Tampilkan postingan dengan label potensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label potensi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Desember 2008

[TRANSKRIP] Menyongsong perubahan


Menyongsong perubahan


Narasumber: Bapak Hikmawan Abdul Hasan

Dunia selalu berubah, dan sekarang ini kita sedang menyongsong suatu perubahan yang besar

tahun hiriah, hirjah perubahan tempat sistem diri kualitas hidup momentum perubahan diri

Apabila kita ingin masuk ke dunia yang kompetitif, seperti bisnis, bukan cuma kemauan yang diperlukan.  banyak orang yang mau sukses tetapi tidak bisa bertahan selama proses menuju sukses itu berlangsung.  

Kemauan ini harus ditingkatkan menjadi tekad.  Tekad bulat yang membaja itu disebut determination, suatu keadaan kritis dimana apabila kita tidak mendapatkan tujuan itu, kita akan mengalami kesengsaraan yang sangat luar biasa besar.  

sangat penting ketika dalam kondisi kritis menghadapi perubahan2 yang belum cukup kita ketahui ilmunya.  bhs arabnya AZZAM

tekad bulat baru setelah itu tawakal

tawakal bentuk konkrit dari azzam, atau tekad bulat yang sangat kuat

1. sebelum melakukan tindakan, perlu ada setting yang tepat di dalam pikiran kita.  Kita harus menjadi orang memiliki yang ambisi yang positif.  kita selalu ingin agar kualitas kita semakin baik dari hari ke hari.  Kita sendiri harus punya ambisi yang baik ,selalu ingin maju, selalu ingin memperbaiki diri.  lebih baik dari hari kemarin, esok lebih baik lagi.  

2. Kita harus memiliki kejelasan apa yang kita inginkan, apa yg ktia tuju, apa yang kita harapkan dalam  perubahan ini.  Kita harus mampu memvisualisasikan dan terus membuat bayangan itu makin jelas.  Kejelasan visualisasi tadi akan memantapkan langkah-langkah dalam perubahan.  

3. Kita juga perlu memiliki kemampuan adaptasi yang memadai dalam mengarungi arus perubahan yang terjadi di dunia ini.  Kemampuan adaptasi ini diperoleh dari kejelasan visi dan visualisasi kita akan tujuan kita.  Kita tidak lagi menjadi bagian yang hanyut dalam arus tapi jadi bahagian yang mampu beradaptasi dengan perubahan2 tersebut.  Bahkan bukan tidak mungkin kita akan mampu mengendalikan arus perubahan tersbut.  

4. Kita harus berani mengambil tanggung jawab.  Kita ini adalah orang yang akan diberi bekal, berupa pengetahun dan kemampuan, di balik bekal-bekal itu ada tanggung jawab.   Seringkali, apabila kita mengalami perubahan yang tidak enak, kita sering menyalahkan pihak lain, kambing hitam.  Seharusnya, kita sebagai orang bertanggung jawab bisa bersikap.

"ini saatnya saya utk melakukan sesuatu, apapun yng terjdi ini tg jawab saya"

5. tindakan yang konsisten, yaitu tindakan-tindakan yang berhbungan dengan kejelasan hal-hal yg kita inginkan.  Ketika ada peluang utk melakukan suatu yang bisa mendekatkan kita pada apa yang kita harapkan, lakukan.  

Tujuan adalah sesuatu yang tergambar jelas di dalam benak kita walaupun belum tercapai di dunia ini.  dalam bahasa Arab disebut Ghayyah.  


Mengatasi hambatan dalam menyongsong perubahan

Faktor terbesar penghambat perubahan ada di dalam diri kita sendiri Alloh SWT mengubah keadaan suatu kaum bila mereka mengubah apa yang ada di dalam dirinya.  Apapun yang terjadi di dunia ini terjadi atas izin Alloh SWT, tetapi perubahan itu seolah2 dilakukan atau dipengaruhi keputusan2/tindakan2 si makhluk/si manusia.

Hambatan terbesar ada di benak kita berupa keyakinan

1. Keyakinan dibentuk seperti meja ada kaki-kaki, kaki-kaki tersebut memperkuat meja (Note: analogi ini dipakai Gary Craig, pendiri EFT)

a. ungkapan, kata2 dari lingkungan, orang tua, guru, teman dll, dianggap kebenaran sehingga menjadi keyakinan
b. pikiran mengolah informasi, ide dan sebagainya diterima sebagai keyakinan
 
2. pilihan, memilih sesuatu sebagai keyakinan, memilih utk yakin, agak berat krn memilih benar2 sadar dan benar2 tenang agar pilihan ini lansung ditangkap pikiran bawah sadar bergerak secara otomatis mengikuti keyakinan kita

pernyataan yang kita terima kebenarannya dan ter-install dalam bawah sadar kita sebagai keyakinan.  bila tubuh kita diikat talinya terlihat.  Tetapi, bila pikiran yang diikat, talinya tidak terlihat.  Inilah mental block membatasi kita utk berubah, maju dan berkembang. 

Sesungguhnya, setiap manusia memiliki potensi luar biasa.  Namun dalam perjalanan hidup mereka ada yang sengaja atau tidak terinstall mental blok yang menghambat dirinya berkembang. 

Apabila penerimaan akan suatu pengertian atau pemahaman baru tidak bisa masuk ke pikiran yang paling dalam dari diri seseorang, maka  keyakina baru tidak akan tertanam dalam dirinya.  Dia mungkin paham tetapi tidak mau berubah karena yang bekerja adalah keyakinan dirinya yang lama.

Perubahan individu, lingkungan, masyarakat dan negara
 
ada perubahan secara individu, lingkungan, masyarakat dan negara.  Perubahan individu masih bisa dikendalikan orang yang bersangkutan, namun apabila perubahan itu dalam bentuk yang lebih besar seperti lingkungan, masyarakat atau negara, maka
perubahan itu makin tdk bisa dikendalikan secara langsung.

kunci bagaimana menempatkan diri dalam perubahan2 tersebut adalah bersabar.  Apabila kita tidak punya pengaruh besar, power utk mempengaruhi perubahan tersbut, misalnya hanya sebagai warga biasa dan tidak punya kendali, maka langkah terbaik adalah bersabar. 


sabar adalah memiliki kemampuan adapatasi yang tinggi dgn tetap mempertahankan hidup yang berkualitas.  bentuk konkirt kesabaran adalah tetap maju mesikipun dlam pikiran kita blm menemukan jalan keluar.  Kita tetap melakukan upaya mejalani perubahan tadi sambil tetap mengarhapkan hasil yang terbaiik.

Fenomena ini mirip pintu otomatis yang bandara atau pusat perbelanjaan.  Kita belum tahu apakah pintu itu akan terbuka atau tidak, namun kita terus maju hingga posisi terdekat.  Pintu itu pun terbuka sendiri. 

Hal ini dicontohkan seorang pengusaha dari Australia, pada saat itu agent property ternyata dimulai saat para  pengamat properti mengatakan bisnis properti sedang lesu.  Pengusaha tersebut berkata di dalam bisnis ada peluang. 

memang pada awal2 babak belur, namun dia terus maju walau tidak tahu terbuka atau tidak.  Pada akhirnya nanti ada jln keluar, ada solusi.   Negara dibangun oleh individu-individu.  Jika suatu negara ingin berubah, maka individu-individu yang ada di dalamnya harus berubah. 

Dalam surat Ar RAad ayat 11,  Alloh SWT menyatakan bahwa Alloh hanya akan mengubah kondisi suatu kaum apabila masing2 indvidu dalam kaum tersebut mau mengubah kondisi yang ada diri mereka masing. 


kita menyongsong perubahan dengan tetap mengingat Alloh SWT tanpa melupakan tindakan-tidnakan yang perlu dilakukan sesuai sunnatullah

Semoga bermanfaat

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823






 

Selasa, 02 September 2008

[TRANSKRIP] Mengembangkan Potensi Diri

Mengembangkan Potensi Diri

Sebenarnya, kita semua punya potensi kehebatan yang luar biasa sebagai perangkat untuk menggapai kesuksesan kita, namun potensi itu biasanya terpendam, tertutup dengan hal-hal negatif di sekitar diri kita atau bahkan dari diri kita sendiri.  Contoh hambatan penggalian dari diri kita sendiri yaitu Sifat negatif dan kata-kata negatif.

Seringkali, kita iri dengan orang lain dan lupa potensi sendiri.  Jarang sekali kita sadari bahwa kita punya potensi lebih dari yang kita bayangkan.  Mulai sekarang, mari kita timbulkan kesadaran dan cari tahu bagaimana caranya dan lakukan agar potensi kita tergali maximal.

Kita harus menyadari bahwa Alloh SWT memberi kepada setiap orang  potensi untuk sukses walaupun secara fisik atau finansial memiliki kekurangan, seperti cacat atau miskin.  Apabila kita sudah yakin bahwa kita dan semua orang punya potensi dan kelebihan, maka kita  akan lebih mudah menggali potensi tersebut.

Hal-hal apa yang membuat kita mampu untuk menggali potensi diri kita:

1. selalu berpikir dan berinisiatif untuk bisa lebih maju dan lebih baik dari hari ke hari.

Pola  pikir kita mempengaruhi pola hidup kita.  Jika kita berpikir bahwa kita adalah orang yang tidak mungkin sukses karena kita orang yang biasa-biasa saja, maka itulah yang akan terjadi dalam hidup kita, karena pola pikir "saya orang yang biasa-biasa saja" itu akan membuat kita enggan untuk berusaha membuat diri kita maju.  Sehingga hasilnya biasa-biasa saja

Padahal, dalam hidup ini hanya ada satu diantara dua pilihan.  Mau meningkatkan kualitas diri ktia terus-menerus atau membiarkan kualitas diri kita turun terus menerus.  Hidup segan mati tak mau.

Pilihan terbaik adalah terus menerus meningkatkan kualitas hidup kita  menjadi lebih baik dan lebih baik.  Efek positifnya akan terasa pada orang-orang di sekitar kita saat kita menjadi lebih baik dari hari ke hari.  

2. Membuka diri dan membuka wawasan untuk menerima ilmu dan pendapat dari hasil pemikiran siapapun.

Salah satu sebab kita sering terserang rasa sombong, takabur dan sebagainya adalah karena kita merasa berat untuk menerima pendapat atau buah pikiran orang lain.  Kita berpikir bahwa kitalah yang terbaik ,apalagi jika ide-ide tersebut keluar dari orang yang lebih muda dair kita, lebih miskin atau lebih rendah status sosial dan/atau pendidikan (formal)-nya dari kita, karyawan, bawahan dll.

Siapapun yang berpendapat atau punya ide diberi pada kita buka diri untuk terima, siapa tahu pendapat-pendapat atau ide-ide tersebut bisa membuak wawasan kita kemudian merangsang kita untuk menemukan dan mengembangkan potensi diri kita sendiri.    

dan ketika kita menerima pendapat tetapi dengan berkata dalam hati, "sombong sekali orang itu, memberi nasihat kepada saya" sesungguhnya kita sudah melemahkan diri kita sendiri.  Hal yang sama terjadi apabila kita merasa curiga, benci atau merendahkan orang lain.  Hal ini bukan hanya dalam tingkat mental tetapi juga dalam tingkat fisik.   Apabila kita sudah melemahkan diri kita sendiri, baik secara mental atau bahkan fisik, bagaimana mungkin potensi diri kita akan muncul?

Mulai sekarang, apabila orang lain (atasan, bawahan, adik, kakak, orang tua dll) memberikan pendapat, coba dengar.  Kita diberi dua telinga dan satu mulut adalah agar kita lebih sering mendengar daripada berbicara.  

Dalam menggali potensi diri secara maximal, kadang kala memang perlu ada orang lain yang melihat agar kita bisa menanyakan  kelebihan kita pada orang lain.  Terkadang sulit bagi kita untuk melihat diri sendiri karena kesibukan dll

Dalam sehari, kita bisa meluangkan waktu beberapa menit, bisa saat jelang tidur atau bangun tidur lihat diri kita sendiri.   dlam dan bertanya

- 3 menit yang lalu, apa yang kita pikirkan?

- dua hari yang lalu, apa baju yang saya pakai?

- dll

Hal-hal tersebut adalah cara-cara untuk mengetahui apakah kita memilik perhatian yang baik pada diri sendiri atau tidak.  apa yang kita inginkan di masa depan dll.  Kita harus sering-sering lihat diri sendiri siapa saya sesungguhnya, menjadi pengamat atau penonton bagi diri sendiri sehingga kita bisa melihat kelebihan dan kekurangan kita.  

3. Mendorong orang lain untuk maju dan sukses berprestasi lebih baik.  

Jika kita mendorong orang lain untuk maju dan sukses, sesungguhnya kita sedang mengangkat dan memperkuat diri kita sendiri untuk maju.  Sebaliknya, jika kita menjatuhkan dan melemahkan orang lain, sesungguhnya kita sedang melemahkan dan menjatuhkan diri kita sendiri, menguras energi yang ada pada diri kita.   Kejatuhan diri kita itulah yang membuat potensi diri kita tertutup.  

Orang-orang yang baik nantinya akan melihat dirinya menjadi lebih baik dan menjadi lebih mudah melihat potensi dirinya.  Sebaliknya, orang-orang yang sombong dan suka merendahkan orang lain, akan sulit menggali potensi dirinya karena kekuatannya sudah terkuras oleh kesombongannya sendiri.

Kebaikan yang menjadi hasil kebaikan-kebaikan kita kepada orang lain tidak harus dari orang-orang yang berangkutan.  Bisa saja kita menerima kebaikan dari orang-orang yang sama sekali berbeda, bahkan dari orang-orang yang tidak kita kenal sekalipun.  Alloh SWT punya cara sendiri untuk membalas orang-orang yang suka berbuat baik.

Salah satu cara agar kita bisa saling mendorong dan meningkatkan potensi dengan orang lain secara sinergis adalah dengan mengikuti acara-acara dan bergabung dengan komunitas yang berisi orang-orang yang hebat.  Namun, jangan sampai kita hanya menjadi peserta yang pasif.  Kita harus ikut aktif untuk berinteraksi dengan para pembicara dan sesama peserta sehingga kita mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dari acara-acara dan komunitas-komunitas yang kita ikuti tersebut.  Bergabung dengan komunitas yang baik juga bisa kita lakukan via internet, lewat milis dan sebagainya.

Apakah Menggali potensi diri berhubungan dengan bakat?

bakat bisa dilihat dari perilaku seorang anak waktu kecil.  Bakat tersebut bisa terasah dan tergali potensinya atau hilang bergitu saja tergantung keadaan lingkungan.  Apabila seseorang sudah tahu apa bakat dan minatnya, maka dia tinggal mencari profesi yang sesuai dengan bakat dan minat tersebut dan belajar untuk menambah ilmu yang berkaitan dengan profesi tersebut.  
Memiliki pekerjaan dan profesi yang tidak sesuai dengan bakat dan minat memang masih bisa dilakukan, namun ada ketidaknyamanan di dalamnya.  Bila kita memiliki lebih dari satu macam bakat dan minat, ada baiknya kita melakukan hal-hal berikut ini:

1. Urutkan hal-hal yang menjadi minat dan bakat kita berdasarkan prioritas.

2 .Pilih salah satu potensi yang bisa kita kembangakan agar kita bisa sukses.

3. Fokus pada potensi tersebut, jangan sampai kita ingin mengerjakan terlalu banyak hal sehingga kita menjadi kewalahan dan tidak ada potensi yang berhasil kita kembangkan.

Bila kita terus menggunakan dan mengembangkan potensi diri kita, otak kita akan terus membuat sambungan antar sel sehingga kita menjadi semakin cerdas dan tidak mudah pikun.  

Yang tidak kalah penting adalah meningkatkan kualitas iman kita.  Kualitas iman membuat kita bisa menjaga sikap kita lebih baik sehingga kita bisa diterima dengan baik di masyarakat.  Orang yang selalu bersikap santun dan berakhlaq mulia,  digabungkan dengan potensi yang ada pada dirinya akan menjadi pribadi yang kuat dan dapat menebar manfaat baik bagi dirinya maupun orang lain. 

Narasumber: Ibu Nikmah Nyrsyam (Mbak Niek)

Semoga bermanfaat, acara Mutiara Pagi - The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Selama bulan Ramadhan, acara ini bernama: Mutiara Ramadhan