Tampilkan postingan dengan label gayahidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gayahidup. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Februari 2010

[Siaran KaZI] Pengaruh Zionisme terhadap gaya hidup / lifestyle

Bahan siaran KaZI, Rabu 10 Februari 2010

Radio Islam Sabili 1530 AM

Jam 20:00 sampai 22:00

Hampir tidak ada aspek dalam gaya hidup kita yang tidak tersentuh pengaruh zionisme.  Belalai-belalai gurita zionisme sudah masuk ke dalam ruang-ruang tempat tinggal dan hati kita.  Belalai2 tersebut mesuk melalui saluran radio, TV, internet dan sebagainya.  

Belasan bahkan mungkin puluhan F (aspek yang berawalan F) ini bukanlah aspek-aspek yang terpisah-pisah.  Mereka seperti benang kusut yang saling menghasilkan  dan mendukung satu sama lain, lebih dari sekedar lingkaran setan.  

Aspek-aspek tersebut antara lain:

1.    Food
2.    Fashion
3.    Fund/finance/fortune/fulus
a.    IMF/World Bank
4.    Faith
5.    Fun
6.    Freedom
7.    Fantasy
a.    game online tema fantasi
b.    aliran sesat
c.    pacaran
d.    selingkuh  

8.    Fatamorgana
a.    Mystic
b.    paranormal

9.    Film
10.    Freethinkers
11.    Friction
12.    Fear (ketakutan)
13.    Fight (Violence/kekerasan, Mafia)
14.    Pharmacy (Farmasi, obat-obatan)
15.     ….. and many more

Sangat sulit menentukan dari mana kita bias memulai pembahasan aspek-aspek tersebut diatas.  Penjelasan sederhana ini mungkin bias memberi kita sedikit gambaran apa yang sesungguhnya terjadi pada masyarakat kita saat ini:

Kehidupan hedonis secular materialistic seperti yang kita jalani sekarang ini mengharuskan perusahan-perusahaan saling berkompetisi untuk mendapatkan keuntungan/profit (FUND/FINANCE/FORTUNE/FULUS).  Kompetisi yang sudah ada sejak zaman revolusi Industri itu semakin lama semakin ketat.  Perusahaan-perusahaan seakan berperang untuk menguasai pasar.  

Keadaan tersebut  menyebabkan banyak orang tertekan sehingga mereka berusaha mencari hiburan (FUN).   Hiburan-hiburan bias berbentuk makanan (FOOD), tontonan (FILM), permainan game online bertema FANTASY, dan lain sebagainya.  Hiburan-hiburan tersebut tentu hanya bisa tergapai oleh mereka yang punya cukup uang (FUND/FINANCE/FORTUNE/FULUS).  Orang-orang tersebut pada akhirnya menjadi konsumen dari perusahaan-perusahan lain yang menyediakan jasa pelayanan hiburan tersebut seperti: restoran cepat saji (KFC, McDonald, Tony Jack dll), penyedia hiburan seperti karaoke, discotheque, tempat hiburan malam dan sebagainya.  Restoran cepat saji memerlukan banyak makanan yang harus segera disediakan.  Mereka biasanya menggunakan system franchise sehingga cepat menyebar di berbagai tempat.  Bahan makanan harus disediakan dengan cepat dalam jumlah yang banyak sehingga penggunaan berbagai macam hormone dan pengawet tidak bisa lagi dihindari (FOOD and PHARMACY).  

Untuk meningkatkan citra diri di mata orang lain (FANTASY), mereka berpaling pada penampilan (FASHION) sehingga industri busana pun semakin berkembang.  

Banyak diskotik atau tempat-tempat hiburan malam yang kurang memperhatikan kebersihan, terutama yang menengah ke bawah.  Asap rokok dan aroma minuman keras berbaur jadi satu.  

Akibat dari semua itu, banyak orang yang mengalami berbagai macam gangguan kesehatan, mulai dari yang ringan sampai berat, fisik atau kejiwaan.  Hal ini menyebabkan timbulnya industri yang lain yaitu PHARMACY, mulai dari obat warung sampai rumah sakit.  Masyarakat kita kembali menjadi konsumen.  Uang yang sudah dikumpulkan dengan susah payah malah habis untuk menyembuhkan (lebih tepatnya mengontrol) penyakit-penyakit yang menggerogoti tubuh (FUND/FINANCE/FORTUNE/FULUS).  

Sementara itu, orang-orang miskin semakin terhimpit hidupnya.  hidup semakin miskin, akibat nilai uang yang terus menurun (FUND/FINANCE/FORTUNE/FULUS).  Namun, terkadang ada yang gaya hidupnya seperti orang kaya (FUN), terutama dalam hal pesta-pesta.  Akibatnya banyak yang berhutang ke rentenir (FUND/FINANCE/FORTUNE/FULUS) seperti di daerah Parung Panjang, perbatasan Bogor – Tangerang.  

Informasi yang dikutip oleh Tung Desem Waringin dalam bukunya:  Financial Revolution memberi kepada kita gambaran tentang keadaan keuangan dunia yang mengerikan tersebut.

Anda tahu ? Menurut Marshall Silver dalam bukunya Passion, Profit & Power ternyata:
- Hanya 1% orang yang menguasai 50% uang beredar di dunia
- Hanya 5% orang yang menguasai 90% uang yang beredar di dunia
- Sedangkan 95%-nya berebut menguasai 10% uang yang beredar !!

Lebarnya jurang perbedaan antara kaum kaya dan miskin itu menyebabkan timbulnya berbagai macam kejahatan dan kekerasan (FIGHT/VIOLENCE) baik yang sporadis atau kejahatan terorganisir (MAFIA).  Akibat keadaan ini, masyarakat hidup dalam ketakutan yang mencekam (FEAR).  Dalam ketakutan itu, mereka mencari berbagai macam perlindungan seperti bodyguard, paranormal dan sebagainya, termasuk menumpuk harta sebanyak-banyaknya (FUND/FINANCE/FORTUNE/FULUS).  Erich Fromm menyebut fenomena ini sebagai Escape from Freedom (melarikan diri dari kebebasan).

Kebebasan (FREEDOM) yang mereka impikan ternyata hanya FATAMORGANA, persis seperti yang disebutkan oleh Kahlil Gibran dalam On Freedom di buku The Prophet.  

In truth that which you call freedom is the strongest of these chains,
though its links glitter in the sun and dazzle the eyes.

(sesungguhnya, yang kau sebut kebebasan adalah yang terkuat diantara rantai-rantai ini, walaupun mata-mata rantainya berkilauan di bawah matahari dan menyilaukan matamu)

Keadaan labil tersebut cepat atau lambat membuat ekonomi menjadi kolaps, sehingga memberi peluang pada lembaga2 International yang merupakan perpanjangan tangan zionisme ke dalam suatu Negara (FUND/FINANCE/FORTUNE/FULUS).  Lembaga-lembaga tersebut sudah mendapat kritik dan kecaman habis-habisan dari banyak pakar seperti Muhammad Yunus, Joseph Stiglitz dan sebagainya.  Dalam autobiografinya, Bank Kaum Miskin, Muhammad Yunus bahkan menganggap kebijakan lembaga-lembaga tersebut salah arah.  

Sehingga, semakin leluasalah mereka mengobok-obok suatu Negara, dengan gaya seorang penyanyi cilik yang pernah ngetop dengan lagunya, yang mengisahkah seorang anak kecil mengobok-obok aquarium penuh ikan.   Ikan-ikan yang malang itu pun mabok sehingga satu per satu kolaps tak bernyawa.

Gambaran keimanan(FAITH)masyarakat pada akhirnya mirip ikan-ikan dalam lagu anak-anak tadi.  Ada yang berpindah keyakinan ada pula yang menjual iman demi solusi-solusi instant nan mistik seperti paranormal, reg spasi ini atau itu dan sebagainya.   

Gambaran di atas hanya sebagian kecil benang kusut yang dihasilkan akibat pengaruh Gurita Zionisme terhadap gaya hidup manusia.  

Bersambung ke bagian kedua ...
 
Referensi:

Toto Tasmara - Dajjal dan simbol Setan
The Prophet - Kahlil Gibran
Tung Desem Waringin - Financial Revolution 

Kamis, 24 Desember 2009

Komunitas GreenLifestyle: tips untuk hemat air, energi, kertas, bikin kompos, lingkungan hidup

http://www.greenlifestyle.or.id/
GreenLifestyle adalah sebuah komunitas masyarakat perkotaan di Indonesia yang bertujuan untuk saling berbagi informasi dan berdiskusi mengenai hal-hal praktis yang bisa dilakukan oleh setiap individu untuk bergaya hidup ramah lingkungan.

Rabu, 03 Desember 2008

Measuring the World... - Baksos MPers: Kurban di Jagabita 2008

http://srisariningdiyah.multiply.com/calendar/item/10042
akhirnya...
PJ Baksos Jagabita, yaitu: mas Roel...
sudah mengeluarkan statement, bahwa baksos akan dilaksanakan 2 kali, pada:
Senin, 8 Desember 2008 dan Sabtu, 14 Februari 2009

*sambil ketok palu*

Nah, rekan MPers...
setelah Baksos Jagabita yang rencananya diadakan di bulan Ramadhan ini dibatalkan karena beberapa alasan antara lain supaya lebih maksimal upaya kita disana, karena luas-nya daerah Jagabita, juga beberapa kendala lain... maka sekarang sudah diputuskan tanggal pelaksanaan baksos tersebut.

Niat awal baksos di sini adalah ketika syukuran Ulang Tahun MP Indonesia 2008 bulan Agustus lalu, rekan-rekan memilih hendak baksos dimana? Lalu di adakan-lah survey di beberapa tempat, salah satu-nya di Jagabita ini.
Hasil survey selengkapnya ada di sini:
Hasil Survey Baksos MPID: Jagabita & TIM

Dan beberapa catatan bila kita mengadakan baksos di Desa Jagabita:
1. Ada banyak penderita yang minimal berjumlah 200 orang, untuk mengadakan baksos layanan kesehatan,
2. Puskesmas yang ada sangat terbatas layanan-nya, dengan biaya layanan Rp. 3.000,- dan di hari Sabtu-Minggu menjadi Rp. 10.000,- biaya yang cukup memusingkan ini membuat masyarakat disana malas berobat walaupun gejala sakit sudah dimulai sejak dini. Akibatnya masyarakat baru berobat bila sudah sangat parah. Akses puskesmas juga hanya dapat dicapai menggunakan ojek dengan biaya minimal Rp. 10.000,- sekali jalan. Ini sangat berat untuk mereka.
3. Tidak ada-nya oksigen di tabung yang tersedia di puskesmas sangat menyulitkan masyarakat yang datang berobat terutama yang sudah parah, jadi hal ini juga menjadi kendala utama yang harus menjadi daftar utama dalam baksos bila diadakan di sana.
4. Masyarakat disana dikenakan biaya cukup tinggi, walaupun mereka datang dari keluarga miskin, misalnya untuk kasus pemasangan alat KB, dihargai Rp. 70.000,- padahal pengendalian penduduk di sana cukup di rasa penting, dengan melihat belum adanya edukasi yang baik mengenai kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
5. Di kelurahan Parung Panjang ini hampir semua masyarakat-nya sakit dan untuk memberikan layanan kesehatan kepada mereka yang cukup layak, mereka perlu membuat surat keluarga miskin. Dan ini menjadi kesulitan tersendiri, dimana mereka datang dari keluarga buta huruf dan ketika mengurus surat GAKIN-pun harus mengeluarkan biaya tertentu.
6. Masyarakat di sini juga butuh keranda mayat, untuk digunakan sewaktu-waktu bila ada warga yang meninggal, apalagi tingkat kematian di sini akibat penyakit yang diderita cukup tinggi. Selama ini mereka hanya mengangkut mayat tetangga mereka yang meninggal hanya dengan dibungkus kain & tikar.
7. Baik dipikirkan juga untuk membuat education centre GRATIS untuk masyarakat di sana, karena dasar pemikiran masyarakat yang masih sangat kurang mengenai pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Dan ini sangat timpang dengan kenyataan daerah yang diapit oleh 3 propinsi besar dengan penduduk-nya banyak yang super mapan.
8. ...

========

Gimana? Ada gambaran bagaimana baksos yang akan kita laksanakan di sana?
Beberapa perusahaan sudah menyatakan kesediaan-nya untuk membantu kita,
jadi... mari kita laksanakan tugas ini :)

Setelah 2x rapat... dan berdasar catatan PJ Baksos Jagabita (Roel - binmustafa.multiply.com)...
maka kabar terbaru dari Baksos Jagabita adalah:

diadakan 2 kali: 8 Desember 2008 & 14 Februari 2009:
1. tgl 8 Desember 2008 pelaksanaan-nya bersamaan dengan kegiatan pemotongan hewan kurban di Desa Jagabita, bersama2 dengan beberapa komunitas lain. Untuk pemotongan hewan kurban, yang mau ikut menyumbang hewan kurban dapat menghubungi Nahar - http://kopiradix.multiply.com untuk mendaftar, atau reply di thread ini.
2. tgl 14 Februari 2009 pelaksanaan baksos merupakan lanjutan kegiatan tanggal 8 Desember 2008, setelah review apa saja kebutuhan baru yang URGENT di Desa Jagabita, antara lain: pembuatan sumur, layanan kesehatan, dll.

Rencana jangka panjang:
1. pengobatan TBC perlu waktu kurang lebih 6 bulan,
2. pembuatan sumur artritis (disana saat ini, sumur timba 30 meter aja air-nya tidak layak pakai),
3. perbaikan sekolah & tempat ibadah.

So, buat rekan2 yang sudah berkenan mendaftar untuk membantu di kegiatan ini, mohon untuk konfirmasi lagi, bisa tanggal 8 Des 2008 atau 14 Februari 2009 nanti, keikutsertaan-nya:
1. 8 Des 2008: srisariningdiyah, wiwieksulistyowati, duniaegi, photoready, sapuijux, helga134, de51, ochayank, kakrahmah, yousea1, ...
2. 14 Feb 2009: aniadami, srisariningdiyah, vhasie, wiwieksulistyowati, duniaegi, ilasyegaf, itsmearni, yudimuslim, verans, daffari, de51, kakrahmah, yousea1, pangeraniskandar, nasionalisme, ...

Juga untuk beberapa pos, sangat diperlukan bantuan sebelum Hari-H, terutama tgl 14 Feb 2009:
1. Bendahara (1 orang):
2. Pos pengumpul baju layak pakai & buku bacaan anak2 (4 orang): srisariningdiyah, izoel04, cahayarumah, helga134...
3. Sie Konsumsi (3 orang): aniadami, r4inbow , ...
4. Sie Transportasi (3 orang): duniaegi, pangeraniskandar, ...
5. Sie Medis (5 orang) - untuk tanggal 14 Februari 2009: de51, kakrahmah, ...
ada lagi yang bisa bantu?


Oya, buat yang belum dapat bantu secara fisik,
info sumbangan tunai sementara ini:
==================================
Update sumbangan Baksos Jagabita:
1. Hasil royalti I buku OGOL: Rp. 4.507.074,-
2. Hasil Royalti II buku OGOL: Rp. 702.000,-
3. Hasil pengumpulan di Halal Bihalal MPID: Rp. 155.000,-
4. RIN (Jakarta): Rp. 150.000,-
5. AR (Jakarta): Rp. 200.000,-
6. Hasil penjualan kalender: ... (belum final)... ada yang masih mau beli?
==================================
TOTAL: Rp. 5.709.074,-

Rekening baksos MPers:
1. Bank Mandiri Depok, No. 129-00-0496405-8
2. BCA Depok, No.421-232-6813


Pos Bantuan (baju & buku bacaan):
1. Izoel: Jl. Kecak 2 No. 238, Depok 2 Tengah. HP: 0812.8786077
2. Ari: Radio DFM, Jl. Mimosa I No. A7, Buncit Indah, Pejaten, Jakarta Selatan 12510. HP. 0818 848499
3. Bunda Qori: Tangerang
4. ...
5. ...

.
.
.

Mohon bantuan-nya ya rekans.........
trimsss...... !!!

TETAP SEMANGAAAAAATTTT!!!

Daftar panitia tambahan sementara (butuh banyaaaakkkk):
1. ghaya,
2. nasionalisme,
3. vhasie,
4. windageulis,
5. greenpensieve,
6. menhariq,
7. kopiradix,
8. djokocimahi,
9. hayat,
10. gawtama,
11. itsmearni,
12. duniaegi,
13. pu3solo,
14. tumpass,
15. diazty,
16. hippeastrum,
17. ilasyegaf,
18. niepuss,
19. kenami,
20. helga134,
21. daffari,
22. ratu165,
23. de51,
24. fetryz,
25. farranasir,
26. aniadami,
27. nerspuri,
28. opsidiumbali,
29. kakrahmah,
30. dapurmeranti,
31. photoready,
32. pinkq,
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40. ...


Links:
1. http://kopiradix.multiply.com/calendar/item/10026
2. http://gawtama.multiply.com/journal/item/414
3. http://kopiradix.multiply.com/journal/item/102
4. http://binmustafa.multiply.com/journal/item/171/tetap_semangat.._masih_ttg_jagabita
5. http://warnaislam.com/rubrik/sahabat/2008/11/27/32400/Laporan_Survey_Jagabita.htm
6.
7. ...

Update: Selasa, 2 Desember 2008 - 15.00

Kamis, 25 September 2008

Baksos MPers di Desa Jagabita, Parung Panjang, Tanggerang

Start:     Sep 25, '08 05:00a
End:     Dec 8, '08 08:00a
Location:     Desa Jagabita alias Kampung Pesakitan
Forward dari MP mbak Ari:

akhirnya...
PJ Baksos Jagabita, yaitu: mas Roel...
sudah mengeluarkan statement (cieh), bahwa baksos akan dapat dilaksanakan pada:
Sabtu, 6 Desember 2008

*sambil ketok palu*

Nah, rekan MPers...
setelah Baksos Jagabita yang rencananya diadakan di bulan Ramadhan ini dibatalkan karena beberapa alasan antara lain supaya lebih maksimal upaya kita disana, karena luas-nya daerah Jagabita, juga beberapa kendala lain... maka sekarang sudah diputuskan tanggal pelaksanaan baksos tersebut.

Niat awal baksos di sini adalah ketika syukuran Ulang Tahun MP Indonesia 2008 bulan Agustus lalu, rekan-rekan memilih hendak baksos dimana? Lalu di adakan-lah survey di beberapa tempat, salah satu-nya di Jagabita ini.
Hasil survey selengkapnya ada di sini:
Hasil Survey Baksos MPID: Jagabita & TIM

Dan beberapa catatan bila kita mengadakan baksos di Desa Jagabita:
1. Ada banyak penderita yang minimal berjumlah 200 orang, untuk mengadakan baksos layanan kesehatan,
2. Puskesmas yang ada sangat terbatas layanan-nya, dengan biaya layanan Rp. 3.000,- dan di hari Sabtu-Minggu menjadi Rp. 10.000,- biaya yang cukup memusingkan ini membuat masyarakat disana malas berobat walaupun gejala sakit sudah dimulai sejak dini. Akibatnya masyarakat baru berobat bila sudah sangat parah. Akses puskesmas juga hanya dapat dicapai menggunakan ojek dengan biaya minimal Rp. 10.000,- sekali jalan. Ini sangat berat untuk mereka.
3. Tidak ada-nya oksigen di tabung yang tersedia di puskesmas sangat menyulitkan masyarakat yang datang berobat terutama yang sudah parah, jadi hal ini juga menjadi kendala utama yang harus menjadi daftar utama dalam baksos bila diadakan di sana.
4. Masyarakat disana dikenakan biaya cukup tinggi, walaupun mereka datang dari keluarga miskin, misalnya untuk kasus pemasangan alat KB, dihargai Rp. 70.000,- padahal pengendalian penduduk di sana cukup di rasa penting, dengan melihat belum adanya edukasi yang baik mengenai kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
5. Di kelurahan Parung Panjang ini hampir semua masyarakat-nya sakit dan untuk memberikan layanan kesehatan kepada mereka yang cukup layak, mereka perlu membuat surat keluarga miskin. Dan ini menjadi kesulitan tersendiri, dimana mereka datang dari keluarga buta huruf dan ketika mengurus surat GAKIN-pun harus mengeluarkan biaya tertentu.
6. Masyarakat di sini juga butuh keranda mayat, untuk digunakan sewaktu-waktu bila ada warga yang meninggal, apalagi tingkat kematian di sini akibat penyakit yang diderita cukup tinggi. Selama ini mereka hanya mengangkut mayat tetangga mereka yang meninggal hanya dengan dibungkus kain & tikar.
7. Baik dipikirkan juga untuk membuat education centre GRATIS untuk masyarakat di sana, karena dasar pemikiran masyarakat yang masih sangat kurang mengenai pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Dan ini sangat timpang dengan kenyataan daerah yang diapit oleh 3 propinsi besar dengan penduduk-nya banyak yang super mapan.
8. ...

========

Gimana? Ada gambaran bagaimana baksos yang akan kita laksanakan di sana?
Beberapa perusahaan sudah menyatakan kesediaan-nya untuk membantu kita,
jadi... mari kita laksanakan tugas ini :)

Satu lagi...
nanti tanggal 8-9 November 2008 akan ada acara Indonesian Consumunity Expo 2008 dimana komunitas Multiply Indonesia diundang turut serta & disediakan stand untuk memajang hasil2 kegiatan komunitas selama ini.

Menurut rekan2, ajang ini tepat untuk dijadikan kesempatan antara lain menjual buku komunitas kita, yaitu: One Gigabyte Of Love, juga sekaligus memberitahukan kegiatan baksos akbar kita di Desa Jagabita, yang memang benar2 perlu banyak sekali resources.

Siap???
TETAP SEMANGAT!!!
.
.
.
foto di sini

http://kopiradix.multiply.com/photos/album/12/Foto-foto_hasil_Survey_ke_Parung_Panjang_-_Desa_Jagabita_desa_pesakitan

Jumat, 28 Maret 2008