Tampilkan postingan dengan label kebahagiaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebahagiaan. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Juni 2012

Vibrasi Energi Kebahagiaan

Half a century ago, the Austrian psychiatrist Viktor Frankl wrote that happiness cannot be attained by wanting to be happy - it must come as the unintended consequence of working for a goal greater than oneself.

Mihaly Csikszentmihalyi

Teori Quantum Touch mengatakan bahwa jika ada energy berbeda vibrasi didekatkan satu sama lain, maka keduanya akan saling menyelaraskan.  Bisa energy yang tinggi vibrasinya menjadi rendah atau sebaliknya atau keduanya bertemu di tengah-tengah.  Meminjam teori tersebut, orang yang ingin menggapai bahagia harus menyelaraskan seluruh kehidupannya dengan vibrasi energi kebahagiaan tersebut.  Kebahagiaan atau keadaan bahagia memiliki vibrasi energi yang sangat tinggi.  Sehingga, jika seseorang ingin menggapainya, dialah yang harus menyelaraskan diri.  Agar dapat melakukan penyelarasan energi tersebut, seseorang harus lebih banyak terlibat dalam kegiatan-kegiatan bervibrasi energi tinggi. Kegiatan-kegiatan tersebut banyak macamnya namun biasanya memiliki ciri-ciri tertentu.  Martin Seligman, penggagas Psikologi Positif, dan rekannya, Mihaly Csikszentmihalyi, mengatakan bahwa orang akan bahagia jika dia berada dalam keadaan Flow.  Yaitu suatu keadaan saat tantangan yang dihadapi dan kemampuan yang dimiliki seseorang seimbang tingkatannya. Orang itu tidak merasa khawatir atau cemas namun juga tidak merasa bosan. Seakan kedua ahli psikologi itu membenarkan secara tidak langsung pendapat Imam Syafii yang mengatakan bahwa air jika diam akan rusak. Demikian pula manusia, yang tidak bergerak akan lemah dan turun tingkat vibrasi energinya. Kegiatan-kegiatan positif seperti olah raga, berbagi pada sesama, beribadah adalah diantara kegiatan-kegiatan yang meningkatkan vibrasi energi tubuh manusia. Sehingga, dengan memperbanyak kegiatan seperti itu, maka kondisi Flow akan tercapai dan kebahagiaan pun akan datang menghampiri.

Dengan kata lain, kegiatan-kegiatan bervibrasi energi rendah banyak yang termasuk perbuatan maksiat dan dosa baik kecil apalagi besar. Minimal kegiatan itu termasuk perbuatan yang sia-sia dan tidak banyak atau bahkan tidak ada manfaatnya baik di dunia maupun di akhirat. Kegiatan bervibrasi energi rendah juga termasuk kegiatan yang berlebihan seperti makan berlebihan, main berlebihan, tidur berlebihan, jalan-jalan berlebihan dan sebagainya. Kegiatan yang kurang dari semestinya juga termasuk seperti kurang tidur, kurang makan dan sebagainya, termasuk kurang ajar. Keempat ciri kegiatan bervibrasi rendah itu memang bisa dibedakan namun biasanya saling melekat satu sama lain. Orang yang melakukan dosa biasanya juga suka melakukan hal sia-sia dan berlebihan. Kegiatan - kegiatan itu hanya akan menguras dan merusak vibrasi energi hingga seseorang terhalang untuk menggapai kebahagiaan. Seperti pesawat yang seharusnya tinggal landas  tapi ternyata sudah kehabisan bahan bakar. Baru saja pesawat itu terbang beberapa meter di atas tanah, dia sudah jatuh kembali ke landasan hingga gagal terbang dan rusak serta terpaksa menjalani perbaikan. Begitulah manusia yang sebenarnya punya keinginan memperbaiki diri dan meraih bahagia, namun masih suka berdosa, maksiat dan sia-sia. Karena dia enggan mengendalikan egonya dan mengekang hawa nafsunya, orang itu terus menerus jatuh ke dalam dosa dan kemaksiatan. Banyak yang bilang orang yang taubatnya seperti ini adalah seperti orang yang makan pakai sambal. Sudah merasa kepedasan pas makan lagi malah mencari sambal.

Tujuan utama orang-orang yang bahagia dengan sebenarnya adalah sumber segala kebahagiaan di dunia dan akhirat yaitu Allah SWT. Kebahagiaan orang seperti itu adalah membagikan kebahagiaan sebanyak mungkin kepada sesama makhluk. Orang yang telah menggapai tingkat energi kebahagiaan akan mudah menarik beragam kebaikan, keberuntungan dan rezeki. Namun demikian, bagi orang yang benar-benar bahagia, menjadi "Money Magnet" atau "Magnit Rezeki" bukanlah tujuan utamanya. Dia justru jauh lebih bahagia menjadi seorang "Makelar Rezeki" daripada menjadi "Magnit Rezeki". Dia lebih bahagia menjadi seorang praktisi "Law of Distribution" daripada menjadi seorang praktisi "Law of Attraction". Baginya, "The Secret" sesungguhnya adalah "Memberikan" dan "Melepaskan" bukan "Membayangkan" atau "Memvisualisasikan". Dia akan sangat hati-hati dengan segala permintaan dan impiannya, karena dia tahu dibalik setiap "Lampu Aladin" yang memiliki instruksi "Your Wishes are My Commands" ada small prints yang berbunyi "Be Careful What You Wish For". Hingga pada akhirnya, Allah SWT berkenan memasukkan kebahagiaan ke dalam hatinya.    

Semoga bermanfaat

Related posts: 12 Rahasia Kebahagiaan

dipersembahkan oleh Distromuslim dot net

Banyak cara untuk menginspirasi banyak orang baik secara langsung atau tidak langsung.  Salah satu cara mudah untuk menginspirasi orang lain berbagi adalah dengan mengenakan kaos yang berisi tulisan atau citra insiparatif seperi Kaos Sedekah. Kaos ini berisi kata-kata motivasi untuk bersedekah dan berbagi pada sesama dengan cara yang halus dan tidak menggurui. Baik juga untuk hadiah atau souvenir bagi yang dicintai dan dikasihi.  Kaos ini dapat diperoleh di situs distromuslim dot net.

Sabtu, 17 Maret 2012

[Kultwit] Mengasihi oleh Arvan Pradiyansyah

1.Teman,untuk dapat mengasihi orang lain,kita perlu bayangkan orang lain sebagai diri sendiri. #The7LawsofHappinessBook

2.Bayangkan kita ada di posisi orang tersebut. #The7LawsofHappinessBook

3.Maukah kita diperlakukan tidak sepatutnya? #The7LawsofHappinessBook

4.Maukah kita disepelekan oleh orang lain? #The7LawsofHappinessBook

5.Kalau Anda menjawab tidak berarti orang lain pun akan menjawab tidak. #The7LawsofHappinessBook

6.Namun,Anda akan menjadi orang yg sangat luhur jika mampu mengasihi tnpa menuntut u dkasihi trlebih dulu #The7LawsofHappinessBook

7.Selamat berakhir pekan, teman. Salam dari taman samping. rumah
 #The7LawsofHappinessBook

Sumber: Twitter Arvan Pradiyansyah

Senin, 17 Januari 2011

[Transkrip] Sudahkah anda hadir

Sudahkah anda hadir

Kehidupan modern seringkali membuat kita tidak fokus pada satu kegiatan, apalagi dengan hadirnya beragam gadget seperti Blackberry dan sebagainya.  Akibatnya, banyak orang yang berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain sebelum pekerjaan yang sebelumnya dikerjakan tuntas.  

Kiat menghadirkan diri

1. Fokus pada satu tugas satu waktu, hadirkan pikiran, perasaan dan jangan menghakimi terelbih dahulu apa yang dikerjakan

2. Mengamati pikiran, setiap hari puluhan ribu pikiran berseliweran di kepala kita.  Laju pikiran dpt diperlambat dengan pengamatan thd pikrian itu sendiri

3. Let go and let God, lakukan yang terbaik dan serahkan hasil kepada Allah SWT

Multitasking sering kali membuat orang tidak fokus pada apa yang dikerjakan sehingga pekerjaan tidak tuntas.  

Manfaat fokus

1. hubungan sosial meningkat.  Orang lebih merasa dihargai saat kita memusatkan perhatian kita pada mereka.
2. jernih analisa, danau tenang, lempar kerikil
3. getting things done faster, seluruh energi fokus.
4. menikmati apa yang sedang dilakukan, contoh makan.
5. menghargai dan mensyukuri apa yang kita miliki saat ini.  Ternyata ada banyak keindahan yang tadinya tidak disadari.  

Multitasking itu normal namun agar lebih hadir ada pemisahan yang tegas.  Paling tidak, jangan sampai waktu kerja dan waktu yang lain tercampur.

Manusia ingin bahagia tentaram, tidak biasa hadir bahagia dan tentaram malah tidak bisa didapatkan.  Berprestasi hadir maksimal hadir maksimal saat kerja keras, saat bermain bermain yg baik

Semoga bermanfaat

dari Acara Mutiara Pagi - The Power of Life

Narasumber: Bapak Fauzi Rachmanto 

Selasa, 17 Maret 2009

[Transkrip] Kunci Kebahagiaan dan kesejahteraan hidup

Narasumber: Mbak Niek

Setiap orang ingin merasakan kebahagiaan dan kesejahteraan hidup, walaupun barometernya bisa berbeda-beda.

Bagaimanapun kondisi anda saat ini, apapun modal anda saat ini, anda berhak mendapatkan kebahagiaan hidup.  Tidak ada syarat tertentu semua orang berhak bahagia selama dia menginginkan kebahagiaan itu.   

Kunci2 tersebut antara lain:

1. Belajar menangani rasa putus asa

Banyak orang merasa putus asa saat ditimpa musibah atau mengalami masalah/kesulitan spt diputuskan kekasih, ditolak calon istri/suami, belum dapat pekerjaan, stress dll.  Kita harus belajar menangani putus asa.  Putus asa bisa mengakibatkan tekanan mental dalam kehidupan kita. Tekanan tersebut bisa membuat kita tidak bersemangat dalam hidup ini.  Bagaimana agar kita bisa mengatasi perasaan putus asa ini?

Belajar menangani proses menuju hal tertentu dgn cara belajar

1. Jangan berkeringat hal2 kecil.  jgn khawatir hal2 kecil

2. Ingatlah bahwa semua hal kecil, kita kan merasa lebih ringan.  Anggapan bahwa masalah2 besar adalah dari diri sendiri yang manganggap masalah2 itu monster yang mengerikan.  

Anggapan bahwa masalah itu besar bisa menimbulkan rasa putus asa.

Allah SWT tidak akan memberi masalah lebih besar dari kemapuan kita mengatasinya, sehingga kita perlu belajar mengatasi masalah. terhindar dari putus asa.  Mimpi kita pun terhenti karena keputusasaan yang kita alami.  

Kisah Federal Express yang merencanakan 150 ekspedisi per bulan namun hanya 6 yang masuk.   Bila hal itu terjadi pada diri kita, mungkin akan banyak diantara kita yang berhenti. persaingan banyak kompetisi ketat konsumen terbatas dll.  

belajar banyak dari orang2 yang mengalami beragam tekanan bangkit lalu dapat hal2 yang tidak terduga.

2. Belajar mengatasi penolakan:

Berapa banyak diantara kita yang takut untuk mencoba sesuatu karena takut ditolak.  

Sejarah membuktikan bahwa orang2 yang sukses adalah orang-orang yang tidak takut ditolak, mereka terus berusaha walaupun mendapat banyak penolakan di sana sini, seperti Kolonel Sanders pendiri KFC, Thomas Alfa Edison dll.  Bahkan RAsulullah SAW juga dahulu mendapat banyak penolakan dari kaumnya sebelum berhasil meng-Islam-kan seluruh jazirah Arabia.  

Mereka menganggap penolakan sebagai sumber energi atau sumber kekuatan untuk membuat pribadi mereka menjadi pribadi yang agung, lebih besar dan lebih kuat.  Sehingga mereka bisa bertahan terhadap penolakan2 walaupun beribu kali.   

Orang yang ditolak lalu merasa "down" adalah orang2 yang tidak lagi berpegang teguh pada keinginannya.  Dia tidak lagi bisa meraih keinginan dan mimpi2nya.  

Bisa jadi penolakan itu disebabkan oleh cara atau waktu yang kurang tepat.  

Bukankah apabila kita tidak pernah ditolak kita tidak akan pernah introspeksi, tidak pernah ada motivasi memperbaiki diri dsb? dengan catatan anda tidak berhenti.  


3. Belajar menangani tekanan kesulitan keuangan

Banyak orang yang Penghasilannya ada, bahkan banyak namun tidak bisa menyimpan yang sudah dimiliki dan mengeluarkan uang/harta tersebut di jalan yang tepat. Malahan seringkali dikejar-kejar petugas kartu kredit.   

Kita harus belajar agar tahu bagaimana mencari, menyimpan dan membelanjakan uang.  Bagaimana mencari uang yang cukup dengan cara yang halal dan baik, menyimpan uang tersebut dengan baik dan mengeluarkan di jalan yang halal baik dan tepat sasaran.  

(keterangan lebih lanjut bisa dibaca di buku Pak Supardi Lee, The Rich Plan)

Kesejahteraan berkaitan dengan materi, kebahagiaan tidak harus berkaitan dengan materi.  Kebahagiaan lebih berkaitan dengan ketenangan.  Yang membuat kita sulit melihat jalan keluar adalah karena kita tidak tenang.  Kita perlu meluangkan waktu sedikit untuk menjadi observer/pengamat bagi diri sendiri.  dengan demikian, kita akan bisa melihat diri kita sendiri dengan lebih objektif.  Apabila sering dilatih dengan baik, Insya Allah kita akan lebih tenang.

Jika anda menetapkan kesejahteraan dgn rumah yang sederhana, kendaraan keluarga dan pasangan hidup yang baik dan anak2 yang sholeh, usahakan agar diraih agar anda bahagia.  Namun, apabila belum, jadilah orang yang bahagia.  Orang yang bahagia akan mudah mengundang kebaikan dari orang lain, termasuk kepercayaan.  Materi dan kesejahteraan akan mengikuti cepat atau lambat.  

4. Belajar Berikan lebih dari apa yang anda harapkan diterima dari orang lain

dalam kehidupan berumah tangga, banyak istri/suami yang mengeluh bahwa pasangannya kurang perhatian namun itdak ada yang mau mulai, sama2 nunggu. Jika salah satu memberi kepada yang lain, bahkan memberi lebih, maka dia akan menerima apa yang dia harapkan.  

Jika anda sudah punya perusahaan, rumah mewah dll, namun hanya dinikmati sendiri, itu bukan kebahagiaan atau kesejahteraaan.  Jika sudah banyak orang yang menikmati, itulah kebahagiaan dan kesejahteraaan

Anthony Robbins dalam Unlimited Power.  Pada suatu hari Thanksgiving, dia tidak punya apa.  Tiba ada yang mengetuk pintu tempat tinggalnya dan memberi parcel, daging kalkun dll.  Dia merasa bahagia dan termotivasi untuk memberi kebahagiaan kepada orang lain.  Dia memberi banyak hal setiap hari thanksgiving saat dia sudah sukses dan jadi motivator no. 1

Jika seseorang bahagia dan sering membagi kebahagiaan kpd orang lain, maka orang ini akan tetap hidup di hati orang2 yang dia beri kebahagiaan.  

Memberi bisa berupa materi atau non materi, namun jika kita selalu memberi keduanya, misalnya sedekah dgn senyum, tentu

Orang yang bahagia akan tampak dari gerak-geriknya, lebih terarah, elbih teratur dan lebih bisa menebarkan energi kebaikan.  Orang yang bahagia terlihat dari wajahnya selalu berseri-seri walaupun sedang tidak tersenyum.  Dia juga memiliki penerimaan pada orang lain, bisa menerima siapa saja.  

ketika hati bahagia dan bersinar, energi kebahagiaan otomatis memancar keluar.  

Kita ditakdirkan sebagai pemenang, sehingga sesungguhnya kita bisa memenangkan setiap pertandingan di dunia ini.  Insya Allah

Kebahagiaan sejati tidak memerlukan syarat apapun.  Bahagia pada pilihan dan keputusan anda dan latih tersenyum tulus dan ucapkan pada diri anda sendiri "saya bahagia hari ini".  

Mari mengundang kebahagiaan dengan kebahagiaan

Semoga bermanfaat;

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis.  Alamat Institut Kemandirian:  Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

related link : Resep menuju kebahagiaan