29 Januari 2008

Harga yang harus dibayar untuk meraih kesuksesan

Harga yang harus dibayar untuk meraih kesuksesan

Ditranskrip dari Acara "Mutiara Pagi: The Power of Life" tanggal 30 Januari 2008, Narasumber: Mbak Niekmah (http://nieksukses.blogspot.com)

Ternyata untuk Sukses, ada harga yang harus dibayar.  Maka, jangan takut membayar harga untuk mendapatkan kesuksesan.  Kebanyakan orang tidak mau atau tidak berani bayar harga sehingga sulit sekali untuk sukses.

Apa saja yang harus dilakukan untuk membayar "The Price of Success" ini?

  1. When you have time, prepare for the best (jika anda punya waktu, lakukan persiapan yang baik)Banyak atlit yang terkadang jauh sebelum bertanding atau mengahdapi tantangan kurang melakukan persiapan saat waktu lapang dan mati-matian berlatih menjelang pertandingan.  Banyak di antara mahasiswa menerapkan sistem SKS (Sistem Kebut Semalam) sehingga tidak dapat menyelesaikan tantangan perkuliahan dengan baik.Banyak pelamar kerja yang gagal saat menghadapi wawancara karena kurang melakukan persiapan dengan melakukan pencarian informasi yang memadai.Banyak diantara kita buang-buang waktu untuk bersenang - senang, hingga lupa mempersiapkan hal-hal yang harus kita persiapkan untuk menghadapi tantangan di masa depan.  Persiapan yang harus dilakukan antara lain:Persiapan fisik dengan berolah raga teratur, persiapan mental dengan belajar dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan, persiapan emosional dengan berlatih dengan orang lain dan persiapan spiritual dengan beribadah dan berdoa.
  2. When you have a chance, do your best (jika punya kesempatan lakukan yang terbaik) Misalnya, kita sudah bekerja, walaupun gajinya belum seberapa, kita tetap harus melakukan yang terbaik.  Jangan sampai hanyakarena belum mendapat pujian dari orang lain (atasan, rekan kerja) sehingga tidak mau melakukan yang terbaik, walaupun ini kesempatan yang kita raih, maka lakukan yang terbaik bila kita diminta melakukan training, mengajar tanpa di bayar sebenarnya kita sedang  mendapatkan kesempatan untuk menanam bibit kepercayaan baik untuk diri kita sendiri atau orang lain, ada kemungkinan kita akan mendapat kepercayaan dari orang lain. Kesempatan memang selalu datang selama kita masih hidup, namun kita tetap rugi karena kehilangan waktu saat kita melewatkan kesempatan tersebut.  Apabila kita melakukan yang terbaik dalam suatu kesempatan, sebenarnya kita sedang mengasah kemampuan kita sehingga cepat atau lambat kita akan mendapat hasil yang lebih besar.  Bisa jadi di luar tempat kerja kita ada perusahaan-perusahaan atau orang-orang yang membutuhkan ketrampilan atau kompetensi kita yang sudah terasah di tempat kita bekerja saat ini.
  3. Get an inner feeling when you have done your best (Ketika anda telah melakukan yang terbaik, rasakan adanya kepuasan dalam diri anda)Sekarang ini memang motif ekonomi sangat menonjol, orang-orang mengharapkan bayaran dalam bentuk materi yang banyak dalam waktu singkat.  Hal ini merupakan sesuatu yangwajar namun di dunia ini segala sesuatu ada prosesnya.  Akan selalu ada kesenjangan antara idealisme kita dan keadaan kita sekarang.  Apabila kita bersedia mendapat bayaran kurang dari yang kita harapkan dan tetap memberikan yang terbaik, kita akan mendapatkan hal-hal yang anda inginkan suatu saat nanti.  Lakukan yang terbaik dan rasakan kepuasan dalam diri, sehingga suatu saat orang-orang akan menyadari dan menghargai apa yang kita telah lakukan.  Lakukanlah pekerjaan dengan keikhlasan dan ketulusan setinggi mungkin.Perbaiki niat kita, bila hanya karena materi, maka kita akan kepayahan. Tetapi bila kita melakukan pekerjaan/tugas-tugas kita dengan niat yang lebih tinggi, yaitu keridloan Alloh sWT, maka kita akan: terlatih melakukan yang terbaik, menciptakan lingkungan yang lebih baik dan menjadi penebar rahmat kepada semua orang.
    Caranya adalah dengan:
    1. Memperbaiki niat, ikhlas karena Alloh SWT.
      2. Cari orang-orang yang baik dan memiliki keahlian yang kita perlukan untuk ditiru.
    3. Ciptakan lingkungan yang lebih baik
  4. Challange the limit of your ability (Tantanglah batas kemampuan anda).  Kebanyakan dari kita hanya mempergunakan 5 sampai 10% dari kemampuan maksimal kita.  Jangan biarkan latar belakang, kelemahan dan kekurangan diri kita menghambat kita meraih kesuksesan.  Banyak tokoh besar yang memiliki kelemahan namun tetap dapat meraih kesuksesan, seperti Syekh Ahmad Yassin dari Palestina, Beethoven, Helen Keller dll.  Di Yunani Kuno, ada seorang orator yang berlatarbelakang orang gagap namun berlatih keras denganc ara memasukkan kerikil ke mulutnya dan berlatih berbicara di depan deburan ombak laut. Jika kita melakukan yang terbaik, maka kita akan mendapatkan yang terbaik.
  5. Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823