Tampilkan postingan dengan label institutkemandirian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label institutkemandirian. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Oktober 2010

[Transkrip] Kerang Rebus dan Kerang Mutiara


Sebuah kerang mengeluh pada ibunya, ada Sebutir pasir masuk ke dalam tubuhnya. Sang ibu hanya bisa meminta si anak bersabar. Anak kerang itu pun membalut pasir tersebut dengan air matanya sehingga menjadi mutiara yang indah dan berharga.  Kerang-kerang lainnya hanya bernasib tidak lebih baik daripada kerang rebus.

beberapa tips dari Mbak Niek

1. keyakinan bahwa anda istimewa. bagun kpercayaan diri istimwa satu2nya di dunia. pd akan naik, anda mendapati diri berharga. kalau seperti itu, apapun yg anda hadapi saat ini akan mejadi kecil. anda lebih berharda darpd masalaah.  bangun kyakinan diri. Anda unik dan memiliki keistimewaan luar biasa, menang dari kompetisi bermilyar sel sperma membuahi sel telur.  Keunikan dan keistimewaan inilah yang seringkali tidak disadari sehingga kita sering menjadi orang yang rata-rata.

2. wujudkan kata2 positif. Ngobrol yang positif2 dan optimis.  luar biasa unik dll berhak dpt sukses dlm hidup. menurut riset ada hubungan keyakinan diri dgn PD. Meningkatkan kualitas diri secara bertahap satu persen per hari.

3. Menghadapi masalah dengan memanfaatkan ruang antara stimulus dan response secara proaktif dan kreatif.  diantara anda dan masalah ada ruang jeda yang dapat dimanfaatkan untuk bereaksi secara optimal.  Sebelum bertindak, kita bisa menarik nafas dalam-dalam dan memperisapkan diri untuk bereaksi dengan baik.

4. Mengadopsi fisiologi orang-orang sukses sehingga cepat atau lambat kita terbiasa sehingga peredaran energi dalam tubuh kita optimal. Kita juga bisa mengingat kembali saat-saat sukses atau bahagia dan mengadopsi fisiologi saat itu.

Kita juga perlu perlu mempelajari kisah orang-orang sukses.  Kolonel Sanders, pendiri KFC, ditolak 1.009 kali saat menawarkan resep ayam gorengnya. Ia meluangkan waktu 2 tahun menjelajahi Amerika dg mobil tuanya,tidur dimobil.

Semoga bermanfaat

Narasumber: Mbak Niek

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Untuk teman-teman yang ingin belajar menulis secara GRATIS, silahkan klik link-link berikut ini:

Gratis 3 Bab Buku Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat

Newsletter Gratis Pintar Menulis dalam 9 Minggu

SMO Kelas Free Trial

Info Ebook Gratis, Langsung ke Email Anda. 100% Gratis

Sabtu, 07 Agustus 2010

[Transkrip] Sukses dalam Bersinergi

Acara: Mutiara Pagi - The Power of Life edisi 08 Agustus 2010

Manusia memiliki kompetensi, latar belakang, pendidikan yang berbeda-beda. Semua manusia memiliki kelebihan dan kekurangan, kekuatan dan kelemahan.

Sinergi berarti mampu memanfaatkan kelebihan kita untuk memperkuat kelemahan orang lain dan sebaliknya. Bisa juga berarti menggabungkan kekuatan kita dgn kekuatan orang lain agar tercipta kekuatan yang lebih besar. Kelemahan yang tertutupi dan kekuatan yang bertambah besar itu lebih memungkinkan ktia mencapai prestasi yg lebih tinggi.

Sinergi tidak menafikan adanya perbedaan-perbedaan. Sinergi justru menyatukan dan memadukan perbedaan-perbedaan itu sehingga tercipta suatu kesatuan kerja yagn lebih baik dariapda kerja sendiri.

Sinergi yang baik didukung core competence masing-masing. Kelebihan yang ditonjolkan harus khas dan unik, shingga apabila digabungkan dengan keleibhan yang lain akan mewarnai sinergi tersebut. Walaupun ada pihak yang lebih dominan (atasan, pemilik perusahaan atau pemimpin) namun kelebihan dari pihak yang kurang dominan tetap terserap dab mampu mewarnai sinergi itu.

Sinergi dapat diwujudkan dalam hubungan kerja, bisnis, rumah tangga, organisasi sosial dan lain sebagainya.

Persyaratan terwujudnya sinergi:

1. Motivasi: niat harus baik utk hargai orang lain. Niat baik dan kesediaan memepercayaai orang lain bisa menjadi faktor pendorong dan fondasi yang kuat dalam suatu sinergi

2. Tujuan: menyatukan kepentingan, memperkuat kekuatan.

3. Komitmen: sesuatu yang kita ingin capai harus dikomitkan bersama. Ikatan batin dan formal saling menguatkan komitmen.

4. Pengoptimalan kekuatan, mendelegasikan aktifitas kita sesuai dengan kelebihan yang dimiliki orang yang bersinergi tersebut. Distribusi kekuatan yagn optimal membuat sinergi menjadi kuat. Tetapi, apabila orang-orang yang bergabung gagal dalam distribusi, sinergi bisa melemah.

5. Toleransi, pelibatan pihak lain. ada perbedaan perlu toleransi. tanpa toleransi sinergi tidak tahan lama. kesediaan kita utk mengakui ada kepentingan, gaya dll sejauh tidak melampaui prinsip yang benar. berbeda keinginan, cara kerja, gaya hidup dll masih bisa diterima sejauh prinsip tidak dilanggar.

6. Sabar: utk capai ssuatu spare utk menuggu waktu utk meraih pencapaian pd titik terbaiknya. perubahan-perubahan transisi agar sinergi berjalan dgn baik.

Faktor penghambat sinergi:

1. Tiba2 tidak aada kesamaan tujuan. ingin mempercepat pekerjaan yang lain memperindah hasilnya.

2. Ada pihak yg egois dan tidak toleran pada orang lain. tidak mbuat orang lain merasa terlibat berkontribusi. orang lain tidak merasa berharga lagi.

3. Tidak mampu mendistribusikan tg jawab dan hak secar benar pada mitrasinergi. ada yang kebnayakan kerjaan yg lain hanya sedikit. hak pun demikian ada ygn merasa tidak dierplakuan adil.

4. Tidak bersungguh-sungguh menempuh proses. tidak seketika jadi, tidak melakukan dgn sungguh2 ada kemungkina merasa lelah dan frustasi.

Terapi mengatasi gangguan atau yang mengganggu sinergi:

1. Bicara dengan yang bersangkutan agar berpartisipasi

2. Lokalisir gangguan, tidak berpartisipasi dalam sinergi inti. ditempatkan sbg support team.

3. Tindakan tegas, pemecatan, pemutusan keterlibatan dalam sinergi atau bahkan tindakan hukum

Salah satu syarat kesuksesan adalah sikap dan mental ingin terus bersinergi dengan orang lain untuk saling memberi manfaat sebesar-besarnya.

Semoga bermanfaat

Narasumber: Bapak Ahmad Juwaini

Acara Mutiara Pagi - The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis. Alamat Institut Kemandirian: Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Rabu, 30 Juni 2010

[Transkrip] Menangkap dan menerjemahkan pesan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari



gambar dari sini

1. cukup sensitifkah kita dalam menangkap makna dalam pesan Tuhan?

Pesan Tuhan tersembunyi dalam kejadian-kejadian yang kita alami setiap saat. Seringkali kejadian-kejadian itu berbentuk masalah. Masalah bisa dibagi dua yaitu masalah pribadi dan sosial. Jika kita sering mengalami masalah pribadi, maka Tuhan ingin agar kita memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas diri. Jika berupa masalah sosial, maka Tuhan ingin agar kita bisa menjadi seorang pemimpin. Ibadah-ibadah yang diperintahkan Tuhan adalah sarana untuk meningkatkan sensitifitas kita dalam menangkap pesan-pesanNya.

2. cukup cerdaskah kita dalam menerjemahkan pesan-pesan tersebut?

penerjemahan pesan Tuhan ygn baik akan menghasilkan hal-hal yang positif dan produktif. Setiap kecerdasan saling berkaitan, spiritual emosional dll saling berkaitan baik kurang atau lebih. Semakin sinergis kecerdasan-kecerdasan yang ada pada diri kita, semakin efektif kita dalam menangkap pesan-pesan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Yang terpenting adalah bagaimanapun cara kita menerjemahkan pesan-pean tadi, kita tetap berbaik sangka padaNya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : "Allah Ta'ala berfirman : "Aku menurut sangkaan hambaKu kepadaKu, dan Aku bersamanya apabila ia ingat kepadaKu. Jika ia ingat kepadaKu dalam dirinya maka Aku mengingatnya dalam diriKu. Jika ia ingat kepadaKu dalam kelompok orang-orang yang lebih baik dari kelompok mereka. Jika ia mendekat kepadaKu sejengkal maka Aku mendekat kepadanya sehasta. jika ia mendekat kepadaKu sehasta maka Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepadaKu dengan berjalan maka Aku datang kepadanya dengan berlari-lari kecil". (Hadits ditakhrij oleh Bukhari). sumber Hadits: blog ini


3.cukup kuatkah kita dalam melaksanakan isi pesan tersebut?

Kekuatan dan kesabaran seseorang terlihat dari seberapa besar resiko yang berani dia ambil.

Setiap pesan Tuhan mengandung:

1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah padaNya
2. Memberi manfaat sebesar-sebesarnya pada orang lain
3. Meningkatkan kualitas diri terus menerus

Ketiga hal itu membutuhkan kesabaran dan kekuatan serta mengandung resiko. Namun, pada akhirnya, hasilnya adalah untuk kita sendiri. banyak diantara kita yang terlalu cepat dan terlalu mudah menyerah dalam melaksakan isi pesan dari Tuhan tersebut.

Semoga bermanfaat


Sumber: The Power of Life edisi 1 Juli 2010, Radio Trijaya FM

Narasumber: Bapak Supardi Lee

gambar dari sini

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Rabu, 19 Agustus 2009

BAZAAR alumni Institut Kemandirian

Start:     Aug 19, '09 3:30p
End:     Sep 17, '09 9:00p
Location:     Jakarta Islamic Center, Jakarta Utara
Dalam rangka menyemarakan bulan romadhan Forum Alumni JIC IK akan mengadakan BAZAAR di Jakarta Islamic Center dari tanggal 01 Ramadhan - 27 Ramadhan, bazaar dibuka dari jam 15.30 sampai 21.00, untuk informasi hubungi Sdri Wiwin 0812 8077 0544 Dewi (021) 9942 1314

Start Time: Saturday, August 22, 2009 at 3:30pm
End Time: Thursday, September 17, 2009 at 9:00pm

Selasa, 17 Maret 2009

[Transkrip] Kunci Kebahagiaan dan kesejahteraan hidup

Narasumber: Mbak Niek

Setiap orang ingin merasakan kebahagiaan dan kesejahteraan hidup, walaupun barometernya bisa berbeda-beda.

Bagaimanapun kondisi anda saat ini, apapun modal anda saat ini, anda berhak mendapatkan kebahagiaan hidup.  Tidak ada syarat tertentu semua orang berhak bahagia selama dia menginginkan kebahagiaan itu.   

Kunci2 tersebut antara lain:

1. Belajar menangani rasa putus asa

Banyak orang merasa putus asa saat ditimpa musibah atau mengalami masalah/kesulitan spt diputuskan kekasih, ditolak calon istri/suami, belum dapat pekerjaan, stress dll.  Kita harus belajar menangani putus asa.  Putus asa bisa mengakibatkan tekanan mental dalam kehidupan kita. Tekanan tersebut bisa membuat kita tidak bersemangat dalam hidup ini.  Bagaimana agar kita bisa mengatasi perasaan putus asa ini?

Belajar menangani proses menuju hal tertentu dgn cara belajar

1. Jangan berkeringat hal2 kecil.  jgn khawatir hal2 kecil

2. Ingatlah bahwa semua hal kecil, kita kan merasa lebih ringan.  Anggapan bahwa masalah2 besar adalah dari diri sendiri yang manganggap masalah2 itu monster yang mengerikan.  

Anggapan bahwa masalah itu besar bisa menimbulkan rasa putus asa.

Allah SWT tidak akan memberi masalah lebih besar dari kemapuan kita mengatasinya, sehingga kita perlu belajar mengatasi masalah. terhindar dari putus asa.  Mimpi kita pun terhenti karena keputusasaan yang kita alami.  

Kisah Federal Express yang merencanakan 150 ekspedisi per bulan namun hanya 6 yang masuk.   Bila hal itu terjadi pada diri kita, mungkin akan banyak diantara kita yang berhenti. persaingan banyak kompetisi ketat konsumen terbatas dll.  

belajar banyak dari orang2 yang mengalami beragam tekanan bangkit lalu dapat hal2 yang tidak terduga.

2. Belajar mengatasi penolakan:

Berapa banyak diantara kita yang takut untuk mencoba sesuatu karena takut ditolak.  

Sejarah membuktikan bahwa orang2 yang sukses adalah orang-orang yang tidak takut ditolak, mereka terus berusaha walaupun mendapat banyak penolakan di sana sini, seperti Kolonel Sanders pendiri KFC, Thomas Alfa Edison dll.  Bahkan RAsulullah SAW juga dahulu mendapat banyak penolakan dari kaumnya sebelum berhasil meng-Islam-kan seluruh jazirah Arabia.  

Mereka menganggap penolakan sebagai sumber energi atau sumber kekuatan untuk membuat pribadi mereka menjadi pribadi yang agung, lebih besar dan lebih kuat.  Sehingga mereka bisa bertahan terhadap penolakan2 walaupun beribu kali.   

Orang yang ditolak lalu merasa "down" adalah orang2 yang tidak lagi berpegang teguh pada keinginannya.  Dia tidak lagi bisa meraih keinginan dan mimpi2nya.  

Bisa jadi penolakan itu disebabkan oleh cara atau waktu yang kurang tepat.  

Bukankah apabila kita tidak pernah ditolak kita tidak akan pernah introspeksi, tidak pernah ada motivasi memperbaiki diri dsb? dengan catatan anda tidak berhenti.  


3. Belajar menangani tekanan kesulitan keuangan

Banyak orang yang Penghasilannya ada, bahkan banyak namun tidak bisa menyimpan yang sudah dimiliki dan mengeluarkan uang/harta tersebut di jalan yang tepat. Malahan seringkali dikejar-kejar petugas kartu kredit.   

Kita harus belajar agar tahu bagaimana mencari, menyimpan dan membelanjakan uang.  Bagaimana mencari uang yang cukup dengan cara yang halal dan baik, menyimpan uang tersebut dengan baik dan mengeluarkan di jalan yang halal baik dan tepat sasaran.  

(keterangan lebih lanjut bisa dibaca di buku Pak Supardi Lee, The Rich Plan)

Kesejahteraan berkaitan dengan materi, kebahagiaan tidak harus berkaitan dengan materi.  Kebahagiaan lebih berkaitan dengan ketenangan.  Yang membuat kita sulit melihat jalan keluar adalah karena kita tidak tenang.  Kita perlu meluangkan waktu sedikit untuk menjadi observer/pengamat bagi diri sendiri.  dengan demikian, kita akan bisa melihat diri kita sendiri dengan lebih objektif.  Apabila sering dilatih dengan baik, Insya Allah kita akan lebih tenang.

Jika anda menetapkan kesejahteraan dgn rumah yang sederhana, kendaraan keluarga dan pasangan hidup yang baik dan anak2 yang sholeh, usahakan agar diraih agar anda bahagia.  Namun, apabila belum, jadilah orang yang bahagia.  Orang yang bahagia akan mudah mengundang kebaikan dari orang lain, termasuk kepercayaan.  Materi dan kesejahteraan akan mengikuti cepat atau lambat.  

4. Belajar Berikan lebih dari apa yang anda harapkan diterima dari orang lain

dalam kehidupan berumah tangga, banyak istri/suami yang mengeluh bahwa pasangannya kurang perhatian namun itdak ada yang mau mulai, sama2 nunggu. Jika salah satu memberi kepada yang lain, bahkan memberi lebih, maka dia akan menerima apa yang dia harapkan.  

Jika anda sudah punya perusahaan, rumah mewah dll, namun hanya dinikmati sendiri, itu bukan kebahagiaan atau kesejahteraaan.  Jika sudah banyak orang yang menikmati, itulah kebahagiaan dan kesejahteraaan

Anthony Robbins dalam Unlimited Power.  Pada suatu hari Thanksgiving, dia tidak punya apa.  Tiba ada yang mengetuk pintu tempat tinggalnya dan memberi parcel, daging kalkun dll.  Dia merasa bahagia dan termotivasi untuk memberi kebahagiaan kepada orang lain.  Dia memberi banyak hal setiap hari thanksgiving saat dia sudah sukses dan jadi motivator no. 1

Jika seseorang bahagia dan sering membagi kebahagiaan kpd orang lain, maka orang ini akan tetap hidup di hati orang2 yang dia beri kebahagiaan.  

Memberi bisa berupa materi atau non materi, namun jika kita selalu memberi keduanya, misalnya sedekah dgn senyum, tentu

Orang yang bahagia akan tampak dari gerak-geriknya, lebih terarah, elbih teratur dan lebih bisa menebarkan energi kebaikan.  Orang yang bahagia terlihat dari wajahnya selalu berseri-seri walaupun sedang tidak tersenyum.  Dia juga memiliki penerimaan pada orang lain, bisa menerima siapa saja.  

ketika hati bahagia dan bersinar, energi kebahagiaan otomatis memancar keluar.  

Kita ditakdirkan sebagai pemenang, sehingga sesungguhnya kita bisa memenangkan setiap pertandingan di dunia ini.  Insya Allah

Kebahagiaan sejati tidak memerlukan syarat apapun.  Bahagia pada pilihan dan keputusan anda dan latih tersenyum tulus dan ucapkan pada diri anda sendiri "saya bahagia hari ini".  

Mari mengundang kebahagiaan dengan kebahagiaan

Semoga bermanfaat;

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

related link : Resep menuju kebahagiaan

Selasa, 10 Februari 2009

[Daily Life and Social Issues] Pengamen naik bergantian

Kulangkahkan kakiku yang rapuh
Tinggalkan sepi kota asalku

Saat pagi buta
Sandang gitar usang
Ku coba menantang
Keras kehidupan

Iwan Fals - Kupaksa Untuk Melangkah

Kemarin siang, saat saya hendak berangkat untuk mengajar, bis yang saya tumpangi dimasuki pengamen.  Tidak tanggung-tanggun, satu pengamen selesai manggung dan turun dari bis, yang lain naik dan mulai memamerkan aksi panggungnya.  Total saat berangkat ada 4 pengamen yang manggung, baik solo ataupun group.  

Pas pulang, seingat saya ada dua pengamen lagi, 1 solo yang lain group.  

Saya jadi berpikir, berapa kira-kira jumlah uang yang mereka dapat sehari.  

Perhitungan kasar aja ya

500 x 10 = 5000 - 5000 x 10 naik turun bis = 50000 rupiah x 20 hari ngamen per bulan = 1 juta rupiah

hmmm, Jumlah yang lumayan bukan, untuk masa krisis seperti sekarang ini

Apalagi, dengan melihat penampilan mereka yang amsih muda-muda itu, kemungkinan besar mereka masih single alias belum menikah.  Tentu banyak kesempatan bagi mereka untuk membina masa depan yang cerah, dunia dan akhirat.

Namun, tentu saja jumlah tersebut masih kurang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bagi mereka.  Belum lagi karena background pendidikan yang kurang memadai, mereka memiliki kesadaran yang rendah akan nilai uang. Mereka juga belum mampu membedakan antara kebutuhan dengan keinginan.  sehingga, uang yang terkumpul dalam jumlah yang lumayan itu kemungkian besar habis untuk kebutuhan sehari-hari seperti makan dan minum dan tentunya hal-hal yang sebenarnya bukan kebutuhan, seperti merokok.  Saya sendiri tidak tahu apakah mereka harus menyetor pendapatan mereka ke boss preman atau tidak.  jika iya, sungguh malang nasib mereka.

Pola hidup boros itu mereka jalani karena ketidaktahuan mereka, dan hal itu  membuat mereka untuk enggan berubah.   Hal yang demikian terjadi pula kepada orang-orang yang lain, seperti supir bis dan kernet, pedagang asongan, pengemis dan lain-lain.  

Yah, mungkin seperti Bani Israel yang memilih hidup dalam cengkeraman Firaun di zaman Mesir Kuno daripada dimerdekakan oleh Nabi Musa A.S.  Hanya saja, zaman sekarang ini Fir'aunnya diganti boss-boss mafia preman yang mencengkram mereka.  

Tentu saja para mafia preman itu tidak akan membiarkan ladang rezeki mereka, yang diperoleh dengan jalan memeras orang lain, hilang perlahan-lahan.  Mereka akan mempertahankan pendapatan mereka itu dengan sgala cara, biasanya dgn kekerasan.  

Padahal, jika saja orang-orang miskin tidak dicengkram mafia, pendapatan mereka cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka.  Sisa dari pendapatan mereka bisa ditabung untuk digunakan membina masa depan yang lebih baik.

Pertanyaannya sekarang, siapa yang akan berperan sebagai Nabi Musa bagi mereka.  Orang yang berani menghadapi para boss preman itu demi membebaskan orang-orang miskin tersebut.   Dia bersedia membantu mereka keluar dari zona nyaman mereka (yang sesungguhnya tidak nyaman sama sekali) bagaikan Nabi Musa meyakinkan Bani Israil keluar dari Negeri Mesir menuju kebebasan dan kemerdekaan.

Tantangan yang dihadapi tentu saja bukan saja dari luar orang-orang miskin tersebut.  Sikap mengasihani diri sendiri yang menjangkiti mereka sangat menyulitkan orang-orang yang berperan sebagai Nabi Musa untuk mereka.  Para "juru selamat" itu tidak akan mampu menyelamatkan diri kaum miskin papa itu apabila mereka membangkitkan semangat dalam diri mereka sendiri.

Orang-orang yang mengasihani diri sendiri menganggap diri mereka sebagai korban.  Mereka cenderung menyalahkan segala hal di luar mereka sebagai penyebab kemiskinan hidup mereka.  Sulit sekali membangkitkan jiwa mereka untuk mempersiapkan diri meraih masa depan yang gemilang.  Kira-kira seperti itulah dahulu Nabi Musa menghadapi Bani Israel di Mesir Kuno.  

Para trainer dari Institut Kemandirian (Bang Jay, Pak Supardi Lee, Mbak Niek dan lainnya) selalu menekankan bahwa hidup ini memang untuk menjalani yang susah-susah.  Itulah syarat yang diperlukan untuk meraih kesuksesan, baik di dunia ataupun akhirat.  


Tulisan terkait: Mengasihani diri sendiri (kisah sedih dari Pilkada)

Semoga bermanfaat



Jumat, 26 Desember 2008

[TRANSKRIP] Menyongsong perubahan


Menyongsong perubahan


Narasumber: Bapak Hikmawan Abdul Hasan

Dunia selalu berubah, dan sekarang ini kita sedang menyongsong suatu perubahan yang besar

tahun hiriah, hirjah perubahan tempat sistem diri kualitas hidup momentum perubahan diri

Apabila kita ingin masuk ke dunia yang kompetitif, seperti bisnis, bukan cuma kemauan yang diperlukan.  banyak orang yang mau sukses tetapi tidak bisa bertahan selama proses menuju sukses itu berlangsung.  

Kemauan ini harus ditingkatkan menjadi tekad.  Tekad bulat yang membaja itu disebut determination, suatu keadaan kritis dimana apabila kita tidak mendapatkan tujuan itu, kita akan mengalami kesengsaraan yang sangat luar biasa besar.  

sangat penting ketika dalam kondisi kritis menghadapi perubahan2 yang belum cukup kita ketahui ilmunya.  bhs arabnya AZZAM

tekad bulat baru setelah itu tawakal

tawakal bentuk konkrit dari azzam, atau tekad bulat yang sangat kuat

1. sebelum melakukan tindakan, perlu ada setting yang tepat di dalam pikiran kita.  Kita harus menjadi orang memiliki yang ambisi yang positif.  kita selalu ingin agar kualitas kita semakin baik dari hari ke hari.  Kita sendiri harus punya ambisi yang baik ,selalu ingin maju, selalu ingin memperbaiki diri.  lebih baik dari hari kemarin, esok lebih baik lagi.  

2. Kita harus memiliki kejelasan apa yang kita inginkan, apa yg ktia tuju, apa yang kita harapkan dalam  perubahan ini.  Kita harus mampu memvisualisasikan dan terus membuat bayangan itu makin jelas.  Kejelasan visualisasi tadi akan memantapkan langkah-langkah dalam perubahan.  

3. Kita juga perlu memiliki kemampuan adaptasi yang memadai dalam mengarungi arus perubahan yang terjadi di dunia ini.  Kemampuan adaptasi ini diperoleh dari kejelasan visi dan visualisasi kita akan tujuan kita.  Kita tidak lagi menjadi bagian yang hanyut dalam arus tapi jadi bahagian yang mampu beradaptasi dengan perubahan2 tersebut.  Bahkan bukan tidak mungkin kita akan mampu mengendalikan arus perubahan tersbut.  

4. Kita harus berani mengambil tanggung jawab.  Kita ini adalah orang yang akan diberi bekal, berupa pengetahun dan kemampuan, di balik bekal-bekal itu ada tanggung jawab.   Seringkali, apabila kita mengalami perubahan yang tidak enak, kita sering menyalahkan pihak lain, kambing hitam.  Seharusnya, kita sebagai orang bertanggung jawab bisa bersikap.

"ini saatnya saya utk melakukan sesuatu, apapun yng terjdi ini tg jawab saya"

5. tindakan yang konsisten, yaitu tindakan-tindakan yang berhbungan dengan kejelasan hal-hal yg kita inginkan.  Ketika ada peluang utk melakukan suatu yang bisa mendekatkan kita pada apa yang kita harapkan, lakukan.  

Tujuan adalah sesuatu yang tergambar jelas di dalam benak kita walaupun belum tercapai di dunia ini.  dalam bahasa Arab disebut Ghayyah.  


Mengatasi hambatan dalam menyongsong perubahan

Faktor terbesar penghambat perubahan ada di dalam diri kita sendiri Alloh SWT mengubah keadaan suatu kaum bila mereka mengubah apa yang ada di dalam dirinya.  Apapun yang terjadi di dunia ini terjadi atas izin Alloh SWT, tetapi perubahan itu seolah2 dilakukan atau dipengaruhi keputusan2/tindakan2 si makhluk/si manusia.

Hambatan terbesar ada di benak kita berupa keyakinan

1. Keyakinan dibentuk seperti meja ada kaki-kaki, kaki-kaki tersebut memperkuat meja (Note: analogi ini dipakai Gary Craig, pendiri EFT)

a. ungkapan, kata2 dari lingkungan, orang tua, guru, teman dll, dianggap kebenaran sehingga menjadi keyakinan
b. pikiran mengolah informasi, ide dan sebagainya diterima sebagai keyakinan
 
2. pilihan, memilih sesuatu sebagai keyakinan, memilih utk yakin, agak berat krn memilih benar2 sadar dan benar2 tenang agar pilihan ini lansung ditangkap pikiran bawah sadar bergerak secara otomatis mengikuti keyakinan kita

pernyataan yang kita terima kebenarannya dan ter-install dalam bawah sadar kita sebagai keyakinan.  bila tubuh kita diikat talinya terlihat.  Tetapi, bila pikiran yang diikat, talinya tidak terlihat.  Inilah mental block membatasi kita utk berubah, maju dan berkembang. 

Sesungguhnya, setiap manusia memiliki potensi luar biasa.  Namun dalam perjalanan hidup mereka ada yang sengaja atau tidak terinstall mental blok yang menghambat dirinya berkembang. 

Apabila penerimaan akan suatu pengertian atau pemahaman baru tidak bisa masuk ke pikiran yang paling dalam dari diri seseorang, maka  keyakina baru tidak akan tertanam dalam dirinya.  Dia mungkin paham tetapi tidak mau berubah karena yang bekerja adalah keyakinan dirinya yang lama.

Perubahan individu, lingkungan, masyarakat dan negara
 
ada perubahan secara individu, lingkungan, masyarakat dan negara.  Perubahan individu masih bisa dikendalikan orang yang bersangkutan, namun apabila perubahan itu dalam bentuk yang lebih besar seperti lingkungan, masyarakat atau negara, maka
perubahan itu makin tdk bisa dikendalikan secara langsung.

kunci bagaimana menempatkan diri dalam perubahan2 tersebut adalah bersabar.  Apabila kita tidak punya pengaruh besar, power utk mempengaruhi perubahan tersbut, misalnya hanya sebagai warga biasa dan tidak punya kendali, maka langkah terbaik adalah bersabar. 


sabar adalah memiliki kemampuan adapatasi yang tinggi dgn tetap mempertahankan hidup yang berkualitas.  bentuk konkirt kesabaran adalah tetap maju mesikipun dlam pikiran kita blm menemukan jalan keluar.  Kita tetap melakukan upaya mejalani perubahan tadi sambil tetap mengarhapkan hasil yang terbaiik.

Fenomena ini mirip pintu otomatis yang bandara atau pusat perbelanjaan.  Kita belum tahu apakah pintu itu akan terbuka atau tidak, namun kita terus maju hingga posisi terdekat.  Pintu itu pun terbuka sendiri. 

Hal ini dicontohkan seorang pengusaha dari Australia, pada saat itu agent property ternyata dimulai saat para  pengamat properti mengatakan bisnis properti sedang lesu.  Pengusaha tersebut berkata di dalam bisnis ada peluang. 

memang pada awal2 babak belur, namun dia terus maju walau tidak tahu terbuka atau tidak.  Pada akhirnya nanti ada jln keluar, ada solusi.   Negara dibangun oleh individu-individu.  Jika suatu negara ingin berubah, maka individu-individu yang ada di dalamnya harus berubah. 

Dalam surat Ar RAad ayat 11,  Alloh SWT menyatakan bahwa Alloh hanya akan mengubah kondisi suatu kaum apabila masing2 indvidu dalam kaum tersebut mau mengubah kondisi yang ada diri mereka masing. 


kita menyongsong perubahan dengan tetap mengingat Alloh SWT tanpa melupakan tindakan-tidnakan yang perlu dilakukan sesuai sunnatullah

Semoga bermanfaat

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823






 

Rabu, 17 Desember 2008

[TRANSKRIP] Langkah atau lompat



Narasumber: Bapak Supardi Lee

Setiap orang ingin meraih kesuksesan.  Kesuksesan di dunia ini dapat diraih apabila kita maju.  Kemajuan yang kita raih itu bisa merupakan hasil kita melangkah atau melompat.

kita perlu tahu persis kita di mana dan mau ke mana.  Misalnya kita berada di posisi 2 dan target kita adalah 10 (lulus kuliah, jadi manager, jadi pengusaha sukses dll).   

banyak orang yang sudah menetapkan tujuan dalam kehidupan. Namun, banyak dari mereka belum menentukan apakah akan melangkah atau melompat dalam mencapai tujuan tersebut. Sehingga pada akhirnya banyak yang hanya beputar-putar saja dan tidak maju-maju.  Seakan-akan sudah bergerak mendekati tujuan padahal cuma mutar-mutar.  Banyak orang jadi stress dan frustasi gara-gara hal itu.  

Yang harus dipertimbangkan saat kita memutuskan apakah akan melangkah atau melompat adalah

waktu, energi dan resiko

I. Waktu

Ada orang yang setelah sekitar 30 tahu melangkah baru mencapai sukses, sehingga dia sukses pada saat berusia relatif lanjut. ada juga orang yang melompat sehingga dalam 10 tahun bisa mencapai sukses dalam derajat yang sama.   

II. Energi

Energi di sini adalah sumber daya yang kita miliki misalnya keyaknan, ketrampilan, kompetensi, karakter, relasi dll.  Melompat tentu memerlukan energi lebih besar daripada melangkah.  Orang yang terlalu nekat melompat padahal energinya kurang tentu saja bisa mengalami resiko cedera.  Orang yang nekad keluar kerja utk berbisnis resikonya bangkrut.

Jika kita merasa masih memiliki banyak waktu namun kurang energi, ada baiknya kita melangkah dulu dengan sabar agar bisa mempersiapkan diri untuk melompat.  Namun, bisa kita sudah punya cukup energi jangan sampai kita menunda-nunda untuk melakukan lompatan-lompatan besar yang akan menghemat lebih banyak waktu.   

III. Resiko

Melangkah dan melompat masing-masing punya resiko sendiri:

a. melangkah perlu waktu lama.  Sebaliknya, dengan melompat orang bisa menghemat banyak waktu.  

b. melangkah tidak butuh banyak energi.  Melompat perlu energi yang banyak sehingga bisa menghemat banyak waktu.  

Melompat sepertinya memiliki resiko lebih tinggi namun sesungguhnya resiko diukur menggunakan kemampuan pelakunya, jadi resiko itu sifatnya subjektif bukan objektif.  

Contoh:

1. Memasarkan 40 rumah tentu lebih besar resikonya apabila dilakukan orang yang belum berpengalaman dibandingkan dengan memasarkan 1000 rumah yang dilakukan oleh agen real estate profesional.  

2. mengendarai mobil dengan kecepatan 100 km/jam tentu lebih besar resikonya apabila dilakukan oleh orang yang beru bisa mengemudi dibandingkan bila dikemudikan dgn orang yang sudah mahir.  Sebaliknya, mengendarai mobil dengan kecepatan 40 km/jam tentu lebih besar resikonya bila dilakukan di jalan tol.  

3. Orang yang memiliki kreatifitas dan inisiatif yang tinggi tentu memiliki resiko yang lebih kecil utk memulai bisnis daripada orang yang biasanya hanya jadi staff saja, yang mengurusi hal-hal rutin.

Dari alam kita bis amencontoh pohon bambu cina.  Pohon bambu tersebut bila ditanam selama beberapa tahun tidak menampakkan pertumbuhan yang signifikan.  Pohon tersbut hanya bertambah tinggi beberapa cm saja.  Namun sesungguhnya pohon bambu itu menumbuhkan akar yang kuat ke dalam tanah.  Sehingga saat memasuki tahun ke lima, pohon itu tumbuh dengan pesat sehingga mencapai puluhan meter.  

Kita bisa membuat kombinasi yang sinergis antara melangkah dan melompat.  Contoh yang paling baik dalam sejarah adalah Nabi kita yaitu Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW adalah contoh kombinasi dari kombinasi melangkah dan melompat yang luar biasa.  Dari lahir sampai umur 40 tahun (saat diangkat menjadi Nabi), beliau orang yang melangkah terus menerus sedangkan dari 40 sampai belaui wafat, beliau melakukan lompatan-lompatan yang luar biasa.  Tentu saja resiko antara melompat dan melangkah yang beliau alami sangat berbeda.  Saat beliau melangkah, relatif tidak ada resiko bahkan masyarakat Makkah 100% mempercayai beliau sehingga menggelari beliau Al Amin (yang benar2 bisa dipercaya).  Namun, begitu beliau diangkat menjadi Nabi dan melakukan lompatan2 besar, resiko yang besarpun menghadanag.  beliau dan para sahabatnya harus menghadapi berbagai tantangan dari kaum kafir Quraisy sehingga bahkan harus berkali kali melakukan peperangan.  

Pada akhirnya beliau bisa mengubah jazirah Arab menjadi bangsa yang beradab dan bahkan mempengaruhi peradaban dunia secara keseluruhan.  

Pada waktu sebelum reformasi, Indonesia sebenarnya ingin melompat (tinggal landas, istilah waktu itu) namun yang terjadi adalah kejatuhan karena energi yang seharusnya dikumpulkan untuk melompat sudah disedot habis (korupsi dll).  

Parameter untuk memilih antara melompat dan melangkah adalah diri kita sendiri, tingkat energi kita.  Pada saat kompetensi dan karakter kita sudah memadai, saat itulah kita bisa melakukan lompatan yang berarti dalam perjalanan kita menuju sukses.  

Semoga bermanfaat

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Selasa, 02 Desember 2008

[KISAH DAN HIKMAH] Membuang Kebencian

Membuang Kebencian

sebagian isi posting diambil dari acara Mutiara Pagi - The Power of Life dengan narasumber Bapak Zainal Abidin

Untuk dapat membuang kebencian, kita perlu menyadari penyebab kebencian tersebut:

Minimal ada dua penyebab kebencian:

Penyebab pertama adalah Harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan.  Sering kali, apabila sesuatu yang diharapkan tidak terjadi, orang mencari penyebabnya.  Masalahnya, banyak yang mencari penyebab kegagalan tersebut di luar dirinya.

seperti kisah sufi yang termasyhur:

Suatu malam, seorang wanita sedang berada di bawah lampu penerangan jalan.  dia tampak sedang mencari-cari sesuatu.  Beberapa saat kemudian, datanglah beberapa orang penjaga malam.  

Salah satu dari para penjaga tersebut bertanya kepada sang wanita "Cari apa mbak?"

Sang wanita menjawab "saya sedang mencari cincin saya yang hilang".  

"Hilangnya di sekitar sini?" tanya penjaga yang lain.  
 
"Bukan" jawab si wanita "di dalam rumah". 

Para penjagapun tertawa terbahak-bahak. 

Seorang penjaga berkata "Mbak, kenapa gak dicari di dalam rumah?". 

"di dalam rumah gelap mas, di sini terang" jawab si wanita.    

sambil geleng-geleng kepala, penjaga yang lain berkata "Mbak, biar gelap tetap harus dicari di dalam rumah, kalau di sini biarpun lampunya ditambah juga gak bakalan ketemu".  Teman-temannya mengangguk tanda setuju sambil tersenyum. 

Bahkan ada yang menambahkan "Mbak, emangnya itu cincin bisa jalan sendiri keluar ya?"

Mungkin jika kita bertemu dengan orang seperti wanita itu, kita akan menganggapnya gila. Tetapi, tidakkah kita juga seirng melakukan kegilaan yang sama.  Kita seringkali menyalahkan orang lain atas kegagalan yang terjadi pada diri kita.  Kita juga seringkali menuntut orang lain berubah.  Bahkan yang lebih buruk lagi, kita menuntut orang lain berubah sesuai dgn keinginan kita, bukan agar dia berubah menjadi lebih baik menurut syariat dan sunnatullah. 

Padahal bukan tidak mungkin penyebabnya ada dalam gelapnya relung hati kita.  Terkadang kita terlalu memanjakan diri, memperturutkan hawa nafsu sehingga kita menjadi pribadi yang tidak bisa diharapkan dan diandalkan oleh orang lain.  Bukan tidak mungkin

Jangan sampai kita mengharapkan hasil yang berbeda dengan sebab (usaha, strategi dll) yang sama.  Hal itu adalah suatu kegilaan yang sangat nyata.


Penyebab kedua adalah karena banyak diantara pakai prinsip dagang.  Terkadang orang berbuat kebaikan karena ingin mengharapkan orang yang menerima kebaikannya melakukan hal yang sama.  Sehingga, apabila orang yang menerima kebaikan tidak membalas sesuai harapan, yang timbul adalah kebencian dan kekecewaan. 

Padahal, ada yang disebut dengan hukum kekekalan energi

Menurut bapak Jamil Azzaini dari Kubik Leadership, apabila seseorang berbuat baik, kebaikan itu akan tersimpan dalam bentuk energi positif.  Suatu saat energi positif itu akan cair dalam bentuk harta (uang/kekayaan) tahta (kedudukan), kata (ilmu pengetahuan) dan cinta (kasih sayang dari sesama). 

Sebaliknya, jika kita berbuat keburukan, hal itu akan tersimpan dlm bentuk energi negatif.  Suatu saat energi tsb akan cair dalam bentuk musibah, bencana dan hal-hal buruk lainnya. 

Dengan benar-benar menyadari adanya hukum kekekalan energi dalam kehidupan kita, Insya Alloh kita akan terhindar dari menerapkan prinsip dagang dalam segala aspek kehidupan kita. 

Semoga bermanfaat,

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823
 

Rabu, 10 September 2008

Alhamdulillah, akhirnya ketemu SANG TERORIS

Hari itu, 11 September 2001, sekitar 7 tahun yang lalu ada peristiwa yang oleh sebagian orang dianggap permulaan "War on Terror".  Peristiwa penabrakan gedung WTC oleh pesawat penumpang.  Sejak itu kita jadi akrab dengan kata "Teroris"

Ngomong-ngomong soal teroris, saya ingin memanfaatkan momentum untuk posting yang ini.  sehari sebelum Ramadhan, tanggal 31 Agustus, saya mengikuti acara Power of Life off Air di Restoran Sari Melayu, Kebayoran.  

Acara terdiri dari 4 sesi:

Sesi pertama diisi oleh Ustadz Bobby Herwibowo dan Pak Ahmad Juwaini, Wapres Dompet Dhuafa Republika.  

Ustadz Bobby mengatakan bahwa menjadi sukses dalam teks agama ternyat kewajiban.  Dalil-dalilnya sebagai berikut:

QS: 3:110
QS: 3:139
QS: 185
QS: 85:11
QS: 33:71
QS: 9:111
QS: 61:12
QS: 64:16

Karakter Manusia sukses diantarnaya:

1. Faith, Keyakinan yang tinggi
2. Visioner, bukan hanya urusan dunia
3. Dedikasi, Amal sholih
4. Komitmen, menjaga nilai-nilai kebaikan
5. Sacrifice, demi sebuah keyakinan
6. Zero error, meminimalisir kesalahan
7. Helping Hand, murah tangan

Sedangkan, pak Ahmad Juwaini lebih banyak bicara soal kecerdasan sosial.  Beliau mencontohkan apabila sukses hanya dimaknai secara materi, bagaimana dengan orang-orang seperti penjaga lintasan kereta yang melakukan tugasnya tanpa pamrih.  Apakah dia bukan termasuk orang sukses? Padahal sang penjaga sudah menyelamatkan nyawa ribuan orang selama dia bertugas.  


Sesi kedua diisi oleh Pak Supadi Lee.  Pertama, pak supardi cerita tentang makhluk yang bisa lompat setinggi 300x panjang tubuhnya.  Binatang itu adalah kutu anjing.  Namun, suatu saat si kutu anjing dikurung di kotak korek api.  Setelah dua minggu, si kutu hanya bisa lompat setinggi kotak korek api.  Setelah itu, jika si kutu anjing punya keluarga, apa yang dia ajarkan pada anak-anaknya? "Nak, jangan lompat tinggi2, kita cuma bisa lompat stinggi ini!"

Banyak Keyakinan2 kita selama ini yang mengurung kita seperti si kutu yang dikurung oleh kotak korek tadi, sehingga kita tidak bisa melompat setinggi mungkin.  

solusinya menurut pak Supardi Lee:

Mengubah keyakinan buruk jadi baik:

   1. Sadari bahwa keyakinan itu memang buruk.
   2. Pilih keyakinan baru yang baik.
   3. Cari fakta yang mendukung keyakinan baik tersebut.
   4. Banyak berkata-kata baik yang sesuai dengan keyakinan tsb.
   5. Buktikan keyakinan baik tsb dengan tindakan.

Pak supardi juga menjelaskan tentang tingkatan Mind space.  Tingkatan ini merupakan jembatan matter dan spirit.  level fisik berbeda-beda, namun di level energi semua sama.  Pemahaman akan hal ini akan menjadi sadar bahwa kita semua terkoneksi satu sama lain.  Saya dengan si fulan secara matter berbeda namun sudah merasa bahawa di sana secara mind space yang ada di sana juga diri saya.  

Dua hal yang sesungguhnya kita miliki dan perlu kita kembangkan adalah consiousness dan free will.  Consiousness atau kesadaran adalah saat kita bisa melihat diri kita seakan-akan kita melihat orang lain.  Kita menjadi penonton bagi diri sendiri.  Kita jadi bisa melihat kekurangan dan kelebihan kita.  Pengetahuan yang kita dapat dari kesadaran itu dapat kita gunakan untuk mendayagunakan free will atau kehendak bebas yang kita miliki.  free will itulah yang menjadi modal kita untuk menghadapi tantangan dalam kehidupan ini.  


Sesi ketiga, sesudah ISHOMA, diisi oleh pak Zainal Abidin alias Jay de Teroris.  

setelah ada permainan sedikit untuk pemanasan, maka sesi bersama sang Teroris pun dimulai.   

Sungguh, kata Bang Jay, merupakan suatu kegilaan yang sangat nyata jika kita ingin mendapatkan hasil yang berbeda (lebih baik, lebih banyak) tetapi melakukannya dengan cara-cara yang sama.  

Jika dianalogikan dengan lagu, perjalanan karir seseorang bisa jadi seperti ini:

1. usia 20 sampai 40 : Maju tak gentar
2. Usia 40 sampai 55 : Naik-naik ke puncak gunung
3. Usia puncak karir: Kemesraan ini janganlah cepat berlalu
4. Usia pensiun: Mimpi sedih, hidupku tak pernah lepas dari penderitaan.  

Bang Jay lalu memberi ilustrasi seperti ini:

ada segerombolan katak tercebur ke dalam Yoghurt, mereka tidak bisa keluar.  Katak2 yang lain mengatakan bahwa mereka tidak mungkin bisa keluar.  Ternyata, ada yang menggerakkan kakinya sedemikian kuat sehingga susu asam alias yoghurt tadi memadat, sehingga sang katak yang tersisa bisa keluar.  Ternyata, kataknya budeg alias tuli.  Jadi tidak dengar kata-kata katak yang lain.  

Jadi, mirip dengan sesi Pak Supardi, terkadang kita perlu "menulikan" telinga kita sementara agar kita bisa mencapai tujuan kita.  

Sedikit sharing cerita, Bang Jay pun pernah dianggap gila karena dia mengatakan pada anak dan istrinya bahwa nanti suatu saat mereka akan tinggal di rumah yang mirip dengan rumah yang pernah dia tunjukkan pada mereka.  

Kita semua punya potensi yang besar, bahkan lebih besar daripada yang kita sadari.  

Bang Jay memang menempatkan dirinya menjadi teroris yang menen"teror" kemalasan dan kenyamanan hidup kita.  Orang Indonesia kalau gak "diteror" ya gak bangkit, he he he.  

Sesi terakhir diisi oleh Ibu Nikmah Nirsyam alias Mbak Niek.  Sesi ini tentang bagaimana kita bisa berterima kasih kepada orang-orang yang dekat dengan kita selama ini.  Sesi ini berbeda dengan yang lain karena Mbka Niek membimbing para peserta untuk masuk ke alam bawah sadar masing2.  Para peserta rileks dan perlahan-lahan dibimbing ke alam bawah sadar.  Saat itulah Mbak Niek memberi sugesti yang mengingatkan para peserta pada orang-orang yang mereka cintai.  Banyak para peserta tidak dapat menahan haru dan air mata saat sesi terakhir ini berlangsung.  

Sesi ini diakhiri dengan nyanyi bareng.  


Alhamdulillah, kebaikan yang selama ini saya lakukan dengan membuat transkrip acara Mutiara Pagi - The Power of Life sangat dihargai oleh teman-teman dari Institut Kemandirian.  Saya juga dapat tanda tangan Bang Jay di buku "Monyet aja bisa cari duit" dan tanda tangan pak Supardi di buku "The Rich Plan - Semua berhak kaya"  (Insya Alloh review menyusul)

Semoga bermanfaat, maaf kurang detil maksudnya supaya penasaran dan kalau ada lagi mau ikut, he he he.

Asyiknya lagi, pulangnya numpang taxi sama mbak Alina Mahamel, penyiar yang biasa mendampingi para narasumber acara Mutiara Pagi - The Power of Life, he hehe.

Institut Kemandirian adalah suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Kamis, 04 September 2008

[TRANSKRIP] Rezeki Yang Halal


Narasumber: Ustadz Bobby Herwibowo, Lc.

Ada seseorang bernama Abdul Khoir.  Pada tahun 1975, dia bekerja sebagai teller di sebuah bank.  Dia adalah seseorang yang murah hati, suka membantu, ringan tangan dsb.  Para nasabah yang datang biasanya ingin dilayani Abdul Khoir walaupun harus antri.  Dia bekerja dengan ikhlas dan penuh dengan cinta.  kawan-kawannya bukan hanya di front liner, tetapi hampir seluruh karyawan yang ada di bank tersebut iri sama dia.  Sehingga, oleh kepala cabang, Abdul Khoir dipindah ke bagian korporat.  Dia sekarang bertugas mengurusi nasabah-nasabah korporat.  Para nasabah itu senantiasa selalu memberi amplop kepada Abdul Khoir.  Abdul Khoir tidak yakin hukum menerima amplop itu halal atau haram.  Dia memiliki harga diri martabat.  Dia merasa bahwa dia sudah digaji cukup, sehingga merasa enggan memberi makan anak istrinya dengan penghasilan yang tidak jelas kehalalannya.  

Suatu hari, kepala cabang menegurnya dan berkata:

Kepala Cabang: "Abdul Khoir, mengapa kamu menolak amplop2 tersebut?"

Abdul Khoir : "Saya tidak mau pak, menerima uang yang kehalalannya tidak saya yakini"

KC: "Terima aja dulu, baru nanti diatur.  Saya tidak mau ada nasabah yang malu atau kecewa."

Abdul Khoir tetap tidak mamu membawa pulang amplop2 tersebut.  Dia menaruh amplop2 tersebut di laci dan dikunci.  Abdul Khoir memliliki harga diri/izzah di dalam hatinya karena dia yakin bahwa Alloh SWT telah menjamin rezeki bagi hamba-hambaNya.

Subhanalloh, Orang yang berharap hidayah, pertolongan dan bimbingan dari Alloh SWT pasti suatu saat akan mendapatka semuanya.

Suatu saat dia sholat jum'at di kantor lain, karena di kantornya tidak ada sholat Jum'at.  Suasana sholat jum'at sangat hening.  Saat itu dia sedang duduk terpekur, menyimak apa yang dikatakan khotib.  Sang khotib membaca Hadits yang bermakna "setiap daging tumbuh barang haram Neraka tempatnya".  Hidayah langsung masuk ke dalam ruang hati yang paling dalam dari Abdul Khoir.

Seketika itu juga dia seperti melihat suatu pandangan, vision, atau khasysyaf.  Seakan-akan dia melihat Neraka Jahannam menyala begitu hebatnya, lalu seakan-akan dihadirkan istri dan anak-anaknya yang akan dimasukkan ke Neraka.  mereka menjerit-jerit kenapa sang Ayah sampai membuat mereka masuk ke sana.  

Usai Sholat Jum'at, Abdul Khoir menemui sang Khotib dan meminta saran, apakah dia harus mengundurkan diri dari kantornya atau terus bekerja.  Sang khotib mengatakan bahwa yang bisa menyelesaikan segala persoalan yang dia dihadapi adalah Alloh SWt dan dirinya sendiiri.  Jum'at siang itu juga, Abdul Khoir kembali ke kantornya dan membuat surat pengunduran diri.  Saat itu masih tahun 1975.

Bila seseorang meninggalkan yang haram karena Alloh SWT, maka sesungguhnya Alloh SWT mampu memberi karunia yang jauh lebih dahsyat dari yang dia tinggalkan.  Uang dari para nasabah korporat itu adalah uang/harta yang haram.   harta seperti itu tidak ada berkahnya dan tidak akan menghasilkan ketenangan batin.

Selama beberapa bulan, Abdul Khoir tidak punya pekerjaan. Mertuanya, seorang pengusaha ekspedisi laut yang memiliki beberapa kapal, mengajaknya bekerja sama.  Abdul Khoir, mungkin karena berkah dari Alloh SWT, menjadi seorang pegawi yang cekatan.  Lama kelamaan, sang bapak mertua memberikan usaha ekspedisi tersebut kepada Abdul Khoir.  Tahun 1976 dia mulai jadi direktur di perusahaan tersebut.  Hanya dalam waktu beberapa tahun sejak dia mengundurkan diri, Abdul Khoir menjadi seorang milyarder.  Tahun 1980, dia bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke Baitullah bersama istrinya.  Saat itu dia sudah memiliki 7 buah kapal laut.  Sekitar 6 tahun sejak dia mengundurkan diri dari bank tempat dia bekerja, dia sudah menjadi milyuner yang kaya raya dalam usia yang kurang dari 40 tahun.  

Abu Humaid as-Sa’idi menuturkan bahwa Nabi saw. pernah mengangkat seseorang dari Bani Azad yang bernama Ibn al-Utbiyah (Ibn al-Lutbiyah) sebagai amil pemungut zakat, lalu ia kembali dan mengatakan, “Ya Rasul, ini untuk Anda dan ini dihadiahkan untuk saya.”

Nabi saw. lalu berpidato, “Tidak pantas seorang petugas yang kami utus lalu datang dan berkata, “Ini untuk Anda dan ini dihadiahkan untuk saya.” Mengapa ia tidak duduk saja di rumah bapak dan ibunya lalu memperhatikan apakah itu dihadiahkan kepadanya atau tidak. Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah ia datang membawa pemberian itu, kecuali ia pasti datang pada Hari Kiamat kelak memanggul barang itu di pundaknya.” (HR al-Bukhari, Muslim, Ahmad dan Abu Dawud).

Hadits dari situs ini

Banyak orang takut menjauhi harta yang haram, mereka terkungkung dalam tempat mencari nafkah haram (mengandung riba atau maxiat, lokalisasi pelacuran, dll) hanya merasa takut tidak dapat harta/penghasilan.  Bila diberitahukan kepada mereka bahwa pekerjaan tersebut haram, mereka beralasan bahwa hanya di tempat itulah mereka bisa mencari nafkah.  Sesungguhnya, hal-hal yang haram bisa dihitung dengan jari, sementara itu nafkah/harta yang halal tidak terbatas.  Namun, karena godaan syetan, banyak orang yang takut meninggalkan yang haram.  Orang-orang seperti ini tidak dapat menenangkan batinnya karena mereka sesungguhnya sadar bahwa mereka bekerja di tempat yang tidak baik.  Mereka perlu diselamatkan.  

Peluang untuk mendapatkan harta halal yang berkah dan melimpah tidak ada batasnya.  Salah satu peluang terbaik adalah dengan berwirausaha dan menjadi pebisnis/pengusaha.  Jika orang memutuskan untuk jadi pegawai/karyawan (dan hal ini adalah sesuatu  yang baik) maka dia harus mengembangkan sikap qona'ah (measa cukup dengan apa yang  ada) yang kuat.  Bersikap qona'ah adalah suatu yang diperlukan oleh manusia, apapun profesinya, agar dia terhindar dari mengambil harta yang bukan menjadi haknya.   Jangankan agama, perusahaanpun juga akan melarang.  Kepercayaan menjadi taruhannya.  Menjadi pengusahapun perlu sikap qona'ah agar dia tidak menghalalkan segala cara (illegal lodging, menyogok, dll) dalam mengembangkan usahanya.

Alloh SWT, dalam surat Ar Rahman, setelah bercerita panjang lebar tentang penciptaan alam semesta tiba-tiba mengatkaan "Jangan kalian curang dalam timbangan, timbang yang baik jgn dikurangi".  Ternyata ada hubungan erat antara alam semasta dengan kecurangan dalam timbangan.  Jika ada satu dua orang yang curang dalam timbangan, sedikit demi sedikit alam  mulai rusak, sistem juga mulai rusak.  Illegal Lodging bisa terjadi karena ada oknum pejabat yang bermain.  Perbuatan maksiat tersebar karena ada yang mem-backing-i. Pada akhirnya, seluruh tatatan kemasyarkatan dan alam semesta tinggal menunggu kehancuran saja.  Kita harus jadi seperti ikan di lautan, walaupun airnya asin, jangan ikutan jadi asin.  

Sesungguhnya, dalam rezeki yang halal dan baik ada pancaran kekuatan energi dahsyat.  baik

1. Membuat kita bersemangat.

2. Membuat kita menjadi Taat dan mudah melakukan kebaikan.

Jika kita sudah lama tidak merasakan nyamannya khusuk atau sudah lama tidak merasakan semangat yang membara, mungkin ada yang salah dengan cara mencari nafkah kita selama ini.  Jika sudah lama kita tidak merasa mudah melakukan kebaikan, bisa jadi ada yang haram dalam rezeki yang kita konsumsi selama ini.  Sesungguhnya Alloh SWT adalah yang Maha Baik dan tidak menerima kecuali yang hal-hal yang baik saja.

Saat orang-orang pergi ke tempat kerja mereka masing-masing, mereka sepertinya sangat terburu-buru.  Tampang sebagian besar dari mereka sepertinya tegang, jarang ada yang tersenyum ramah atau melangkah dengan ringan.  Jangan-jangan ada hal-hal yang haram di dalam rezeki mereka.  

Semoga bermanfaat

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Tulisan Ustadz Bobby yang lain bisa dibaca di Situs ini

Link terkait:

Perbuatan Maksiat dan Global Warming

Kekerasan Terselubung dalam perbuatan Maxiat

Kamis, 28 Agustus 2008

[TRANSKRIP] Menjaga kemuliaan diri dengan nafkah yang halal


Narasumber: Ustadz Bobby Herwibowo, Lc.

Menjaga kemuliaan diri dengan nafkah yang halal

Dari Abu Abdillah An-Nu'man bin Basyir Radhiallahu Anhu berkata: Aku telah mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sallam bersabda :

"Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas, dan di antara keduanya terdapat pekara-pekara yang syubhat ( samar-samar / tidak jelas halal atau haramnya ) yang tiada diketahui oleh kebanyakan manusia.Barangsiapa yang memelihara dirinya dari pekara-pekara yang syubhat itu, maka dia telah melindungi agama dan kehormatannya dirinya. Dan barangsiapa yang tergelincir ke dalam pekara syubhat itu berarti ia tergelincir masuk ke dalam perkara haram.Laksana seorang penggembala di pinggir sebuah daerah larangan, yang akhirnya masuk ke dalam daerah larangan itu. Ketahuilah sesungguhnya bahwa setiap raja mempunyai daerah larangan, Ketahuilah, sesungguhnya daerah larangan Allah itu adalah pekara-pekara yang diharamkanNya."

Ketahuilah, dalam setiap tubuh itu ada segumpal daging. Jika daging itu baik, maka baiklah seluruh tubuh itu dan jika ia rusak maka rusaklah seluruh tubuh itu.Ketahuilah, Itu adalah hati."

(HR. Bukhari dan Muslim)


Hadits dari situs ini

Kaidah ushul fiqh mengatakan bahwa:dalam perkara ibadah (ritual) segala sesuatunya adalah haram kecuali ada dalil yang memperbolehkan atau mewajibkan.  Sementara, untuk perkara muamalah/duniawi, segala sesuatunya adalah boleh kecuali ada dalil yang melarang.  Contoh harta haram antara lain: Harta riba, harta hasil rentenir, harta hasil korupsi atau kejahatan lainnya, harta hasil bisnis maxiat, bangkai, darah, babi, anjing, binatang yang disembelih tanpa disebutkan nama Alloh SWT dan sebagainya.  Jauh lebih sedikit daripada harta yang halal.  

Banyak orang takut menjauhi harta yang haram, mereka terkungkung dalam tempat mencari nafkah haram (mengandung riba atau maxiat, lokalisasi pelacuran, dll) hanya merasa takut tidak dapat harta/penghasilan.  Bila diberitahukan kepada mereka bahwa pekerjaan tersebut haram, mereka beralasan bahwa hanya di tempat itulah mereka bisa mencari nafkah.  Sesungguhnya, hal-hal yang haram bisa dihitung dengan jari, sementara itu nafkah/harta yang halal tidak terbatas.  Namun, karena godaan syetan, banyak orang yang takut meninggalkan yang haram.  

Peluang untuk mendapatkan harta halal yang berkah dan melimpah tidak ada batasnya.  Salah satu peluang terbaik adalah dengan berwirausaha dan menjadi pebisnis/pengusaha.  Jika orang memutuskan untuk jadi pegawai/karyawan (dan hal ini adalah sesuatu  yang baik) maka dia harus mengembangkan sikap qona'ah (measa cukup dengan apa yang  ada) yang kuat.  Bersikap qona'ah adalah suatu yang diperlukan oleh manusia, apapun profesinya, agar dia terhindar dari mengambil harta yang bukan menjadi haknya.   Jangankan agama, perusahaanpun juga akan melarang.  Kepercayaan menjadi taruhannya.  Menjadi pengusahapun perlu sikap qona'ah agar dia tidak menghalalkan segala cara (illegal lodging, menyogok, dll) dalam mengembangkan usahanya.

Kisah pertama:

Andri (bukan nama sebenarnya) adalah seorang pegawai.  Saat itu dia sedang dalam keadaan "bokek" (tidak punya uang) sedangkan tanggal gajian masih cukup lama.  Istrinya sudah panik karena tidak ada uang sama sekali.  Suatu hari, dia diminta oleh bossnya untuk mentransfer uang ke rekening tertentu di ATM.  setelah melalui antrian yang cukup panjang, dia tiba pada giliran menggunakan ATM.  Pada saat dia ingin menggunakan ATM tersebut, tiba-tiba mesin itu mengeluarkan suara yang cukup keras.  Ternyata ada kartu ATM milik orang lain yang tertinggal di mesin itu.  di layar Mesin ATM tertera tulisan:

ANDA INGIN MELANJUTKAN TRANSAKSI? YA/TIDAK

Menu awal tampil, saat itulah Andri sadar bahwa orang yang sebelumnya menggunakan ATM meninggalkan kartunya di mesin ATM tersbut.  Jantung Andri berdegub kencang.  Dia berada di persimpangan jalan antara mengambil uang yang bukan miliknya atau mempertahankan keimanannya agar tidak ternoda oleh dosa tersebut.  Andri sempat memencet tombol untuk melihat saldo rekening tersebut.  dia cuma lihat angka 1 dan 5, entah 150 ribu, 1.5 juta, 15 Juta atau bahkan 150 juta.  

Mengambil uang orang lain via ATM, walaupun cuma seekdar bertahan hidup sampai tanggal gajian, jelas merupakan dosa yang besar.  Akhirnya, Andri memutuskan untuk tidak jadi mengambil uang pemilik kartu ATM tersebut. Dia mengembalikan kartu tersebut ke bank via security.  

Di rumah Andri bercerita pada istrinya tentang ujian iman yang baru dia alami.  Sang istri malah menyayangkan mengapa Andri tidak mengambil uang sedikit barang 1 juta untuk bertahan hidup.  Andri merasa kecewa dngan jawaban sang istri.  Dia tidak jadi makan malam dan keluar menemui para tetangganya.  

Rupanya, saat keluar menemui para tetangga itulah saat Alloh SWT ingin membalas kebaikan Andri.

Salah satu tetangga ada yang juga sedang bokek dan perlu uang, sama dengan Andri.  Dia lalu meminta Andri menjualkan Mini Compo miliknya kepada teman-teman kantor.  Jika ada lebihnya, Andri boleh mengambilnya.  

Keesokan harinya, Andri pergi ke kantor sambil membawa mini compo tersebut.  Melihat harga yang ditawarkan cukup murah untuk sebuah mini compo, ada teman kantor Andri yang ingin membeli mini compo tersebut.  Setelah pulang kantor, Andri menemui sang tetangga dan memberi uang hasil penjualan mini compo tersebut. Andri mendapat sisanya, cukup untuk bertahan hidup sampai tanggal gajian.  

Hal-hal yang haram seringkali membuat manusia terlibat dalam pergulatan batin yang sangat berat.  Tidak ada jalan lain yang bisa ditempuh kecuali dengan memperkuat iman.  

Kisah kedua:

Pada suatu hari seorang pengusaha mendatangi seorang ustadz untuk meminta nasihat.  pengusaha tersebut mengenal banyak pejabat.  Dia diminta suatu perusahaan konstruksi yang ingin memenangkan tender pembangunan di Aceh pasca tsunami.  Perusahaan itu ingin memenangkan tender tersebut dengan segala cara, baik halal atau haram.  Dalam fax yang dikirimkan perusahaan tersebut, sang pengusaha dijanjikan uang 150 Milyar apabila dia bisa membantu perusahaan itu memenangkan tender.  Dalam waktu 5 menit, datang fax kedua, meralat jumlah "hadiah" itu menjadi 200 milyar.  

Sang pengusaha meminta pendapat istrinya.  Sang istri mengelus perutnya dan mengatakan bahwa dia kasihan pada anak mereka apabila uang haram itu sampai menjadi darah daging mereka.  Pergulatan batin itu menyebabkan sang pengusaha menderita demam selama berhari-hari.  Namun, alhamdulillah, keimanannya cukup kuat untuk bisa menolak uang haram yang jumlahnya cukup besar tadi.  

Nafkah yang haram bisa membuat doa kita tidak diterima/dikabulkan:

Dalam sebuah hadits shahih riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah SWT adalah Dzat yang baik (suci), maka Dia tidak akan menerima (sesuatu), kecuali yang baik (suci). Dan Allah SWT memerintahkan kepada orang-orang mukmin sesuai dengan apa yang diperintahkan kepada para rasul. Maka Allah SWT berfirman: "Wahai para rasul, makanlah kalian dari sesuatu yang baik-baik (halal dan baik) dan beramalah dengan amal yang saleh.

" Kemudian Allah SWT berfirman kembali: "Wahai orang-orang yang beriman, makanlah oleh kalian sesuatu yang baik-baik (halal dan baik) dari apa-apa yang telah Kami rezekikan kepada kalian. Kemudian dia (rasulullah) menggambarkan tentang seorang laki-laki yang melakukan perjalanan yang sangat jauh, rambutnya kusut penuh dengan debu. Lalu dia menenggadahkan kedua tangannya ke langit (berdoa) dan berkata: "Wahai Tuhanku (kabulkanlah doaku), Wahai Tuhanku (kabulkanlah doaku).

Sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan dia dikenyangkan oleh sesuatu yang haram. Maka bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan?."

Dalam hadits shahih yang lain dari Abu Hurairah Rasulullah SAW juga bersabda: "Jika seseorang berangkat untuk melakukan ibadah haji dengan harta yang baik, maka tatkala dia mengucapkan talbiyyah, langsung ada suara (Malaikat) yang menjawab (mendoakan) dari langit:

"Selamat datang dan kebahagiaan buatmu (wahai hamba Allah). Harta yang engkau pergunakan (untuk ibadah haji) adalah harta halal, dan kendaraanmu halal, maka hajimu termasuk haji mabrur dan bukan termasuk haji yang berdosa/ditolak (bukan haji mardud). Tetapi jika seseorang berangkat untuk melakukan ibadah haji dengan harta yang haram, lalu ia mengucapkan talbiyyah, langsung ada suara (Malaikat) yang menjawab (mendoakan) dari langit: "Tidak ada pangilan buatmu dan tidak ada kebahagiaan buatmu." Harta yang engkau pergunakan (untuk ibadah haji) adalah harta haram, dan kendaraanmu haram, maka hajimu termasuk haji yang mardud (termasuk haji yang berdosa/ditolak)." (HR. Thabrani).

(Hadits diambil dari situs ini).

Padahal, keadaan orang itu (safar/perjalanan dan kehabisan bekal) merupakan kondisi dimana doa akan cepat dikabulkan.  Namun, harta haram yang ada dalam dirinya lahir batin membuat doanya tidak dikabulkan.  Orang yang korupsi atau melakukan kejahatan lainnya mungkin mengira bahwa anak dan istrinya tidak tahu akan harta haram yang dia bawa.  Namun, pengaruh harta haram dapat dilihat pada sikap dan perilaku anggota keluarga orang yang membawa harta tersebut.  Bisa jadi anak dan istri, karena merasa gerah dan tidak tentram, mencari bermacam hiburan di luar ruamh seperti bioskop, diskotik, mall dll.  Bisa juga mereka terjerumus ke dalam cengkeraman obat-obatan terlarang, minuman keras dan pergaulan bebas tanpa batas.  Pada akhirnya, harta haram tersebut akan membuat pemiliknya menderita kerugian yang besar di dunia dan akhirat.  

Contoh keteladanan dalam menjaga diri dari harta haram dapat kita temui dalam diri Khalifah Umar bin Abdul Aziz.  Suatu hari anak beliau ada yang ingin bertemu karena urusan keluarga.  Beliau terlebih dahulu mematikan lampu dan ketika ditanya mengapa beliau melakukan hal tersebut, sang khalifah berkata: "Minyak untuk lampu tersebut dibeli dangan harta kaum muslimin, aku tidak sepantasnya menggunakan minyak tersebut untuk kepentingan pribadi".  Kisah-kisah yang lain tentang Umar Bin Abdul Aziz dapat dibaca di Situs ini.

Semoga bermanfaat

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Tulisan Ustadz Bobby yang lain bisa dibaca di Situs ini

Selasa, 26 Agustus 2008

[TRANSKRIP] Makna Gagal


Narasumber: Bapak Supardi Lee

Kegagalan mungkin adalah Hal yang tidak ingin dialami setiap orang.  Thomas Alva Edison melakukan percobaan bola lampu 10 ribu bahan diberitakan gagal 10 ribu x sukses menemukan bahan2 tidak cocok utk lampu. Dalam NLP hal ini disebut Reframing, yaitu kejadian buruk di-reframe menjadi positif.

Karena kegagalan adalah hal yang tidak diinginkan, maka penting bagi kita untuk tahu apa makna gagal agar kita bisa mengenali kapan saat kita disebut gagal.  Sehingga, apakah kita sukses atau gagal, hasilnya tetap saja positif.   kalau kita mengalami kegagalan, terima kegagalan tersebut dan tetap bersyukur, tidak mengingkari kenyataan gagal itu tadi.  Untuk apa berpura-pura tidak gagal tetapi hati merasa sakit.  Kita harus berlatih agar bisa bersikap seperti lautan yang bisa menerima air yang jernih dan air yang kotor.

Kegagalan memiliki 3 makna penting :

  1. Kita gagal apabila kita tidak mencapai apa yang kita inginkan.  Apabila seseorang tidak punya terget jelas, maka dia tidak tahu bahwa dia sedang gagal.  kita harus mendefiniskan Parameter hidup dengan jelas. Misalnya, saya seorang sarjana, saya pengalaman seperti ini, saya mau mulai bekerja dengan gaji sekian atau berbisnis dan dapat penghasilan sekian juta.  Kesadaran akan parameter kesuksean ini penting untuk mengetahui apakah kita sudah sukses atau masih gagal.  sTetapkan target yang jelas.

  2. Kita gagal ketika kita berhenti mencoba atau berhenti berusaha.  Jika kita sudah melamar pekerjaan atau pasangan hidup berkali-kali dan sebagainya, lalu menyerah dan tidak mau berusaha lagi, maka saat itu kita gagal, gagal dalam arti yang sesungguhnya.  Ada Penelitian yang menyebutkan bahwa banyak orang berhenti mencoba saat sedikit lagi mau sukses.  Jangan pernah berhenti berusaha.  ada kondisi-kondisi yang mengharuskan kita berusaha 10 kali, namun banyak yang berhenti pada usaha ke 8 atau 9.  Bukankah kita telah menginvestasikan banyak hal (uang, tenaga, waktu dll) untuk suatu kegagalan, mengapa tidak menginvestasikan lebih banyak lagi untuk suatu kesuksesan yang akan kita terima nantinya.  Namun, jangan sampai kita melakukan usaha yang sama berulang-ulang.  Hampir dipastikan, kita akan menerima kegagalan yang sama.  

  3. Kita gagal ketika kita kualitas hidup kita tidak meningkat.  Kualitas ibadah, ilmu pengetahuan, manfaat bagi orang lain dan sebagainya.  Apabila kualitas ibadah kita tidak meningkat, kemungkinan bagi kita mendapat pertolongan Alloh SWT akan menjadi kecil.  Apabila ilmu dan amal kita tidak meningkat, sulit bagi kita untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.  Kurangnya ilmu pengetahuan dan ketrampilan membuat manfaat diri kita sedikit, sehingga kita tidak akan bisa mengumpulkan tabungan energi positif yang suatu saat kita perlukan.  Jika kita dirundung atau larut dalam efek kegagalan itu, maka kita sesungguhnya sudah mendapatkan kegagalan yang lebih besar lagi.  kegagalan seharusnya memotivasi diri kita untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi dan berusaha lagi dengan lebih keras, cerdas dan ikhlas.  


Ironisnya, banyak dari kita yang mengeluarkan banyak uang, tenaga, waktu untuk hal-hal yang kita sukai, seringkali bersifat konsumtif.  Namun, banyak diantara kita yang bersedia menginvestasikan uang, waktu, tenaga dll yang ada untuk sesuatu yang bermanfaat bagi pembelajaran dan pengembangan diri kita di masa depan.  

Kegagalan memang bisa menimbulkan trauma, depresi, stress dll.  Namun, sebenarnya kemuliaan manusia sangat besar sehingga tidak ada masalah yang cukup besar utk mengecilkan kita.  Sebagai manusia, kita dikaruniai anugerah yang sangat berharga yaitu "Free Will" (kehendak bebas) sehingga kita dapat bersikap proaktif dan menghadapi semua masalah dengan baik.  Unsur yang paling penting untuk tegar menghadapi kegagalan adalah Ikhlas.  Ikhlas adalah merasa segala sesuatu bukan milik kita (seperti tukang parkir kata AA Gym), atau bahkan exteremnya seperti orang buang hajat/buang air besar, seperti yang dijelaskan dalam tulisan yang ini.   

Sesungguhnya, orang yang tidak pernah gagal ada dua macam:

  1. Orang yang tidak pernah berhenti berusaha.


  2. Orang yang memang tidak pernah berusaha.


Pengalaman buruk masuk alam bawah sadar, sehingga menyebabkan kita sulit berubah, tidka belum belum menyadarkan alam bawah sadar kita.  Manusia memiliki fitrah menghindari kesusahan, maka jika berubah jadi lebih baik dianggap susah ya jadi susah.  

Terkadang memang kita perlu pendamping untuk memompa semangat kita setelah mengalami kegagalan, seperti teman, motivator, pelatih dan sebagainya.  Namun, keberadaan mereka adalah seperti makanan tambahan atau supplement.  Kita tetap harus mampu membangkitkan diri sendiri setelah mengalami kegagalan, jangan tergantung orang lain.  Akan lebih baik apabila kita bisa menjadi motivator bagi diri sendiri.

Semoga bermanfaat

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Senin, 25 Agustus 2008

[TRANSKRIP] Keberuntungan bukan Kebetulan


Keberuntungan bukan kebetulan

Yesterday is History, Tomorrow is Mistery, Today is a gift, that is why we call it present

Dalam suatu seminar yang pernah diikuti Pak Zainal Abidin (alias Jay the Terorist, he he he), seorang pengusaha nasional kelas kakap, dalam akhir seminar tersebut berkata: "orang bodoh dikalahkan orang pintar orang pintar dikalahkan orang licik orang licik bisa dikalahkan oleh orang yang beruntung."  Pertanyaannya sekarang, bagaimanad menjadi orang yang beruntung???

Jika mau menjadi orang pintar, belajar.  Menjadi orang licik bisa setelah jadi orang pintar, asal bisa mematikan hati nurani.  Bagaimana jadi orang yang beruntung

Keberuntungan sangat dekat sikap kemuliaan.  Setelah belajar selama 5 tahun belajar, Pak Zainal menemukan rahasia keberuntungan, yaitu berbuat kebaikan sebanyak mungkin yang dilakukan dengan ikhlas.

Pada suatu hari Pak Zainal dan Pak Supardi Lee dari Banjarmasin bawa mobil bandara untuk memenuhi janji calon klien di PIM.  Pada saat Pak Zainal, yang bawa mobil, sedang cari parkir dan sudah harus ke toilet, tiba-tiba ada entah supir pemilik mobilmenunjuk ke mobilnya karena dia mau keluar.  Apakah ini suatu  "Kebetulan" ?

Kata "Kebetulan" itu adalah kata yang sangat menghina Alloh SWT.  Menurut Albert Einstein, dalam alam semesta ini ada Hukum kekekalan Energi, energi tak dapat dicipta atau dimusnahkan tetapi dapat berubah bentuk.  Jika kita melakukan perbuatan baik, kembalinya pasti perbuatan baik atau keberuntungan.  Namun, kita selalu mengasosiasikan keberuntungan dalam level materi.  Padahal, tidak semua balasan atas kebaikan yang kita lakukan berbentuk materi.  Keberuntungan punya keluarga, sahabat yang baik dan sebagainya juga merupakan keberuntungan, energi positif.   

Jika kita atau orang lain merasa tidak beruntung, bisa jadi tabungan energi kebaikan atau energi positifnya kurang.  Cara bererpikir yang liniear bikin frustasi belum tentu oran gitu yang akan balas, pasti ada orang lain pindah pada orang lainseseorang menolong karena kebaikan kebaikan disertai kebohongan bukanlah merupakan kebaikan

berbuat kebaikan dalam level besar itu baik, tetapi tidak setiap orang bisa melakukannya.  Maka, berbuat kebaikan kecil2 saja dahulu.  Terkadang, ada perbuatan-perbuatan kecil yang tidak berarti bagi kita tetapi besar untuk orang lain.  Kita bisa mulai berlatih ikhlas dari yang kecil-kecil agar tidak terlalu merasa kehilangan. 

Bagaimana mempersiapkan diri agar dikelilingi keberuntungan? Agar dikelilingi keberuntungan, tabungan energi kebaikan sampai titik tertentu, maka akan muncul keberuntungan-keberuntungan, seperti bunga bank.  Sekitar 2 Minggu yang lalu, Ustadz Bobby Herwibowo mem-forward SMS ke Pak Zainal dari seseorang yang berterima kasih atas acara Mutiara Pagi dan mengundang Pak zainal ke Menado jika ada waktu.  SEkitar seminggu yang lalu, pemda Menado mengundang pak Zainal untuk ke sana.  Pak Zainal menyebut hidupnya digiring dari satu keberuntungan ke keberuntungan yang lain.
 
Bagaimana dengan orang-orang yang tidak termasuk orang yang baik (maling, koruptor dll) namun sepertinya mereka terus menerus beruntung (kaya, punya harta banyak, tidak tersentuh hukum, dll)? apakah ada anomali atau pengecualian?Hal itu disebabkan karena kita menilai segala seauatu pada level materi.  Ukuran keberuntungan seringkali uang dan harta.  Sering kita temui, orang-orang yang berharta banyak tetapi keluarganya tidak harmonis.  Atau bila keluarga harmonis dan harta banyak berbuat jelek melulu  itu mungkin sekedar downpayment atau cobaan yang suatu saat lagi diullur, begit ditarik hancur lebur.  KPK sudah mengincar orang-orang seperi itu. 

Jika ada orang yang orang bisa merusak diri kita apabila kita mengizinkan.  segala seauatu masuk ke dalam diri bencana atau berkah bisa jadi bencana 100% atau berkah 100%.  Tergantung bagaimana kita menyikapi berkah atau bencana tersebut.  Anjing menggonggong kafilah berlalu.  Kita bisa jadi hancur karena orang lain karena kita mengizinkan orang lain menghancurkan kita.  Pernah ada orang datang ke paranormal yang memvonis dia tidak beruntung.  padahal yang menetukan nasib kita adalah Alloh SWT dan kita sendiri. 

Apabila kita mendapat keberutnungan yang sepertinya melebihi kebaikan yang kita lakuan, sebaiknya ktia berbuat baik lebih bnayak sebab bila tidak kita bisa jadi mendapat DP duluanUjian bisa bikin kita kuat atau lemah
Banyak orang yang mengharap keberuntungan hanya dengan berharap.  Ciri orang hidup adalah berharap, namun hanya akan tinggal harapan bila dia tidak berbuat.  Apabila kita berharap, jagan hanya pada level materi, pingin punya uang banyak, mobil, rumah dll.  Keluarga bahagia dan harmonis juga keberuntungan. jangan tempatkann manusia mulia (seperti diri anda) pada level materi yang rendah.  tempatkan pada level energi , yang akan muncul dalam bermacam-macam bentuk seperti Harta (uang, ruamh, kesehatan dll), Tahta (kedudukan, jabatan), Kata (ilmu pengetahuan) dan cinta (keharmonisan keluarga, sahabat dll). 

Kesimpulannya: Jangan pernah ragu berbuat baik dan jangan pernah berhenti berbuat baik.  Kepada siapapun dan apapun, bahkan pada orang-orang yang sebenarnya tidak pantas menerima kebaikan anda.

Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Kamis, 14 Agustus 2008

[TRANSKRIP] Ready to Change, belajar dari Pengrajin Kuningan dan Emas


Ready to change

Kisah Pengrajin emas dan pengrajin kuningan

mp, kuningan

Pada zaman dahulu kala, hiduplah dua orang sahabat yang berprofesi sebagai pembuat barang-barang kerajinan dari kuningan dan emas.  Mereka berdua biasa menjual barang-barang hasil kerajinan mereka pada Hari Pasar, yang berlangsung pada saat-saat tertentu di negeri mereka.  Bahkan, acara hari pasar kali ini adalah acara yang sangat istimewa karena para tamu agung dari negeri tetangga juga akan datang berkunjung dan membeli barang-barang.
 
Pada suatu hari, saat semua orang sedang sibuk mempersiapkan barang-barang yang akan dijual pada hari Pasar, perajin kuningan bertemu dengan perajin emas.  Dia melihat barang-barang hasil karya si pengrajin emas begitu kasar dan tidak rapih.  Ukirannya kasar dan warnanya kusam.  Pengrajin kuningan bertanya kepada pengrajin emas, "Mengapa engkau tidak membuatnya dengan lebih teliti dan lebih baik agar bentuknya lebih indah dan menawan hati?"

Penjual emas menjawab dengan membanggakan diri "Aku tidak khawatir daganganku tidak laku, walaupun kusam dan kurang bagus pembuatannya, semua orang tahu bahwa barang2 ini terbuat dari emas.  Nilai emas lebih tinggi daripada kuningan".

Hari pasar yang ditunggu pun akhirnya tiba.  semua orang mengerumuni barang dagangan sang pengrajin kuningan.  Mereka terpesona oleh indahnya barang-barang sang pengrajin kuningan, ukirannya yang halus, warnanya yang cemerlang, dan keunggulan-keunggulan lainnya.  Tidak ada orang yang melirik dagangan sang pengrajin emas, sebab baru melihat selintas saja para calon pembeli itu sudah kehilangan minat.  Warna yang kusam dan ukiran yang kasar menyebabkan barang barang sang pengrajin emas tidak laku walaupun bagang-barang itu terbuat dari emas yang berkualitas tinggi.

Inti dari cerita di atas adalah seringkali orang berpikir bahwa keadaan yang sudah nyaman dan enak sudah tidak lagi memerlukan perubahan dan perjuangan.  Padahal hidup itu sendiri adalah perjuangan dan perubahan.  Semua makhluk yang hidup harus berjuang dan berubah seiring waktu.  lebih baik dari ke hari sudah terpaku pada "emas" (kekayaan warisan, kepandaian dll) sudah pasti disukai orang tidak perlu mengadakan perubahan-perubahan positif agar "emas" tersebut menjadi lebih baik.  keadaan tersebut sudah menjadi zona nyaman bagi dia.
 
Apabila kita merasa bahwa kita tidak menjadi lebih baik dari hari ke hari, tidak juga mengalami peingkatan karir atau keahlian, maka kita harus siap berubah.  Bukan cuma mengubah profesi atau pekerjaan, tetapi yang lebih penting  sikap mental kita harus jadi lebih positif dan lebih kuat.  Sehingga, apapun tantangan zaman, kita  bisa lalui dengan lebih baik.  Termasuk pula meraih lebih banyak hikmah dari pengalaman hidup kita.

Jika kita tidak ingin tertinggal dgn banyak orang yang sudah melakukan lompatan2 besar dalam kehidupan mereka, maka inilah yang harus kita lakukana:

Pertama Pancangkan tekad yang kuat: Tekad kuat ini akan menjadi daya dorong yang sangat kuat agar kita tidak lengah dari rutinitas.

KeduaKobarkan Motivasi:

Minimal ada 4 hal yang bisa mengubah mental dan membangkitkan motivasi:
  1. didasari rasa takut mandapat hukuman, takut dikucilkan, takut tidak dapat penghasilan dan sebagainya.  Ini adalah motvasi yang paling buruk.  Hal ini membuat orang melakukan sesuatu dengan tergesa-gesa, tidak profesional dan asal-asalan, asal bisa menggugurkan kewajiban.
       
  2. didasari reward/penghargaan, keuntungan yang bisa diraih keinginan mendapat keuntungan: harta banyak, uang banyak, sahabat, penghargaan dll

  3. didasari kebutuhan, yaitu tujuan untuk mendapatkan hal-hal yang memang kita butuhkan, baik psikologis maupun fisik

  4. didasari rasa cinta.  Apabila motivasi timbul didasari rasa cinta, maka akan timbul kekuatan yang luar biasa, melebihi ketiga motivasi lainnya. 

Kita perlu memohon kepada Alloh SWT agar dianugerahi cinta kepadaNya dan kepada Rasul-Nya.  Pada akhirnya cinta itu akan menimbulkan rasa syukur.  Rasa syukur itu akan menimbulkan cinta pada diri kita sendiri, sebagai makhluk ciptaanNya yang memiliki keunggulan dan kelebihan, bukan hanya kekurangan dan kelemahan.  Cinta inilah yang akan  membuat kita cinta pada keunggulan-keunggulan terhadap kita apa adanya, sehingga kita akan merasa nyaman dengan diri kita sendiri.  Selanjutnya kita akan bisa menimbulkan rasa cinta pada keluarga dan para sahabat kita.

Ketika kita mencintai diri kita sendiri, kita akan memiliki kebanggaan pada diri sendiri.  Kita akan mempu memfokuskan diri pada kelebihan/keunggulan diri.  Dengan demikian, nantinya timbul motivasi untuk jadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Namun, apabila kita fokus pada kekurangan dan kelemahan kita, sulit bagi kita untuk menumbuhkan rasa cinta pada diri sendiri dan orang lain, termasuk keluarga dan teman-teman kita.

Sangat disayangkan banyak sekali orang yang tidak bangga pada dirinya sendiri, pendidikan, fisik, kelurga, keturunan dll
Padahal, sebagaimana barang=barang hasil kerajinan sang penjual kuningan di atas, banyak orang yang kelihatannya miskin dan lemah sesungguhnya memiliki potensi untuk berubah dan menjadi orang-orang yang produktif dan sukses. 

Oleh karena itu, siapkan diri untuk berubah dan kuatkan tekad kita semua bahwa Kita Semua Harus Berubah!!

Narasumber: Mbak Niek - Institut Kemandirian

Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823
 

Senin, 28 Juli 2008

Alhamdulillah, MP saya didatangi TERORIS


Didatangi teroris koq alhamdulillah?


Saat saya mengecek MP saya, seperti biasa, Wow, ternyata ada teroris masuk ke dalamnya.  Jangan takut dulu, teroris yang dimaksud adalah salah satu narasumber acara The Power of Life yang merupakan hasil kerja sama institut Kemandirian dan Radio Trijaya 104,6 FM.  Saya memang mengambil sebagian materi-materi yang dibahas dalam acara tersebut untuk bahan posting MP saya.
 

Teror yang ditebarkan Bapak Zainal dan teman-temannya bertujuan memprovokasi para pendengar untuk keluar dari zona nyaman mereka dan bangkit menyongsong kesuksesan dengan penuh semangat.  Bahkan, untuk menambah tingkat kengerian teror yang disebarkannya, Pak Zainal sampai menulis buku "Monyet Aja Bisa Cari Duit".


Jadi, yang diteror adalah kemalasan, ketakutan dan kenyamanan kita.
 

Ternyata, teroris ada yang baik juga ya, he he he
 

mp



Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Senin, 21 Juli 2008

[TRANSKRIP] 3 Pelajaran Penting

3 Pelajaran Penting
Acara Power of Life pagi ini membahas 3 pelajaran penting, yaitu:
  1. belajar merasakan kegagalan

  2. belajar mengatasi kritik

  3. belajar mengatasi rasa malu

  1. belajar merasakan kegagalan dan kesalahan  kegagalan dan kesalahan adalah sesuatu yang pasti.  Orang-orang yang sukses bisa meraih kesuksean mereka karena sudah mengalami begitu banyak kesalahan dan kegagalan.  Mereka mengalahkan segala kegagalan yang pernah mereka alami.  Manusia sesungguhnya adalah makhluk pembelajar dari kecil, contoh: anak kecil belajar jalan harus melalui jatuh bangun terlebih dahulu.  Proses menghadapi kegagalan dan keslahan adalah sesuatu harus dijalani dan tidak bisa dihindari.  Yang salah adalah orang yang terus menerus melakukan hal-hal yang sama dan mengharapkan hasil yang berbeda.  Gagal dalam hal yang berbeda itu wajar tetapi gagal berulang kali dalam hal-hal yang sama itu yang ngawur.


  2. mengatasi kritikNabi Muhammad SAW saja harus menghadapi lebih dari sekedar keritik, mereka bahkan menghadapi hinaan dan sebagainya.  Namun,  masyarakat Arab berhasil beliau ubah dalam waktu 23 tahun.  Banyak orang  hanya bisa melakukan kritik dan ngomong sembarangan tetapi tidak bisa atau tidak mau melakukan.  Yang terbaik adalah biarkan saja mereka berbicara sampai kenyataan berubah krn usaha kita.  Tunggu saja tanggal mainnya.  Kritik yang baik adalah yang bukan cuma menunjukkan kesalahan dan kekurangan kita, juga mengandung solusi yang bisa diterapkan agar yang dikritik bisa memperbaiki diri. 



  3. mengatasi rasa malu Rasa malu perlu kita tempatkan  di tempat yang sebenarnya.  Lebih sering merasa malu saat melakukan kesalahan walau bukan kesalahan yang fatal.  Misalnya, salah bicara dpan umum siapapun bisa termasuk seorang presiden.  Pernah ada seorang presenter di perusahaa TV, tanpa sengaja mengubah nama TV-nya jadi metro mini, namun berkat kesalahan tersebut dia jadi cepat naik pangkat dan pindah program acara beda dgn daya jual lebih tinggi. Kita boleh merasa malu saat tertangkap korupsi, melakukan perbuatan yang melanggar norma agama, hukum, moral dan sejenisnya,  jangan malu melakukan hal-hal yang tidak bertentangan denga hal-hal di atas.    Termasuk malu yang baik adalah apabila orang tua merasa malu untuk melakukan hal-hal yang dia sendiri larang anak untuk dilakukan, contoh klasiknya merokok.Malu yang tidak benar atau tidak pada tempatnya akan merusak rasa percaya diri pada diri kita. 

Ketiga pelajaran di atas sangat penting untuk memupuk rasa percaya diri seorang manusia.  Rasa percaya diri sesungguhnya berasal dari penerimaan kita terhadap diri sendiri apa adanya.  Kita semua memiliki karunia yang luar biasa dari Alloh SWT, namun hanya karena ada hal-hal yang kita anggap kurang, kita tidak mensyukuri karunia dan nikmat yang luar biasa tersebut.  Jarang ada orang, semiskin apapun dia, saat diminta sebelah tangan atau kakinya demi uang sekian puluh juta bersedia memberikan.

Tidak ada orang yang tahu nasibnya bagaimana di masa depan.  Menduga-duga nasib baik atau buruk berarti memberi prasangka atau justifikasi terhadap Alloh SWT.  Justifikasi atau prasangka itu bisa baik atau buruk, tinggal pilih.  

Sumber: Acara The Power of Life, Trijaya FM - Selasa 22 Juli 2008 jam 5 - 6 pagi
Narasumber: Bapak Zainal Abidin - Institut Kemandirian


Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Jumat, 22 Februari 2008

Reprogramming Your Subconsious

Reprogramming your subconsious

Narasumber: Ibu Nikmah Nursyam

Kita memiliki pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.  Pikiran bawah sadar seperti superkomputer, berperan lebih dari 85% terhadap kesuksesan kita.  Melalui pikiran bawah sadar tersebut, kita bisa dapat kemudahan untuk memperoleh apa yang kita inginkan, termasuk kesuksesan.  Saat ini kita mungkin masih minim dalam memanfaatkan bawah sadar atau terlanjur memiliki setting sangat negatif.  Orang tua, teman, lingkungan dan sebagainya mungkin terlanjur dan tanpa sadar memberi input-input yang kurang mendukung pemerograman bawah sadar kita.   Bila seperti itu, kita perlu memprogram ulang pikiran bawah sadar kita agar jadi bisa kita manfaatkan untuk membantu kita sukses. Hal ini memang perlu perjuangan lebih keras dan lebih berat, namun hal tersebut bisa dilakukan.

Contohnya adalah apabila ada orang sedang belajar mengemudikan mobil atau motor.  Mula-mula dia menggunakan pikiran sadar.  Orang seperti ini biasanya khawatir, lihat spion melulu, tegang dan sebagainya.  Namun, apabila pikiran bawah sadarnya sudah terprogram dengan baik, maka dia akan bisa mengemudikan kendaraan dengan baik.  Demikian pula kegiatan kita sehari - hari,  sebagian besar dilakukan oleh pikiran bawah sadar kita.  Apabila pikiran bawah sadar kita dahulu kita program atau terprogram dari luar (orang tua, teman, pimpinan dll) dengan program-program yang tidak mendukung kesuksesan, keinginan kita, dan kebahagiaan kita.  Saat ini akan mendukung kita mencapai apapun yang kita inginkan di masa depan.

Ada beberapa point yang pelru kita perhatikan:

  1. Program yang dimasukkan program-program positif yang kita inginkan.  Hindarilah memasukkan program-program negatif ke dalam pikiran bawah sadar kita.  pikiran bawah sadar kita sulit menerima kalimat-kalimat yang mengandung kata-kata engatif seperti tidak, jangan dan sebagainya. Terkadang orang tua melarang anak-anaknya dengan menggunakan kata-kata negatif seperti "jangan nangis, jangan nakal" dan sebagainya namun yang diterima oleh pikiran bawah sadar sang anak adalah nakal, nangis dan hal-hal yang justru ingin dilarang itu tadi.  Jika kita ingin memprogram atau memprogram ulang pikiran bawah sadar kita, pergunakanlah kata-kata positif.  Termasuk sat kita berinteraksi dengan orang lain.  Mulai sekarang, biasakan untuk berkata-kata yang positif.  Awalilah dengan pujian yang wajar dan sikap yang baik.   
  2. Lakukan pemerograman simbolik, visualisasi atau imajinasi.  Seringkali tidak yakin, tidak pede tidak berharga.  program dengan imajinasi.  Kita membuat apa yang kita inginkan ke depan sudah jadi kenyataan dalam pikiran kita. Saya adalah orang yang sangat perecaya diri utk sampaikan sesuatu dengan sangat baikbuat seperti film2 tentang diri kita 
  3. Lakukan pemerograman ulang tersebut dalam kondisi relaks, santai dan dalam keadaan gelombang alpha gelombang.  Gelombang alpha adalah gelombang otak dimana pikiran sadar  dan pikiran bawah sadar bertemu.  Saat itulah kita paling mudah melakukan pemerograman ulang pikiran bawah sadar kita.  Dalam keadaan tengang atau sibuk, sulit bagi kita untuk melakukan hal tersebut.  Waktu yang tepat antara lain adalah pada pagi hari setelah bangun tidur atau pada saat kita akan tidur.  Caranya: Pertama, biasakan diri untuk menguasai nafas perut.  Saat kita menghirup udara, perut menggembung dan saat kita enghembuskan udara, perut mengempis.  Dengan cara demikian, kita bisa lebih banyak hirup udara sehingga kita bisa lebih relaks.  Lakukan nafas perut tersebut sampai kita santai sesantainya, bisa sandaran di kursi atau tiduran di tempat yang nyaman.  Apabila kita ingin memprogram ulang pikiran bawah sadar maka harus masuk pintu bawah sadar dengan belajar nafas perut dan nafas panjang. Nafas panjang seperti ini juga bisa diterapkan sebelum bertemu orang atau berada dalam situasi yang membuat kita grogi, tidak nyaman dan sebagainya.
  4. Melakukan berulang-ulang agar jadi kebiasaan.  Bila suatu hal telah menjadi kebiasan bagi kita, kita akan otomatis melakukannya.  Pemerograman ulang pikiran bawah sadar berarti memulai melakukan kebiasaan baru.  Sesungguhnya yang harus kita lakukan adalah memprogram pikiran bawah sadar sebaik-baiknya lalu jangan pikirkan karena Insya Alloh dia pasti akan bekerja sendiri.  Misalnya, kita mau kaya kaya raya dan memiliki penghasilan 500 juta per bulan.  Kita lakukan pemerograman dengan kondisi sangat relaks secara berulang-ulang, maka pikiran bawah sadar memiliki cara-cara sendiri bagaimana caranya dia yang akan memberitahukan bertemu orang  ini itu dan sebagainya seperti mustahil namun itulah adanya.

Ada seorang anak kecil yang pincang.  Teman-temannya banyak yang mengejek sehingga orang tua dan guru-guru kesal pada teman2 si pincang ini, tetapi anak itu biasa-biasa saja.  Dia tetap santai, relaks seakan-akan tidak terjadi apa-apa.  Pada saaat dia ditanya, jawabnya saya tidak membiarkan kata-kata negatif masuk ke dalam hati saya, saya tidak izinkan semua itu masuk bawah sadar saya. 

Pemerograman ulang pikiran bawah sadar hasilnya memang tidak bisa dipaksakan.  Lakukan saja yang terbaik, sehingga dalam diri kita muncul hal-hal yang positif dan kebiasaan-kebiasaan baik yang pada akhirnya berimbas perubahan-perubahan yang luar biasa dalam diri kita.  Bukankah dalam Hadist Qudsi Alloh SWT memberitahukan kita bahwa Dia akan berbuat sebagaimana prasangka hamba-hambaNya?

Perubahan yang indah dimulai dari yang kecil-kecil.  Bagaimanapun keadaan diri, keluarga, lingkungan atau negara kita, apabila kita tetap melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik, maka kita sesungguhnya adalah pahlawan.  Kita adalah Pahlawan yang luar biasa saat kita sadar bahwa anda harus berubah dan memprogram ulang apa yang ada dalam pikiran bawah sadar kita.  KIta tidak menuntut orang lain berubah, kitalah pionir perubahan tersebut.

Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823