Tampilkan postingan dengan label selfimprovement. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label selfimprovement. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Juli 2012

Berjiwa Besar dalam Komunikasi

"We cannot not to communicate" demikian kata Paul Watzlawick, seorang psikolog dan filosof Austria - Amerika.  Komunikasi memang suatu hal yang kita lakukan sehari-hari, baik pada diri kita sendiri, orang lain maupun lingkungan kita.  Saking seringnya, kita sampai tidak menaydari komunikasi yang kita lakukan.  Sehingga, denagn mudah kita menyakiti orang lain atua diri sendiri.  Komunikasi mencakup komunikator atau pengirim pesan, komunikan atau penerima pesan dan media yang digunakan untuk komunikasi itu sendiri.  Terkadang, ada hambatan dalam proses komunikasi tersebut.  Hambatan tersebut bisa berasal dari pihak penyampai, media atau penerima pesan. Hambatan-hambatan komunikasi yang tidak teratasi seringkali menimbulkan konflik, ketidakpercayaan bahkan sampai permusuhan dan dendam.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dewasa ini ternyata tidak diimbangi dengan kebesaran jiwa dan keyakinan diri para pemakainya dalam berkomunikasi. Dalam banyak forum di internet, kita bisa temukan caci maki dan kata-kata kasar yang dilontarkan para penggunanya. Masing masing pihak ingin mempertahankan egonya dan berusaha menjatuhkan dan mematahkan argumentasi lawan diskusinya dengan segala cara tanpa peduli moral dan etika. Yang penting ego saya terpuaskan, demikian yang ada dalam hati dan pikiran mereka. Dalam kehidupan nyata, sering kita saksikan orang-orang yang lebih suka main ancam, main peras dan main sikut kiri-sikut kanan daripada berkomunikasi dengan efektif penuh kesabaran dan kasih sayang.

Lalu, apakah yang membuat seseorang mampu berkomunikasi dengan efektif? Apakah diperlukan keterampilan dan bakat tertentu agar komunikasi dengan efektif?. Ada memang yang berpendapat seperti itu, namun sejatinya komunikasi adalah masalah kebesaran jiwa dan keyakinan diri seseorang. Stephen Covey, penulis buku laris The 7 Habits of Highly Effective People, mengatakan bahwa jiwa yang besar adalah jiwa yang independent atau mandiri. Ketika 2 orang berjiwa besar bertemu, maka timbul hubungan atau relationship yang interdependent atau saling bergantung. Komunikasi dua atau lebih orang-orang yagn berjiwa besar akan menghasilkan transformasi emosional yang menghasilkan sinergi yang lebih besar daripada energi masing-masing orang. Sebaliknya, komunikasi yang dilakukan orang-orang berjiwa kerdil hanya akan menghasilkan pemerasan emosional yang akan melelahkan pihak pihak yang terlibat dalam komunikasi tersebut, baik secara fisik, mental dan emosional. Mereka yang terlibat komunikasi seperti itu bagaikan berjalan di ladang ranjau di mana sedikit kesalahan bisa mengakibatkan ledakan yang besar. Pada akhirnya, komunikasi yang tidak efektif akan menyebabkan timbulnya lingkaran setan sebagai berikut: Komunikasi yang tidak efektif dapat menyebabkan pemahaman yang salah. Pemahaman yang salah akan menyebabkan persepsi tidak akurat. Persepsi tidak akurat akan menyebabkan prasangka buruk. Prasangka buruk akan menyebabkan Ketidak percayaan, ketidakpercayaan menyebabkan permusuhan dan permusuhan akan membuat komunikasi tidak efektif.

Komunikasi bukanlah hal yang sepele atau mudah. Stephen Covey, penulis buku laris Tujuh Kebiasaan manusia yang sangat efektif, menyayangkan betapa sedikitnya kita berlatih dan belajar mendengarkan dan memahami. Sehingga, komunikasi kita hanyalah komunikasi yang dangkal dan ala kadarnya saja. Kebutuhan emosional kita untuk dipahami, didengarkan dan dihargai jarang bisa terpenuhi. Padahal, masih menurut Covey, kebutuhan itu bagi jiwa manusia adlah bagaikan oksigen bagi tubuhnya. Tidak mengherankan apabila zaman sekarnag ini manusia begitu mudah curiga, emosi dan marah kepada sesamanya. Jiwa-jiwa yang kering kerontang secara emosi akan mudah tersulut kemarahan bagaikan rumput kering yang sudah terbakar matahari. Hanya orang-orang yang benar-benar berjiwa besarlah yang masih mampu menjalin komunikasi dalam keadaan seperti itu.


Senin, 04 Juni 2012

[Copas] 12 Rahasia Kebahagiaan

1. Rahasia kebahagiaan adalah MEMUSATKAN PERHATIAN PADA KEBAIKAN DALAM DIRI ORANG LAIN. Sebab hidup bagaikan lukisan, untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun, perhatikan di bawah sinar yang terang, bukan di tempat yang tertutup dan gelap sama halnya sebuah gudang.

2. Rahasia kebahagiaan adalah TIDAK MENGHINDARI KESULITAN.

Dengan memanjat bukit, bukan meluncurinya, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat.

3. Rahasia kebahagiaan adalah MELAKUKAN SEGALA SESUATU BAGI ORANG LAIN.
Air yang tak mengalir tidak berkembang. Namun, air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih.

4. Rahasia kebahagiaan adalah belajar DARI ORANG LAIN, DAN BUKAN MENCOBA MENGAJARI MEREKA.
Semakin Anda menunjukkan seberapa banyak Anda tahu, semakin orang lain akan mencoba menemukan kekurangan dalam pengetahuan Anda. Mengapa bebek disebut "bodoh"? Karena terlalu banyak bercuap-cuap.

5. Rahasia kebahagiaan adalah KEBAIKAN HATI

memandang orang lain sebagai anggota keluarga besar Anda. Sebab, setiap ciptaan adalah milik Anda. Kita semua adalah ciptaan Tuhan yang satu.

6.Rahasia kebahagiaan adalah TERTAWA BERSAMA ORANG LAIN, SEBAGAI SAHABAT, DAN BUKAN MENERTAWAKAN MEREKA, SEBAGAI HAKIM.

7.Rahasia kebahagiaan adalah TIDAK SOMBONG.Bila Anda menganggap mereka penting, Anda akan memiliki sahabat ke manapun Anda pergi. Ingatlah bahwa musang yang paling besar akan mengeluarkan bau yang paling menyengat.

8.Kebahagiaan datang kepada MEREKA YANG MEMBERIKAN CINTANYA SECARA BEBAS, yang tidak meminta orang lain mencintai mereka terlebih dahulu. Bermurah hatilah seperti mentari yang memancarkan sinarnya tanpa terlebih dahulu bertanya apakah orang-orang patut menerima kehangatannya.
Sebab kebahagiaan berarti MENERIMA APAPUN YANG DATANG, dan selalu mengatakan kepada diri sendiri "Aku bebas dalam diriku".

9.Kebahagiaan berarti MEMBUAT ORANG LAIN BAHAGIA.
Padang rumput yang penuh bunga membutuhkan pohon-pohon di sekelilingnya, bukan bangunan-bangunan beton yang kaku. Kelilingilah padang hidup Anda dengan kebahagiaan.

10.Kebahagiaan berasal dari MENERIMA ORANG LAIN SEBAGAIMANA ADANYA
Nyatanya menginginkan mereka bukan sebagaimana adanya. Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna ungu?

11.Rahasia kebahagiaan adalah MENJAGA AGAR HATI ANDA TERBUKA BAGI ORANG LAIN, DAN BAGI PENGALAMAN-PENGALAMAN HIDUP.
Hati laksana pintu sebuah rumah. Cahaya matahari hanya dapat masuk bilamana pintu rumah itu terbuka lebar.

12. Rahasia kebahagiaan adalah MEMAHAMI BAHWA PERSAHABATAN JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA BARANG. Lebih berharga daripada mengurusi urusan sendiri; lebih berharga daripada bersikukuh pada kebenaran dalam perkara-perkara yang tidak prinsipiil. Mari kita merenungkan setiap rahasia-rahasia di atas, membacanya lagi dan lagi dengan hati terbuka, mencoba merasakan bahwa kita juga bisa melakukannya.
~sumber milist dengan editing tanpa mengubah makna.

sumber: FB Pak Irfan Hidayat

Semoga bermanfaat

 

Rabu, 24 Agustus 2011

[Transkrip] Antri

Antri mungkin terlihat sebagai sesuatu yang sederhana dan remeh. Namun, dibalik aktifitas tersebut terdapat nilai-nilai kehidupan yang penuh hikmah.  Antri mencerminkna tingkat kedisiplinan dan keberadanban kita.  Antri pun terkait dengan kemampuan kita mengatur dan me-manage waktu ktia karena nbaykak hal dalam antrian yang ada di luar jangakaun kita.  Antri pun berkaitan erat dengan sistem hukum dan sangsi yang tegas dan adil.  Bila sangsi hukum, baik sistem ataupun sosial, terlalu lemah maka sulit bagi orang untuk mau antri.  

Antri adalah bagian dari kedisiplinan.  Disiplin adalah syarat mutlak bagi orang yang ingin maju dalam berbagai bidang.  Disiplin adalah latihan sabar yang baik.  Sabar memiliki beberapa aspek:

1. Menikmati proses
2. Tidak terikat hasil akhir
3. Menerima adanya dan bersiap untuk menghadapi tekanan.

Orang sering merasa stress/tertekan karena tidak menerima dan tidak siap dengan adanya tekanan.  Stress rumusnya = tekanan / luas penampang.  Luas penampang itu artinya kemampuan dan kesediaan kita menerima dan menghadapi tekanan.  Kesiapan menghadapi tekanan termasuk juga menetapkan harapan yang realistis.  Harapan yang realistis tidak terlalu tinggi hingga sulit dicapai atau terlalu rendah hingga tidak memotivasi.

Semoga bermanfaat

disarikan dari acara The Power of Life, Radio Trijaya FM

Narasumber: Bapak Supardi Lee   

Senin, 22 Agustus 2011

[Transkrip] Mental Kepiting

Jika kita mengambil seekor kepiting dan meletakkanya dalam keranjang, maka si kepiting akan mudah keluar dari keranjang tersebut.  Namun, apabila kita mengambil puluhan kepiting dan meletakkannya dalam keranjang yang sama, maka tidak akan ada satupun yang bisa keluar. Mengapa? karena mereka akan menarik kepiting yang hendak keluar dari keranjang agar kembali ke dalam.  Jika ada kepiting lain yang hendak keluar, maka kepiting2 lain pun akan menariknya kembali.  

Begitu pula dalam kehidupan.  Ada orang yang suka menghalang-halangi orang untuk maju dan mengambil keputusan penting atau langkah besar dalam kehidupan.  Orang-orang bermental kepiting ini takut mereka tersaingi atau egonya tersakiti apabila ada orang lain yang maju.  Ciri orang bermental kepiting adalah menakut-nakuti orang - orang yang hendak mengambil keputusan penting utnuk maju.  

Salah seorang yang pernah berurusan dengan orang-orang bermental kepiting adalah pak Jamil Azzaini, sang Inspirator Sukses Mulia.  Beliau pernah diejek oleh teman sekolahnya karena bercita-cita menjadi insinyur pertanian padahal beliau dari kalangan dhuafa / miskin.  Beliau pun pernah dikatakan tidak punya bakat menulis.  Dan beliau pun pernah dianggap tidak bisa berbisnis hanya karena beliau adalah seorang beretnis Jawa.  Namun sekarang , pak Jamil Azzaini telah menjadi seorang yang bergelar insyinur pertanian.  Beliau pun telah menulis 4 buah buku dan telah memiliki bisnis sendiri.  Salah satu faktor kesuksesan beliau adalah karena beliau tidak mendengarkan dan tidak berusaha menyenangkan orang-orang bermental kepiting yang beliau temui.  

Pak Jamil pun mengajak para pendengar radio Trijaya FM untuk menghindari orang-orang bermental kepiting walaupun teman sendiri. Walau tidak harus dimusuhi namun kita harus tegas terhadap mereka.  Jika kita mengikuti mereka, mereka pun tidak mau dan enggan bertanggung jawab atas kemajuan dan kebaikan kita. Jangankan bertanggung jawab atas kebaikan kita, untuk kebaikan diri mereka sendiripun mereka enggan bertanggungjawab.  Mereka hanya ingin kita berada di dasar keranjang, bersama mereka.

Semoga bermanfaat

Inspired by acara Pitstop di Trijaya FM

Narasumber: Pak Jamil Azzaini.

Gambar hanya ilustrasi, ngambil dari situs ini

[Transkrip] 5 Type Orang yang Berpengaruh

Orang yang berpengaruh tidak selalu punya jabatan formal yang tinggi, namun dia bisa mempengaruhi orang lain, bahkan yagn lebih senior atau yang jabatannya lebih tinggi. Dia juga tidak sellau yang paling hebat, paling pandai atau paling menonjol.  Namun, kehadirannya sangat diperhitungkan dan dibutuhkan, bahkan seringkali dimintai pendapat oleh mereka yang lebih tinggi jabatannya dari dia.  

1. Type Motivator dan Inspirator

Memberi Semangat yang tinggi serhingga mudah menulari orang yang kruagn semangat.  Selain itu dia juga memiliki empati, jika susah dia bisa turut berduka.  orang yang mampu membuat orang lain bergerak, ditunggu anggota2 kelompok, jika gak hadir dirasakan ketidakhadirannya. tdk seperti datang tdk menggenapi.  Bahkan,
baru hadir saja sudah menyemangati orang lain. semangat kerja.  Dia mungkin bukn paling pandai, bukan paling menguasai pekerjaan. tapi kata2 dan sikapnyap ositif dan menularkan semangat, mendengarkan

2. Impelemtor dan Fungsional

Orang orang seperti ini sering memberi manfaat.  Sungguh terasa sekali, usak membantu, gampang diminta pertolongan.  Dia adalah resourcefull, sehingga saat ada yagn susah dia membantu.  mungkin tdak menginspirasi orang tapi suka membantu.  Dia tidak bisa melihat orang lain pekerjaannya tidak selesai.  Namun, efektifitasnya tetap terjaga. . Efeknya terhadap pengaruh orang akan memperihtungkan keberadaan dia. saat sedang mbuat keputusan, punya pengaruh.

3. Type Konseptor:

orang yang punya banyak ilmu dan ketrampilan di bidangnya.  Orang ini seringkali dijadikan tempat bertanya oleh rekan-rekan kerjanya.  Orangseperti ini banyak membaca buku, mengakses internet dan seakan akan menjadi database hidup dari bidang yang dikuasainya.  Namun, dia tidak se-helpful type kedua

4. Type Visioner:

Orang yang punya visi untuk membawa ke mana tim kerja atau perusahaan menuju.  Orang seperti ini tidak banyak berurusan dengan detail permasalahan namun tahu persis menuju ke mana.   Saat orang-orang lain tidak tahu kemana menuju atau apa yang harus dilakukan, dia sudah tahu terlebih dahulu dan bisa membayangkannya dengan baik.

Keempat tipe tersebut di atas saling membutuhkan.  Perlu ada semua tipe tersebut di dalam suatu organisasi.  Misalnya, pemikir butuh impelentor / eksekutor / pemberi manfaat dan sebagainya.  Oleh karean itu, diperlukan orang dengan type ke lima, yaitu type collaborator   

5. Type Collaborator

type ini adalah orang yang suka menjembatani orang-orang yagn berbeda persepsi dan ego.  Orang ini bisa menyatukan dan menyinergikan potensi dari keempat tipe yang sudah dijelaskan sebelumnya.  Sehingga, terjadi sinergi yang hebat dari potensi-potensi hebat yang sudah ada pada masing2 orang.

Cara mengembangkan pengaruh berdasarkan 5 type di atas

1. ikuti kecenderungan alamiah kita, yang mana yang paling kita mampu jadikan diri kita.

2. cari type apa yang tidak ada pada organisasi kita

ada orang yang hanya menonjol di salah satu type tersebut di atas, namun ada juga yang memiliki beberapa diantara type tersebut.  

Semoga bermanfaat

disarikan dari Acara The Power of Life di Trijaya FM

Narasumber: Bapak Fauzi Rachmanto

Senin, 18 April 2011

[Kultwit] TIPH by Jamil Azzaini

Kultwit kali ini menyajikan materi yang diambil dari buku Pak Jamil Azzaini yang berjudul "Tuhan Inilah Proposal Hidupku", yang disingkat TIPH

1.Perjalanan hidup tak selalu mudah unt ditebak. Tak ada jaminan mereka yg sudah berhasil akan slamanya berhasil #TIPH

2. Boleh jadi mereka yg nasibnya buruk pada awalnya keadaannya jauh lebih baik dimasa2 berikutnya #TIPH

3.Anda mungkin pernah mendengar salah satu mahasiswa Oxford, Inggris berusia 13 tahun #TIPH

4.Ia mahasiswi jenius, math genius, keajaiban gadis cilik demikian orang2 menyebutnya #TIPH

5.Semua orang kagum dengan kecerdasannya, calon orang hebat masa depan, tapi apa yg terjadi? #TIPH

6.Dua thn di Oxford ia lari dari rumah dan tidak meneruskan kuliah. Pada umur 19 th ia menikah & bercerai 1 th kemudian #TIPH

7.Pada usia 23 tahun ia menjadi pelacur yg menawarkan jasanya melalui internet #TIPH

8.Apa yg semula anugerah ternyata berbuah bencana dan aib bagi keluarga #TIPH

9. Kehebatan di masa lalu tidak memastikan kebaikan dan kebahagiaan dimasa berikutnya #TIPH

10.Sebaliknya, suram di masa lalu belum tentu akan suram dikehidupan setelahnya #TIPH

11.David Pelzer merupakan korban kekerasan anak kedua terburuk di negara bagian Amerika Serikat #TIPH

12.Sejak kecil ia dianaiya oleh ibunya, ia dipanggil dgn sebutan "it" sebuah kata ganti unt benda & hewan #TIPH

13. Tiap hari ia disiksa ibunya, tak beri dimakan, kalau toh diberi makan diambilkan dari tempat sampah #TIPH

14. Ia pernah dikurung di kamar mandi yg diisi dgn bahan kimia dan nyaris membuatnya mati keracunan #TIPH

15. Ia juga pernah ditusuk pisau dan dibiarkan luka tanpa perawatan #TIPH

16. Nasibnya berubah ketika gurunya mengethaui banyak bekas luka ditubuhnya, ia dipisahkan dgn #orangtua nya #TIPH

17. Pelzer kemudian bergabung dgn Angkatan Udara AS. Ia juga menjadi pembicara & penulis buku #TIPH

18. Ia juga mendapat beberapa penghargaan atas prestasinya, keadaan hidupnya sekarang bertolak belakang dgn masa lalunya #TIPH

20. Begitupun kita tak boleh sedih berkepanjangan bila saat ini hidup yg dijalani penuh derita & cobaan #TIPH

20. Begitupun kita tak boleh sedih berkepanjangan bila saat ini hidup yg dijalani penuh derita & cobaan #TIPH

21.Karena kehidupan ini sulit ditebak maka buatlah rancangan hidup atau proposal hidup Anda #TIPH

22.Dengan membuat proposal hidup setidaknya Anda tahu arah yang ingin Anda tuju dan memastikan smua berjalan di rel yg benar #TIPH

23.Di Indonesia juga byk ditemukan orang yg dulu hidupnya saya anggap berhasil sekarang terkena narkoba & masuk penjara #TIPH

24. Sebaliknya yg dulu miskin papa, sekarang hidupnya penuh makna dan bahagia, bahkan banyak yg #SuksesMulia #TIPH

25.Tuhan tidak mendikte kehidupan Anda, tapi Andalah yg menentukan pilihan hidup Anda #TIPH

26. Dikampungku ada orang yg dulunya kaya raya sekarang hidupnya miskin papa #TIPH

27.Sebaliknya ada yg dulu hidupnya melarat & nyaris sekarat sekarang hidup terhormat dan semua anaknya sarjana & bekerja #TIPH

28. Yg perlu diingat, yg kaya jangan tinggi hati, yg miskin jangan rendah diri. Kehidupan adalah misteri #TIPH

29. Karena kehidupan misteri maka pastikan kita selalu dekat dgn yg menguasai & tahu kehidupan, Dialah Sang Pencipta #TIPH

30.Kaya-miskin semua akan mati, semua harus membawa bekal. Bekal bukanlah apa yg kita miliki tapi apa yg kita bagikan #TIPH

31. Karenanya jangan bangga menumpuk harta, jgn bangga dgn mobil & rumah mewah karena smua itu tak akan dibawa mati #TIPH

32. Bila kita punya harta, mobil & rumah pastikan manfaatnya dirasakan oleh orang lain #TIPH

33. Hidup bukanlah hanya tentang kita, tapi tentang ibu, bapak, pasangan hidup, saudara dan orang2 di sekitar kita #TIPH

34. Saat kita di puncak jangan lupakan orang yg dibawah, saat kita dibawah jgn berhenti menuju puncak kehidupan #TIPH

35. Itulah perenungan saya Baturaja-Palembang, saatnya skrg makan Pempek, smoga manfaat, maaf bila memenuhi TL Anda #TIPH

Note: Kultwit adalah singkatan dari Kuliah Twitter, sebuah kuliah informal yang disajika via media jejaring sosial Twitter

Minggu, 17 April 2011

[Kultwit] Bersyukur by Jamil Azzaini

Terkadang kita merasakan bahwa rasa sakit adalah sesuatu yagn pedih dan menyiksa, namun tahukah kita bahwa rasa sakit itu adalah bagian dari nikmat yang diberikan oleh Allah SWT?

Kulwit yang disampaikan oleh Bapak Jamil Azzaini berikut ini akan mengajarkan pada kita untuk senantiasa bersyukur.  Kultwit ini disampaikan secara bertahap di akun Twitter beliau.

1. Ternyata rasa sakit yg ada pada kita harus kita syukuri #bersyukur

2. Seorang anak gadis di Amerika lahir tanpa rasa sakit #bersyukur

3. Pada awalnya #orangtua nya tdk tahu penyakit itu hingga suatu hari anak itu mencolok2 matanya yg gatal hingga berdarah #bersyukur

4. Ketika matanya berdarah ia sama sekali tdk menangis, akhirnya matanyapun buta #bersyukur

5.Ketika gigi anak tsb tumbuh, anak itu menggigit jari tangannya sendiri hingga hancur #bersyukur

6.Ketika tangannya hancur, iapun santai saja karena memang tidak merasakan sakit sama sekali #bersyukur

7. Khawatir anak itu menggigit lidah dan yg lainnya, maka #orangtua nya mencabut seluruh giginya #bersyukur

8. Penyakit anak kecil ini bernama CIPA (congential insensitivity to pain with anhidrosis) #bersyukur

9. Ternyata rasa sakitpun sebuah nikmat yg juga harus kita syukuri #bersyukur

10. Rasa sakit saja perlu kita syukuri apalagi nikmat2 lain yang membuat kita bahagia #bersyukur

Kultwit pun ditutup dengan pertanyaan:

Apa yg paling Anda syukuri dalam hidup? #bersyukur

Pak Jamil pun menjelaskan apa saja yang beliau syukuri dalam hidup:

Yg saya syukuri Iman & semua karunia Allah, kerja sesuai passion, rumah tangga yg bahagia, kelompok mastermind, kegiatan bisnis & sosialku

Note: Kultwit adalah singkatan dari Kuliah Twitter, sebuah kuliah informal yang disajika via media jejaring sosial Twitter.

Semoga bermanfaat

Sabtu, 24 April 2010

Main Page - WikiSuccess, be the Best!

http://www.wikisuccess.org/wiki/Main_Page
Kumpulan kita2 sukses yang disusun ala wikipedia

[Self Improvement] Kebanggaan yang sehat

In reality, there is, perhaps, no one of our natural passions so hard to subdue as pride. Disguise it, struggle with it, beat it down, stifle it, mortify it as much as one pleases, it is still alive, and will every now and then peep out and show itself; you will see it, perhaps, often in this history; for, even if I could conceive that I had compleatly overcome it, I should probably be proud of my humility.
[Thus far written at Passy, 1741]

Adalah suatu hal yang lumrah apabila seseorang ingin dihargai hasil kerja kerasnya. Dan, adalah hal yang sangat wajar apabila seseorang merasa bangga saat berhasil mencapai kesuksesan yang diidamkannya.

Bayangkan, betapa bangganya seorang penulis saat buku pertamanya diterbitkan suatu penerbit. Mungkin dia akan pergi ke toko buku atau distributor buku barunya itu dan memborong buku tersebut untuk dibagikan kepada teman-temannya. Demikian pula saaat seorang pelajar atau Mahasiswa. berhasil naik ke jenjang yang lebih tinggi dalam pendidikannya. Seseorang yang berhasil mendapat promosi di tempat kerjanya juga demikian. Sama dengan seorang pencinta yang diterima menjadi pasangan hidup oleh pujaan hatinya.

Kebanggaan yang sehat adalah kebanggaan yang tidak membuat lupa daratan. Dia tetap mengingat jasa orang-orang yang membantunya mencapai kesuksesan, baik langsung ataupun tidak langsung. Dan yang paling penting adalah dia tidak lupa bahwa semua yang telah dia capai hakikatnya adalah anugerah dan karunia Allah SWT.

Kebanggaan yang sehat berasal dari mentalitas berkelimpahan atau abundance mentality. Menurut Steven Covey, mentalitas ini menganggap bahwa masih ada banyak sumber daya di luar sana, untuk semua orang. Berlawanan dengan mentalitas berkelangkaan atau Scarcity Mentality yang menganggap hanya ada tersedia sedikit sumber daya di luar sana. Jika sebagian sudah diambil orang lain, maka hanya akan tersisa sedikit untuk saya.

Kebanggaan yang sehat hanya bisa dicapai dengan hasil usaha keras yang dikerjakan sendiri. Kebanggaan yang diperoleh dengan usaha yang lebih kecil/sedikit daripada yang seharusnya dilakukan adalah kebanggan semu. Suatu kebanggaan yang segera akan berakhir seperti air di daun keladi atau kayu yang lapuk dimakan rayap. Sedikit guncangan sudah mampu untuk menghancurkan kebanggaan seperti itu.


   1. Bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kesuksesan yang berhasil dicapai. Bersyukur tentu bukan cuma di hati dan perkataan namun juga menggunakan kesuksesan dan semua hasilnya dalam rangka ibadah kepadaNya. QS Ibrahim 7

      Abu Bakar Ash Shidq sangat mengetahui esensi sebuah pujian. Bahwa pujian hakikatnya disebabkan karena persepsi atau dugaan orang lain terhadap keberhasilan kita. pada saat menerima pujian beliau berkata "Janganlah Engkau siksa aku karena apa yang mereka tidak ketahui dan jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka duga".

   2. Mengarahkan energi pujian yang dia terima kepada orang-orang yang berjasa atas kesuksesannya. Mulai dari ayah dan ibunya, guru-gurunya baik guru formal atau non formal dan lain sebagainya. Sesungguhnya, semua orang yang pernah kita temui adalah guru bagi kita, walaupun terkadang kita tidak menyadarinya.


   3. Jangan lupa "cuci piring sesudah pesta usai". Maksud metafor tersebut adalah kesuksesan menuntut penerimanya untuk belajar lebih giat, bekerja lebih keras dan memikul beban tanggung jawab yang lebih besar. Seseorang yang telah berhasil meraih gelar sarjana dari suatu perguruan tinggi harus terus belajar agar ilmunya tetap up to date. Seorang penulis yang sudah berhasil menerbitkan buku harus terus belajar agar bisa menulis buku kedua atau mempersiapkan edisi revisi bukunya apabila harus dicetak ulang. Seorang karyawan yang naik pangkat atau mencapai jenjang karier yang lebih tinggi harus mempersiapkan dirinya untuk memikul beban tanggung jawab pada jenjang tersebut.


   4. Menggunakan pengaruh yang didapatkan dari kesuksesan tersebut untuk menjadi berkah dan kebaikan pada sesama. Orang sukses lebih menarik untuk didengarkan perkataannya dibandingkan orang gagal. Muhammad Yunus, saat menerima Nobel Perdamaian tahun 2006, menyampaikan pada seluruh dunia visi beliau tentang dunia yang sama sekali bebas dari kemiskinan. Beliau menggunakan kesempatan itu untuk mengatakan bahwa tempat yang paling cocok untuk kemiskinan adalah museum.


   5. Tidak memandang rendah orang-orang yang lebih rendah posisinya. Suatu ketika, Rasulullah SAW pernah ditanya "Ya Rasul apakah apabila seseorang senang mengenakan pakaian yang indah bisa disebut sombong?" Rasul menjawab "Allah SWT Maha Indah dan menyukai keindahan. Kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan atau memandang rendah orang lain".




dengan menerapkan kiat-kiat di atas, Insya Allah kebanggan kita akan berubah menjadi rasa syukur dan bukan kesombongan.

Sebagian materi tulisan terinspirasi dari materi Luck Factor-nya SEFT Total Solution Training

Referensi:

Farid Poniman, Indra Nugroho, Jamil Azzaini , Kubik Leadership

Steven Covey, Tujuh Kebiasaan manusia yang sangat efektif (The 7 Habits of Highly Effective People)

Selasa, 15 Desember 2009

[Transkrip] Energi untuk berubah

1. Miliki khayalan dan keinginan yang tinggi.  Kita perlu mengkhayalkan dan percaya bahwa suatu saat nanti kita bisa mencapai apa yang kita khayalkan itu.  Anak-anak kecil berkhayal tanpa beban, berkhayal setinggi-tingginya.  Berkhayallah sambil relaks.  

2. Bercita-cita.  Cita cita adalah khayalan yang diberi tenggat waktu.  Saya akan mendapatkan ......... sekian tahun lagi, saya akan menjadi ......... sekian tahun lagi dst.

Khayalan dan rencana kita harus kita tuliskan dalam buku agar dapat terus kita ingat dan terus memotivasi kita.  Kalau hanya sekedar angan, tentu kurang efektif.

3. Rencana dan tindakan: untuk mencapai cita-cita tersebut, kita perlu menyusun rencana.  Rencana lebih detail daripada cita-cita, rencana di-break down menjadi langkah-langkah yang spesifik.  Misal:

- Buku apa yang perlu saya baca dan pelajari
- Pekerjaan apa yang harus saya lakukan
- Langkah-langkah apa yang harus saya ambil
- siapa orang-orang hebat yang harus saya temui
- dan sebagainya

Namun, dalam membuat rencana, jangan sampai kita terjebak pada perfeksionisme.  Jangan sampai kita tidak bertindak gara-gara berusaha membuat rencana yang sempurna.

Rencanakan tindakan kita dan bertindaklah sesuai rencana.  

4. Doa dan harapan: Apabila kita sudah bertindak sesuai rencana namun belum berhasil, kita jangan putus asa.  Kita tidak boleh berhenti berdoa berharap pada Allah SWT.  Bukan tidak mungkin Dia sedang mempersiapkan yang lebih baik bagi kita.  

Namun, harapan dan doa tentu bukan alasan bagi kita untuk tidak bertindak.  Banyak orang gagal bukan karen kurang pengetahuan tetapi kurang tindakan.  

Semoga bermanfaat

Sumber: Mutiara Pagi - The Power of Life

Narasumber: Mbak Niek

Selasa, 18 Agustus 2009

INSPIRASI BLOG

http://motivation.byethost9.com/
Selamat datang di Inspirasi Blog, sebuah blog motivasi dan inspirasi yang berisi berbagai cerita berhikmah serta artikel pengembangan diri dari berbagai trainer dan motivator yang sudah ahli di bidangnya. Semoga blog ini dapat bermanfaat untuk menjadikan kita semua menjadi lebih baik. Masukan baik berupa komentar, kritik, dan saran konstruktif kami nantikan agar senantiasa kami menjadi lebih baik.--Inspirasi Blog Administrator