Rabu, 04 Mei 2011

[Renungan] Sebuah ruang bernama Hati

Hati adalah cermin
Tempat pahala dan dosa bertarung

Demikian syair lagu yang didendangkan oleh Bimbo. Hati manusia memang arena pertarungan yang idak ada habisnya, antara pahal dan dosa, antara nurani dan ego. Hati bisa menjadi sebuah “sanctuary” tempat berteduh dari segala macam masalah, tapi hati itu sendiri bisa jadi sumber masalah. Terutama bila hati itu dikotori beraneka ragam keinginan. Jika hati itu penuh syukur, maka seluruh tubuh akan merasakan nikmatnya. Bahkan mungkin banyak orang yang akan merasakan manfaatnya. Bukan tidak boleh punya keinginan, yang tidak boleh adalah diperbudak keinginan. Terkadang, keinginan untuk segera mewujudkan keinginan itu malah menghambat kemampuan kita untuk mampu mewujudkan keinginan itu. Rasa syukur membuat hati menjadi ringan dan tenang. Rasa syukur membuat hati menjadi bersih dan hati yang bersih adalah hati yang penuh rasa syukur. Sebaliknya, kurangnya rasa syukur membuat hati menjadi gelap dan pekat. Di sisi lain, hati yang gelap dan pekat membuat pemiliknya sulit mensyukuri segala nikmat yang diberikan kepadanya.

Bayangkanlah sebuah ruang yang lapang dan luas, putih bersih tiada setitik debu pun di dalamnya. Langit-langitnya lebih tinggi dari langit dunia, ujung ruangan itu lebih jauh dari pandangan mata. Udara yang segar mengalir ke dalamnya dan kilauan lantainya bercahaya putih lembut, terang benderang namun tidak menyilaukan mata. Begitulah gambaran hati manusia yang bersih dari segala macam keinginan duniawi. Hanya rahmat dan keridhoan Allah sajalah yang diharapkan hadir di ruang itu. Ruang bersih, rapih dan sejuk. Sebuah ruangan yang udara segar mengalir di dalamnya dan membuat siapapun merasa senang dan betah berada di sana.

Rasa syukur membuat hati bagaikan ruangan yang lapang tersebut. Mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT setiap hari bagaikan menjaga kebersihan sebuah ruangan. Sampah dan debu yang mengotori setiap hari disapu dan dikeluarkan sehingga kebersihan ruangan tetap terpelihara. Terkadang kelalaian pemilik hati menjaga kebersihan hatinya membuat kotoran emosional sampai berkerak dan terpendam. Sedikit ketersinggungan sudah lebih dari cukup untuk memicu reaksi emosional yang berlebihan.

Hati orang yang tak terjaga akan menjadi kotor, penuh rasa dengki serta dendam. Hati itu bagaikan gua bawah tanah yang mengerikan. Lahar panas bergejolak dan mengalir membentuk sungai-sungai mengerikan sementara makhluk - makhluk serupa naga berwarna hitam beterbangan sambil menyemburkan api. Atau bagaikan pembuangan sampah yang berantakan dan tidak terawat dimana sampah organik dan non organik bercampur menimbulkan bau busuk yang menyengat. Akankah rahmat dari Allah SWT yang merupakan bekal kita menuju surga akan kita simpan di ruang hati yang seperti itu? Layakkah kita masuk ke surgaNya padahal ruang hati kita bagaikan neraka yang menyiksa jiwa kita dan orang lain terus menerus siang dan malam?

Ruang hati ada pada setiap manusia, miskin ataupun kaya, berpendidikan ataupun tidak, dari suku bangsa manapun dia berasal. Allah SWT menciptakan ruang hati sebagai tempat penilaian akankah seseorang layak masuk dan menikmati sajian Surga yang penuh kenikmatan dariNya. Ataukah lebih pantas disiksa di Neraka yang bergolak mengerikan, sama dengan pergolakan ruang hatinya saat hidup di dunia?

Semoga bermanfaat

Referensi: Ebook Tragedi Impian by Kang Zain, bisa didonlot di situs ini

Repost dari blog yang ini

Selasa, 03 Mei 2011

di Multiply, isu blogger vs onlen seller sampai menutupi isu-isu lain seperti meninggalnya Osama bin Laden atau Royal Wedding

[Renungan Cinta] Ada apa di balik patah hati

Seorang sahabat pernah mengingatkan bahwa "Hati seorang mukmin terlalu lembut untuk bisa patah".  Hati yang lembut itu karena mencintai Zat yang Abadi, yang tidak akan pernah mengecewakan para pencintaNya.  

Hati yang mengeras adalah bagaikan air yagn tercampuri banyak bahan-bahan kimia sehingga menjadi beracun dan tidak bisa diminum.  Hati itu bagaikan batu yang keras bagai tanah yang diaspal sehingga air hujan tidak bisa masuk ke dalamnya.  Hati bisa menjadi keras apabila dia dibalut berbagai pengalaman yang memiliki tingkat emosi tinggi. seperti dendam, kekecawaan, kemarahan dan sebagainya.  Semua itu berpangkal dari keinginan dan keinginan berawal dari pikiran kita sendiri.  

Menurut para ahli tafsir, jauh sebelum masa diutusnya Nabi Nuh kepada umatnya, hiduplah 5 orang shaleh yang sangat dihormati dan dicintai para pengikutnya.  Mereka bernama Wadd, Suwwa', Yaghuts, Ya'uq dan Nashr.  Sesudah kelima orang shaleh itu meninggal dunia, para pengikutnya mendirikan patung untuk mengenang mereka.  Patung-patung tersebut, oleh generasi yang datang sesudah para pendirinya, mulai disembah perlahan-lahan.  Upaya Nabi Nuh untuk mengingatkan mereka agar kembali menyembah Allah SWT tidak diindahkan oleh mereka dan mereka saling mengingatkan agar tetap menyembah kelima berhala itu.  Hal ini dijelaskan dalam Al Quran Surat Nuh ayat 23: Dan mereka berkata, "Jangan sekali-kali kamu meninggalkan tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan wadd, dan jangan pula suwwa', yaghuts, ya'uq dan nasr."(QS. Nuh: 23).  Jadi, dosa syirik itu dimulai dari kultus, baik individu, kelompok ataupun negara.  Ciri orang yang mengkultuskan sesuatu atau seseorang adalah timbulnya ghirah atau kemarahan apapbila sesuatu yang dikutuskan itu dikritik atau dicela. Demikian pembahasa tentang asal muasal dosa syirik yang pernah dibahas di pengajian Ar Rahman.  

Jatuh cinta adalah sejenis pengultusan terhadap orang yang dicintai.  Seseorang yang mencintai orang lain akan memperlakukan orang yang dicintai itu seakan-akan manusia setengah dewa.  Apa saja yang diminta oleh orang yang dicintai itu akan dipenuhi walaupun habis harta dan terkuras energi hingga tak tersisa.  Bahkan terkadang dia menghalalkan segala cara demi menyenangkan orang yang dicintainya tersebut. Yang pasti hilang dari orang yang patah hati adalah ketenangan.  Padahal ketenangan adalah fondasi kebahagiaan, kebahagiaan adalah fondasi dari kesuksesan dan kesuksesan adalah fondasi dari penampilan.  Unsur utama dalam membina ketenangan yang hakiki adalah keberkahan dan kesederhanaan.  Keberkahan bagaikan semen yang mengikat batu kali dan pasir dalam sebuah fondasi sebuah bangunan.  Sedangkan kesederhanaan adalah bagaikan batu kali dan pasir itu sendiri.  

Orang yang patah hati itu seharusnya mensyukuri nikmat tersebut.  Dia justru terhindar dari pengultusan sang kekasih sehingga mengalahkan penghambaanya pada Allah SWT, Rabb semesta alam yang menciptakan, mengatur dan memelihara segalanya, termasuk dirinya sendiri.   Orang yang patah hati itu justru berpeluang mendapatkan ketenangan sejati yang bersumber dari Kasih SayangNya yang tak terbatas.  Dia seharusnya mampu membangun kembali kehidupannya dari puing-puing hatinya yang hancur berantakan itu agar bisa bangkit kembali menatap masa depan yang indah, baik di dunia maupun akhirat.

Semoga bermanfaat

Referensi

Ebook "Jangan raih kesuksesan yang tidak sukses"

Ebook "Tragedi Impian"

Terapi Istighfar

http://www.ustsarwat.com/web/ust.php?id=1139257561

http://v4.e-arrahman.com/

Senin, 02 Mei 2011

[Kultwit] Saling Memberi Manfaat by Bayu Gawtama

Kultwit berikut ini diambil dari buku "Oase Hati" yang ditulis oleh Bang Bayu Gawtama

tweeps, izinkan saya kultwit lagi salah satu artikel di #oasehati judulnya "Saling Memberi Manfaat" , semoga berkenan :)

1. Suatu hari Amirul Mukminin Umar bin Khattab ra dikirimi harta yang banyak. Beliau memanggil salah seorang pembantunya yang di dekatnya

2. "Ambillah harta ini dan pergilah ke rumah Abu Ubaidah bin Jarrah, lalu berikan uang tersebut. Setelah itu berhentilah sesaat di rumahnya-

3. -untuk melihat apa yang ia lakukan dengan harta tersebut," begitu perintah Umar kepadanya.

4. Rupanya Umar ingin melihat bagaimana Abu Ubaidah menggunakan hartanya. Ketika pembantu Umar sampai di rumah Abu Ubaidah, ia berkata, -

5. "Amirul Mukminin mengirimkan harta ini untuk Anda, dan beliau juga berpesan, "silahkan pergunakan harta ini untuk memenuhi -

6. - kebutuhan hidup aja saja yang Anda kehendaki." Abu Ubaidah berkata, "semoga Allah mengaruniainya dengan keselamatan dan kasih sayang.

7. Semoga Allah membalasnya dengan pahala yang berlipat." Kemudian ia berdiri dan memanggil hamba sahaya wanitanya. "kemarilah, -

8. - bantu aku membagi-bagikan harta ini." Lalu mereka mulai membagi2kan harta pemberian Umar itu kepada fakir miskin dan orang-orang -

9. - yang membutuhkan dari kaum Muslimin, sampai seluruh harta itu habis diinfakkan. #oasehati

10. Pembantu Umar pun kembali pulang. Umar kembali memberinya uang sebesar empat ratus dirham seraya berkata, "berikan - #oase hati

11. - harta ini kepada Muadz bin Jabbal!" Umar ingin melihat apa yang dilakukan Muadz dengan harta itu. Maka, berangkatlah - #oasehati

12. - si pembantu menuju rumah Muadz dan berhenti sesaat di rumahnya untuk melihat apa yang dilakukan Muadz terhadap harta itu. #oasehati

13. Muadz memanggil hamba sahayanya. "Kemarilah, bantu aku membagi2kan harta ini!" Lalu Muadz pun membagi2kan harta itu kepada -#oasehati

14. - fakir miskin dan mereka yang membutuhkan dari kalangan kaum Muslimin hingga harta itu habis sama sekali dibagikan. #oasehati

16. Muadz berkata, "Ambillah, dua dirham saja." #oasehati

17. Pembantu Umar pun pulang. Untuk ketiga kalinya Umar memberi 4000 dirham, lalu brkata, "Pergilah ke tempat Saad bin Abi Waqqas" #oasehati

18. Ternyata Saad pun melakukan apa yang dilakukan dua sahabat sebelumnya. Pulanglah sang pembantu kepada Umar. #oasehati

19. Kemudian Umar menangis dan berkata, "Alhamdulillah, segala puji syukur bagi Allah." #oasehati

20. Kisah diatas hanyalah sekelumit cerita indah persahabatan, persaudaraan, juga kedermawanan yang berlaku di masa Rasulullah, #oasehati

21. dan para sahabat. Kita tentu masih ingat bagaimana cara orang2 dari kaum Anshar membahagiakan saudara2nya yang baru tiba - #oasehati

22. - dari Mekah. Ada yang menawarkan tanahnya, rumahnya untuk ditempati, perniagaan dan masih banyak lainnya. #oasehati

23. Bahkan ketika kaum Muhajirin telah mapan, tidak terbetik di hati mereka untuk meminta kembali apa yang pernah mereka beri. #oasehati

24. Ada semangat untuk selalu menebar kebaikan dan memberi manfaat bagi orang lain. Mereka, kata Rasulullah, sebaik2 manusia. #oasehati

25. "Khairunnaas anfauhum linnaas, sbaik2 manusia diantara kamu adlh yg paling banyak manfaatnya bg org lain (HR. Bukhari Muslim) #oasehati

26. Mereka mendapatkan cinta Allah karena kebaikan dan manfaat hidupnya terhadap orang lain. #oasehati

29. Tak cukup hanya memberi manfaat kpd org terdekat, para sahabat ketika itu ingin pula memberi manfaat utk org yg lebih banyak. #oasehati

30. Mereka ingin amal salehnya bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh negeri. karena itu tak heran para sahabat ketika ingin - #oasehati

31. - melakukan suatu kebaikan bertanya kepada Rasulullah, amal apa yang paling baik untuk dikerjakan. Jika musim kemarau - #oasehati

32. dan masyarakat kesulitan air, Rasulullah berkata bahwa membuat sumur adalah amal yang paling utama. #oasehati

33. Semakin bnyk manfaat yang diberikan seseorang kpd orang lain sebanding lurus dgn kualitas kepribadian di hadapan bnyk orang. #oasehati

34. Pernah suatu ketika lewat orang membawa jenazah utk diantar ke kuburnya. Para sahabat menyebut2 org itu sbg org yang tdk baik. #oasehati

35. Kmudian lewat lg orang2 mmbawa jenazah lain u/ diantar ke kuburnya. Para sahabat mnyebut2 kebaikan si mayit. Rasul mmbenarkan #oasehati

36. Seperti itu jugalah Allah Swt yang memerintahkan Rasulullah Saw untuk mengajarkan kita, utk beramal dgn sebaik2nya amal - #oasehati

37. - agar Allah, Rasul dan orang2 beriman menilai amal2 kita. Di hari akhir, Rasul dan orang2 beriman akan menjadi saksi - #oasehati

38. - di hadapan Allah bahwa kita seperti yang mereka saksikan di dunia. #oasehati

39. Untuk bisa menjadi orang yang selalu memberi manfaat kepada orang lain, kita perlu menyiapkan beberapa hal dalam diri kita. #oasehati

40. Pertama, senantiasa meningkatkan keimanan kepada Allah Swt. Memberi saat dalam keadaan lapang itu biasa, #oasehati

41. Tetapi ketika kita tetap memberi dalam kesempitan, inilah ujian sebenarnya. Keimanan dalam diri kitalah yang memengaruhi - #oasehati

42. - sikap dan perbuatan seseorang, termasuk keringanan untuk senantiasa memberi manfaat kepada orang lain. Kita harus yakin - #oasehati

43. - bahwa sedekah tidak akan membuat harta berkurang, malah sebaliknya, bertambah berlipat ganda. #oasehati

44. Kedua, kikislah sifat egois dan rasa serakah dalam diri kita. Seperti yang dicontohkan kaum Anshar saat menolong sahabat2nya #oasehati

45. - kaum Muhajirin. Mereka memberi tanpa pamrih segala yang diperlukan sahabat-sahabatnya, bahkan menawarkan sahabat Muhajirin - #oasehati

46. - untuk memilih sendiri apa-apa yang mereka sukai dari yang dimiliki kaum Anshar. #oasehati

47. Ketiga, senantiasa menanamkan dalam diri kita logika bahwa sisa harta kita adalah apa yang telah diberikan kepada orang lain, #oasehati

48. - bukan yang ada di tangan kita. Suatu ketika Rasulullah Saw menyembelih kambing, Beliau memerintahkan seorang sahabat - #oasehati

49. - untuk menyedekahkan daging kambing itu. Setelah dibagi2, Rasulullah bertanya, berapa yang tersisa. Sahabat itu menjawab, #oasehati

50. hanya tinggal sepotong paha. Rasulullah mengoreksi jawaban sahabat itu; yang tersisa adalah apa yang telah dibagikan. #oasehati

51. Bagi orang beriman, harta yang tersisa adalah apa yang telah dibagikan. Itulah milik kita yang hakiki, karena kelak menjadi - #oasehati

52. - tabungan di akhirat. Sedangkan yang di tangan kita, contohnya daging tadi, hanya akan menjadi kotoran setelah dimakan #oasehati

53. atau membusuk dan menjadi sampah jika tidak dimanfaatkan. #oasehati

54. Selanjutnya yang keempat, tangan ini akan terasa mudah dan ringan membantu orang jika kita memahami bahwa perbuatan kita #oasehati

55. terhadap orang itu akan berbalik serupa atau lebih ke diri kita. Bila kita senang memberi sesuatu kepada tetangga, #oasehati

56. maka tetangga pun tak segan balik memberi kepada kita disaat yang lain. Bila keberadaan kita tak sedikitpun memberi manfaat - #oasehati

57. - untuk lingkungan sekitar, maka jangan harap orang-orang akan memberi manfaat banyak kepada kita. #oasehati

58. Terakhir, kelima, tentu saja untuk bisa memberi kita harus memiliki sesuatu. Tapi yang dimaksud bukan hanya berupa materi, #oasehati

59. seperti finansial atau barang berharga lainnya. Kita bisa menyedekahkan pikiran, tenaga & waktu utk kepentingan banyak orang #oasehati

60. Dengan ilmu yang kita punya, ajari anak2 yatim di lingkungan sekitar atau bantu ibu2 dengan membuat latihan memasak misalnya. #oasehati

61. Atau sekurang2nya, dengan senyum ikhlas kita tetap bisa memberi manfaat kepada orang lain. Berwajah ceria akan menimbulkan - #oasehati

62. - rasa senag pada orang yang kita jumpai, mendatangkan kasih sayang dan cinta, menghadirkan kelapangan dalam hati. #oasehati

63. "Janganlah meremehkan suatu kebaikan walaupun engkau berjumpa dengan saudaramu dengan wajah berseri-seri" (HR.Muslim) #oasehati

Alhamdulillah, demikian kultwit "Saling Memberi Manfaat" dari buku #oasehati semoga bermanfaat dan maaf bila tak berkenan -Gaw

[Kultwit] Prie GS

Berikut kumpulan Tweet dari Twitter-nya mas Prie GS, yang banyak mengundang tawa tapi juga banyak mengandung hikmah

Selamat membaca semoga bermanfaat

Cinta butuh banyak kesiapan karena isinya tidak cuma keindahan

Jangan takut lelah. Karena di dalam lelah tersimpan berkah.

Jangan terlalu kagum pada orang sukses kalau hasilnya malah mengecilkan dirimu sendiri.

Bangunlah. Sepertiga malam berisi keajaiban.

Kalau seseorang menganguk kepadamu balas dengan senyummu. Kalau dia tersenyum balas dengan tawamu. Dalam soal kebaikan kamu harus berpacu.

Sakit hanyalah cara Tuhan mengampuni salahmu. Jangan sedih.

''Gaun pengantin itu sebetulnya hanya bentuk lain dari daster hanya beda sugestinya .''

''Banyak Tweet Kang Prie yang ngarang.'' ''Lha saya memang pengarang.''

Minat yang besar menonton The Royal Wedding sebetulnya gambaran kerinduan manusia melihat simbol keluarga sakinah.

Aku juga sering iri. Caraku mengobati: kubayangkan wajahku pasti jelek sekali.

Sirkuit itu tempat berbahaya. Tapi di sana Valentino Rossi berada

Gagal itu asumsi bukan fakta karena faktanya dalam setiap apa yang kau sebut gagal itu selalu ada yang baik untukmu.

Bersahajalah bahkan ketika membenci. Karena pada pihak yang kau benci terdapat soal yang mestinya kau sukai.

Tweet sahabatku dalam bahasa Inggris itu ku retweet sekadar untuk memancing spekulasi bahwa aku ngerti bahasa Inggris.

Seluar biasa-luar biasanya gaun pengantin ia akan kembali ke tugasnya semula: untuk menutupi soal-soal yang sangat biasa.

''Apa teorimu menarik? Tidak. Yang membuatnya menarik karena kamu sukses.''

Bicara di seminar aku biasa. Tetapi bicara untuk upacara pelepasan jenazah aku trauma. Baru namaku disebut sudah ada pelayat tertawa.

Cara mengatasi kurikulum sekolah yang bikin lelah itu mudah: bujuk anak sering bolos sekolah.

Tak peduli apapun isinya, tunjukan bahwa kau punya sikap bahkan dalam menulis Tweet. Sikap selalu mengundang harga.

''Kang Prie beri tips merayu cewek?'' ''kamu tak bisa bertanya kepadaku soal yang aku sendiri gagal.''

Karena jadwalku padat, undangan Royal Wedding tak bisa kudatangi. Kukirim saja nasihatku: Pestamu saja yang ramai, jangan pertengkaranmu.

''Semakin banyak baca TL Kang Prie, aku makin tak mengerti.'' ''Memang begitulah tujuanku.''

''Nguras WC itulah pelajaran pertama saya saat jauh-jauh belajar Yoga ke India.'' (Kho Ping Hoo)

''Sebelum meminta Tuhan sudah memberi. Jadi apa yang kurang?''

Anakku sangat hati-hati soal makanan karena nasihat guru. ''Ini halal nggak Pa?'' tanyanya setiap kali. ''Besok kita tanya MUI ya nak.''

'Kaya cenderung kapitalis, miskin cenderung sosialis,'' kata temanku. ''Iya saja. Masak miskin mau kapitalis.''

Jangan takut dianggap sok baik kalau itu membuatmu benar-benar menjadi orang baik.

''Saya tertawa baca aneka tweet Kang Prie!'' ''Itu aku tulis dengan cemberut, tau!'' bentakku marah.

The U.S. cannot save the dollar. As a result, don’t save money. I bet against the dollar by purchasing Gold and Silver. Robert Kiyosaki aja bilng gitu di Twitter-nya .. gimana dong duit kita yg masih pakai rupiah ini?

Osama bin Ladin and me

Berita kematian Osama bin Ladin memenuhi media baik cetak, elektronik ataupun online. Saya sendiri pertama kali mendengar tentang Osama bin Ladin sejak peristiwa penabrakan pesawat ke menara kembar WTC.  Bin Ladin sejak saat itu mnejadi tokoh mistrius dan kontroversial.  Sebagian orang, terutama kaum muslim, menenggap beliau sebagai icon perlawanan terhadap AS dan sekutunya yang tlah lama menzalimi dunia Islam dengan standar ganda dan kebijakan tidak berimbang terhadap isu palestina, terutama kaum Zionis.  Sedangkan yang lain menganggap bahwa Osama adalah gembong teroris yagn harus dihabisi dengan menghalalkan segala cara.  Sebagian lain merasa tidak perlu ambil pusing tentang siapakah Osama bin Ladin ini.  berita meninggalnya Osama Bin Ladin pun ditanggapi beragam, ada yang percaya, ada yang senang, ada pula yang tidak percaya dan menganggap itu salah satu kebohongan dan propaganda hasil rekayasa AS entah yang keberapa.  

Namun, yang terlupakan atau sengaja dilupakan banyak orang adalah peristiwa WTC tahun 2001 yang melambungkan nama Osama.  Pesawat penumpang komersial adalah sesuatu yang terbuat dari aluminium yang tentu saja leibh lunak daripada besi baja penopang gedung megah tersebut.  Gedung kembar itu pun seperti "melorot" ke bawah seakan ditelan bumi.  Saya saat meilahat siaran tentang runtuhnya gedung tersebut langsung teringat pada adegan "controlled demolition" yang seringkali dilakukan untuk meledakkan gedugn yagn sudah terlalu tua.  Gedung yang sudah sangat tua bisa runtuh sewaktu-waktu dan bisa membahayakan penghuninya.  Oleh karena itu, orang yang hendak meruntuhkan gedung tua biasanya menggunakan teknik "controlled demolition" agar hanya gedung tua itu saja yang hancur, kerusakan di tempat lain bisa diminalisir.  Banyak pihak yang mencurigai adanya penggunaan teknik "controlled demolition" pada peristiwa hancurnya gedung WTC.  Mereka pun menuding pemerintah AS di bawah pimpinan G.W. Bush sendirilah dalangnya, dengan ditunggangi oleh Zionis.  Sampai sekarang, siapa di blekang penghancuran gedung itu masih misterius.  Anehnya, saat Wilders si politisi Belanda yang mungkin keturunan VOC itu membuat film Fitna yang menghebohkan, dia memutar lagu lama penghancuran gedung WTC itu di filmnya.  Seolah tidak ada lagi bukti kekejaman kaum muslimin yang dituduhkan si politisi londo itu selain hancurnya gedung WTC.

Saya sendiri waktu itu termasuk orang yang "sorak-sorak bergembira" karena akhirnya ada juga pihak yang dengna berani menghantam kejumawaan negara Alengka, eh Amerika.  Namun, kegembiraan itu perlahan tapi pasti mulai sirna saat si Dasamuka Bule itu memerintahkan pasukannya menginvasi negeri-negeri muslim seperti Afghanistan dan Iraq.  Apalagi ditambah dengan buku yang ditulis Mr. Jerry D. Gray, seorang mantan teknisi US Airforce yang sekarang Alhamdulillah memeluk Islam dan Insya Allah telah menjadi muslim yang baik. Mr. Gray juga pernah menjadi seorang wartawan dan sangat memahami jurnalistik dan fotografi.  Beliau heran dengan kesigapan CNN dan media lain yang menayangkan detik demi detik peristiwa penghancuran gedung WTC dengan sangat detail. Seakan-akan mereka sudah tahu duluan bakal ada penyerangan di sana.    

Nuim Khayyat, seorang wartawan senior dan penyiar radio Australia siaran Indonesia, yang dijuluki "Ensiklopedi Hidup" karean keluasan wasasannya, menyatakan keherananannya bagaimana mungkin beberapa murid sekolah pilot yang baru belajar menerbangkan pesawat latih sederhana bisa membawa pesawat penumpang raksasa dengan tepat sasaran ke gedung WTC.  Lagipula, masih menurut Bang Nuim, AS kan punya sistem pertahanan udara yang akan meluncurkan pesawat tempur bila ada pesawat yang keluar dari jalur penerbangannya.  Pesawat2 tempur itu akan memaksa pesawat yg keluar jalur itu untuk mendarat dan memeriksa pilotnya.  Demikian kata Bang Nuim dalam acara "Postcard from Meulborne" di radio Lite FM pagi ini.  

John L. Esposito, dalam bukunya Unholy War, mengatakan bahwa Osama merasa tidak puas dan kecewa dengan Kerajaan Saudi Arabia yang memperbolehkan tentara AS menginjak tanah Arab dan membuat pangkalan militer di sana.  Osama tadinya hendak memobilisasi para Mujahidin Afghanistan untuk melawan pasukan Saddam Hussein yang menginvasi Kuwait tahun 1991.  Akhirnya Osama pun bergabung dengan pasukan Taliban yang menguasai Afghanistan saat itu.  

Osama bin Ladin adalah seorang manusia yang, jikapun belum meninggal, pasti akan sampai ajalnya.  Namun, selama kezaliman AS dan sekutunya masih merajalela di dunia ini, pasti akan ada pihak yang melakukan perlawanan.  Walaupun karnea itu mereka dilabeli TERORIS

Related link:

DUNIA TAHU BUKAN ISLAM PELAKU WTC 9-11