Tampilkan postingan dengan label milis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label milis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Januari 2009

[Dari Milis] Palestina, Masalah Kaum Muslimin

Assalamualaikum, ada artikel bagus dari milis nih:

PALESTINA MASALAH KAUM MUSLIMIN

 

Musuh-musuh Islam senantiasa berusaha menjadikan masalah Palestina sebagai masalah rakyat Palestina dan bukannya permasalahan kaum muslimin sedunia. Diantaranya dengan mengeluarkan dan menyebarkan opini umum bahwa Permasalahan Palestina merupakan permasalahan rakyat Palestina. Ungkapan ini jika dilihat sekilas, terkesan tidak ada yang aneh. Ungkapan ini memang ungkapan yang sesuai dengan fakta, ungkapan yang benar adanya. Jika masyarakat hanya berkesimpulan seperti ini, maka itu berarti mereka sudah masuk perangkap. Mengapa? Karena ungkapan ini disebarkan agar ungkapan bahwa Permasalahan Palestina merupakan permasalahan kaum muslimin sedunia tidak tersebar menjadi opini umum dunia.

            Hal ini merupakan salah satu strategi bangsa Israel. Pada tanggal 18 Maret 1978, surat kabar "Yadiut Ahronut" mengeluarkan tulisan yang berisi antara lain, "Media Massa Israel hendaknya tidak melupakan hakikat penting yang merupakan bagian dari strategi Israel dalam memerangi orang-orang Arab. Hakikat itu adalah menjauhkan Islam dari pertikaian kita dengan Arab selama 30 tahun. Kita wajib tetap menjadikan Islam dijauhkan dari medan pertikaian itu selama-lamanya.

            David Ben Gurion, Perdana Mentri Israel pertama dan pendiri negara Israel mengatakan, "Kami tidak takut kepada Sosialisme, Revolusionerisme dan Demokrasi di wilayah ini. Kami hanya takut kepada Islam. Kaum muslimin adalah orang-orang yang baru bangkit dari tidur panjangnya."

            Simon Perez, mantan PM Israel mengatakan pada saat kampanye di Israel tahun 1978, "Perdamaian di wilayah ini tidak mungkin terwujud selama Islam masih mengangkat pedangnya. Pada masa depan, kita tidak akan tenang sampai Islam menyarungkan pedangnya selama-lamanya. "

            Coba perhatikan surat kabar saat ini! Konflik antara Hamas dan Israel, bukan konflik Palestina melawan Israel lagi (perhatikan Kompas, Selasa 30 Desember 2008).

            Kalau sudah begini, ruang lingkupnya lebih kecil lagi. Berita ini ingin membentuk opini bahwa konflik bukan lagi antara rakyat Palestina melawan Israel. Berita ini juga mengisyaratkan bahwa eksistensi negara Palestina sudah tidak ada dan yang ada eksistensi Israel.

            Untuk itu, marilah kita juga sebarkan opini bahwa masalah Palestina adalah masalah kaum muslimin. Bukan masalah bangsa Arab, bangsa Palestina apalagi Hamas.

           
arnabgaizir. blogspot. com
arnab20.multiply. com

Semoga bermanfaat ya

Selasa, 09 Desember 2008

[RELAWAN PELANGI] Qurban di Jagabita

Akhirnya setelah berharap-harap cemas hari H yang dinanti para relawan Pelangi pun tiba.  sesuai kesepakatan yang akhirnya berhasil dicapai 

(stelah beberapa kali berubah-ubah rencana) para relawan spakat berangkat dari Masjid Agung Al Azhar ba'da subuh supaya bisa sholat Id' Adha di Desa jagabita. 

saya sendiri berangkat dari rumah janm 2:30 pagi, krn taxinya sudah sampai duluan, Alhamdulillah.  krn pagi buta, sampai di Al Azhar skitar jam 3 pagi. 

Setelah menunggu, mbak Ari dan mpers (Mbak Izoel, Mbak Yusi, Mbak Yanin dan Mbak Ani) yang lain datang, disusul teman2 dari Relawan Pelangi.

Mas Ready menyusul dari Bogor

krn berangkatnya agak molor, maka kami tidak bisa sholat Id di Jagabita.  Kami sholat Id di daerah BSD.

Walaupun sebelum ini pernah ke desa Jagabita dua kali, saya masih aja keder dengan jalan ke sana.  Teman relawan di sebelah sudah gelisah.  "Tahu kan jalannya" dia tanya beberapa kali.  saya hanya bisa diam dan belagak udah tahu

Untung teman-teman di belakang bisa memberitahu supir arah yang benar.   Sempat telepon-teleponan sama yang sudah sampai duluan.  Jadi deh rezeki para operator seluler

sampai jagabita sekitar jam 9 kurang. 

setelah seremonial oleh pak Lurah dan tokoh masyarakat, acara pemotongan Hewan Qurban pun dimulai. 

Saya sendiri sebenarnya pada awalnya lumayan grogi dengan tugas yang akan dihadapi.  Walaupun sudah memepersenjatai diri dari rumah dengan golok yang mirip kepunyaan para pendekar Betawi, mencincang hewan yang baru dikuliti dan dagingnya masih segar itu tentu bukan perkara mudah. Apalagi ada 3 ekor sapi dan 43 ekor kambing yang harus kami tangani. 

Belum lagi relawan yang lain ada yang hanya mempersenjatai diri dengan pisau dapur yang lebih tepat utk mengupas bawang.  Maklum, bukan profesi.

Lebih grogi lagi waktu tahu lokasi mutilasi atau pencincangan itu adalah madrasah yang akan diperbaiki.  Sudah dialas terpal sih, tapi kan tempatnya tertutup.  Sebab saya sendiri pernah masuk ke tempat jualan daging di pasar dan hampir pingsan dgn aroma di tempat itu.

Namun ternyata Alloh SWT berkehendak lain.  Angin kencang yang berhembus cukup membantu para relawan melaksanakan tugas berat tersebut.  Walaupun tempat itu tertutup, namun ventilasinya cukup memadai. 

Namun, yang namanya kompetensi tentu tidak bisa dibohongi.  Tenaga outsource dari penduduk setempat banyak sekali membantu para relawan menuntaskan tugas tersebut.  Kecepatan dan ketrampilan mereka sangat mengagumkan. 

Lanjutan kisah para tenaga outsource dapat dibaca di tulisan ini

Saya sendiir belum sempat membantu banyak di bagian mutilasi.  Saya harus ke ruangan sebelah utk membantu mbak Icha menghitung kepala2 dan kulit2 hewan yang baru dipotong. 

Alhamdulillah, berkat sistem kerja yang baik dan relawan2 yang amanah, kami terhindar dari larangan menjual kulit dan kepala hewan2 teresebut.

Tukang jagalnya juga sudah profesional, jadi aman deh

Setelah zuhur, kami berhasil menyelesaikan kegiatan mencincang dan mengepak potongan-potongan daging tersebut.  Pembagian daging dipercayakan kepada para pejabat RW dan RT setempat.  Hal ini adalah cara para relawan mendidik aparat2 desa utk peduli pada warga dan memegang amanah. 

Alhamdulillah, walaupun cukup heboh, namun tidak ada kerusuhan atau hal-hal yang tidak diinginkan.  

Acara diakhiri dengan pembubaran panitia, de-briefing sejenak dan foto-foto narsis

*teuteup

Yang ingin tahu lebih banyak tentang relawan pelangi, silahkan bergabung di milis ini

http://groups.yahoo.com/group/relawan_pelangi/