Senin, 26 Maret 2012
Nur Mursidi: Mencintai Buku Seperti Kekasih
Dapatkah kita mencintai buku seperti mencintai kekasih? kalau belum tidak ada salahnya belajar dari pengalaman Nur Mursidi pada artikel yg bisa dibaca melalui link di atas, semoga bermanfaat
Rabu, 14 Maret 2012
Habiburahman El-Shirazi: Dari Novel Menjadi Film, Bagaimana Caranya?
Novelis Habiburahman El-Shirazi, siapa yang tak kenal tokoh ini. Alumnus Universitas Al- Azhar ini dikenal sebuah penulis novel diantaranya Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, Bumi Cinta dan terakhir Cinta Suci Zahrana yang sekarang sedang melalui proses untuk difilmkan.
Dalam event Islamic Book Fair 2012 di Istrora Senayan Jakarta, (14/03) Kang Abik, panggilan keren tokoh ini menjadi salah satu narasumber dalam seminar ”Seni: Antara Tuntutan Masyarakat dan Tuntunan Syariat” yang diadakan oleh Komisi Seni dan Budaya Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Dalam kesempatan tersebut, Kang Abik mengatakan bahwa sudah saatnya penulis untuk mengembangkan diri dari kontribusi produksi teks menjadi produk audio visual seperti film. Sebagai penulis yang sejatinya seorang seniman, tidak boleh bekerja sendirian, seniman mesti mau bekerja sama, kalau tidak hidupnya bakal sengsara.
Salah satunya adalah bagaimana penulis mesti bekerjasama dengan produser baik film maupun sinetron agar nilai-nilai dalam sebuah karya sastra bisa disiarkan dan dipahami secara luas dalam masyarakat. Terkait dengan bagaimana proses sebuah karya sebagai contoh novel menjadi sebuah film, tim Wasathon berhasil melakukan Wawancara walau hanya singkat (2 Menit saja) berhubung waktu solat Maghrib sudah berkumandang. Inilah petikannya: (please follow link di atas :)
Rabu, 01 Februari 2012
[Renungan] DEEP FREEZE
Namun, ternyata program seperti ini tidak hanya ada di komputer. Pada diri manusia, yang merupakan komputer tercanggih yang pernah ada, program ini sudah terinstal sejak lahir. Bedanya, jika program Deep Freeze pada komputer cenderung pukul rata, Deep Freeze pada manusia cenderung selektif. Bisa saja seseorang menjadi hangat dan akrab pada teman-temannya namun bersikap dingin dan beku pada oarng tertentu. Seperti komputer warnet yang dilindungi program Deep Freeze, seperti itulah kondisi orang yang enggan memaafkan orang lain. Apapun yang dikatakan, dilakukan dan diberikan oleh orang yang dikurung dalam Deep Freeze psikologis orang itu tidak akan memberi pengaruh apapun. Sungguh sangat disayangkan apabila ada persahabatan dan hubungan keluarga yagn sampai terblokir oleh program Deep Freeze psikologis itu.
Memang, manusia adalah tempat salah dan dosa. Sebaik-baik mereka yang bersalah dan berdosa adalah mereka yang bertaubat dan berusaha memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan. Namun, terkadang, suatu kesalahan disikapi eengan tidak proporsional. Orang yang bersalah seakan ditempatkan dalam es sepert tokoh Kay dalam cerita dongeng Ratu Salju karangan Hans Christian Andersen atau tokoh Han Solo dalam Star Wars: Return of the Jedy. Kay ditempatkan dalam istana Ratu Salju yang dingin membeku dan Han Solo ditempakan dalam peti es carbonite oleh Jabba The Hutt sang gangster kejam yang bermarkas di Planet Tatooine. Orang -orang yang ditempatkan dalam "peti es khayalan" itu tidak dapat lagi berkomunikasi dengan efektif dengan orang yang mengurungnya. Persis komputer yang terproteksi program Deep Freeze, walaupun sudah diinstal program tertentu, ketika di-restart dia akan kembali ke setting-an awal. Seakan-akan tidak pernah terinstall program apapun kecuali yang memang sudah ada.
Pribadi yang shalih/salihah adalah yang dapat mengelola emosi menjadi sebuah potensi yang membangun dan bukan merusak, merekatkan dan bukan meretakkan, mengokohkan dan bukan merobohkan serta mudah memberikan toleransi atau maaf pada orang lain. Sifat ini merupakan salah satu kunci kebahagiaan, kebaikan dan kelestarian rumah tangga. Allah berfirman: “dan orang-orang yang menahan amarah (emosi)nya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran:134). Sehingga, bercermin dari pernyataan di atas, pribadi salih/salihah adalah pribadi yang bisa mengendalikan Deep Freeze psikologis yang ada dalam dirinya. Dia bisa membuka diri pada hal-hal yang baik, termasuk memberi maaf kepada mereka yang bersalah padanya namun dia juga bisa waspada dan jika perlu memblokir hal-hal yang tidak bermanfaat atau yang berbahaya bagi jiwa dan agamanya.
Semoga bermanfaat
Gambar minjem dari situs ini
Sabtu, 30 Juli 2011
[Renungan Cinta] Labyrinth sang Minotaur
Semoga bermanfaat
Mulut di kunci kata tak ada lagi
Akan tiba masa
Tak ada suara dari mulut kita
Berkata tangan kita
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita
Kemana saja dia melangkahnya
Tidak tahu kita
Bila harinya
Tanggung jawab tiba
Rabbana
Tangan kami
Kaki kami
Mulut kami
Matahati kami
Luruskanlah
Kukuhkanlah
Di Jalan Cahaya sempurna
Mohon karunia kepada kami
Hamba-Mu yang hina
Ketika Tangan dan Kaki Bicara
Chrisye, Lyric by Taufik Ismail
Selasa, 29 Maret 2011
[Healing] Quantum Touch
Pak Reva Benjamin, Certified Instructor QT di Indonesia, mengatakan bahwa QT ini 95 persen sikap/attitude, baru 5 persen teknik. Seorang praktisi QT terlebih dahulu harus menganggap orang yang akan dia bantu sebagai saudara dan sahabatnya yang layak untuk dicintai. Sikap kita kepada orang yang kita cintai tentu berbeda dengan sikap kita pada orang yang kita benci. Seorang praktisi QT perlu menghayati kata-kata Steven Covey yang menyatakan bahwa cinta adalah kata kerja. Cinta bukanlah perasaan yang terus menerus menuntut untuk dipuaskan namun kekuatan untuk memberi dan memahami. Dari cinta tersebut akan hadir perasaan haru dan motivasi untuk membantu. Demikian pula vibrasi energi dari cinta yang ada dalam diri kita itulah yang akan membantu menyembuhkan orang tersebut. Bahkan tulang yang keras bisa melunak dan bergerak kembali pada posisi yang seharusnya.
Setelah bersikap seperti itu, barulah Praktisi QT bisa memanfaatkan vibrasi energi yang ditingkatkan dengan teknik pernafasan tertentu sehingga mampu membantu penyembuhan. Seorang praktisi penyembuhan energi sebenarnya tidak menyembuhkan namun membantu klien meningkatkan vibrasi energi tubuhnya.
Manusia sesungguhnya telah dikarunia kemampuan menyembuhkan dirinya sendiri. Namun, karena tingkat energi banyak manusia pada umumnya rendah, maka tubuh tidak mampu menyembuhkan diri sendiri dengan cepat. Stress, racun sisa metabolisme, emosi terpendam dan hal-hal negatif lainnya menyebabkan energi kehidupan manusia banyak terpakai dan terkuras. Energi vital yang yang tersisa seringkali terlalu sedikit untuk melakukan penyembuhan diri sendiri. Akibatnya, tubuh pun mudah merasa lelah dan bisa jatuh sakit setiap saat. Racun dan beban - beban emosional itu harus dilepaskan sedikit demi sedikit secara bertahap sehingga energi tubuh bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan secara maksimal. Melepaskan beban emosional bisa dilakukan dengan Emotional Freedom Technique sedangkan racun dapat dikeluarkan dengan berpuasa, detoksifikasi atau bekam / hijamah. Semua itu dapat disinergikan dengan teknik Quantum Touch untuk membantu mempercepat penyembuhan.
Cinta kepada manusia saja sudah mampu menghasikan vibrasi energi yang mampu menyembuhkan, apalagi cinta kepada Allah SWT, sumber segala cinta dan kasih sayang. Orang yang rajin beribadah dengan penuh rasa cinta akan mampu membantu orang lain menyembuhkan diri mereka walaupun dia sendiri bukanlah seroang healer/penyembuh. Bahkan mungkin bukan orang yang ingin menyembuhkan orang lain. Kembali pada definisi seorang penyembuh dalam ajaran QT "a healer is someone who is sick and get well. A great healer is someone who is very sick and get well quickly". Sesungguhnya semua penyembuhan adalah penyembuhan diri sendiri atau self healing. Bukan tidak mungkin, penyembuhan justru terjadi karena bantuan dan interaksi dengan orang-orang yang sebenarnya bukan penyembuh. Namun mereka memiliki vibrasi energi yang menyembuhkan karena mereka adalah orang-orang yang penuh rasa cinta dan selalu bersyukur.
Semoga bermanfaat
Referensi:
Talkshow Quantum Touch di Smart FM
Quantum Touch, The Power to Heal; Richard Gordon
EFT Manual, Gary Craig
SEFT, Ahmad Faiz Zainuddin.
Website:
Quantum Touch
Quantum Touch Indonesia
Situs resmi EFT
Logos Institute
EFT Indonesia
Kamis, 24 Maret 2011
[Smart Happiness] Hadiah
Pengertian membuat kita mampu menjadi human being, yaitu manusia yang benar-benar hadir saat ini secara utuh baik fisik, emosi dan pikiran. Kehidupan modern yang serba cepat dan sibuk membuat manusia jarang hadir secara utuh namun terpisah antara pikiran dan tubuh.
Semua yang ada dalam kehidupan ini adalah hadiah. Beberapa diantaranya, seperti tubuh dan segenap organnya, panca indera dan sebagainya kita peroleh dengan gratis. Sebagian hadiah lain memang terbungkus rapat oleh masalah dan kesulitan, namun apabila kita bisa membukanya maka hasilnya akan indah buat kita.
Masalah dan kesulitan adalah cara Allah SWT menegur kita saat kita sudah melenceng jauh dari jalan yang benar dan diridhoiNya. Orang yang bijak tidak perlu diteriaki, cukup dibisiki. Namun, orang yang sulit dan lambat untuk belajar terkadang perlu diteriaki agar mengerti apa yang harus dilakukan. Jadi, secara tidak langsung, masalah adalah anugerah bagi kita walaupun tidak menyenangkan.
Ketiga hadiah itu baru dapat kita nikmati secara maksimal apabila kita sudah menjadi orang yang bersyukur. Rasa syukur yagn tumbuh dari kesadaran dan hati nurani membuat kita mampu memperhatikan, bukan sekedar melihat. Kemampuan memperhatikan itu membuat kita mampu melihat segala sesuatu dalam hidup ini sebagai anugerah dan hadiah. Pendekatan baru itu membuat rasa syukur kita semakin bertambah dan bertambah.
Seseorang yang merasakan bahwa hidup ini adalah hadiah akan berusaha memberi lebih kepada orang lain. Dia merasakan adanya hak dan kewajiban untuk memberi hadiah kepada sesama manusia yang sesungguhnya juga merupakan hadiah baginya. Hidup ini bukan masalah atau kewajiban, namun merupaakn kesempatan untuk saling bertukar hadiah. Interaksi antar orang yang bersyukur bukanlah transaksional tapi transformasional. Kelebihan yang kita berikan pada orang lain akan kembali dalam bentuk cinta dan ikatan emosional.
Inspired by: Smart Happiness - Smart FM
Narasumber: Arvan Pradiansyah - Institute for Leadership and Life Management
Semoga bermanfaat
Selasa, 07 Desember 2010
[Flash Fiction] Tiga pemuda dan lagu lama
Saat menyumbangkan suara pun tiba dan ketiga pemuda penggemar lagu-lagu djadoel pun maju satu per satu.
Pemuda pertama bernyanyi:
Senyum dan tawa hanya sekedar saja .. Sebagai pelengkap sempurnanya sandiwara .. Kucoba bertahan mendampingi dirimu .. Walau kadangkala tak seiring jalan .. Kucari dan selalu kucari jalan terbaik .. Agar tiada penyesalan dan air mata
Pemuda kedua bernyanyi:
Selamat menempuh hidup baru dengan kasihmu ... Aku relakan nasibku sudah begini ... Terimalah seuntai bunga sebagai tanda kasih ... Kasih yang suci padamu sayang
Pemuda ketiga bernyanyi:
Cinta yang kuberi .. sepenuh hatiku .. entah yang kuterima .. aku tak peduli ..
Apakah ada bedanya ketika kita bertemu ... dengan saat kita berpisah? Sama-sama nikmat ..Tinggal bagaimana kita menghayati .. di belahan jiwa yang mana kita sembunyikan .. dada yang terluka, duka yang tersayat, rasa yang terluka .....
Dan tahulah si perempuan yang duduk di pelaminan, pemuda mana yang sudah rela melepaskannya bersanding dengan pilihannya sendiri ..
Minggu, 17 Oktober 2010
Belajar Menulis di kala patah hati
Erich Fromm dalam The Art of Loving
Saya tertarik dengan masalah kemiskinan sudah sejak lama. Waktu masih sekolah, saya mengenal dan berteman dengan anak-anak orang kaya dan anak-anak orang miskin. Saat pulang sekolah, seorang teman sering mengajak saya pulang melewati kawasan kumuh di belakang sekolah. Saya mendapatkan pengalaman dan kesempatan melihat langsung keadan orang-orang yang miskin di sana. Sehingga, setelah mengenal Internet saya pun berpartipasi dalam berbagai kegiatan sosial. Kegiatan-kegiatan tersebut diselenggarakan beberapa komunitas berbasis pengguna internet, baik para bloggers ataupun para pengguna jejaring sosial, seperti Multiply Indonesia, Relawan Pelangi, Komunitas Lebah dan Yayasan Sahabat Peduli Generasi Mandiri. Dalam perjalanan tersebut, saya pun berkenalan dengan orang-orang dengan berbagai latar belakang namun sama-sama menyukai kegiatan sosial.
Sebagaimana manusia pada umumnya ketertarikan antar lawan jenis bisa saja terjadi. Bukankah ada syair lagu "mulanya biasa saja ... akhirnya datang juga"? Namun, pertemuan saya dengan dia yang dicinta itu terjadi secara tiba-tiba. Saya sudah sangat tertarik pada orang itu saat pertama kali bertemu. Namun,seperti sudah bisa diduga, hasil yang saya terima adalah penolakan. Semenjak kejadian itu, saya sempat down secara mental dan emosional. Hari-hari saya diisi kemurungan hanya dengan persis seperti syair lagu "but like a fool I keep losing my place and I keep thinking something gonna change" dari lagu Sometimes Love ain't enough-nya Patty Smith. Hanya harapan kosong akan perubahan yang tak kunjung datang. Saya pun saat itu berada di persimpangan jalan antara yang benar dan yang salah, antara menerima kenyataan dan memberontak sampai berbuat nekad.
Namun, entah kenapa semenjak saat itu saya malah termotivasi untuk belajar menulis lebih banyak tentang cinta. Saya pun lebih intens mendalami ajaran-ajaran Erich Fromm. Dalam ajaran-ajaran Fromm, saya temukan kombinasi yang menarik antara cinta antar pribadi dengan kondisi masyarakat. Cinta, menurut Fromm, adalah suatu seni yang agung dan indah yang memberi kekuatan pada sang pencinta untuk berbuat yang terbaik bagi yang dicintai tanpa mengharapkan balasan. Cinta bukan sekedar perasaan manja yang menuntut untuk terus menerus dipuaskan. Kata-kata sang filsuf pun banyak saya kutip dalam tulisan-tulisan saya tentang cinta. Tentu saya yang saya ambil adalah yang sesuai dengan keyakinan saya sebagai seorang muslim.
Akhirnya, saya menyadari bahwa patah hati bisa jadi adalah anugerah tersembunyi yang diberikan olehNya. Anugerah itu membuat hati kita yang telah mengeras dan membeku menjadi lembut dan peka pada tanda-tanda kekuasaanNya. Musim dingin tersebut adalah kesempatan bagi kita "berhibernasi" dan berkontemplasi dengan relaks sebagai bekal menghadapi kehidupan yang akan datang.
Bukan tidak mungkin, orang yang menyebabkan kita patah hati sehingga menderita, nelangsa dan sebagainya adalah "utusan"-Nya yang bertugas memaksa kita kembali ke jalan yang benar, jalan yang Dia kehendaki. setelah tugasnya selesai, biarlah sang "utusan" pergi meninggalkan kita, tidak perlu kita mengejarnya. Kita tinggal meneruskan perjalanan di jalan yang Dia kehendaki, di mana kebahagiaan yang dijanjikan untuk kita menanti jika kita sabar meniti jalan lurus tersebut. Diantara kepingan-kepingan hati yang berserakan itulah saya temukan butir-butir mutiara pencerahan yang membuat saya mampu menuangkan apa yang saya pikirankan dan rasakan dalam bentuk tulisan.
Selain pengalaman yang saya alami di atas, berbagai kiat menulis pun saya temukan di internet. Salah satu layanan pelatihan menulis yang saya ikuti adalah Newsletter Gratis Pintar Menulis dalam 9 Minggu. Di sana saya temukan Kiat menulis bebas, yaitu mencurahkan apa yang ada di hati dan kepala terlebih dahulu dan mengedit hasilnya belakangan. Belajar menulis memang perlu proses, tetapi bisa dijalani oleh siapapun yang berminat mempelajarinya. Motivasi untuk menulis saya semakin terpacu saat membaca buku Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat yang ditulis sahabat saya, Pak Jonru. Namun, karena keterbatasan keuangan, saya belum bisa mengikuti kelas-kelas yang berbayar di Sekolah-Menulis Online. Walaupun demikian, yang saya peroleh dari SMO Kelas Free Trial sudah sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan saya menulis.
Saya pun semakin yakin bahwa dengan mengambil jalur pengabdian di bidang sosial dan kerelawan, pilihan saya tidaklah salah. Melalui pengabdian pada sesama, cinta itu pun akan mewujud dengan sendirinya. Erich Fromm mengatakan "Jika aku berkata aku mencintaimu, maka sesungguhnya aku mencintaimu dalam diri semua manusia, dalam diri semua yang hidup dan dalam diriku sendiri". Bahwa sesungguhnya kekasihmu berada dalam diri setiap manusia dan engkau akan selalu bisa berbuat baik dan memberi kepada kekasihmu melalui diri setiap orang. Kekasihmu mungkin tidak mengetahui kebaikan-kebaikanmu dengan sesama manusia, mungkin dia tidak akan pernah tahu. Namun, pancaran energi kebaikan itu cepat atau lambat akan mencapainya, mengetuk lembut pintu hatinya dan bukan tidak mungkin keajaiban demi keajaiban akan terjadi. Keajaiban yang tidak dapat dijelaskan dengan logika atau kata-kata. Begitu banyak orang-orang yang menderita di negeri ini sehingga kita tidak akan pernah kekurangan kesempatan berbuat kebaikan.
Belajar menulis memang semata-mata melibatkan unsur intelektualitas. Bahkan Pak Hernowo pernah menulis buku yang berjudul Menulis dengan Emosi. Judul itu membuktikan bahwa emosi adalah unsur yang sangat ampuh dalam menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk tulisan. Emosi adalah kekuatan terpendam dalam diri manusia yang bisa digunakan untuk hal-hal yang membangun atau merusak. Dalam adegan film Enter The Dragon, Bruce Lee menasihati seorang untuk menggunakan Emotional Content dan bukan kemarahan dalam berlatih.
Saya sendiri berharap para pembaca tulisan ini tidak sedang patah hati, namun jika ada yang mengalami maka akan lebih baik menggunakan momen tersebut untuk belajar menulis dan lihat saja hasilnya ..... Insya Allah.
Semoga bermanfaat
Tulisan ini diikutsertakan pada Program Beasiswa SMO 2010
Minggu, 21 Maret 2010
[Quiz My Favorite Author] Erich Fromm
Erich Fromm (March 23, 1900 – March 18, 1980) adalah seorang ahli psikoanalisa dan sosial dari Jerman. Pada usia yang masih sangat muda, belasan tahun, Fromm mendengar kabar seseorang yang dekat dengan keluarganya meninggal dunia karena bunuh diri. Tidak lama kemudian, suatu kejadian yang jauh lebih mengerikan melanda hidupnya: Perang Dunia Pertama. Hal-hal tersebut menyebabkan Fromm tertarik untuk mendalami berbagai macam kecenderungan manusia, mulai dari mencintai sampai merusak.
Erich Fromm mendapatkan gelar PhD dari Heidelberg pada tahun 1922. Fromm pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1932, pada saat Nazi mulai berkuasa di Jerman. Fromm meninggal tahun 1980. Selama hidupnya, beliau banyak menyaksikan kejadian-kejadian mengerikan yang disebabkan kecenderungan untuk merusak, termasuk perang Dunia Kedua. Dalam Anatomy of Human Destructiveness, beliau membahas kehidupan dua tokoh Nazi sentral Nazi yaitu Adolf Hitler dan Heinrich Himmler dan seorang diktator super sadis dari Rusia, Joseph Stalin.
Namun, Fromm tidak hanya menulis tentang sisi-sisi gelap manusia. Beliau menegaskan bahwa cinta adalah solusi dari semua masalah manusia tersebut. Cinta adalah kunci dari terjaganya kewarasan manusia agar tidak terjerumus pada kecenderungan untuk menghancurkan sesamanya. Namun, cinta yang dimaksud ternyata bukan seperti yang seringkali kita kenal dan kita salah pahami. Cinta yang dimaksud adalah cinta yang memberi kekuatan pada sang pencinta untuk mencintai yang dia cintai dengan cinta yang sejati. Cinta yang produktif bukan cinta yang masochistic atau sadistic.
Bisa dibilang, Erich Fromm adalah seorang penulis yang telah menghasilkan salah satu dari buku yang terindah di dunia, The Art of Loving dan salah satu buku paling mengerikan yaitu The Anatomy of Human Destructiveness.
Pengaruh:
Ajaran-ajaran Fromm sangat terpengaruh Kisah-kisah Alkitab terutama Perjanjian Lama, Zen Buddhisme, Karl Marx dan Sigmund Freud. Sebagai seorang Yahudi ortodoks, Fromm sudah terbiasa dengan ajaran-ajaran Alkitab sejak muda, terutama perjanjian lama. Gaya bahasa profetic dari kisah-kisah dalam perjanjian lama mempengaruhi tulisan-tulisan dalam buku beliau. Tulisan-tulisan itu bagaikan seorang Nabi yang sedang berkhotbah di padang tandus dalam2 cerita-cerita Alkitab/Bible. Sebagaimana Bani Israil yang bebal itu tidak juga menuruti apa kata para nabi yang diutus kepada mereka, suara Fromm pun seringkali nyaris tak terdengar dan tenggelam dalam hiruk pikuk kehidupan modern. Namun, bagi mereka yang mengerti dan menghayati, kata-kata Fromm seperti memberi cermin yang telak pada diri mereka. Seakan hendak tersungkur menyesali diri sebagaimana kaum nabi Yunus yang bertaubat dan meninggalkan berhala-berhala mereka.
Pengaruh Zen terlihat pada ajaran Fromm tentang kepemilikan. Seseorang yang menilai dirinya dengan apa yang dia miliki, apa yang tersisa pada dirinya apabila yang dia miliki hilang dari dirinya?
Seseorang seharusnya memanfaatkan apa yang dia miliki untuk kemaslahatan sesama dan tetap bisa menikmati keindahan alam ini tanpa harus memilikinya. Pendapat ini dijelaskan secara mendetail dalam buku To Have or To Be. Dalam buku yang sama, terdapat kritik dan kecaman yang sangat keras terhadap kapitalisme.
Sedangkan ajaran-ajaran Fromm tentang jenis-jenis masyarakat dipengaruhi tulisan-tulisan Karl Marx. Sebagai seorang ahli psikoanalisa yang dibesarkan dan dididik dalam lingkungan akademis Freudian, ajaran-ajaran Freud juga mewarnai tulisan-tulisan Fromm.
Namun demikian, apa yang diajarkan dan ditulis oleh Fromm memilki keunikan tersendiri karena beliau menambahkan apa yang asing dalam ajaran Marx dan Freud yaitu Freedom atau kebebasan. Beliau cenderung menolak bagian-bagian yang deterministik dalam ajaran Freud.
Buku-buku yang ditulis oleh Erich Fromm antara lain:
Man for Himself
Escape From Freedom (Fear of Freedom di UK)
The Art of Loving
The Sane Society
The Anatomy of Human Destructiveness
You Shall be as Gods
Beyond the Chain of Illusion
and many more
Berhubung untuk ikutan Quiz yang ini, tulisan ini dicukupkan sampai di sini. Insya Allah akan disambung dengan ajaran-ajaran Erich Fromm dalam berbagai aspek seperti cinta, kebutuhan-kebutuhan manusia, masyarakat, kecenderungan untuk merusak dan sebagainya.
Semoga bermanfaat
Sabtu, 27 Februari 2010
[Puisi] Anugerah dan Amanah
begitu banyak keinginan manusia
harta, tahta, kata dan cinta
sebagai penghias kehidupan fana
di atas pentas kehidupan bernama dunia
namun mereka terkadang lupa
bahwa di sebalik segala yang indah
selalu ada tanggung jawabnya
yang berat tiada terkira
apalagi saat hawa nafsu membabi buta
menginginkan anugerah dunia
yang semakin banyak setiap harinya
tanpa peduli bagaimana caranya
sesungguhnya semua anugerah akan ditanya
bagaimana dipergunakan selama di dunia
khusus harta dua pertanyaanya
dari mana dan untuk apa
amanah dibalik setiap anugerah
akan berubah jadi musibah
bila tidak dikelola dengan seksama
dengan nurani yang bening terjaga
semoga anugerah ini menjadi berkah
dan kita sebagai penerima
mampu menjaga amanah
agar selamat dunia akhirat
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). Katakanlah: “Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu ?” Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Yaitu) orang-orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka. (Yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) dan yang memohon ampun pada waktu sahur”
(Ali Imran, 3 : 14-17).
Semoga bermanfaat
gambar dari situs yang ini
Rabu, 24 Februari 2010
[Puisi] Kedamaian dalam rinai hujan
Rain and tears, are the same
but in the sun
you've got to play the game
When you cry
in winter time
you can pretend
it's nothing but the rain
Kekasihku,
saat hujan deras menerpa tubuhku
tidak kuasa kuhentikan diriku
untuk bermain di bawah belaian lembutnya
untuk menyembuhkan semua luka
Kekasihku,
ketika kucuran air dari atap rumah
mengucur melimpah ketanah
kubasuh mukaku dengan air itu
manis terasa di mulutku
Kekasihku,
hujan kali ini sungguh berbeda
seakan mengerti isi hatiku yang luka
iramanya mengiringi langkah kaki ini
membasahi jalanan yang gelap dan sepi
Kekasihku,
mungkin kau tak kan mengerti
apa yang kurasakan saat ini
namun cukuplah sang hujan yang menemani
sebagai ganti dirimu di sini
Kekasihku,
dalam kegelapan malam
dan rinai hujan
tiada guna berpura-pura
curahkan seluruh tangisan jiwa
Kekasihku,
Biarlah hangat air mata
bercampur dingin air hujan
keduanya mengalir bersama
melarutkan semua luka yang masih dirasakan
Kekasihku,
Saat itulah aku baru menyadari
karunia Allah SWT yang satu ini
hujan yang sering dihujat banyak orang
kali ini benar-benar memberiku kedamaian
Terinspirasi lagu Rain and Tears by Demis Roussos
[Renungan Cinta] Cinta Lelaki Sejati
bukan hanya menemukan masalah menemukan objek yang dicintai
bukan sekedar hasrat menggebu saat bertemu pertama kali
bukan pula sebuah obsesi yang membuatnya buta mata buta hati
bukan pula yang membuatnya tergila-gila hingga lupa diri
Cinta lelaki sejati
adalah suatu jenis seni
yang hanya dapat dilakukan karena dipahami
oleh seorang pencinta sejati
yang benar-benar memahami SENI MENCINTAI
Cinta lelaki sejati
bukanlah perasaan lemah yang menuntut kepuasan dan dipahami
namun lebih merupakan kekuatan sejati
yang siap menerima dan memahami
serta lebih banyak berkorban dan memberi
Cinta lelaki sejati
adalah cinta yang memberi karena peduli
adalah cinta yang peduli karena rasa tanggung jawab pada yang dicintai
tanggung jawab yang diimbangi penghormatan
dan penghormatan yang timbul karena dalamnya pengetahuan
Cinta Lelaki sejati
bagai butir intan permata
diantara arang dan batu bara
walau terbuat buat dari bahan yang sama
namun sangat berbeda cara mengolahnya
Cinta lelaki sejati
adalah benteng kukuh dan rumah yang nyaman untuk ditinggali
untuk ksejehtraaan orang yang dicintai
bukan pasir penghisap yang menelan yang dicintai
dalam lautan obsesi gila tak bertepi
Cinta lelaki sejati
adalah cinta yang menyatukannya dengan yang dicintai
dengan tetap menunjung tinggi integeritas pribadi
bukan cinta yang membuatnya terasing dari yang dicintai
dari sesama manusia, dari kehidupan dan dirinya sendiri
Cinta lelaki sejati
bagai bahtera Nabi Nuh penyelamat dalam banjir
bukanlah rakit rapuh penuh kebocoran
yang tidak mungkin selamat sampai ke pantai tujuan
Cinta lelaki sejati
adalah cinta yang membuat sang pencinta berkata
setengah bersumpah
aku mencintaimu dalam diri semua yang hidup
dan aku mencintaimu dalam diriku sendiri
(If I can say to somebody else, "I love you," I must be able to say, "I love in you everybody, I love through you the world, I love in you also myself.")
Erich Fromm, The Art of Loving
Cinta lelaki sejati
adalah cinta yang membuatnya
mencintai Rabb-nya sepenuh hati
memberkahi sesama manusia tanpa pamrih
serta terus meningkatkan kualitas diri
Inspired by:
The Art of Loving - Erich Fromm
SEFT - Ahmad Faiz Zainuddin
Notes yang ini
Ringkasan The Art of Loving
[Renungan Cinta] Menulislah dengan cinta
tulislah apa yang kau rasakan
jangan perdulikan segala kekakuan aturan
jangan takut berbuat kesalahan
menulislah dengan cinta
cinta yang kau rasakan
cinta yang kau inginkan
cinta yang engkau cita-citakan
menulislah dengan cinta
biarkan media yang rindu
curahan dari hatimu
terpuaskan bagai tersiram air danau biru
menulislah dengan cinta
biarkan cinta memenuhi kertas tulismu
biarkan jari jemarimu menari beradu
mengekspresikan dalamnya perasaanmu
menulislah dengan cinta
biarkan para pembaca tulisanmu
merasakan lepasnya dahaga yang mengharu biru
kehidupan yang penuh deru dan debu
menulislah dengan cinta
biarkan cinta menghangatkanmu
mencairkan kebekuan hatimu
yang lama sudah keras membatu
menulislah dengan cinta
biarkan energi cinta yang tersimpan di hatimu
memancar dan menghangatkan pembaca tulisanmu
sehingga memberi mereka kehidupan baru
Semoga bermanfaat, Jakarta 24 Februari 2010
Selasa, 09 Februari 2010
Talkshow Raih Cinta Sejati
| Start: | Feb 13, '10 08:00a |
| End: | Feb 13, '10 12:00p |
| Location: | Masjid Al Latief, Pasaraya Grande |
Selasa, 08 Desember 2009
[Renungan Cinta] Kepada Kekasihku
kepada kekasihku,
yang saat ini jauh dari diriku
apalagi hatiku
kupersembahkan kata-kata ini
kata-kata sederhana
yang mungkin tiada cukup menggambarkan apa itu cinta
dan segala keindahannya
kekasihku,
sungguh aku terpesona saat pertama melihatmu
namamu langsung terukir di hatiku
tanpa bisa aku hapuskan
walau telah kucoba
dengan berbagai cara yang ku tahu dan ku bisa
kekasihku,
sungguh aku adalah manusia
yang tiada pantas mendampingimu
atau untuk sekedar mengagumimu
terlalu banyak kekurangan dan kelemahan
yang ada pada diriku
Kekasihku,
entah apa kau rasakan
apa yang aku rasakan saat ini
betapa aku sangat merindukanmu
atau sekedar sekilas melihat senyummu
agar dapat terpuaskan dahaga
yang bagaikan terik mentari
yang membakar padang pasir tandus nan membara
Kekasihku,
apakah harapan ini akan menjadi kenyataan
atau hanya impian di atas impian
aku tak tahu, mungkin ku tak kan pernah tahu
sampai kapanpun
Minggu, 04 Oktober 2009
Kenekatan Manusia Ketika Cinta Ditolak!!
Aneh-aneh Disini, Minggu, 2009 Juni 07
Pernah ada pepatah mengatakan, Cinta ditolak, dukun bertindak... Tapi, tidak untuk orang orang di bawah ini... Untuk mereka, cinta ditolak, NEKAT bertindak!!
Warning: DON'T TRY THESE AT HOME (OR ANYWHERE)
Selasa, 29 September 2009
[Renungan Cinta] Blog Perenungan Cinta
Sekedar mengumpulkan tulisan serial Renungan Cinta, yaitu apa yang saya tahu dan bisa renungkan tentang cinta
Semoga bisa menjadi Taman Virtual yang menyejukkan dan menyegarkan bagi siapapun yang sedang jatuh cinta atau kecewa karena cinta
Selamat berkunjung, Semoga bermanfaat
Minggu, 26 April 2009
[Kisah dan Hikmah] Berbincang santai dengan Setan
Petir menyambar, hujan deras menyirami bumi. Aku merasa bagai dalam kisah-kisah horor victoria kuno. Yah, bisa dibilang saat ini adalah kisah horor, benar-benar horor.
Aku memang menunggu seseorang, seseorang yang sebenarnya enggan untuk kutemui. dia adalah Setan. Namun, karena dia berjanji untuk memperbincangkan beberapa hal yang penting padaku, aku besedia menerimanya di rumahku.
setelah cukup lama menunggu, sampai bosan sih sebenarnya, aku mendengar ketukan di pintu. Aku bergegas bangkit untuk menyambut tamuku itu.
Di luar rumah, berdirilah seseorang yang ditutupi jubah berkerudung berwarna hitam. Kerudung itu menutupi wajahnya, menambah kesan angker dan misterius.
"Eh, lo mau gw masuk atau biarin gw keujanan di sini" katanya ketus.
Elo setan ya? masuk deh, gw udah sampai ngantuk nungguin lo" kataku tak kalah ketus.
"Ha ha ha, gw kan datangnya menjelang tengah malam. Ngapain juga lo nunggu gw dari sore" ejek setan.
Aku dan SEtan masuk ke rumah. Setan melihat-lihat keadaan rumahku dengan angkuh. "Jadi lu tinggal di sini?" tanya Setan mengejek. "Iya, emang kenapa? Lu bukannya udah tahu" kataku kesal.
"Huh,dasar manusia, diajak basi-basi malah marah" jawab Setan.
"Hebat juga koleksi buku lo" kata Setan seakan tak peduli pada kekesalanku. "iya, lo suka baca juga?". "Hua ha ha ha ha" tawa setan semakin keras, "gak ada waktu gw. Lo kan tahu sendiri gw mesti ngajak manusia sebanyak2nya ke Neraka"
"Btw, yang udah lo amalin berapa nih isi buku-buku?" tanya Setan. Aku hanya terdiam, pikiranku menerawang pada kehidupanku yang penuh kesia-sian, tidak seperti yang tertulis dalam buku-buku tersebut. "Bagoooooooooooooooooooos!!!!!" ejek Setan, "pantesan banyak teman-teman gw yang bilang bahwa mereka makan gaji buta selama ini. jadi buku-buku ini buat koleksi doang ya?????????". Aku terdiam, tak kuasa aku mengiyakan, walau kenyataanya memang seperti itu.
Sambil menahan kesal dan jengkel, aku mendesah "katanya bincang santai, koq gw jadi jengkel gini sih??".
"Lagian siapa suruh ngundang Setan" kata setan tertawa mengejekku.
Dia membuka jubahnya dan tampaklah tampangnya yang seram itu.
"Ini wujud asli lo" tanyaku kemudian. "Ya enggaklah, buat apa sih lo tahu wujud asli gw? Gak ada gunanya deh" ejek Setan.
Kami berdua akhirnya duduk di ruang tamu. Dia lalu duduk sambil menaikkan kaki ke atas meja. Gak sopan. Ya iyalah, namanya juga Setan.
"Gimana kabar lo, tan?" kataku membuka pembicaraan.
"Enak aja tan-tan, emangnya gw ketan" kata Setan jengkel. Dalam hati, aku mengumpat "Rasain :D".
"IYa deh, lu mau gw panggil apa?" kataku lagi. "panggil aja Setan. gak usah tahu lu nama asli gw, ntar gw diincar intel-intelnya Iblis lagi, gw udah melanggar peraturan tahu. Peraturan Iblis" kata Setan ketus sambil melotot, serem juga ya. Rupanya dia juga tidak terlalu menyukai atasannya itu, mirip dengan dunia manusia.
"Lo mau minum apa?" tanyaku. "Gak usah, gw kan bukan bangsa manusia" kata Setan.
"Ya udah, gw minum sendiri ya" kataku cuek. "Minum apa lo" tanya si makhluk terkutuk itu. "Kopi, lumayan buat iseng" kataku lagi.
"enak gak?" tanya Setan. "Ya enaklah, ngapain juga kalo gak enak gw minum" sahutku.
"Itu dia sebabnya, enak. Rasanya enak. Bukankah kenikmatan di dunia bisa disimpulkan dalam satu kata, SENSASI. Inilah yang dicari oleh banyak orang di dunia ini, SENSASI. Yah, itu aja.
"Seseorang dari Bangsa lo kan pernah bilang, kalau gw gak salah ada bukunya dalam koleksi buku lo. kata-katanya gini:
Sebetulnya bukan engkau, yang menarik perhatianku tetapi
sensasi, yang kuperoleh dengan mencintai engkau.
Pengakuan yang jujur kalau menurut gw.
Belum lagi tentang kebanggaan diri. Itu lebih asyik lagi buat bangsa kami. Kalau orang sudah diperbudak kebanggaan, susah deh jadi orang bener. Mulai dari skala tinggi kaya Firaun sampai Hitler sampai sekala kecil kaya orang-orang yang sekedar punya sedikit kelebihan lalu petantang petenteng kesana kemari.
Ingat kan kutipan yang ini? Pasti ingat lah, lu kan suka baca. Baca doangs
In reality, there is, perhaps, no one of our natural passions so hard to subdue as pride. Disguise it, struggle with it, beat it down, stifle it, mortify it as much as one pleases, it is still alive, and will every now and then peep out and show itself; you will see it, perhaps, often in this history; for, even if I could conceive that I had compleatly overcome it, I should probably be proud of my humility.
[Thus far written at Passy, 1741] "
Kata Setan sok filosof.
"Iya gw tahu, itu kan kata-kata Benjamin Franklin. Itu kan kalau makanan dan minuman, kebanggaan dan lain-lain, kalau cinta gimana" tanyaku lagi.
"Lo tahu, bohong itu yang namanya cinta pada pandangan pertama. Tergila-gila pada pandangan pertama, itu memang iya. Heh, percaya deh sama gw, itu cuma sensasi belaka. Gw udah banyak pengalaman menggoda yang lagi jatuh cinta. Lagipula gw tahu persis, gak ada sejarahnya cowok naksir cuma satu cewek. Iya kan???" kata setan lagi sambil menatapku dengan tajam. Seakan-akan ada pancaran api yang keluar dari matanya.
Sensasi yang membuat lo kecanduan, bisa jadi lebih mengerikan daripada kecanduan rokok atau obat terlarang." lanjutnya lagi.
"Masak sih bisa lebih mengerikan daripada kecanduan obat terlatang" tanyaku heran.
"Yah, naif banget nih anak. Lu kira penyebab kecanduan itu apa? Bukankah orang yang kecanduan rokok, narkoba dan sebagainya hakikatnya ingin melarikan dari sensasi yang tidak menyenangkan. Sehingga, sensasi tadi tertutupi oleh rasa atau sensasi bahan yang dimasukkan ke dalam tubuh orang tersebut. Gak harus bahan-bahan beracun, berbahaya dan terlarang sih. Makanan enak juga bisa gitu. kalau lo udah makan melebihi porsi normal lu, berarti jiwa elo yang sesungguhnya lu beri makan." Kata setan serius.
"Memberi makan jiwa?" tanyaku heran. "Maksud gw, mengalihkan perhatian jiwa elu dari rasa sakit, bisa karena patah hati atau karena konflik, itu ke makan. Akhirnya, jiwa lo tetap kelaparan, ringkih dan tubuh lo jadi kekenyangan dan sakit-sakitan" kata setan.
"Ok, selama ini lu cuma mengejar sensasi kan, sensasi pujian, sensasi kesenangan semata. Apa yang lu udah perbuat perbuat demi masa depan lo, kuliah lo, kerjaan lo dsb, dll. Terusin deh situ sendiri." Lanjut setan.
Sekali lagi, aku hanya bisa terdiam. Hanya terdiam. Aku merasa kata-kata Setan itu bagai tamparan keras di pipiku.
"Kalau udah gitu, terus lo dapat penghargaan dong dari Iblis? Tanyaku lagi, ingin tahu.
"ya belum lah, masih jauh. Kalau gw udah bisa bikin lo berbuat nekat, kaya menculik atau memperkosa cewek yang lo pengenin, apalagi sampai mati, baru deh gw dapat" jawab Setan seraya berdiri dan menekankan jari telunjuknya yang berkuku panjang itu ke dadaku. "Singkatnya penghargaan dari Iblis itu gw atau setan yang lain bisa dapat kalau dia menyebabkan seseorang melakukan dosa yang akibatnya gak bisa atau sulit sekali dikembalikan seperti semula. Biasanya sih dosa-dosa besar, seperti membunuh atau berzina. Orang kalau udah mati dibunuh kan gak bisa diidupin lagi. Orang yang sudah berzina, sulit sekali memperbaiki nama baiknya. Vonis sosial dari masyarakat, yaitu hancurnya nama baik, sudah cukup berat bagi mereka, sehingga ada yang sampai bunuh diri. Mati juga kan ujungnya. Mati dalam keadaan yang buruk, sangat buruk".
Mata setan melotot saat mengucapkan kata-kata itu sambil menggerakkan tangannya melintasi tenggorokannya. Suatu ancaman yang serius, sangat serius.
"Gila lo, kayaknya gak mungkin deh lo dapat penghargaan gara-gara gw" kataku menyanggah.
"Oh ya?? Dalam sejarah manusia, bukankah pembunuhan pertama yang dilakukan kedua anak Nabi Adam adalah karena cinta kepada lawan jenisnya?? Apa sih di dunia ini yang tidak mungkin. Coba lo lihat lewat penemuan bangsa lo yang luar biasa itu, yang namanya internet, lo cari deh tentang pembunuhan. Dapat berapa banyak????" Setan seakan-akan menertawai kebodohanku.
"Bagaimana dengan balas dendam" tanyaku lagi. Setan tersenyum licik "itu gw paling suka" katanya lagi.
Coba aja sekarang, misalnya ada orang yang nyakitin elo, terus dengan kemampuan lo sekarang lo mau balas dendam, mau pake apa? Bagi gw gak penting, yang penting ada korbannya, ada yang mati. Orang yang nyakitin elu emang mungkin gak kenapa-napa, tetapi kan minimal elo mati su'ul khotimah dan bisa jadi ada orang-orang lain yang juga jadi korban. Seandainya ada, apa gak lu pikirin bahwa mereka itu adalah ayah, ibu, anak, saudara, teman atau apapun dari banyak orang di luar sana. Lalu bisa aja ada yang mau balas dendam lagi lalu dia juga membabi buta kaya elu. Korbannya gak tepat sasaran. Terus menerus begitu kaya ledakan atau reaksi berantai. Coba lu bayangin, benar-benar kami ini kaum setan makan gaji buta, kami tinggal ongkang-ongkang kaki melihat kalian pada saling bunuh. Gitu maksudnya." Jelas Setan.
"Apalagi kalau dalam rangka balas dendam, orang tersebut sampai minta bantuan dari dunia kami, tambah asyik tuh. Emang sih, kami-kami ini akan sedikit lebih sibuk. Maklum, kami kan harus manggil jin-jin yang punya spesialisasi di bidang itu. Tetapi gak apa-apa deh, memang itu kan profesi dan hobby kami?" tambah Setan lebih lanjut.
Mau tidak mau rasa ngeri menjalari seluruh tubuhku. Siapakah di dunia ini yang tidak punya rasa dendam. Bukankah semua manusia sedikit banyak pernah disakiti. Bagaimana jika ada setan yang mendapat penghargaan langsung dari Iblis Laknatullah gara-gara ada anak manusia yang tidak bisa mengendalikan hawa nafsunya??? Bukankah setan adalah musuh kita yang nyata, tetapi kita masih mengikuti jalannya, bahkan mungkin membuatnya mendapat Iblis Award, penghargaan tertinggi di dunia setan. SEbesar apa dosa yang harus ditanggung orang itu di akhirat nanti? pertanyaan-pertanyaan itu berkecamuk dalam benakku dan dalam hatiku. Entah bakal dapat kujawab atau tidak.
"Gw mau tanya, setan bisa tobat gak sih?" tanyaku pada si makhluk terkutuk itu. "Bisa aja kalau dia mau. Setan jin kan sama aja dengan setan manusia kayak elu" jawab setan, gaya mengejeknya tidak juga hilang dari tadi. "Jin itu makhluk merdeka, sama dengan manusia. dia bisa jadi makhluk yang taat, bisa juga maxiat. bisa tunduk bisa juga ingkar. Kalau dia benar-benar tobat dan istiqomah dalam ketaatan, tentu aja dia pantas masuk surga. Kalau enggak, ya lu tahu sendiri."
"Lu gak takut masuk neraka?" tanyaku lagi. "elu sendiri gimana?" Setan balas bertanya. Aku terdiam, sesungguhnya aku takut sekali dibakar di sana selama-lamanya. Namun, seraya bercermin dari perbuatan dan kelakuanku selama ini, sungguh aku seakan tiada sedikitpun rasa takut pada hukuman abadi itu, bahkan seakan menganggapnya tidak ada. Setan tidak perlu menjawab pertanyaan terakhirku itu.
Aku mengantarkan Setan sampai ke depan pintu. Setan pun beranjak pergi dan menghilang. Dia pergi entah ke mana, masa bodo, aku tak merasa ingin tahu.
Catatan: cerita ini 100 persen fiksi
Film:
Millenium the series, Episode ke berapa lupa
Bedazzled
Van Helsing
Buku: cerita-cerita Horor zaman Victoria, terutama,
The Strange case of DR Jekyll and Mr. Hyde
Frankenstein
The Masquarade of Red Death
Tulisan2 seperti:
Upacara pemakaman sang Kura-kura dalam DOA SANG KATAK 1, Anthony de Mello SJ, Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1996
ditambah pengalaman pribadi dengan diri sendiri
Semoga bermanfaat
Selasa, 12 Februari 2008
One Gygabyte of Love
| Rating: | ★★★★★ |
| Category: | Books |
| Genre: | Nonfiction |
| Author: | 53 Blogger Multiply Indonesia |
Inilah buku menarik tentang cinta yang bertebaran dan meloncat-loncat di dalam diri dan sekitar kita. Ditulis secara unik, dengan 53 gaya oleh 53 blogger Indonesia pengguna Multiply.com. Senyum, tawa, tangis, guncangan, keindahan menyatu dalam buku ini.
(Helvy Tiana Rosa)
Inilah buku pertama yang dikeluarkan Komunitas Multiply Indonesia. Buku ini berisi journal atau blog dari 53 orang pengguna Multiply yang ada di Indonesia. Memang isi buku ini hanya sebagian kecil dari samudra blog/journal dari para MPers (pengguna Multiply) di Indonesia yang entah berapa ribu orang jumlahnya. Namun buku ini menjadi langkah awal dimulainya pembukuan journal para pengguna Multiply di Indonesia.
Buku diberi kata pengantar oleh Mbak Helvy dan Ibu Presiden MP Indonesia, Mbak Ari. Banyak hikmah yang bisa kita temukan dalam buku ini, seperti bagaimana internet bisa menambahkan teman-teman baru pada kita, yang tadinya enggak kenal lama-lama jadi sahabat dan sebagainya. Kisah-kisah dalam buku ini juga bukan sekedar cinta-cintaan antara laki-laki dengan perempuan, namun banyak diantaranya merupakan kisah cinta dan kasih sayang dalam keluarga, antar saudara, antar sahabat dan lain sebagainya. Banyak juga kisah-kisah yang berasal dari luar negeri walaupun penulisnya tetap blogger dari Indonesia.
Kesimpulannya, buku ini adalah buku yang wajib dimiliki oleh semua pengguna Multiply, baik di Indonesia ataupun di luar negeri. Pokoknya jangan ngaku MPers kalo belum punya buku ini. Buku ini bisa buat contoh bikin blog sehingga suatu saat nanti tidak akan ada lagi rekan-rekan MPers yang takut atau enggak pede apabila ada pihak yang meminta agar naskah/journal/blog rekan-rekan dipublikasikan.
Semoga bermanfaat
Sabtu, 19 Januari 2008
Peluncuran buku "Chicken Soup for MP'ers Soul - One Gygabyte of Love"
| Start: | Feb 14, '08 |
| Location: | Jakarta |