Tampilkan postingan dengan label energi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label energi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Agustus 2012

Dzikir Penyembuh Batin


http://wasathon.com/kisah_inspirasi/read/dzikir_penyembuh_batin/
Islam, sebagai sebuah tuntunan hidup yang lengkap dan sempurna, menyediakan sarana penyembuh bagi luka-luka batin seperti itu. Allah berfirman: “(yaitu) orang-orang yang beriman lagi hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati akan menjadi tenteram.” (QS Ar-Ra'du : 28). Dzikir yang diucapkan dengan benar dan dihayati maknanya akan menyucikan jiwa dan melembutkan hati. Dzikir juga akan meredakan ketegangan urat syaraf dan menyembuhkan luka batin dalam diri manusia. Vibrasi energi dzikir akan mampu menetralisir energi-energi yang tidak sesuai dengan fitrah manusia tersebut.

Selasa, 26 Juni 2012

Komunitas GreenLifestyle: tips untuk hemat air, energi, kertas, bikin kompos, lingkungan hidup

http://www.greenlifestyle.or.id/
GreenLifestyle adalah sebuah komunitas masyarakat perkotaan di Indonesia yang bertujuan untuk saling berbagi informasi dan berdiskusi mengenai hal-hal praktis yang bisa dilakukan oleh setiap individu untuk bergaya hidup ramah lingkungan.

Senin, 04 Juni 2012

Vibrasi Energi Kebahagiaan

Half a century ago, the Austrian psychiatrist Viktor Frankl wrote that happiness cannot be attained by wanting to be happy - it must come as the unintended consequence of working for a goal greater than oneself.

Mihaly Csikszentmihalyi

Teori Quantum Touch mengatakan bahwa jika ada energy berbeda vibrasi didekatkan satu sama lain, maka keduanya akan saling menyelaraskan.  Bisa energy yang tinggi vibrasinya menjadi rendah atau sebaliknya atau keduanya bertemu di tengah-tengah.  Meminjam teori tersebut, orang yang ingin menggapai bahagia harus menyelaraskan seluruh kehidupannya dengan vibrasi energi kebahagiaan tersebut.  Kebahagiaan atau keadaan bahagia memiliki vibrasi energi yang sangat tinggi.  Sehingga, jika seseorang ingin menggapainya, dialah yang harus menyelaraskan diri.  Agar dapat melakukan penyelarasan energi tersebut, seseorang harus lebih banyak terlibat dalam kegiatan-kegiatan bervibrasi energi tinggi. Kegiatan-kegiatan tersebut banyak macamnya namun biasanya memiliki ciri-ciri tertentu.  Martin Seligman, penggagas Psikologi Positif, dan rekannya, Mihaly Csikszentmihalyi, mengatakan bahwa orang akan bahagia jika dia berada dalam keadaan Flow.  Yaitu suatu keadaan saat tantangan yang dihadapi dan kemampuan yang dimiliki seseorang seimbang tingkatannya. Orang itu tidak merasa khawatir atau cemas namun juga tidak merasa bosan. Seakan kedua ahli psikologi itu membenarkan secara tidak langsung pendapat Imam Syafii yang mengatakan bahwa air jika diam akan rusak. Demikian pula manusia, yang tidak bergerak akan lemah dan turun tingkat vibrasi energinya. Kegiatan-kegiatan positif seperti olah raga, berbagi pada sesama, beribadah adalah diantara kegiatan-kegiatan yang meningkatkan vibrasi energi tubuh manusia. Sehingga, dengan memperbanyak kegiatan seperti itu, maka kondisi Flow akan tercapai dan kebahagiaan pun akan datang menghampiri.

Dengan kata lain, kegiatan-kegiatan bervibrasi energi rendah banyak yang termasuk perbuatan maksiat dan dosa baik kecil apalagi besar. Minimal kegiatan itu termasuk perbuatan yang sia-sia dan tidak banyak atau bahkan tidak ada manfaatnya baik di dunia maupun di akhirat. Kegiatan bervibrasi energi rendah juga termasuk kegiatan yang berlebihan seperti makan berlebihan, main berlebihan, tidur berlebihan, jalan-jalan berlebihan dan sebagainya. Kegiatan yang kurang dari semestinya juga termasuk seperti kurang tidur, kurang makan dan sebagainya, termasuk kurang ajar. Keempat ciri kegiatan bervibrasi rendah itu memang bisa dibedakan namun biasanya saling melekat satu sama lain. Orang yang melakukan dosa biasanya juga suka melakukan hal sia-sia dan berlebihan. Kegiatan - kegiatan itu hanya akan menguras dan merusak vibrasi energi hingga seseorang terhalang untuk menggapai kebahagiaan. Seperti pesawat yang seharusnya tinggal landas  tapi ternyata sudah kehabisan bahan bakar. Baru saja pesawat itu terbang beberapa meter di atas tanah, dia sudah jatuh kembali ke landasan hingga gagal terbang dan rusak serta terpaksa menjalani perbaikan. Begitulah manusia yang sebenarnya punya keinginan memperbaiki diri dan meraih bahagia, namun masih suka berdosa, maksiat dan sia-sia. Karena dia enggan mengendalikan egonya dan mengekang hawa nafsunya, orang itu terus menerus jatuh ke dalam dosa dan kemaksiatan. Banyak yang bilang orang yang taubatnya seperti ini adalah seperti orang yang makan pakai sambal. Sudah merasa kepedasan pas makan lagi malah mencari sambal.

Tujuan utama orang-orang yang bahagia dengan sebenarnya adalah sumber segala kebahagiaan di dunia dan akhirat yaitu Allah SWT. Kebahagiaan orang seperti itu adalah membagikan kebahagiaan sebanyak mungkin kepada sesama makhluk. Orang yang telah menggapai tingkat energi kebahagiaan akan mudah menarik beragam kebaikan, keberuntungan dan rezeki. Namun demikian, bagi orang yang benar-benar bahagia, menjadi "Money Magnet" atau "Magnit Rezeki" bukanlah tujuan utamanya. Dia justru jauh lebih bahagia menjadi seorang "Makelar Rezeki" daripada menjadi "Magnit Rezeki". Dia lebih bahagia menjadi seorang praktisi "Law of Distribution" daripada menjadi seorang praktisi "Law of Attraction". Baginya, "The Secret" sesungguhnya adalah "Memberikan" dan "Melepaskan" bukan "Membayangkan" atau "Memvisualisasikan". Dia akan sangat hati-hati dengan segala permintaan dan impiannya, karena dia tahu dibalik setiap "Lampu Aladin" yang memiliki instruksi "Your Wishes are My Commands" ada small prints yang berbunyi "Be Careful What You Wish For". Hingga pada akhirnya, Allah SWT berkenan memasukkan kebahagiaan ke dalam hatinya.    

Semoga bermanfaat

Related posts: 12 Rahasia Kebahagiaan

dipersembahkan oleh Distromuslim dot net

Banyak cara untuk menginspirasi banyak orang baik secara langsung atau tidak langsung.  Salah satu cara mudah untuk menginspirasi orang lain berbagi adalah dengan mengenakan kaos yang berisi tulisan atau citra insiparatif seperi Kaos Sedekah. Kaos ini berisi kata-kata motivasi untuk bersedekah dan berbagi pada sesama dengan cara yang halus dan tidak menggurui. Baik juga untuk hadiah atau souvenir bagi yang dicintai dan dikasihi.  Kaos ini dapat diperoleh di situs distromuslim dot net.

Minggu, 08 April 2012

[Dunia Ghoib] Sihir dan Interaksi Energi bagian 1

Salah satu dosa besar yang bisa mencelakan pelakunya di dunia dan akhirat adalah sihir.  Sihir adalah sejenis interaksi energi.  Tidak speerti mukjizat, karamah ataupun maunah, sihir bisa dipelajari, dilatih dan dipraktekkan.  Namun, semua itu tentu ada persyaratan yagn harus dipenuhi dan harga yang harus dibayar.  Orang yang ingi menjadi ahli sihir harus merendahkan dirinya pada para jin yang akan membantunya selama mempraktekkan sihir.  Dengan kata lain, si kandidat penyihir itu harus menyesuaikan vibrasi energinya dengan para jin.  Energi manusia tidak memungkinkan untuk melakukan sihir.  Bahkan, ketidakmampuan manusia melakukan sihir sesungguhnya adalah bukti kemuliaannya sebagai makhluk yang dipilih sebagai khalifah di muka bumi.  Namun, ego dan hawa nafsu manusia yang selalu ingin dipuaskan menyebabkan sebagian manusia bersekutu dengan jin untuk memperoleh keingannnya melalui jalan sihir.  Kalau di Nusantara ini ada istilah pesugihan, maka di Barat ada istilah "sell your soul to the Devil".  Cara merendahkan diri dan vibrasi energi tersebut antara lain membaca mantra-mantra tertentu, menggunakan jimat, melakukan ritual sesat dan lain sebagainya.  Dengan melakukan hal-hal tersebut, seorang calon ahli sihir telah merendahkan dirinya menjadi budak para jin tersebut. "Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan." (Al-Jin 72:6)

Salah satu kisah para tukang sihir yang paling terkenal dalam sejarah adalah kisah para tukang sihir Firaun saat berhadapan dengan nabi Musa.  Para tukang sihir tersebut adalah bagian yang paling penting dalam pemerintahan firaun.  Merekalah yang membuat rakyat menganggap Firaun sebagai Tuhan sehingga untuk urusan gaji, tunjangan dan kesejahteraan tentu saja mereka dapat yang paling banyak dan paling menyenangkan.  Namun, sesudah dikalahkan oleh Nabi Musa, melalui mukjizat beliau yang terjadi atas izin Allah SWT, para tukang sihir itu pun tunduk.  Mereka juga menyatakan keimanan mereka pada Allah SWT dan mengakui Musa AS sebagai Nabi. Mereka pun sama sekali tidak takut pada ancaman Firaun.  

Apakah yang menyebabkan mereka serta merta meninggalkan profesi paling bergengsi dalam pemerintahan Firaun tersebut, meninggalkan semua fasilitas mewah yang disediakan dan dengan gagah berani menghadapi hukuman mengerikan yang ditimpakan pada mereka? Di luar faktor hidayah yang memang merupakan hak prerogatif Allah SWT, ada faktor penting yang bisa menjadi motivasi mereka meninggalkan profesi terkutuk tersbut.  Saat berhadapan dengan Nabi Musa, mereka menyadari bahwa yang ditunjukkan Nabi Musa adalah benar mukjizat dan bukanlah sihir.  Mereka bisa merasakan perbedaan energi antara mukjizat Nabi Musa dan sihir mereka sendiri.  Biasanya, orang-orang yang menjadi ahli sihir adalah mereka yang peka terhadap perubahan energi, baik faktor bakat ataupun karena latihan.  Pengunduran diri para ahli sihir tersebut sangat mengguncangkan dan menggoyahkan kekuasaan dan kepercayaan diri Firaun. Ditambah lagi beragam bencana mengerikan yang melanda Mesir, Firaun pun tidak punya pilihan lain kecuali membiarkan Bani Israil meninggalkan negerinya.  

Ironisnya, kaum Bani Israil yang dibela Nabi Musa malah melestarikan sihir tersebut.  Sebagian dari mereka ada yang diam-diam membawa catatan-catatan ilmu sihir tersebut saat meninggalkan negeri Mesir.  Tentu dalam keadaan terburu-buru hendak melarikan diri keluar dari Mesir, Nabi Musa dan Nabi Harun tidak akan sempat melakukan razia terhadap catatan-catatan sihir tersebut.  Mereka harus segera keluar dari Negeri Mesir sebelum Firaun berubah pikiran.  Dan benar memang, setelah beberapa Bani Israil berjalan cukup jauh dari Mesir, Firaun pun memerintahkan tentaranya mengejar mereka.  Allah SWT pun memberikan pertolonganNYa hingga Nabi Musa, Nabi Harun dan Bani Israil selamat menyebarangi laut Merah sementara Firaun dan para tentaranya tenggelam di sana.

Keengganan Bani Israil untuk mengikuti Musa dan Harun serta mental terjajah mereka mulai terlihat saat mereka minta dibuatkan patung untuk disembah. Saat dalam perjalanan, mereka melihat sekelompok orang sedang menyembah berhala dan meminta Musa membuatkan bagi mereka berhala yang serupa.  Nabi Musa sangat marah mendengar permintaan itu. Marahnya seorang Rasul semata-mata karena Allah. Marah karena Tuhannya yang Mahasuci, dan dia cemburu kalau Tuhannya dipersekutukan oleh kaumnya! Maka,diamelontarkan perkataan yang sangat cocok untuk menampik permintaan yang aneh itu.   “Musa menjawab, ‘Sesungguhnya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan).” (QS. Al-A’raf: 138).  Musa a.s. masih menerangkan kepada kaumnya akan buruknya akibat permintaan mereka itu, dengan menjelaskan akibat buruk yang bakal menimpa kaum yang melihat-lihat sedang menyembah berhala-berhala itu yang hendak mereka ikuti.  “Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akal batal apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS. Al-A’raf: 139).  Musa AS pun dengan tegas menolak permintaan tersebut dengan berkata “Musa menjawab, ‘Patutkah aku mencari Tuhan untuk kamu yang selain Allah, padahal Dialah yang telah melebihkan kamu atas segala umat.” (QS. Al-A’raf: 140).  Namun sayang, bukannya belajar dari teguran Nabi Musa, mereka malah terus berusaha mencari Tuhan selain Allah SWT. Saat Musa AS pergi ke gunung Sinai untuk menerima wahyu, kaumnya malah membuat patung anak sapi yang serupa dengan salah satu dewi pagan Mesir, Hathor.  Setelah selasai dibuat mereka pun bersuka ria, menari berputar-putar dan melampiaskan hawa nafsu mereka.  Akibat perbuatan dosa tersebut, Bani Israil pun selama bertahun-tahun hidup dalam penindasan bangsa-bangsa penyembah berhala seperti Assyiria, Babylonia dan Persia.  Kehidupan mereka menjadi berat dan mengenaskan, lebih dari saat ditindas Firaun di Mesir.  Mereka pun makin jauh tenggelam dalam kesesatan sehingga makin banyak diantara mereka yang menekuni dan mendalami ilmu-ilmu sihir.

Saat Nabi Sulaiman berkuasa sebagai seorang Raja, beliau melarang segala macam bentuk sihir.  Semua kitab sihir disita dan dikuburkan di bawah singgasana beliau sehingga jika ada setan dari golongan jin yang ingin mengambilnya, dia akan mati terbakar.  Selain faktor mukjizat, singgsana yang setiap hari diduduki Nabi Sulaiman tentu mengalami interaksi energi dengan pemiliknya.  Vibrasi energi di singgasana tersebut dan di ruangan tempatnya berada tentu tidak akan kondusif bagi makhluk-makhluk jahat bervibrasi energi rendah seperti jin.  Namun, sesudah Nabi Sulaiman wafat, para tukang sihir di kalangan Bani Israil dengan bantuan kaum jin, bisa mengambil kembali catatan-catatan sihir tersebut dan mengembangkan ilmu sihir di kalangan mereka.  Sihir warisan bangsa Mesir Kuno tersebut dikembangkan sehingga menjadi cikal bakal ajaran Kabbalah, ajaran mistik kaum Bani Israil, yang hingga kini masih dipelajari sebagian kaum Yahudi.  

Bersambung

Senin, 18 Juli 2011

Ilmu Kebal ditinjau perspektif Energi Kehidupan

Sungguh merupakan suatu keperihatinan yang mendalam saat mengetahui suatu ormas Islam mempersiapkan dan mengorganisir anggotanya dalam suatu laskar yang dibekali ilmu-ilmu kekebalan.  Menurut mereka, laskar dipersiapkan untuk menjaga keutuhan negera Indonesia serta melawan apa yang selama ini dikenal dengan istilah Terorisme.  Sungguh terasa adanya aroma adu domba di dalam keadaan ini berhubung mereka yang dituduh sebagai teroris pun sebenarnya orang Islam juga.    

Manusia, sebagaimana disebutkan dalam surat At Tiin, telah diciptakan dalam bentuk yang terbaik.  Artinya, manusia memiliki aliran dan keseimbangan energi yang telah dirancang sedemikian rupa oleh penciptanya.  Ilmu kedokteran Cina kuno telah memetakan jalur-jalur energi tersebut dalam ilmu akupuntur, yang disebut Meridian.  Bila dalam saluran energi tersebut ada penyumbatan, maka akan timbul berbagai gangguan baik fisik maupun emosi.  Gary Craig, sang founder Emotional Freedom Technique pernah menyatakan bahwa semua gangguan emosi dan fisik disebabkan oleh terganggunya sistem energi tubuh.  

Ilmu kebal tak ubahnya memadatkan molekul-molekul yang ada di dalam tubuh, serta menghambat sirkulasi energi kehidupan di dalamnya.  Semakin padat suatu benda berarti semakin kecil sirkulasi energi yang berlangsung pada benda itu. Semakin padat suatu benda, berarti semakin terpenjara gerakan energi yang ada di benda itu. Bila pemadatan ini terjadi pada
tubuh manusia, maka sirkulasi energi yang ada di dalamnya akan terganggu.  Timbulnya berbagai macam gangguan fisik dan emosi tinggal menunggu waktu.  Belum lagi gangguan yang terjadi antar manusia karena, walaupun terpisah secara fisik, sesungguhnya semua manusia terhubung satu sama lain dalam bentuk energi.  Seperti sinyal wifi atau handphone atau gelombang radio yang tak terlihat tapi sesungguhnya ada.  

Ilmu kebal tidak pernah dipraktekkan oleh Nabi SAW dan para sahabat.  Dalam berbagai pertempuran, mereka pun banyak yang  terluka, bahkan terbunuh sebagai syuhada.  Mereka adalah manusia-manusia pilihan yang memang telah dipersiapkan untuk menjadi uswatun hasanah atau teladan yang baik bagi manusia.  Sungguh tidak dapat diterima apabila para manusia tauladan itu ternyata mengalami berbagai gangguan fisik dan emosi yang diakibatkan ketidakseimbangan dan penyumbatan pada sistem energi mereka.  Pilihan ada di tangan kita, teladan manakah yang akan kita ikuti.  

Semoga bermanfaat 

Kamis, 17 Maret 2011

[Dunia Gaib] Vibrasi energi dan alam gaib

Membaca beberapa postingan mas Wib dan beberapa posting lain, membuat saya ingin sekedar berbagai apa yang saya ketahui tentang "dunia sana".  Memang, saya sendiri bukan ahlinya dan tidak berminat untuk jadi ahli di bidang tersebut.  Lagipula, beberapa hari yang lalu saya baru saja menyelesaikan novel mbak Sinta Yudisia yang berjudul Reinkarnasi. Dari semua sumber informasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa banyak kebudayaan yagn tidak bisa lepas dari unsur - unsur kegaiban yang berasal dari "dunia lain" tersebut. 

Alam ghaib bisa didefinisikan apa saja yang tidak terjangkau panca indra manusia. Dalam kondisi normal, manusia tidak dapat melihat, mendengar dan mengindera apa saja yang terjadi di kawasan ghaib tersebut.  Normal disini berarti bila kondisi vibrasi energi manusia tersebut sesuai dengan fitrahnya, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Dalam kondisi vibrasi energi yang normal, manusia memiliki pertahanan terhadap gangguan makhluk2 ghaib.  Aura tubuhnya  membentuk medan vibrasi energi yang tidak kompatibel dengan para lelembut tersebut.  Medan energi itu sendiri berpusat di hati.  Hati yang bersih memancarkan energi yang membentuk perisai pelindung terhadap serangan gaib. 

Sebaliknya, hati yang penuh dengan emosi negatif, dendam, kemarahan terpendam dan hal-hal buruk lainnya tidak akan mampu memancarkan energi dengan baik.  Terjadi kebocoran energi di berbagai tempat pada medan energi manusia sehingga rentan diserang makhluk-makhluk tak kasat mata. Sistem energi manusia menjadi tidak normal lagi sehingga hal-hal yang seharusnya tidak terindera menjadi terasakan kehadirannya.   

Emosi memiliki pengaruh besar dalam vibrasi energi manusia. Emosi bisa membuat vibrasi energi manusia naik atau turun, menguat atau melemah, meningkat atau menurun.  Penurunan vibrasi energi yang ekstrim bisa terjadi pada orang yang depresi.  Depresi rentan membuat orang bunuh diri karena membuat vibrasi energi manusia mendekati vibrasi energi benda mati alias mayat.  Sedangkan, kesombongan memaksa orang meningkatkan vibrasi energinya hingga mendekati dimensi ketuhanan.  Akhirnya, sistem enerrgi tubuh akan kehabisan tenaga dan vibrasi pun menjadi kacau balau.  

Manusia terkadang menggunakan energi untuk penyembuhan.  Seorang praktisi penyembuhan energi meningkatkan vibrasi energi tubuhnya untuk memberdayakan tubuh pasien agar meningkat vibrasi energi tubuhnya.  Sehingga, tubuh yang sakit itu pun perlahan - lahan mulia menyembuhkan dirinya sendiri dengn bantuan energi si praktisi penyembuhan.  Cara lainnya adalah dengan pengetukan pada titik-titik akupuntur energi tubuh disertai afirmasi.  Penyembuhan ini terutama bermanfaat untuk menyembuhkan masalah emosional.  Penggunaan energi masih aman selama penggunaan energi itu masih sesuai dengan fitrah manusia.  Tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi.  Vibrasi energi yang terlalu tinggi adalah vibrasi energi makhluk gaib, sementara vibrasi energi yang terlalu rendah adalah vibrasi energi mayat alias orang mati.    

Semoga bermanfaat, 

posting terkait:



Rabu, 24 Februari 2010

[Renungan Cinta] Cinta Lelaki Sejati

Cinta lelaki sejati
bukan hanya menemukan masalah menemukan objek yang dicintai
bukan sekedar hasrat menggebu saat bertemu pertama kali
bukan pula sebuah obsesi yang membuatnya buta mata buta hati
bukan pula yang membuatnya tergila-gila hingga lupa diri

Cinta lelaki sejati
adalah suatu jenis seni
yang hanya dapat dilakukan karena dipahami
oleh seorang pencinta sejati
yang benar-benar memahami SENI MENCINTAI

Cinta lelaki sejati
bukanlah perasaan lemah yang menuntut kepuasan dan dipahami
namun lebih merupakan kekuatan sejati
yang siap menerima dan memahami
serta lebih banyak berkorban dan memberi

Cinta lelaki sejati
adalah cinta yang memberi karena peduli
adalah cinta yang peduli karena rasa tanggung jawab pada yang dicintai
tanggung jawab yang diimbangi penghormatan
dan penghormatan yang timbul karena dalamnya pengetahuan

Cinta Lelaki sejati
bagai butir intan permata
diantara arang dan batu bara
walau terbuat buat dari bahan yang sama
namun sangat berbeda cara mengolahnya

Cinta lelaki sejati
adalah benteng kukuh dan rumah yang nyaman untuk ditinggali
untuk ksejehtraaan orang yang dicintai
bukan pasir penghisap yang menelan yang dicintai
dalam lautan obsesi gila tak bertepi

Cinta lelaki sejati
adalah cinta yang menyatukannya dengan yang dicintai
dengan tetap menunjung tinggi integeritas pribadi
bukan cinta yang membuatnya terasing dari yang dicintai
dari sesama manusia, dari kehidupan dan dirinya sendiri

Cinta lelaki sejati
bagai bahtera Nabi Nuh penyelamat dalam banjir
bukanlah rakit rapuh penuh kebocoran
yang tidak mungkin selamat sampai ke pantai tujuan

Cinta lelaki sejati
adalah cinta yang membuat sang pencinta berkata
setengah bersumpah

aku mencintaimu dalam diri semua manusia
aku mencintaimu dalam diri semua yang hidup
dan aku mencintaimu dalam diriku sendiri


(If I can say to somebody else, "I love you," I must be able to say, "I love in you everybody, I love through you the world, I love in you also myself.")
Erich Fromm, The Art of Loving

Cinta lelaki sejati
adalah cinta yang membuatnya
mencintai Rabb-nya sepenuh hati
memberkahi sesama manusia tanpa pamrih
serta terus meningkatkan kualitas diri

Inspired by:

The Art of Loving - Erich Fromm

SEFT - Ahmad Faiz Zainuddin

Notes yang ini

Ringkasan The Art of Loving

[Renungan Cinta] Menulislah dengan cinta

menulislah dengan cinta
tulislah apa yang kau rasakan
jangan perdulikan segala kekakuan aturan
jangan takut berbuat kesalahan

menulislah dengan cinta
cinta yang kau rasakan
cinta yang kau inginkan
cinta yang engkau cita-citakan

menulislah dengan cinta
biarkan media yang rindu
curahan dari hatimu
terpuaskan bagai tersiram air danau biru

menulislah dengan cinta
biarkan cinta memenuhi kertas tulismu
biarkan jari jemarimu menari beradu
mengekspresikan dalamnya perasaanmu

menulislah dengan cinta
biarkan para pembaca tulisanmu
merasakan lepasnya dahaga yang mengharu biru
kehidupan yang penuh deru dan debu

menulislah dengan cinta
biarkan cinta menghangatkanmu
mencairkan kebekuan hatimu
yang lama sudah keras membatu

menulislah dengan cinta
biarkan energi cinta yang tersimpan di hatimu
memancar dan menghangatkan pembaca tulisanmu
sehingga memberi mereka kehidupan baru

Semoga bermanfaat, Jakarta 24 Februari 2010

Selasa, 15 Desember 2009

[Transkrip] Energi untuk berubah

1. Miliki khayalan dan keinginan yang tinggi.  Kita perlu mengkhayalkan dan percaya bahwa suatu saat nanti kita bisa mencapai apa yang kita khayalkan itu.  Anak-anak kecil berkhayal tanpa beban, berkhayal setinggi-tingginya.  Berkhayallah sambil relaks.  

2. Bercita-cita.  Cita cita adalah khayalan yang diberi tenggat waktu.  Saya akan mendapatkan ......... sekian tahun lagi, saya akan menjadi ......... sekian tahun lagi dst.

Khayalan dan rencana kita harus kita tuliskan dalam buku agar dapat terus kita ingat dan terus memotivasi kita.  Kalau hanya sekedar angan, tentu kurang efektif.

3. Rencana dan tindakan: untuk mencapai cita-cita tersebut, kita perlu menyusun rencana.  Rencana lebih detail daripada cita-cita, rencana di-break down menjadi langkah-langkah yang spesifik.  Misal:

- Buku apa yang perlu saya baca dan pelajari
- Pekerjaan apa yang harus saya lakukan
- Langkah-langkah apa yang harus saya ambil
- siapa orang-orang hebat yang harus saya temui
- dan sebagainya

Namun, dalam membuat rencana, jangan sampai kita terjebak pada perfeksionisme.  Jangan sampai kita tidak bertindak gara-gara berusaha membuat rencana yang sempurna.

Rencanakan tindakan kita dan bertindaklah sesuai rencana.  

4. Doa dan harapan: Apabila kita sudah bertindak sesuai rencana namun belum berhasil, kita jangan putus asa.  Kita tidak boleh berhenti berdoa berharap pada Allah SWT.  Bukan tidak mungkin Dia sedang mempersiapkan yang lebih baik bagi kita.  

Namun, harapan dan doa tentu bukan alasan bagi kita untuk tidak bertindak.  Banyak orang gagal bukan karen kurang pengetahuan tetapi kurang tindakan.  

Semoga bermanfaat

Sumber: Mutiara Pagi - The Power of Life

Narasumber: Mbak Niek