Jumat, 30 April 2010

Pembukaan Rumah Sehat Komunitas Lebah

Start:     May 8, '10 08:00a
End:     May 8, '10 1:00p
Location:     Balai Warga RW 03 Jl. Petojo Utara VI


Pembukaan Rumah Sehat ( Unit pelayanan kesehatan gratis) , Komunitas Lebah bekerja sama dengan RW 03 Petojo, akan dilakukan pula periksa kesehatan gratis untuk 100 orang warga yang membutuhkan serta games umtuk anak yatim.

Sabtu, 24 April 2010

Main Page - WikiSuccess, be the Best!

http://www.wikisuccess.org/wiki/Main_Page
Kumpulan kita2 sukses yang disusun ala wikipedia

[Self Improvement] Kebanggaan yang sehat

In reality, there is, perhaps, no one of our natural passions so hard to subdue as pride. Disguise it, struggle with it, beat it down, stifle it, mortify it as much as one pleases, it is still alive, and will every now and then peep out and show itself; you will see it, perhaps, often in this history; for, even if I could conceive that I had compleatly overcome it, I should probably be proud of my humility.
[Thus far written at Passy, 1741]

Adalah suatu hal yang lumrah apabila seseorang ingin dihargai hasil kerja kerasnya. Dan, adalah hal yang sangat wajar apabila seseorang merasa bangga saat berhasil mencapai kesuksesan yang diidamkannya.

Bayangkan, betapa bangganya seorang penulis saat buku pertamanya diterbitkan suatu penerbit. Mungkin dia akan pergi ke toko buku atau distributor buku barunya itu dan memborong buku tersebut untuk dibagikan kepada teman-temannya. Demikian pula saaat seorang pelajar atau Mahasiswa. berhasil naik ke jenjang yang lebih tinggi dalam pendidikannya. Seseorang yang berhasil mendapat promosi di tempat kerjanya juga demikian. Sama dengan seorang pencinta yang diterima menjadi pasangan hidup oleh pujaan hatinya.

Kebanggaan yang sehat adalah kebanggaan yang tidak membuat lupa daratan. Dia tetap mengingat jasa orang-orang yang membantunya mencapai kesuksesan, baik langsung ataupun tidak langsung. Dan yang paling penting adalah dia tidak lupa bahwa semua yang telah dia capai hakikatnya adalah anugerah dan karunia Allah SWT.

Kebanggaan yang sehat berasal dari mentalitas berkelimpahan atau abundance mentality. Menurut Steven Covey, mentalitas ini menganggap bahwa masih ada banyak sumber daya di luar sana, untuk semua orang. Berlawanan dengan mentalitas berkelangkaan atau Scarcity Mentality yang menganggap hanya ada tersedia sedikit sumber daya di luar sana. Jika sebagian sudah diambil orang lain, maka hanya akan tersisa sedikit untuk saya.

Kebanggaan yang sehat hanya bisa dicapai dengan hasil usaha keras yang dikerjakan sendiri. Kebanggaan yang diperoleh dengan usaha yang lebih kecil/sedikit daripada yang seharusnya dilakukan adalah kebanggan semu. Suatu kebanggaan yang segera akan berakhir seperti air di daun keladi atau kayu yang lapuk dimakan rayap. Sedikit guncangan sudah mampu untuk menghancurkan kebanggaan seperti itu.


   1. Bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kesuksesan yang berhasil dicapai. Bersyukur tentu bukan cuma di hati dan perkataan namun juga menggunakan kesuksesan dan semua hasilnya dalam rangka ibadah kepadaNya. QS Ibrahim 7

      Abu Bakar Ash Shidq sangat mengetahui esensi sebuah pujian. Bahwa pujian hakikatnya disebabkan karena persepsi atau dugaan orang lain terhadap keberhasilan kita. pada saat menerima pujian beliau berkata "Janganlah Engkau siksa aku karena apa yang mereka tidak ketahui dan jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka duga".

   2. Mengarahkan energi pujian yang dia terima kepada orang-orang yang berjasa atas kesuksesannya. Mulai dari ayah dan ibunya, guru-gurunya baik guru formal atau non formal dan lain sebagainya. Sesungguhnya, semua orang yang pernah kita temui adalah guru bagi kita, walaupun terkadang kita tidak menyadarinya.


   3. Jangan lupa "cuci piring sesudah pesta usai". Maksud metafor tersebut adalah kesuksesan menuntut penerimanya untuk belajar lebih giat, bekerja lebih keras dan memikul beban tanggung jawab yang lebih besar. Seseorang yang telah berhasil meraih gelar sarjana dari suatu perguruan tinggi harus terus belajar agar ilmunya tetap up to date. Seorang penulis yang sudah berhasil menerbitkan buku harus terus belajar agar bisa menulis buku kedua atau mempersiapkan edisi revisi bukunya apabila harus dicetak ulang. Seorang karyawan yang naik pangkat atau mencapai jenjang karier yang lebih tinggi harus mempersiapkan dirinya untuk memikul beban tanggung jawab pada jenjang tersebut.


   4. Menggunakan pengaruh yang didapatkan dari kesuksesan tersebut untuk menjadi berkah dan kebaikan pada sesama. Orang sukses lebih menarik untuk didengarkan perkataannya dibandingkan orang gagal. Muhammad Yunus, saat menerima Nobel Perdamaian tahun 2006, menyampaikan pada seluruh dunia visi beliau tentang dunia yang sama sekali bebas dari kemiskinan. Beliau menggunakan kesempatan itu untuk mengatakan bahwa tempat yang paling cocok untuk kemiskinan adalah museum.


   5. Tidak memandang rendah orang-orang yang lebih rendah posisinya. Suatu ketika, Rasulullah SAW pernah ditanya "Ya Rasul apakah apabila seseorang senang mengenakan pakaian yang indah bisa disebut sombong?" Rasul menjawab "Allah SWT Maha Indah dan menyukai keindahan. Kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan atau memandang rendah orang lain".




dengan menerapkan kiat-kiat di atas, Insya Allah kebanggan kita akan berubah menjadi rasa syukur dan bukan kesombongan.

Sebagian materi tulisan terinspirasi dari materi Luck Factor-nya SEFT Total Solution Training

Referensi:

Farid Poniman, Indra Nugroho, Jamil Azzaini , Kubik Leadership

Steven Covey, Tujuh Kebiasaan manusia yang sangat efektif (The 7 Habits of Highly Effective People)

Selasa, 23 Maret 2010

Masyarakat Anti Program Televisi Buruk (MAPTB)

http://maptb.wordpress.com/
Masyarakat Anti Program Televisi Buruk (MAPTB)

“Kami tidak anti televisi, tapi kami anti televisi dengan tayangannya yang buruk, tidak mendidik, tidak beretika, dan hanya memberhalakan rating. Itu saja.”


MAPTB?

MAPTB tercetus secara spontan karena didesak oleh keprihatinan akan buruknya tayangan televisi yang ada saat ini. Tayangan yang ada di televisi sekarang, kami nilai sangat tidak mendidik, tidak beretika, dan hanya meberhalakan keuntungan semata tanpa menimbang dampak negatif yang terjadi di masyarakat.

Kami pun melihat, bahwa usaha melawan kondisi ini sudah dilakukan banyak pihak, tapi sayangnya tidak ada perubahan ke arah yang lebih baik. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang mengatur masalah ini, tampaknya tidak berkutik menghadapi kekuatan industri televisi yang sangat berkuasa.

Belum lagi ditambah terdapatnya jurang begitu besar antara pihak yang mengkritisi televisi dengan masyarakat konsumen televisi. Diskusi yang ada lebih banyak terjadi di tingkat atas, hanya antara pengamat media dengan pihak televisi, sehingga masyarakat terabaikan dan kehilangan hak untuk didampingi.

Dengan melihat kasus Prita dan Bibit-Chandra, bahwa kekuatan rakyat bisa menang melawan dominasi kekuatan politik dan ekonomi, maka grup ini dibuat untuk melawan program televisi buruk di Indonesia. Karena kami yakin, bahwa bersama-sama melawan tayangan buruk lebih baik dari pada sendiri-sendiri.

Untuk itu, MAPTB berkomitmen untuk mendampingi masyarakat dalam mengonsumsi televisi. MAPTB bergerak dalam ranah melek media atau media literacy, yakni sebuah ajakan untuk memiliki kemampuan memilah, mengonsumsi, dan menganalisis tayangan televisi. Selain itu, MAPTB pun bermain dalam usaha memobilisasi dukungan masyarakat dalam membuat tekanan publik kepada stasiun televisi yang menyiarkan tayangan yang buruk.

Visi

Menjadikan Masyarakat Kritis Televisi

Misi

Mendampingi dan mengedukasi masyarakat agar bisa memilah tayangan, bisa menolak, sampai bisa protes akan tayangan yang buruk

Hubungi kami di: dukung.maptb@gmail.com / dukung.maptb@yahoo.com

Cara gabung di milis MAPTB: kirimkan email kosong Anda ke maptb-subscribe@yahoogroups.com

Susunan pengurus MAPTB:

* Koordinator: Roy Thaniago
* Divisi Kampanye: Roy Thaniago
* Divisi Edukasi: Ambar Arum, Ricky Hayudaya, Rumondang Riur
* Divisi Hubungan Kelembagaan: Gabriel Jefri
* Penasehat/Pakar: Ignatius Haryanto dan Mariana Amiruddin

Minggu, 21 Maret 2010

[Quiz My Favorite Author] Erich Fromm

link quiz: http://lovusa.multiply.com/journal/item/258/kuis_My_Favourite_Author

Erich Fromm (March 23, 1900 – March 18, 1980) adalah seorang ahli psikoanalisa dan sosial dari Jerman. Pada usia yang masih sangat muda, belasan tahun, Fromm mendengar kabar seseorang yang dekat dengan keluarganya meninggal dunia karena bunuh diri. Tidak lama kemudian, suatu kejadian yang jauh lebih mengerikan melanda hidupnya: Perang Dunia Pertama. Hal-hal tersebut menyebabkan Fromm tertarik untuk mendalami berbagai macam kecenderungan manusia, mulai dari mencintai sampai merusak.

Erich Fromm mendapatkan gelar PhD dari Heidelberg pada tahun 1922. Fromm pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1932, pada saat Nazi mulai berkuasa di Jerman. Fromm meninggal tahun 1980. Selama hidupnya, beliau banyak menyaksikan kejadian-kejadian mengerikan yang disebabkan kecenderungan untuk merusak, termasuk perang Dunia Kedua. Dalam Anatomy of Human Destructiveness, beliau membahas kehidupan dua tokoh Nazi sentral Nazi yaitu Adolf Hitler dan Heinrich Himmler dan seorang diktator super sadis dari Rusia, Joseph Stalin.

Namun, Fromm tidak hanya menulis tentang sisi-sisi gelap manusia. Beliau menegaskan bahwa cinta adalah solusi dari semua masalah manusia tersebut. Cinta adalah kunci dari terjaganya kewarasan manusia agar tidak terjerumus pada kecenderungan untuk menghancurkan sesamanya. Namun, cinta yang dimaksud ternyata bukan seperti yang seringkali kita kenal dan kita salah pahami. Cinta yang dimaksud adalah cinta yang memberi kekuatan pada sang pencinta untuk mencintai yang dia cintai dengan cinta yang sejati. Cinta yang produktif bukan cinta yang masochistic atau sadistic.

Bisa dibilang, Erich Fromm adalah seorang penulis yang telah menghasilkan salah satu dari buku yang terindah di dunia, The Art of Loving dan salah satu buku paling mengerikan yaitu The Anatomy of Human Destructiveness.

Pengaruh:

Ajaran-ajaran Fromm sangat terpengaruh Kisah-kisah Alkitab terutama Perjanjian Lama, Zen Buddhisme, Karl Marx dan Sigmund Freud. Sebagai seorang Yahudi ortodoks, Fromm sudah terbiasa dengan ajaran-ajaran Alkitab sejak muda, terutama perjanjian lama. Gaya bahasa profetic dari kisah-kisah dalam perjanjian lama mempengaruhi tulisan-tulisan dalam buku beliau. Tulisan-tulisan itu bagaikan seorang Nabi yang sedang berkhotbah di padang tandus dalam2 cerita-cerita Alkitab/Bible. Sebagaimana Bani Israil yang bebal itu tidak juga menuruti apa kata para nabi yang diutus kepada mereka, suara Fromm pun seringkali nyaris tak terdengar dan tenggelam dalam hiruk pikuk kehidupan modern. Namun, bagi mereka yang mengerti dan menghayati, kata-kata Fromm seperti memberi cermin yang telak pada diri mereka. Seakan hendak tersungkur menyesali diri sebagaimana kaum nabi Yunus yang bertaubat dan meninggalkan berhala-berhala mereka.

Pengaruh Zen terlihat pada ajaran Fromm tentang kepemilikan. Seseorang yang menilai dirinya dengan apa yang dia miliki, apa yang tersisa pada dirinya apabila yang dia miliki hilang dari dirinya?
Seseorang seharusnya memanfaatkan apa yang dia miliki untuk kemaslahatan sesama dan tetap bisa menikmati keindahan alam ini tanpa harus memilikinya. Pendapat ini dijelaskan secara mendetail dalam buku To Have or To Be. Dalam buku yang sama, terdapat kritik dan kecaman yang sangat keras terhadap kapitalisme.

Sedangkan ajaran-ajaran Fromm tentang jenis-jenis masyarakat dipengaruhi tulisan-tulisan Karl Marx. Sebagai seorang ahli psikoanalisa yang dibesarkan dan dididik dalam lingkungan akademis Freudian, ajaran-ajaran Freud juga mewarnai tulisan-tulisan Fromm.

Namun demikian, apa yang diajarkan dan ditulis oleh Fromm memilki keunikan tersendiri karena beliau menambahkan apa yang asing dalam ajaran Marx dan Freud yaitu Freedom atau kebebasan. Beliau cenderung menolak bagian-bagian yang deterministik dalam ajaran Freud.

Buku-buku yang ditulis oleh Erich Fromm antara lain:

Man for Himself

Escape From Freedom (Fear of Freedom di UK)

The Art of Loving

The Sane Society

The Anatomy of Human Destructiveness

You Shall be as Gods

Beyond the Chain of Illusion

and many more

Berhubung untuk ikutan Quiz yang ini, tulisan ini dicukupkan sampai di sini. Insya Allah akan disambung dengan ajaran-ajaran Erich Fromm dalam berbagai aspek seperti cinta, kebutuhan-kebutuhan manusia, masyarakat, kecenderungan untuk merusak dan sebagainya.

Semoga bermanfaat

Sabtu, 27 Februari 2010

[Puisi] Anugerah dan Amanah


begitu banyak keinginan manusia
harta, tahta, kata dan cinta
sebagai penghias kehidupan fana
di atas pentas kehidupan bernama dunia

namun mereka terkadang lupa
bahwa di sebalik segala yang indah
selalu ada tanggung jawabnya
yang berat tiada terkira

apalagi saat hawa nafsu membabi buta
menginginkan anugerah dunia
yang semakin banyak setiap harinya
tanpa peduli bagaimana caranya

sesungguhnya semua anugerah akan ditanya
bagaimana dipergunakan selama di dunia
khusus harta dua pertanyaanya
dari mana dan untuk apa

amanah dibalik setiap anugerah
akan berubah jadi musibah
bila tidak dikelola dengan seksama
dengan nurani yang bening terjaga

semoga anugerah ini menjadi berkah
dan kita sebagai penerima
mampu menjaga amanah
agar selamat dunia akhirat

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). Katakanlah: “Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu ?” Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Yaitu) orang-orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka. (Yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) dan yang memohon ampun pada waktu sahur”
(Ali Imran, 3 : 14-17).

Semoga bermanfaat

gambar dari situs yang ini

Jumat, 26 Februari 2010

[Puisi] Satu Kata

satu kata

berjuta makna
beragam artinya
unsur yang membentuk kalimat sempurna
penuh hikmah bijaksana

satu kata

terkadang bisa menghibur di kala duka
menyembuhkan luka - luka
membakar semangat juang
atau menegakkan kebenaran

satu kata

terkadang bisa membawa bencana
sering juga membuat terlena
hingga pada akhirnya
penyesalan tak terkira

satu kata

bisa berubah menjadi apa saja
tergantung penafsirnya
bisa membawa ke surga
atau menjerumuskan ke neraka


"Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah
membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon
yang baik, akarnya kuat dan cabang menjulang ke
langit." [QS. Ibrahim:24]