Istriku,
Marilah kita tidur
Hari telah larut malam
Lagi sehari kita lewati
Meskipun nasib semakin tak pasti
Lihat,
anak kita tertidur menahankan lapar
Erat memeluk bantal dingin
Pinggiran jalan
Wajahnya kurus, pucat
Matanya dalam
Istriku,
marilah kita berdoa
Sementara biarkan lapar terlupa
Seperti yang pernah ibu ajarkan
Tuhan bagi siapa saja
Meskipun kita pengemis pinggiran jalan
Doa kita pun pasti dia dengarkan
Bila kita pasrah diri, tawakkal
Gambar dari sini
Esok hari perjalanan kita
Masih sangatlah panjang
Mari tidurlah, lupakan sejenak
Beban derita, lepaskan
La la la la la la la dengarkanlah nyanyi
La la la la la la la dari seberang jalan
La la la la la la la usah kau tangisi
La la la la la la la nasib kita hari ini
Gambar dari sini
Tuhan, selamatkanlah istri dan anakku
Hindarkanlah hati mereka
Dari iri dan dengki
Kepada yang berkuasa dan kenyang
Di tengah kelaparan
Oh! hindarkanlah mereka dari iri dan dengki
Kuatkanlah jiwa mereka
Bimbinglah di jalanMu
Bimbinglah di jalanMu.
Posting spesial untuk menyambut dibukanya Hotel Altantis Palm di Dubai, semoga Alloh SWT membuka hati mereka yang selama ini keras membeku karena terlena gaya hidup mewah yang berasal dari Barat
Tampilkan postingan dengan label liriklagu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label liriklagu. Tampilkan semua postingan
Minggu, 30 November 2008
[LIRIK LAGU] Nasihat Pengemis - menyambut Hotel Atlantis Palm di Dubai
Selasa, 11 November 2008
[LIRIK LAGU] Shades of Gray by the Monkees
Menyambung postingan yang ini, ada lagu bagus yang sesuai dengan keadan sekarang, disampaikan sekaligus artinya. Lagunya sendiri ada di sini
When the world and I were young,
Just yesterday.
Live was such a simple game,
A child could play.
It was easy then to tell right from wrong.
Easy then to tell weak from strong.
When a man should stand and fight,
Or just go along.
(Ketika dunia ini dan saya masih muda, kehidupan adalah permanainan mudah yang bahkan dapat dimainkan anak kecil. Sangat mudah membedakan antara yang benar dan yang salah. Mudah membedakan antara yang kuat dan yang lemah. Saat itu jelas kapan seseorang harus berdiri dengan tegas dan siap bertempur. Atau berjalan beriringan bagai sahabat)
But today there is no day or night
Today there is no dark or light.
Today there is no black or white,
Only shades of gray.
(Namun saat ini, tidak ada siang atau malam, tidak ada terang ataupun gelap, tidak ada hitam atau putih, hanya ada bayangan abu-abu)
I remember when the answers seemed so clear
We had never lived with doubt or tasted fear.
It was easy then to tell truth from lies
Selling out from compromise
Who to love and who to hate,
The foolish from the wise.
(Saya ingat saat semua jawaban terlihat begitu jelas, kita tidak pernah hidup dengan keraguan dan ketakutan. Sangat mudah membedakan antara berita yang benar dan berita yang bohong. Blak-blakan atau kompromi. Siapa yang pantas dicintai dan siapa yang pantas dibenci. Orang bodoh dari orang bijaksana)
But today there is no day or night
Today there is no dark or light.
Today there is no black or white,
Only shades of gray.
[instumental interlude]
It was easy then to know what was fair
When to keep and when to share.
How much to protect your heart
And how much to care.
(Saat itu mudah sekali mengetahui apa yang adil, kapan menyimpan dan kapan membagi, kapan anda mengurusi diri sendiri dan kapan berbagi pada orang lain)
But today there is no day or night
Today there is no dark or light.
Today there is no black or white,
Only shades of gray.
Only shades of gray.
When the world and I were young,
Just yesterday.
Live was such a simple game,
A child could play.
It was easy then to tell right from wrong.
Easy then to tell weak from strong.
When a man should stand and fight,
Or just go along.
(Ketika dunia ini dan saya masih muda, kehidupan adalah permanainan mudah yang bahkan dapat dimainkan anak kecil. Sangat mudah membedakan antara yang benar dan yang salah. Mudah membedakan antara yang kuat dan yang lemah. Saat itu jelas kapan seseorang harus berdiri dengan tegas dan siap bertempur. Atau berjalan beriringan bagai sahabat)
But today there is no day or night
Today there is no dark or light.
Today there is no black or white,
Only shades of gray.
(Namun saat ini, tidak ada siang atau malam, tidak ada terang ataupun gelap, tidak ada hitam atau putih, hanya ada bayangan abu-abu)
I remember when the answers seemed so clear
We had never lived with doubt or tasted fear.
It was easy then to tell truth from lies
Selling out from compromise
Who to love and who to hate,
The foolish from the wise.
(Saya ingat saat semua jawaban terlihat begitu jelas, kita tidak pernah hidup dengan keraguan dan ketakutan. Sangat mudah membedakan antara berita yang benar dan berita yang bohong. Blak-blakan atau kompromi. Siapa yang pantas dicintai dan siapa yang pantas dibenci. Orang bodoh dari orang bijaksana)
But today there is no day or night
Today there is no dark or light.
Today there is no black or white,
Only shades of gray.
[instumental interlude]
It was easy then to know what was fair
When to keep and when to share.
How much to protect your heart
And how much to care.
(Saat itu mudah sekali mengetahui apa yang adil, kapan menyimpan dan kapan membagi, kapan anda mengurusi diri sendiri dan kapan berbagi pada orang lain)
But today there is no day or night
Today there is no dark or light.
Today there is no black or white,
Only shades of gray.
Only shades of gray.
Langganan:
Postingan (Atom)